Tak Tau Potensi Diri? Youth Ranger Indonesia Menjadi Solusi!

Tak Tau Potensi Diri? Youth Ranger Indonesia Menjadi Solusi!

Reporter Indi Azizi ; Editor Latifahtul Jannah dan Taufik Akbar Harefa 

YRI mengadakan acara Internasional Youth Day pada (12/8/19). (Youthrangerindonesia.com) 

Di era perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, semakin banyak anak muda yang kehilangan arah, tidak tahu harus berbuat apa, bahkan terjerat narkoba dan sejenisnya. Padahal ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindarinya, salah satunya adalah dengan memanfaatkan waktu yang ada untuk lebih produktif dan berprogres positif kedepannya.

Namun realita menampar kita, banyak anak muda yang tidak mengenali potensi dirinya, bahkan menghakimi diri sendiri dengan kata “tidak memiliki potensi apa-apa”. Dan kadang ada juga yang sudah tahu keunggulan diri namun tak tahu harus memulainya dari mana.

Hal itulah yang juga dirasakan Rinaldi Nur Ibrahim, pemuda asal Sulawesi Selatan yang merantau ke Jakarta untuk kuliah. Pemuda yang kerap disapa Inal ini minder dengan teman-teman kuliahnya yang dapat lebih dulu mengasah skill. Rinaldi sendiri merasa belum banyak wadah yang dapat membantunya untuk mengembangkan potensi diri yang ia miliki.

Founder Youth Ranger Indonesia (YRI), Rinaldi mengatakan latar belakang terbentuk nya YRI adalah keresahan diri sendiri dan program dari duta genre.

”Youth Ranger Indonesia ini sebenarnya berawal dari program  saya di duta genre, generasi berencana dari BKKBN, pada saat itu saya diberikan challenge untuk membuat sebuah program, program ini berfokus untuk membantu remaja bisa menyelesaikan beberapa masalah yaitu, pertama nikah di usia dini kita bantu supaya anak remaja tidak terlalu fokus di situ, kedua menghindari napza atau (narkoba) , ketiga (menghindari) free sex atau menghindari seks beresiko, pada saat itu saya merasa bahwa ada beberapa cara supaya menghindarinya, dengan cara membuat mereka bisa produktif, kalau mereka produktif bisa saja kita menghindari atau menanggulangi masalah tersebut.” ujar Inal kepada DNK TV pada Jumat (01/04).

Dan dari situlah Inal melancarkan aksinya, dimulai dengan membuat grup WhatsApp untuk bisa bersinergi bersama teman yang juga ingin mengembangkan potensi diri, hingga akhirnya terbentuk Youth Ranger Indonesia.

”Pada saat itu saya mendapatkan banyak DM dari teman-teman yang ingin berkembang juga. Lalu saya memulai dengan membuat sebuah grup WhatsApp, disana kita sharing tentang apa yang mereka ingin kembangkan, akhirnya saya mengajak teman-teman yang satu visi-misi untuk bisa membangun sebuah platform bernama Youth Ranger Indonesia’’ sambung inal.

Kegiatan di Komunitas Youth Ranger Indonesia. (Instagram/@youthranger.id)

Tak hanya Youth Ranger Indonesia, inal juga merupakan founder dari beberapa komunitas lainnya, seperti bijak obat, otti chips, dan youtzmedia. Dari keempat komunitas yang dibangun oleh rinaldi, salah satunya yaitu Youth Ranger Indonesia.

Inal juga menegaskan tujuan dibentuknya Youth Ranger Indonesia, “YRI merupakan sebuah komunitas yang berfokus membantu anak muda untuk mengasah dan mengembangkan potensi dirinya. Di platform ini anak muda akan mendapatkan pelatihan serta bimbingan dari mentor yang berpengalaman”, tutur inal.

Selama 3 tahun platform ini berjalan, Rinaldi dan rekan-rekannya juga menyiapkan mentor secara gratis untuk anak muda berkembang. Komunitas ini terbuka secara umum untuk mereka yang memang ingin belajar.

‘’Di platform ini kita benar-benar menyiapkan mentor buat mereka untuk bisa berkembang, karena saya yakin salah satu kunci kesuksesan dari setiap orang itu adalah adanya seorang mentor yang bisa membimbing mereka untuk bisa mengembangkan apa yang ingin dikembangkan’’ ujar Rinaldi.

Mentor yang disediakan juga bukan sembarang mentor. Banyak dari mereka berasal dari kalangan seniman, influencer, sampai pejabat bersedia memberikan aksi sosialnya dengan membagikan ilmunya secara gratis untuk anak muda yang memang ingin berkembang. Saat ini YRI telah berhasil mengumpulkan puluhan ribu anak muda dari seluruh wilayah di Indonesia.