Tasyakuran Milad Fdikom ke-32 jadi Momentum Refleksi dan Evaluasi

Reporter Syahrul Rachmat; Editor Belva Carolina

Sambutan Dekan Fdikom UIN Jakarta, Suparto dalam tasyakuran milad Fdikom ke-32. (DNK TV/Syahrul Rachmat)

Dalam rangka memperingati milad yang ke-32 tahun, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan tasyakuran di ruang teater lantai 2 Fdikom pada Senin (25/4) yang dihadiri oleh dosen dan para staf Fdikom.

Acara ini berjalan dengan lancar dengan adanya dukungan dari banyak pihak seperti sumbangan dari para dosen hingga Baznas, kemudian kontribusi DNK TV, RDK FM, Kontras, dan lain sebagainya.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Dekan Fdikom UIN Jakarta, Suparto, dilanjutkan dengan pembagian seserahan hingga sesi hiburan yang ditampilkan oleh Lembaga Semi Otonom (LSO) Kontras.

Dekan Fdikom, Suparto mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya tasyakuran adalah momentum untuk merefleksi dan mengevaluasi pencapaian untuk menciptakan perubahan-perubahan baru.

“Kita harus menciptakan momentum, refleksi diri, evaluasi, dan bersyukur atas segala pencapaian dan prestasi yang telah kita raih dan kita juga mengingat usia fakultas yang sudah 32 tahun, kira-kira sudah terjadi perubahan apa saja dalam 32 tahun ini,” ujar Suparto.

Mengevaluasi kekurangan akan menjadi hal baik dalam menemukan program kerja kedepannya. Suparto juga berharap agar Fdikom dapat maju di segala aspek.

“Fdikom lebih mampu berkiprah pada segala aspek, baik akademik maupun non akademik. Lalu pada aspek layanan akademik dan layanan masyarakat,” tambahnya.

١١ 
ك
Pemaparan ceramah oleh Kepala Laboratorium, Zakaria. (DNK TV/Syahrul Rachmat)

Berdasarkan Pernyataan Wakil Ketua Dewan Mahasiswa tingkat fakultas (DEMA-F), Musa Adhe Chandra bahwa tasyakur ini merupakan unjuk rasa syukur atas produktivitas dan eksistensi dalam birokrasi baik horizontal maupun vertikal yang masih terjaga dan seimbang.

“Acara ini berjalan dengan lancar secara sederhana untuk memperingati hari lahirnya Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi,” ujar Musa.

Musa berharap Fdikom dapat menjadi lebih baik dimana adanya kesalahan dan evaluasi yang dapat diperbaiki untuk ke depannya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.