Peran Perempuan dalam Masyarakat 5.0

Peran Perempuan dalam Masyarakat 5.0

Reporter Diva Raisa Zananda; Editor Tiara De Silvanita

Pemberian penghargaan kepada para dekan.
Sumber: Youtube/ UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Dalam rangka Hari Ibu, pada 22 Desember 2021, UIN Jakarta menyelenggarakan seminar internasional bertemakan “Peranan Perempuan dalam Masyarakat”.

Hari Ibu merupakan hari yang sangat bersejarah bagi perempuan Indonesia karena pada hari pertama peringatan hari Ibu, hak-hak perempuan dibentuk untuk memiliki kesetaraan seperti hak-hak warga negara lainnya.

Taufan Maulana Firdaus selaku pembawa acara membuka acara dengan membacakan puisi untuk ibu-ibu sedunia.

“Hari ibu ini tercipta karena perjuangan ibu membesarkan kita sebagai seorang anak, kebaikan mereka adalah kebaikan yang tak tergantikan,”

Ulfah Fajarini selaku Ketua Pusat Kajian Gender dan Anak UIN Jakarta mengatakan bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas manusia walaupun Indonesia belum menerapkan society 5.0.

“Tidak ada salahnya kita mempersiapkan pelayanan kita untuk menghadapinya. khusus di masa pandemi saat ini. Bayangkan jika kita tidak siap kita akan tertinggal jauh,” ujar Ulfah.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat 5.0 di kalangan akademisi seperti pemerintah dalam masyarakat, termasuk perempuan. Perempuan yang berperan sebagai ibu, pekerja dan pendidik memiliki peluang yang sangat besar untuk memainkan peran era dalam masyarakat 5.0.

Di masa Pandemi Covid-19, perkembangan ekonomi di dunia memang telah bergeser drastis, cara kita berinteraksi satu sama lain pun menjadi berbeda.

Society 5.0 adalah masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah-masalah kecil. Itu sangat mengintegrasikan ruang cyber dan ruang fisik.

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis sedang memberikan pidato.
Sumber: Youtube/ UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis dalam sambutannya mengatakan, perguruan tinggi dan masyarakat berperan penting dalam respon kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“UIN Syarif Hidayatullah memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung penuh isu-isunya, terutama isu-isu perempuan dan sosial serta mengejar keunggulan akademik dalam operasi jaringan dan juga berpartisipasi” kata Amany.