UIN Jakarta Terbitkan Edaran Perpanjangan PPKM ke-16

UIN Jakarta Terbitkan Edaran Perpanjangan PPKM ke-16

Reporter Shafina Madanisa; Editor Tiara De Silvanita

Surat edaran UIN Jakarta tentang Perpanjangan PPKM ke-16

UIN Jakarta merilis aturan mengenai perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kampus UIN Jakarta ke-16. Aturan ini tertuang dalam surat edaran Nomor: B-4844/R/HK.00.7/12/2021.

PPKM Darurat di wilayah kampus dalam kegiatan akademik, kemahasiswaan, dan aktivitas perkantoran terhitung dari tanggal 14 Desember 2021 sampai 3 Januari 2022.

Aturan ini terbit atas beberapa pertimbangan, yaitu Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19);  Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19); juga Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2021 tanggal 13 Desember 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease (Covid-19) di Wilayah Jawa dan Bali.

Landmark UIN Jakarta di Kampus 1
Sumber: uinjkt.ac.id

Meskipun demikian, masyarakat masih perlu disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan sebab pandemi belum benar-benar selesai. Perpanjangan PPKM ini menjadi salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 agar tak semakin meluas. Lantas apa saja kebijakan kampus mengenai perpanjangan PPKM ke-16 ini?

Dalam edaran yang dikeluarkan Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis ditetapkan keputusan sebagai berikut:

  1. Selama masa tersebut, seluruh dosen dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran tatap muka terbatas dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan/atau pembelajaran jarak jauh;
  2. Kegiatan laboratorium dapat dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen);
  3. Bagi pegawai yang sudah divaksin dapat melaksanakan tugas kedinasan dari kantor dengan kapasitas maksimal 75% (tujuh puluh lima persen) serta wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja;
  4. Seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dengan melaksanakan 6M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari berpergian, menghindari kerumunan, dan menghindari makan bersama), dan mematuhi ketentuan PPKM Darurat;
  5. Para pimpinan unit kerja memantau, mengawasi, dan memastikan kinerja unit kerjanya tetap tercapai sesuai target yang telah ditetapkan;
  6. Para pimpinan unit kerja agar segera melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 UIN Jakarta apabila terjadi hal-hal yang terkait Covid-19;
  7. Unit usaha Syahida Inn dapat melakukan pelayanan penerimaan tamu yang menginap dengan kapasitas maksimal staf sebanyak 75% (tujuh puluh lima persen) dan dapat menyewakan fasilitas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk akad/resepsi pernikahan setelah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan dan ijin keramaian dari Kepolisian setempat dengan pembatasan undangan paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruangan dan tidak makan di tempat (dine in), serta untuk Lokakarya/Seminar/Rapat/Pertemuan dan kegiatan lainnya dengan peserta paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruangan dan dilakukan skrining untuk peserta dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penilaian mandiri;
  8. Unit usaha yang melakukan layanan kesehatan tetap memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat.