The Power of Social Media, Sebagai Pengendali Keadilan hingga Pengaruh Kekuasaan

Penulis Nura Inayatus Sa’adah; Editor Latifahtul Jannah

Ilustrasi warganet. (Freepik/@rawpixel.com)

Di era serba digital saat ini, sosial media dikatakan sebagai pengendali keadilan, hukum Indonesia yang dinilai memiliki stigma tumpul ke atas dan tajam ke bawah bahkan bisa didobrak oleh kekuatan media sosial.

Jumlah pengguna yang begitu tinggi menjadi kekuatan utama dari sosial media. Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Dari jumlah sebanyak itu saja sudah bisa kita simpulkan seberapa besar kekuatan warganet dalam sosial media.

Adanya kekuatan tersebut menjadikan sosial media sebagai tempat pengaduan masyarakat saat membutuhkan bantuan ataupun untuk mendapat perhatian lebih mengenai permasalahan tertentu. Seperti adanya tren TikTok/Twitter do your magic.

TikTok/Twitter do your magic merupakan salah satu cara yang sering digunakan untuk mendapatkan bantuan dan dukungan dari warganet. Sering kali cara ini digunakan untuk menginfokan kasus orang hilang, kasus penipuan, hingga mencari keadilan untuk kasus pelecehan seksual yang tak kunjung dapat tanggapan dari pihak yang berwajib.

Tren Twitter please do your magic. (Twitter/@flavchoco)

Dalam unggahannya di Twitter, @flavchoco menggunakan tren Twiter please do your magic untuk mengangkat kasus pelecehan seksual agar pelaku segera ditemukan dan dihukum seberat-beratnya.

Sedangkan di platform TikTok, banyak yang menggunakan tren TikTok please do your magic untuk membantu orang-orang yang kurang mampu. Seperti para pedagang kaki lima yang sepi penjual.

Selain kasus-kasus seperti tadi, warganet sering menjadikan sosial media, terutama Twitter untuk menaikkan isu-isu terpanas di negeri ini. Salah satu isu yang dinaikan oleh warganet adalah kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Warganet beranggapan tidak diungkapkannya kasus tersebut ke publik hanyalah alasan untuk melindungi nama baik para pelaku. Merasa harus memperjuangkan keadilan untuk Brigadir J, warganet menghimbau masyarakat agar terus mengawal kasus ini dan jangan sampai teralihkan oleh isu lain agar semuanya segera terungkap. Hingga saat ini pun warganet masih terus memantau kelanjutan dari kasus ini dan terus mentrendingkannya apabila ada kabar terbaru terkait kasus ini.

Isu lain yang terselesaikan dalam waktu singkat karena kekuatan warganet adalah isu pendaftaran Citayam Fashion Week sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ke Kemenkumham oleh Baim Wong. Isu ini langsung trending dan ramai dibicarakan di sosial media, warganet pun mengkritik Baim Wong karena hal tersebut dianggap Baim Wong hanya memanfaatkan remaja-remaja Citayam Fashion Week untuk mendapatkan royalti. Dalam waktu sehari, akhirnya pendaftaran tersebut dicabut dan Baim Wong meminta maaf karena telah membuat kerusuhan.

Melihat bagaimana kekuatan sosial media yang begitu berpengaruh, tentunya hal ini sangat berdampak positif bagi masyarakat. Masyarakat jadi memiliki tempat tersendiri untuk menyuarakan pendapat mereka, juga menemukan cara untuk mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah mengenai kasus dan isu yang sering diremehkan. Solidaritas dan inisiatif masyarakat pun semakin meningkat dalam tolong menolong.

Dapat dikatakan media sosial menjadi pengendali keadilan di Indonesia. Menurut Habbi Maezza Ahmad, mahasiswa Hubungan Internasional UIN Jakarta mengatakan

“Suara masyarakat inilah yang menjadi pengendali. Saat semakin banyak masyarakat yang ikut andil bersuara, maka semakin mudah suara tersebut tersampaikan,” ucap Habbi.

“Media sosial sendiri menjadi wadah advokasi masyarakat untuk memengaruhi pemegang kekuasaan dalam mengambil keputusan dan mendorong perubahan kebijakan,” sambungnya.

Jika sosial media dapat mempengaruhi pemegang kekuasaan, mungkinkah media sosial juga bisa mengalahkan kekuasaan?

Mahasiswa UIN Serang, Audry Anisa Putri Yunis mengungkapkan pendapatnya bahwa kemungkinan sosial media mengalahkan kekuasaan sangatlah kecil.

“Di Indonesia orang-orang yang memiliki kuasa cenderung egois, mereka bisa melakukan apapun dengan kekuasaannya. Sebanyak apapun masyarakat mengangkat isu-isu, keputusan terakhir teteplah miliki yang berkuasa,” ujar Audry.

Mungkin dalam beberapa kasus, suara masyarakat melalui media sosial cukup berpengaruh dalam keputusan penguasa. Tetapi tetap saja penguasa bisa mengendalikan sosial media dengan menghilangkan akun warganet yang bersuara ataupun membuat pengalihan isu melalui sosial media.

Bahkan para penguasa dapat membeli suara melalui BuzzerRp yang setiap harinya bekerja menebarkan kebohongan mengenai hal-hal baik tentang penguasa melalui sosial media. Tak sedikit pula yang membuat kehebohan melalui akun-akun anonymus sebagai pengalihan isu jika ada permasalahan mengenai pemerintahan.


15 Komentar

fall guys · September 19, 2022 pada 3:48 pm

I have been looking for this information for a long time, thank you very much, the information in the article has helped me a lot in my work.

EwxrtBlaks · September 19, 2022 pada 10:17 pm

cialis and blood pressure cialis no precription viagra • cialis •

escorts in chennai · September 20, 2022 pada 1:08 pm

The article in this site is excessively lengthy however its truly astonishing and Enlightening.

okbet · September 20, 2022 pada 3:11 pm

I came to this site with the introduction of a friend around me and I was very impressed when I found your writing. I’ll come back often after bookmarking!
OKBet

EcxzBlaks · September 22, 2022 pada 10:06 am

paypal cialis no prescription cialis over the counter at walmart cialis & viagra

바카라 · September 22, 2022 pada 11:58 am

놀다 바카라 지금 온라인으로 라이브하고 놀라운 보너스를 받으세요

바카라 · September 23, 2022 pada 9:00 am

놀다 바카라 지금 온라인으로 라이브하고 놀라운 보너스를 받으세요

JoxwBruib · September 26, 2022 pada 4:43 pm

how long does it take for cialis to peak? tadalafil 5mg once daily cialis vs viagra canadian pharmacy

Jntzinodetero · September 26, 2022 pada 7:05 pm

cialis savings card cialis dosis canada drug cialis

WbzwUtiKe · September 29, 2022 pada 9:30 pm

prednisone furosemide interaction furosemide and gout teva furosemide

The Basic Rules Of Craps · September 30, 2022 pada 5:15 pm

I came to this site with the introduction of a friend around me and I was very impressed when I found your writing. I’ll come back often after bookmarking!
OKBet

The Basic Rules Of Craps · September 30, 2022 pada 5:16 pm

Great article Lot’s of information to Read…Great Keep Posting and update to People..Thanks
OKBet

Jynmninodetero · Oktober 1, 2022 pada 11:38 pm

glikos metformin medicines containing metformin metformin berat badan

NplqqBruib · Oktober 2, 2022 pada 8:33 am

how to get prescription drugs walmart pharmacy store canadian pharmacy viagra generic

JcegBruib · Oktober 2, 2022 pada 9:30 am

care rx specialty pharmacy Allopurinol online pharmacies no prescription

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.