Fdikom Resmikan Studio Baru RDK FM dan Ruang Ormawa

Fdikom Resmikan Studio Baru RDK FM dan Ruang Ormawa

Reporter Muhammad Muklas; Editor Dani Zahra Anjaswari dan Fauzah Thabibah

Pemotongan tumpeng sebagai tanda peresmian ruang studio baru RDK FM. (DNK TV/Debri Wahyu Wardana)

Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) Radio Dakwah dan Komunikasi (RDK FM) UIN Jakarta melaksanakan kegiatan acara peresmian ruang studio baru RDK FM, hal tersebut juga berbarengan dengan peresmian ruang Sekretariat Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), Rabu (29/6).

Kegiatan ini berlangsung di ruang teater lantai 2, dihadiri langsung oleh Dekan Fdikom, Suparto, Wakil Dekan Bidang Akademik, Siti Napsiyah, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Silhabudin Noor, Kepala Bagian Tata Usaha, Sundus Nurulia, serta Kepala Laboratorium Fdikom, Zakaria.

Studio baru RDK FM dibangun berdekatan dengan Studio DNK TV yang terketak di lantai 3 gedung Fdikom, karena dua unit ini tidak dapat dipisahkan. Dua ikon fakultas ini sangat dibutuhkan dalam menunjang kreativitas penyiran baik di bidang radio dan pertelevisian.

Sedangkan, ruang Sekretariat Ormawa berada di lantai 1 gedung Fdikom. Ruangan ini menjadi fasilitas yang disediakan agar mempermudah akses dan mobilitas bagi mahasiswa dalam berorganisasi di kampus.

Pembangunan dua fasilitas tersebut merupakan salah satu rencana jangka panjang Dekan Fdikom sejak awal dilantik. Studio baru pun menjadi fasilitas yang saat ini sedang gencar-gencarnya dibangun oleh pihak fakultas.

“Penyediaan fasilitas bagi kegiatan mahasiswa itu sudah direncanakan dari awal saya dilantik sebagai dekan, dengan memperhatikan ternyata di fakultas banyak fasilitas-fasilitas yang belum memenuhi standar atau fasilitas-fasilitas yang belum ada yang mendukung kegiatan dan kreativitas mahasiswa, sehingga sudah direncanakan dari awal,” ucapnya.

Dekan Fdikom, Suparto berharap pada kepengurusan baru Ormawa, DNK TV, dan RDK FM tahun 2022 mampu memberikan citra terbaik bagi Fdikom kepada publik sehingga memiliki produktivitas yang tinggi serta dapat dikenal secara luas.

”Harapan saya untuk RDK, pertama bisa menyusun program kerja secara konstruktif, kolaboratif, lalu kemudian tematik, sehingga mewarnai semangat UIN Jakarta. Siaran-siaran yang bernuansa islami, tentu menjadi keunikan karakteristik di RDK,” ujar Suparto.

Foto bersama Ormawa dan RDK FM beserta para tamu undagan. (DNK TV/Debri Wahyu Wardana)

Adanya studio baru ini pun disambut baik oleh para pengurus dan anggota RDK FM. Antusias dan kesan baik dari mereka menandakan bahwa studio baru ini sudah sangat ditunggu-tunggu. Ini juga dapat berdampak baik bagi kegiatan produksi ke depannya. Nantinya fasilitas yang ada di studio baru RDK FM akan ditambah sedikit demi sedikit secara bertahap. Mulai dari alat siaran sampai alat penunjang lainnya.

Lebih lanjut, Station Manager RDK FM, William Anwar mengukapkan kesan pada studio baru yang lebih nyaman dan akses yang lebih dekat dibandingkan sebelumnya yang berada di lantai 7 gedung Fdikom.

“Temen-temen semua pada senang sih, karena merasa studio ini lebih nyaman, lebih besar, juga lebih bersih dan juga akses lebih dekat dengan studio sebelumnya di lantai 7 gedung Fdikom. Jadi temen-temen semuanya ngerasain bila studio ini lebih baik dari studio sebelumnya,” tutup Willian saat diwawancarai tim DNK TV.

Resmi Dibuka, Ayasofya Dakwah Center Tawarkan Beasiswa ke Turki

Resmi Dibuka, Ayasofya Dakwah Center Tawarkan Beasiswa ke Turki

Reporter Shafina Madanisa; Editor Dani Zahra Anjaswari 

Peresmian Ayasofya Dakwah Center dihadiri oleh Duta Besar Turki untuk indonesia. (DNK TV/Debri Wahyu) 

UIN Jakarta menyelenggarakan peresmian Ayasofya Dakwah Center sebagai hasil kerja sama dengan Hayrat Foundation Turki, di Gedung Perpustakaan Lama lantai 3 UIN Jakarta pada Rabu (16/3).

Acara ini dihadiri langsung Duta Besar Turki untuk Indonesia, Askin Asan, Presiden Hayrat Foundation Turki di Indonesia, Cemal Sahin, Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Suparto, serta segenap civitas akademik.

Suparto memaparkan, latar belakang dibentuknya Ayasofya Dakwah Center adalah perjanjian kerja sama antara Hayrat Foundation Turki dan UIN Jakarta pada tahun 2017 silam.

“Salah satu isinya adalah berkerja sama dengan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, mengingat Hayrat Foundation adalah Lembaga Dakwah dan Pendidikan di Turki, dan itu sangat relevan sekali,” ucapnya.

Pemilihan nama Ayasofya sendiri diambil dari salah satu nama masjid bersejarah di Istanbul, Turki. Tujuannya untuk memperkuat hubungan antara Turki dan Indonesia.

Ayasofya Dakwah Center nantinya akan menjadi pusat referensi kajian-kajian dan menyediakan kursus gratis bahasa Turki, studi Islam, risalah nur, serta beasiswa pertukaran pelajar ke Turki selama 2 bulan bagi mahasiswa yang memiliki nilai terbaik. Menurut Suparto, kesempatan ini perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh mahasiswa.

“Kalian kalau nggak dengar (informasi tentang) kursus gratis ini, sayang sekali,” komentarnya.

一 0000 · 000 
03 · 00 「 0 。 0 
30000 。 0 ·
Foto bersama setelah penandatanganan batu tulis. (DNK TV/Debri Wahyu) 

Rangkaian acara peresmian Ayasofya Dakwah Center ditutup dengan penandatanganan batu tulis dan MoU oleh Amany Lubis serta Cemal Sahin.

Cemal Sahin berharap, setelah peresmian ini, bisa segera menggelar seminar internasional, kursus, dan juga pemberian beasiswa kepada mahasiswa terpilih.

“20 mahasiswa nanti akan kita beri kursus dan 5 mahasiswa terbaik akan diberi beasiswa ke Turki,” jelasnya.

Selain Lantik Calon Pengurus DNK TV-RDK FM, Studio Baru Pun Resmi Dibuka!

Selain Lantik Calon Pengurus DNK TV-RDK FM, Studio Baru Pun Resmi Dibuka!

Reporter Farah Nur Azizah; Editor Fauzah Thabibah

Penyerahan simbolik pada masing-masing Station Manager DNK TV dan RDK FM oleh Dekan Fdikom
Sumber: DNK TV-Farhan Mukhatami

Pada Kamis (10/2) telah dilaksanakan pelantikan calon pengurus Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV) dan Radio Dakwah dan Komunikasi FM (RDK FM) UIN Jakarta masa bakti 2022.

Kegiatan yang dilakukan secara online maupun offline ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), Suparto, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya, Kepala Laboratorium, Zakaria, para tamu undangan, serta pengurus dari DNK TV maupun RDK FM.

Rangkaian acara pada kegiatan ini meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Dakwah, dan Mars Dakwah. Dilanjut dengan sambutan Dekan (Fdikom) dan pembacaan surat keputusan DNK TV dan RDK FM. Kemudian sambutan dari masing-masing Station Manager (SM) DNK TV-RDK FM, do’a, dan penutup.

Dekan Fdikom, Suparto menuang harapan besar pada kepengurusan baru DNK TV dan RDK FM tahun 2022. Di antaranya kedua organisasi ini mampu dalam memberikan citra terbaik bagi Fdikom kepada publik, memiliki produktivitas yang tinggi serta dapat dikenal secara luas.

“DNK TV dan RDK FM bisa memberikan citra terbaik bagi Fdikom kepada publik, sehingga Fdikom lebih dikenal secara luas oleh masayarakat Indonesia dan juga masyarakat dunia. Semoga ke depan kalian bisa memproduksi video singkat tentang berbagai hal terutama keislaman di Indonesia dengan subtittle bahasa Inggris sehingga bisa dikenal dunia,” ucapnya.

Dari kiri ke kanan, Dekan, Wakil Dekan, dan Kepala Laboratorium Fdikom
Sumber: DNK TV-Farhan Mukhatami

SM RDK FM Masa Bakti 2022, William Anwar mengungkapkan ada gerakan baru yang akan dilakukan RDK FM pada pertengahan kepengurusan nanti.

“Gerakan atau tindakan baru, mungkin untuk sekarang kita lagi mengusahakan untuk membuat aplikasi yang sebenarnya sudah mulai dibuat namun belum dilaunching karena masih ada beberapa hal yang masih menunggu perbaikan-perbaikan,” jelasnya.

“Perkiraan di pertengahan kepengurusan kita udah bisa launching aplikasi agar ke depannya untuk mendengarkan RDK FM tidak perlu ribet dalam membuka website bisa langsung lewat aplikas,” tambahnya.

Sementara itu, SM DNK TV masa bakti 2022, Muhammad Fahrur Rozi mengatakan, DNK TV berencana untuk mengoptimalkan digitalisasi untuk konten-konten DNK TV dengan memaksimalkan platform digital yang ada.

“Dengan mengoptimalkan dan mengonvergensikan media digital yang seharusnya kita ke depankan untuk konten-konten DNK TV selanjutnya. Program yang DNK TV ajukan, kita kembangkan dan maksimalkan lagi. Dengan disupport oleh fakultas dan dekanat maka DNK TV harus lebih progresif dan unggul lagi,” ucapnya.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan peresmian studio baru DNK TV oleh Dekan Fdikom beserta jajaranya.

Menurut Dekan Fdikom, dengan hadirnya studio DNK TV versi baru, banyak hal yang direncanakan ke depan, di antaranya kerja sama dengan lembaga penyiaran luar kampus guna menguatkan tata kelola Fdikom sendiri.

Selain itu, Studio DNK TV diharapkan mampu menjadi production house untuk acara-acara keislaman yang nantinya didukung oleh ikon DNK TV sebagai sinergi yang bagus guna menguatkan organisasi dan lembaga pendidikan tinggi Fdikon UIN Jakarta.

Ke depannya, fasilitas yang ada di studio baru DNK TV akan ditambah sedikit demi sedikit. Begitu juga dengan interiornya yang akan dipercantik.

Jokowi Groundbreaking Industri Baterai Listrik Pertama di Asia Tenggara

Jokowi Groundbreaking Industri Baterai Listrik Pertama di Asia Tenggara

Reporter Siti Nur Khofifah; Editor Syaifa Zuhrina

Presiden Joko Widodo saat melakukan groundbreaking pabrik industri baterai listrik.
Sumber: Instagram-@jokowi

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik industri baterai listrik PT HKML Battery Indonesia di Karawang, pada Rabu (15/9).

Jokowi mengatakan, pabrik tersebut merupakan pabrik pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara yang memiliki nilai investasi sebesar US$1,1 miliar atau setara Rp15,6 triliun. Pembangunan ini juga merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam melakukan hilirisasi industri.

“Kita patut bersyukur hari ini bisa menyaksikan groundbreaking pembangunan pabrik baterai listrik pertama di Indonesia bahkan yang pertama di Asia Tenggara,” ujarnya.

Pabrik ini merupakan proyek investasi asal Korea Selatan yakni LG Energy Solution and Hyundai Motor Group bersama PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC). Pada tahap pertama ini, kapasitas produksinya akan mencapai 10 giga per hour.

Jokowi saat kunjungan ke PT HKML Battery Indonesia di Karawang
Sumber: Instagram-@jokowi

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta, Rigo Gonitro Indo mengapresiasi adanya hal tersebut.

“Saya memberikan apresisasi terhadap pemerintah karena ini merupakan terobosan baru di bidang ekonomi. Mengingat IPTEK kian berkembang pesat dan memasuki era modern saat ini, saya mendukung sepenuhnya usaha bersama pemerintah ini. Pemerintah pastinya telah mempertimbangkan aspek dan dampak ekonomi berbasis komoditas selama ini, maka dari itu perlu perkembangan untuk masuk ke sistem ekonomi berbasis hilirisasi,” jelasnya.

Ia juga berharap agar manajemen pengelolaan sistem ekonomi Indonesia saat ini bisa lebih baik dan bangkit, terlebih di masa pandemi Covid-19.