Dema Fdikom dan FSH Bersama Polri Dukung Vaksinasi

Dema Fdikom dan FSH Bersama Polri Dukung Vaksinasi

Reporter Kireina Yuki ; Editor Syaifa Zuhrina

Vaksinasi Covid-19 yang dihadiri beberapa jajaran civitas akademika UIN Jakarta.(DNK TV/Ilham Ramadhan).

Tepatnya di Student Center (SC) UIN Jakarta, Polri bersama Dema Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) dan Dema Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 pada Selasa (29/3).

Kegiatan ini merupakan vaksinasi serentak yang diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, dan hanya tersedia vaksin tiga booster dengan jenis Pfizer.

Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis mengatakan bahwa vaksin tiga booster ini merupakan pelaksanaan vaksinasi yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada Januari lalu.

“Target kami saat ini yaitu agar seluruh civitas akademika UIN Jakarta mendapat vaksin tiga booster. Di UIN Jakarta sendiri sudah beberapa kali melaksanakan vaksinasi sejak Maret 2021. Jadi tim yang menjadi panitia vaksinasi sudah terbiasa dan insya allah tidak ada kendala,” ujarnya.

Kapolri Tangerang Selatan, Sarly Sollu menargetkan 3 ribu kuota vaksinasi dan ia berharap agar pelaksanaannya dapat mencapai target.

“Kita menargetkan hari ini khusus di UIN Jakarta sekitar 3.000, dan sedang berjalan saat ini sekitar 1.000 lebih, semoga dapat mencapai target. Untuk pelaksanaan vaksinasi ini khusus kota Tangerang Selatan sudah berlangsung dengan baik, artinya masyarakat dan mahasiswa sudah antusias terhadap pelaksanaan vaksinasi ini,” tutur Sarly.

Petugas vaksinasi Covid-19. (DNK TV/Ilham Ramadhan).

Vaksinasi hari ini berlangsung sejak pukul 07.30 WIB yang dihadiri langsung oleh jajaran dekanat, dan beberapa peserta vaksin yang meliputi mahasiswa UIN Jakarta serta masyarakat umum.

Menurut Wakil Presiden Dema Fdikom, Musa Adhe Chandra memaparkan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kuliah tatap muka bagi semester dua dan empat serta menjadi salah satu program kerja Dema Fdikom.

“Vaksinasi ini merupakan program kerja dari Dema Fdikom yang sifatnya kondisional, melihat kondisi dan situasi. Dengan jumlah 3.000 peserta vaksin, hal ini adalah dukungan terhadap SK yang dikeluarkan Rektor UIN Jakarta terkait pelaksanaan sistem pembelajaran tatap muka,” jelas Musa.

Salah satu peserta vaksinasi Covid-19, Lezi Aulia memaparkan alasan ia mengikuti vaksinasi di UIN Jakarta karena keterbatasan vaksin jenis Pfizer di tempat lain, serta untuk memenuhi program pemerintah.

“Alasan saya memilih vaksin di sini karena ketersediaan vaksin, saya mencari di tempat lain vaksin jenis pfizer ini belum tersedia. Dan tujuan saya ikut serta dalam vaksinasi Covid-19 ini adalah untuk mendukung program pemerintah. Selain itu, saya juga ingin bisa bertemu dengan anggota keluarga tanpa harus menggunakan antigen atau PCR,” ujarnya saat diwawancarai langsung oleh Reporter DNK TV Selasa (29/3).

DEMA UIN Jakarta Gelar Gerakan Vaksinasi Massal

DEMA UIN Jakarta Gelar Gerakan Vaksinasi Massal

Reporter Syaifa Zuhrina; Editor Aulia Gusma Hendra

DEMA UIN Jakarta selenggarakan kegiatan vaksinasi massal  
Sumber : Anggota DNKTV

Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan gerakan vaksinasi massal yang bertema “Kolaborasi Mahasiswa dan Polri dalam Rangka Meningkatkan Herd Immunity, Melalui Vaksinasi”, pada Selasa (10/8).

Kegiatan ini diselenggarakan tepatnya di Kampus 1 UIN Jakarta yang dihadiri jajaran dekanat UIN Jakarta, Ketua Dema UIN Jakarta , Pebri Nurhayati, jajaran Polri serta peserta vaksin terdiri dari mahasiswa dan masyarakat.

Ketua Dema UIN Jakarta, Pebri Nurhayati memaparkan mahasiswa maupun masyarakat sekitar UIN Jakarta sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi ini. Dan ia juga berharap semoga aktifitas perkuliahan dapat pulih seperti sedia kala.

“Ini salah satu ikhtiar Dema UIN Jakarta untuk mengadakan vaksinasi massal untuk mahasiswa dan juga harapannya semoga kita bisa berkuliah secara offline” ujarnya.

Pebri juga menambahkan vaksinasi yang digunakan adalah jenis astrazeneca, yang menargetkan 1000 peserta vaksin. Baik itu kalangan mahasiswa dan juga masyarakat sekitar UIN Jakarta.

Kapolsek Ciputat Timur, Nurhaida
Sumber: DNK TV_Ahmad Haetami

Selain itu, Kepala polisi sektor (Kapolsek) Ciputat Timur, Nurhaida menilai kegiatan ini sangat positif dan sudah berjalan sangat efektif.

“Sepengamatan kami rangkaian kegiatan  vaksinasi ini, untuk pelaksanaannya sudah cukup baik dan tetap mematuhi protokol kesehatan, untuk selanjutnya kami berharap mahasiswa agar mengikuti vaksinasi untuk memutus mata rantai covid-19” ucapnya.

Salah satu mahasiswa Hubungan Internasional UIN Jakarta, Riska mengaku sangat senang karena adanya kegiatan vaksinasi ini.

 “Sebenarnya bagus sih ya,  karena kalau dilihat kampus-kampus lain sudah melaksanakan, dan UIN akhirnya melaksanakan, seneng juga sih karena udah ditunggu-tunggu” Ujarnya.