Pengumuman UM-PTKIN Hari Ini, Berikut Tahapan Selanjutnya!

Pengumuman UM-PTKIN Hari Ini, Berikut Tahapan Selanjutnya!

Reporter Muhammad Fajrul; Editor Latifahtul Jannah

Pengumuman UM-PTKIN 2022. (Instagram/@info.uinjkt)

Pengumuman Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia dapat diakses siang tadi, 30 Juni 2022 pukul 13.00 WIB via laman https://um-ptkin.ac.id/.

UM-PTKIN adalah seleksi yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan dilaksanakan secara Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN 2022, Imam Taufiq menyatakan dari total 142.716 peserta yang mendaftar, Panitia Nasional menetapkan 63.717 peserta lulus seleksi jalur UM-PTKIN 2022.

Pendaftar UM-PTKIN bisa memilih perguruan tinggi, Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) ataupun Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dengan melalui tes secara mandiri, baik offline maupun online.

Kepala Bagian Akademik UIN Jakarta, Feni Arifiani menyatakan setidaknya 18.126 peminat UIN Jakarta melalui jalur seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) 2022 hanya 1.384 calon mahasiswa yang diterima. Tentu hingga bertemu dengan kata lulus tidaklah mudah.

Salah satu peserta UMPTKIN 2022, Muhammad Airell Daffa Amrullah mengatakan bahwa selain berdoa, pantang menyerah adalah prinsip yang dipegangnya walaupun sudah gagal di jalur undangan maupun seleksi lain sebelumnya.

“Untuk persiapannya adalah berdoa kepada Allah SWT, meminta doa kepada orang tua, dan terus berharap yang terbaik,” ungkap Daffa.

“Untuk tahun ini sudah daftar SBMPTN, SPANPTKIN, dan akhirnya baru lolos UM-PTKIN di UIN Jakarta. Alhamdulillah rejeki nya disini jadi sangat bersyukur,” Ujarnya saat dihubungi tim DNK TV.

Beriut beberapa tahapan yang dapat dilakukan peserta untuk mengakses pengumuman UM-PTKIN :

  1. Mengakses web https://um-ptkin.ac.id/
  2. Klik “pengumuman”
  3. Masukkan nomor peserta dan tanggal lahir
  4. Klik “hasil”
Tangkapan layar website SPMB Mandiri UIN Jakarta. (spmb.uinjkt.ac.id)

Jika dilihat dari tahun sebelumnya, saat pengumuman hasil UMPTKIN, para peserta sempat terkendala dengan server yang tiba-tiba overload. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Mahasiswa UIN Jakarta semester 2, Jundy Aljihad.

“Kendala tahun kemarin ialah server yang tiba-tiba menjadi overload karena diakses pada waktu yang sama oleh banyak peserta UM-PTKIN.”

Setelah pengumuman maka peserta yang lolos akan diminta untuk melakukan pengisian Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui website https://spmb.uinjkt.ac.id dan mengisi beberapa berkas untuk pengisian UKT.

Prosedur untuk pengisian UKT dapat peserta lakukan dengan tata cara berikut :

  1. Mengakses web https://spmb.uinjkt.ac.id
  2. Klik “pengisian UKT”
  3. Login dengan nomor peserta dan tanggal lahir peserta ujian sesuai dengan jadwal yang berlaku
  4. Melengkapi form bidata dan proses pemilihan UKT
  5. Membayarkan UKT melalui bank yang sudah ditentukan Setelah pengisian UKT dan mendapatkan NIM maka peserta sudah bisa melakukan daftar ulang melalui web yang sama dengan pengisian UKT

Setelah pengisian UKT dan mendapatkan NIM maka peserta sudah bisa melakukan daftar ulang melalui website yang sama dengan pengisian UKT.

Dear Maba 2022, Pendaftaran Beasiswa KIP Sudah Dibuka!

Dear Maba 2022, Beasiswa KIP Sudah Bisa Kamu Daftar!

Reporter Tia Kamilla; Editor Ahmad Haetami

Ilustrasi UIN Jakarta. (Pinterest/@fajarmartha)

UIN Jakarta telah membuka program beasiswa bantuan nasional, yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk para mahasiswa baru 2022, yang berlangsung sejak tanggal 6 sampai 30 Juni 2022 mendatang.

Ketua angkatan KIP UIN Jakarta, Khadijah, mengatakan jika tahun ini pihak UIN Jakarta akan menyediakan kuota kurang lebih 500 mahasiswa dalam program beasiswa KIP, “kurang lebih 500 penerima,”jelasnya pada Jumat (17/6) saat dihubungi tim DNK TV.

Terdapat beberapa persyaratan umum bagi mahasiswa yang ingin mendaftar program beasiswa KIP, yaitu sudah terdaftar sebagai mahasiswa UIN Jakarta, tahun akademik 2022/2023. Selain itu, bagi mahasiswa yang orang tuanya meninggal dunia, orang tua mahasiswa yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), mahasiswa yang berprestasi, serta mahasiswa yang telah mendapatkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada golongan 1,2, dan 3.

Ilustrasi Kartu Indonesia Pintar. (kemdikbud.go.id)

Salah satu mahasiswa penerima beasiswa KIP, Program Studi Kesejahteraan Sosial semester 2, Adam Faros mengatakan jika salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah memiliki salah satu program bantuan nasional sebelumnya, yaitu KJP atau pun KIP.

“Yang perlu dipersiapkan itu, beberapa berkas atau syarat yang nantinya diberikan oleh panitia, akan lebih baik lagi jika saat SMA sudah pernah menerima beasiswa serupa, seperti KIP atau KJP,” ujarnya.

Menurut Adam, setelah menerima beasiswa KIP, mahasiswa tersebut harus mempertahankan Index Penilaian (IP) di setiap semesternya. “Ketika sudah menerima, penerima harus mempertahankan Index Penilaian (IP) setiap semesternya,” jelas Adam.

Melansir dari spmb.uinjkt.ac.id, mahasiswa harus mengikuti beberapa tahapan atau cara untuk mendaftar beasiswa KIP tersebut, yaitu dengan mengisi Google formulir dan mengunggah beberapa berkas yang diminta. Berkas tersebut akan dikumpulkan secara online dan offline (soft copy dan hard copy) ke pihak kemahasiswaan UIN Jakarta.

Berikut beberapa berkas yang akan diupload secara online antara lain :

  1. Cetak bukti pendaftaran daring ditandatangani; 
  2. Formulir pendaftaran yang telah dicetak dari laman pendaftaran daring dibubuhi materai 10.000 dan ditandatangani; 
  3. Pas foto terbaru berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 1 lembar; 
  4. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Jakarta Pintar (KJP) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk Program Keluarga Harapan (PKH); 
  5. Kartu identitas (KTP, SIM, passport); 
  6. Kartu Keluarga (KK) dilegalisir Lurah/Kepala Desa; 
  7. Ijazah SLTA/sederajat dilegalisir atau surat keterangan lulus (SKL) asli; 
  8. Fotokopi raport SLTA/sederajat semester I (satu) s.d. VI (enam) dilegalisir atau cetak IPK ditandatangani pejabat berwenang dan distempel; 
  9. Bukti prestasi akademik atau peringkat 10 besar di kelas, berupa fotokopi surat keterangan, piagam atau sertifikat dilegalisir jika ada; 
  10. Bukti prestasi non akademik bidang olah raga, seni, dan sejenisnya, berupa fotokopi piagam/sertifikat dilegalisir oleh sekolah jika ada; 
  11. Bukti asli slip pembayaran daftar ulang UKT awal. 

Adapun berkas asli yang dikumpulkan secara offline yaitu :

  1. Menandatangani Pakta Integritas;  
  2. Surat keterangan atau pernyataan tidak sedang menerima beasiswa manapun dibubuhi materai 10.000. 

Program beasiswa ini diharapkan dapat membantu dalam keberlangsungan pendidikan para mahasiswa UIN Jakarta.

Persiapan Hingga Kendala Peserta UM-PTKIN 2022

Persiapan Hingga Kendala Peserta UM-PTKIN 2022

Reporter Mazaya Riskia Shabrina; Editor Dani Zahra Anjaswari

M PTKIN 2022 — 
SISTEM SELEKSI ELEKTRONIK WIAN MASUK 
PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI (SSE UM-PTKIN) 
Pelaksanaan SSE UM-PTKIN tahun 2022 ini diselenggarakan secara online dari lokasi 
masing.masing peserta, lewat aplikasi Android dan Laptop/PC Desktop yang dapat diunduh 
pada laman https://um-ptkin.ac.id/home/aplikasl. pelaksanaan uji coba dan ujian akan 
dilakukan pada pada 7-10 Juni 2022 (LJji coba), dan 14-17 Juni 2022 (Ujian) 
•Span umptkin
Poster pelaksanaan UM-PTKIN 2022. (kemenag.go.id)

Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2022 telah diselenggarakan terhitung dari tanggal 14-17 Juni 2022. Seleksi ini dilaksanakan secara daring dari lokasi masing-masing peserta dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE). UIN Jakarta sendiri turut menyelenggarakan UM-PTKIN tahun ini di sebagai pusat seleksi di gedung National Information and Communication Technology (NICT).

Sebagai salah satu pusat penyelenggaraan UM-PTKIN, panitia lokal UM-PTKIN di UIN Jakarta sudah siaga 30 menit sebelum ujian dimulai. Setiap sesi ujian dapat diikuti maksimal oleh 800 orang peserta. Total keseluruhan peserta yang mengikuti ujian dengan pusat UIN Jakarta sendiri mencapai 7.038 peserta dari total 18.126 peserta yang berminat masuk di UIN Jakarta melalui jalur UM-PTKIN.

Sistem ujian yang diselenggarakan oleh UM-PTKIN diketahui masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu menggunakan aplikasi SSE UM-PTKIN. Tentunya peserta diharapkan menyesuaikan lokasi ujian dengan jaringan yang stabil. Perangkat yang digunakan juga diharapkan dapat berfungsi dengan baik terutama di bagian kamera dan microphone, karena meskipun dilaksanakan secara daring panitia tetap memantau peserta dari pusat ujian berlangsung untuk mengantisipasi tindakkan kecurangan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mewajibkan peserta menggunakan pakaian hitam-putih, panitia UM-PTKIN tahun ini hanya menyarankan peserta menggunakan kemeja polos dan bawahan berwarna gelap asalkan tetap sopan dan rapi. Selain dari perangkat dan pakaian, peserta ujian tentunya juga mempersiapkan diri dengan mempelajari materi yang akan diuji.

Peserta seleksi UM-PTKIN pusat Gedung NICT UIN Jakarta. (uinjkt.ac.id)

Salah satu peserta UM-PTKIN, Abdullah Rabbani yang telah mengikuti ujian di hari pertama merasa sudah mempersiapkan diri dengan baik dan mengharapkan hasil yang terbaik. Ia juga mengungkapkan bahwa UIN Jakarta menjadi pilihan kampus yang dituju pada seleksi UM-PTKIN tahun ini.

“Untuk persiapan saya belajar dari soal-soal tahun sebelumnya karena kebetulan gap year jadi agak susah kalau harus belajar keseluruhan materi. Insyaallah cukup untuk menjawab soal-soal yang diujikan dan semoga diterima menjadi salah satu mahasiswa di UIN Jakarta tahun ini,” ungkap Abdul.

Kesiapan yang dilakukan peserta menjelang UM-PTKIN dapat menjadi penentu kelancaran ketika ujian sedang berlangsung. Sebisa mungkin hindari lokasi yang bising supaya fokus selama mengerjakan tidak terganggu. Periksa juga kondisi perangkat dan jaringan yang digunakan untuk meminimalisasi kendala seperti aplikasi yang keluar dengan sendirinya ketika melaksanakan ujian.

Peserta UM-PTKIN lainnya, Muhammad Irfan menambahkan bahwa aplikasi SSE UM-PTKIN sudah cukup baik karena mudah untuk diakses. Hanya saja, ketika simulasi ujian dilaksanakan terdapat sedikit kendala dari aplikasi yang menyebabkan durasi waktu cukup lama untuk memuat laman tersebut.

“Sistemnya sudah cukup bagus, tapi kemarin sempat ada kendala waktu simulasi ujian. Mungkin karena banyak yang akses jadi server-nya agak down,” tuturnya.

Aplikasi SSE UM-PTKIN berupaya memberikan kemudahan bagi para peserta dengan adanya petunjuk berupa informasi seputar cara untuk menggunakan aplikasi tersebut. Sebelumnya, panitia UM-PTKIN telah melakukan uji coba pada tanggal 7-10 Juni lalu supaya peserta ujian tidak merasa asing dan kesulitan dengan aplikasi SSE UM-PTKIN ketika sudah waktunya ujian berlangsung.

Kabag Akademik: Camaba Sudah Bisa Cetak Kartu Seleksi Mandiri

Kabag Akademik: Camaba Sudah Bisa Cetak Kartu Seleksi Mandiri

Reporter Anggita Fitri Chairunisa; Editor Latifahtul Jannah

Jadwal Jalur Masuk SPMB Mandiri 2022. (instagram/@uinjktofficial)

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jalur Mandiri merupakan salah satu jalur masuk UIN Jakarta yang diselenggarakan oleh UIN Jakarta melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Penerimaan mahasiswa baru UIN Jakarta program S1 tahun akademik 2022/2023 telah dibuka pada tanggal 3 Mei-4 Juli 2022. Seleksi Mandiri UIN Jakarta menawarkan 56 program studi dari 12 fakultas yang ada dengan total kuota sebesar 1.849 kursi.

SPMB Mandiri terbuka untuk siswa lulusan SMA/MA/SMK/Pesantren tahun lulus ijazah 2022, 2021, dan 2020. Siswa yang diterima juga harus memiliki kesehatan prima dengan dibuktikan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas setempat.

Adapun biaya yang perlu dikeluarkan untuk mendaftar SPMB Mandiri UIN Jakarta adalah sebesar Rp300.000 yang dapat dibayarkan melalui bank mitra, seperti Bank Mandiri, BNI, BTN, dan Bank Mega Syariah.

Website SPMB Mandiri UIN Jakarta. (spmb.uinjkt.ac.id)

Melansir dari laman resmi UIN Jakarta, berikut tata cara pendaftaran SPMB Mandiri UIN Jakarta:

1. Pendaftaran seleksi mandiri dilakukan secara daring melalui laman https://www.uinjkt.ac.id/.

2. Klik admisi dan kemudian klik daftar dengan memilih SPMB UIN Jakarta serta kembali mengklik daftar.

3. Setelah terbuka, calon peserta selanjutnya terlebih dahulu memilih jenjang pendidikan, dalam hal ini dengan mengklik strata satu (S1).

4. Calon peserta mengisi formulir pendaftaran secara lengkap sesuai daftar kolom yang disediakan.

5. Setelah semua selesai diisi, calon peserta lanjut mengunggah pas foto digital terbaru ukuran 4×6 cm dengan ketentuan background berwarna merah, berpakaian resmi (bukan seragam sekolah), resolusi sekurang-kurangnya 400 x 600 pixels, dan ukuran file maksimum 200 KB dalam format JPEG.

6. Calon peserta mengklik atau mencentang warna kuning untuk mendapatkan kode bayar. Selanjutnya calon peserta membayar ke bank sesuai nominal dengan mengikuti tata cara pembayaran yang diatur oleh pihak bank.

7. Jika pembayaran berhasil dilakukan, calon peserta akan mendapatkan nomor ID dan PIN. Kode tersebut digunakan untuk login dan mengisi finalisasi pendaftaran.

8. Calon peserta mencetak kartu peserta dan kartu seleksi.

Kepala Bagian Akademik UIN Jakarta, Feni Arifiani memastikan bahwa cetak kartu peserta seleksi mandiri sudah bisa dilakukan pada Jumat (13/5).

“Tim information technology (IT) akan segera mempersiapkan, sehingga dipastikan Jumat besok peserta yang telah mendaftar seleksi mandiri sudah bisa mencetak kartu ujian,” ujar Feni.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, banyak calon peserta seleksi mandiri yang mengeluh karena tidak bisa mencetak kartu ujian setelah melakukan pengisian formulir pendaftaran.

Menanggapi hal tersebut, panitia PMB meminta maaf atas adanya gangguan dalam proses pendaftaran SPMB Mandiri. Feni akan terus berkoordinasi dengan tim IT agar calon peserta secepatnya dapat mencetak kartu ujian yang tertunda.

Feni menegaskan untuk calon peserta yang tidak bisa mencetak kartu ujian namun telah melakukan pendaftaran dan pembayaran tidak perlu khawatir datanya akan hilang. Calon peserta tidak perlu mendaftar ulang karena data yang telah diinput akan tetap terekam.

Salah satu peserta SPMB UIN Jakarta tahun 2021, Symphati Diva Rafi’I mengatakan bahwa dalam pelaksanaan seleksi mandiri perlu dipersiapkan lebih matang, mengingat kerap kali terjadi kendala server.

“Pas daftar sih nggak ada kendala, lancar-lancar aja, tapi pas tes berlangsung servernya sempat down. Ke depannya dipersiapkan lebih matang aja, apalagi buat servernya, supaya pas ngerjain gak tiba-tiba blue screen,” pungkasnya pada Kamis (12/5).

Seleksi Mandiri UIN Jakarta 2022 akan dilakukan pada 23-28 Juli 2022 secara daring melalui aplikasi UM-PTKIN yang dapat diunduh pada 15 Juli 2022.

Sebelum ujian berlangsung, peserta akan terlebih dahulu mengikuti ujian simulasi atau uji coba SSE pada 20-21 Juli 2022. Sementara pengumuman kelulusan akan dilakukan pada 5 Agustus 2022 mendatang.

SPAN-PTKIN: UIN Jakarta Peringkat 2 Pendaftar Terbanyak

SPAN-PTKIN: UIN Jakarta Peringkat 2 Pendaftar Terbanyak

Reporter Adellia Prameswari; Editor Ahmad Haetami

Logo SPAN PTKIN (Span-ptkin.ac.id)

Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2022 diumumkan pada Kamis (15/4) pukul 14.00 WIB.

Dari 172.971 pendaftar hanya 58.140 calon mahasiswa yang berhasil lolos proses seleksi.

Para peserta dapat mengakses hasil pengumuman SPAN-PTKIN 2022 melalui laman https://pengumuman.span-ptkin.ac.id dengan memasukkan nomor pendaftaran untuk melakukan pengecekkan.

C 
pengumuman.span-ptkin.ac.id/page 
PENGUMUMAN KELULUSAN 
SPAN-PTKIN 2022 
Cek Kelulusan Anda 
Masukkan NISN Anda: 
Q Lihat Hasil 
Panitia Pus-at SPAN-PTKIN 2022 
Error
Laman pengumuman SPAN-PTKIN (Span-ptkin.ac.id)

Melansir dari Antara, Kepala Sekretariat SPAN-UM PTKIN, Mukhsin Jamil menyebut, proses seleksi telah dilaksanakan secara transparan, khususnya dengan mempertimbangkan nilai rapor dan prestasi akademik para peserta.

“Proses seleksi sudah dilakukan dan itu murni berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik. Tidak ada intervensi,” katanya.

Mukhsin menyebutkan, pendaftar SPAN-PTKIN didominasi lulusan sekolah umum ketimbang madrasah. Meski demikian, hal itu tidak menjadi persoalan karena banyak program studi di PTKIN yang tidak mengharuskan memiliki dasar pengetahuan agama yang tinggi.

Sementara itu, UIN Jakarta pada tahun ini menduduki perguruan tinggi keagamaan kedua dengan jumlah pendaftar terbanyak, yaitu 31.549 pendaftar. Program studi (prodi) UIN Jakarta yang paling banyak pendaftar pada tahun ini adalah Ekonomi Syariah, dengan total pendaftar mencapai 6.628 orang. Setelah Ekonomi Syariah, ada Manajemen Keuangan Syariah, Perbankan Syariah, Manajemen Keuangan Syariah, dan Pendidikan Agama Islam yang masuk ke daftar 5 prodi dengan jumlah daftar terbanyak tahun ini.

Adapun UIN Jakarta menyediakan kuota sebanyak 1.384 kursi untuk jalur SPAN-PTKIN 2022.

Bagi peserta yang lolos SPAN-PTKIN UIN Jakarta dapat melakukan daftar ulang dengan tahapan sebagai berikut:

1. Verifikasi rapor (16 – 26 April)

2. Pengisian UKT (15 April – 04 Mei)

3. Pengumuman UKT (10 Mei)

4. Klarifikasi UKT (11 – 12 Mei)

5. Pengumuman Hasil Klarifikasi UKT (17 Mei)

6. Daftar Ulang (15 April – 27 Mei)

Setelah menyelesaikan proses tahapan di atas, calon mahasiswa dapat menjalani Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) sebelum resmi menjadi mahasiswa UIN Jakarta.

Silaturahmi Virtual Fdikom dengan Wali Maba 2021

Jumpa Virtual  Fdikom dengan Wali Maba 2021

Reporter Kireina Yuki; Editor Syaifa Zuhrina

Kegiatan silaturahmi antar Pimpinan Fdikom dengan Wali Mahasiswa Baru 2021
Sumber: DNK TV – Kireina Yuki

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan silaturahmi antara pimpinan Fdikom dengan wali mahasiswa baru 2021 melalui virtual zoom meeting pada Kamis (9/9).

Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 100 partisipan yang didominasi wali mahasiswa baru 2021 serta jajaran Dekanat Fdikom. Hal  ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara  Dekan dan struktur Fdikom lainnya dengan wali mahasiswa baru, serta dapat memaksimalkan kerja sama dalam proses pembelajaran mahasiswa.

Acara dibuka dengan penayangan beberapa video profil program studi Fdikom dan juga sambutan dari jajaran dekanat.

Dalam sambutannya, Dekan Suparto berpesan agar wali memahami dan mengetahui motivasi serta alasan mahasiswa memilih Fdikom menjadi tempatnya berkuliah.

 “Kami mohon Bapak dan Ibu agar lebih memahami motivasi dan alasan putra dan putri Bapak Ibu memilih UIN Jakarta dan fakultas dakwah. Karena fakultas adalah etalase pengalaman. Selama pembelajaran kita harus bekerja sama antara fakultas dan pihak orang tua karena Trimatra pendidikan ada pada tiga institusi utama Yaitu kampus rumah dan masyarakat. Dan saat ini kita sedang ada pada kampus dan rumah,” ujarnya.

Sambutan Dekan Fdikom
Sumber: DNK TV – Kireina Yuki

Selain itu Wakil Dekan Fdikom Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya  memaparkan agar mahasiswa mengembangkan minat dan bakatnya pada wadah yang telah disediakan oleh fakultas.

“Kita tahu bahwa mahasiswa dan mahasiswi yang masuk ke fakultas dakwah ini memiliki segudang bakat dan minat, maka dari itu kami menyediakan kegiatan-kegiatan dan organisasi seperti hmps di tingkat jurusan, tv kampus DNK TV, serta radio kampus RDK FM yang bergerak di bidang broadcasting,” jelasnya.

Salah satu wali mahasiswa, Budi Ismail menyatakan kegiatan ini bermanfaat, karena bisa menjadi sarana untuk mengenal lebih jauh tentang UIN Jakarta.

“Dengan kegiatan ini saya lebih mengenal UIN Jakarta, dan untuk kebijakan-kebijakan serta arahan-arahan yang dipaparkan oleh pimpinan Fdikom membuat saya tahu untuk mengarahkan anak saya lulus tepat waktu,” pungkasnya.

Silaturahmi virtual ini diakhiri sesi tanya jawab dari beberapa wali serta pembentukan koordinator wali mahasiswa baru 2021.

Positif Covid-19, Empat Calon Mahasiswa di Kendari Tak Bisa Ikut Ujian Masuk PTN

Positif Covid-19, Empat Calon Mahasiswa di Kendari Tak Bisa Ikut Ujian Masuk PTN

Suasana peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi SBMPTN di Universitas Haluoleo. Sabtu (11/7/2020) (Foto iNews/Febriyono)

Empat calon mahasiswa di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari gagal mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dikarenakan positif  Covid-19.

Rektor UHO Muhammad Zamrun mengatakan, keempatnya gagal mengikuti UTBK SBMPTN atas ketentuan Surat Edaran dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

“Kalau yang positif itu kan surat dari LTMPT, mereka sudah tidak boleh mengikuti UTBK. Itu jelas suratnya dari LTMPT,” ujar Zamrun, Sabtu (11/7). Dilansir dari Antara.

Sebagai syarat mengikuti UTBK SBMPTN di UHO, seluruh calon mahasiswa wajib mengikuti tes cepat atau rapid test. Keempat calon mahasiswa tersebut mendapatkan hasil tes reaktif, sehingga diarahkan untuk tes swab dan hasilnya positif (Covid-19).

Zamrun mengatakan, tidak hanya calon mahasiswa yang positif Covid-19 saja yang tidak boleh mengikuti UTBK. Terdapat persyaratan lain yang wajib dilewati para calon mahasiswa agar bisa mengikuti UTBK.

“Jadi sebenarnya bukan itu saja bukan rapid test saja. Kemudian yang lain yang nggak pakai masker tidak boleh masuk (ruang UTBK). Yang kedua kalau suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat Celcius juga tidak boleh masuk (ruang UTBK),” tutur Zamrun. Dilansir dari liputan6.com

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetya pun sebelumnya telah memberi penjelasan mengenai hal ini.

“Dan kalau itu tidak lolos screening kesehatan dan itu sudah ada disclaimernya. Tidak akan diizinkan (ikut UTBK),” ujar Budi pada ‘sosialisasi pendaftaran UTBK-SBMPTN 2020’ di kanal Youtube LTMPT, Minggu, 31 Mei 2020.

Budi menjelaskan, kebijakan ini bertujuan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19 dan agar UTBK bisa berlangsung dengan standar protokol kesehatan. Kebijakan ini merupakan kesepakatan dari para panitia.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan hingga pada hari ujian dilaksanakan. Karena tidak ada kesempatan penggati bagi para calon mahasiswa yang tidak lolos pengecekan medis dan tidak bisa mengikuti UTBK.

Di lain pihak, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan diminta untuk tidakbersikap diskriminatif.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Amirul Tamim memberikan komentar terhadap kebijakan yang dinilainya diskriminatif itu.

“Pemerintah tidak boleh diskriminatif hanya karena mereka terinfeksi virus corona. Hak dan kewajiban mereka juga harus dipenuhi,” kata Amirul Tamim, saat dihubungi tim Cnnindonesia.com, Sabtu (11/7). Dilansir dari cnnindonesia.com.

Ia meminta kepada pemerintah agar bersikap adil kepada seluruh rakyat, termasuk para calon mahasiswa yang terinfeksi Covid-19. Karna, menurutnya, calon mahasiswa yang terinfeksi virus corona juga memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri.

“Jangan kita matikan semangat dan masa depan mereka. Kasihan mereka. Negara sudah mengeluarkan anggaran besar soal penanganan corona ini. Harus ada kebijakan baru agar mereka juga ini diakomodir untuk ikut tes. Apakah ikut tes di ruang isolasi atau seperti apa,” ujarnya. Dilansir dari cnnindonesia.com

Anggota DPR RI Riwan Bae juga ikut memberikan komentar, bernada sama dengan Amirul Tamim, Ia menilai kebijakan larangan mengikuti ujian bagi yang terinfeksi Covid-19 tersebut sama saja mematikan masa depan para calon mahasiswa.

 “Makanya poinya adalah ada kebijakan yang sama dengan perlakuan berbeda soal lokasi dan fasilitas tesnya. Jangan langsung diminta tidak boleh ikut tes. Virus corona ini berbeda dengan penyakit yang lain. Meskipun mereka terinfeksi, tapi kan masih bisa beraktivitas, kecuali misalnya dia tidak mampu (beraktivitas),” tutur Ridwan. Demikian dilansir dari cnnindonesia.com

Amirul Tamim dan Ridwan Bae sama-sama berharap agar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan membuat kebijakan susulan terhadap calon mahasiswa baru yang terinfeksi Covid-19.

Reporter: Adibayu Firmansyah