Penting Terampil Komunikasi dan Negosiasi untuk Karier

Penting Terampil Komunikasi dan Negosiasi untuk Karier

Reporter Anggita Fitri Chairunisa; Editor Ahmad Haetami


Workshop Keterampilan Komunikasi dan Negosiasi bagi Alumni dan Calon Alumni (28/09)
Sumber : DNK TV-Anggita Fitri Chairunisa

Bagian Kemahasiswaan dan Alumni UIN Jakarta menyelenggarakan workshop dengan mengusung tema “Keterampilan Komunikasi dan Negosiasi bagi Alumni dan Calon Alumni” secara luring dan daring pada (28/09).

“Workshop ini penting sekali untuk alumni, khususnya fresh graduate yang sedang mencari tempat yang tepat untuk berkiprah dan berkreasi karena kita tidak bisa lagi berpangku tangan membiarkan alumninya mencari tempat kerja sendiri tanpa diberikan persiapan-persiapan teknis,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Arief Subhan dalam membuka workshop ini.

Workshop ini diisi oleh narasumber dari para alumni Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta, di antaranya Dedi Kurnia Syah Putra dan Muhamad Rosit.

Dedi dalam sesi materinya menyampaikan bahwa mahasiswa semestinya memperkuat keterampilan komunikasi demi karier ke depan.

“Setiap orang itu punya aset. Banyak dari mahasiswa yang lulus dan passion-nya tidak sesuai dengan mata kuliah yang mereka pelajari, tetapi secara kolektif bahwa yang mereka pelajari interaksi di kampus dan sebagainya itu lah yang berpengaruh pada pengembangan karier mereka.”

“Kita harus mengembangkan diri sendiri secara personal membangun citra dan reputasi. Citra dan reputasi tidak bisa dibangun dalam sekejap, harus dibangun dalam kondisi yang lama dan konsisten. Perkuat keterampilan komunikasi dan jalin silaturahmi sebesar-besarnya,” ungkap Dedi dalam sesi materinya.

Penyampaian materi oleh narasumber pengisi workshop (28/09)
Sumber : DNK TV-Anggita Fitri Chairunisa

Senada dengan Dedi, Rosit mengingatkan kepada calon pencari kerja untuk jangan terlalu memusingkan kepada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan lebih memfokuskan kepada keterampilan komunikasi.

“Keterampilan komunikasi menjadi kunci sukses bagi setiap orang. Survei dari National Association of Colleges and Employers merangkum 20 keterampilan yang harus dimiliki oleh manusia, khususnya calon pencari kerja. Urutan pertama adalah keterampilan komunikasi, kedua integeritas, ketiga kemampuan kerja sama, dan IPK berada di urutan 17,” ungkapnya.

“Calon pencari kerja jangan bersandar hanya pada IPK tetapi ada variable lain, seperti keterampilan komunikasi, kejujuran, integeritas, kerja sama yang lebih penting dan kerapkali kita sedikit mendapatkannya,” lanjutnya.

Mahasiswa UIN Jakarta yang mengikuti peserta workshop ini, Nirvana Saktia menyampaikan bahwa acara ini menjawab rasa penasarannya tentang seberapa penting keterampilan komunikasi untuk karier masa depan.

“Saya memutuskan untuk ikut workshop ini karna menurut saya menarik sekali pembahasannya, terlebih saya pribadi merasa kurang pemahaman tentang komunikasi dan negosiasi yang baik dan benar itu seperti apa, saya penasaran sepenting apa komunikasi memangnya untuk sebuah pekerjaan. Materi yang disampaikan tadi sangat bermanfaat, banyak dapat ilmu baru terlebih membuka wawasan bahwa bukan hanya IPK yang baik saja yang harus dianggap penting, tetapi keterampilan komunikasi itu juga penting. Terlebih saya pribadi dari jurusan Jurnalistik yang mana jurnalis sangat berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada khalayak ramai,” ungkap Nirvana.

Wadah Pengembangan Karier di Masa Depan

Wadah Pengembangan Karier di Masa Depan

Reporter Kireina Yuki; Editor Elsa Azzahraita

Pembukaan Roadshow dan Sharing Session Intership Session 2.
Sumber : DNKTV_Kireina

Pusat Karier UIN Jakarta Goes to Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) menyelenggarakan Roadshow dan Sharing Session Intership Pusat Karier Session 2 bertajuk “Together, We Achieve The Excellent Career” secara virtual, pada Sabtu (18/9).

Acara resmi dibuka dengan sambutan dari Dekan Fdikom Suparto. Menurutnya, belajar di perguruan tinggi adalah belajar untuk belajar dan mengajak untuk berpikir masa lalu, masa kini dan masa depan.

“Berpikir masa lalu itu penuh dengan pengalaman belajar sedih dan senang. Bepikir masa kini, artinya kalian sudah menjadi mahasiswa harus memiliki langkah yang jelas. Berpikir masa depan, sebagai bentuk optimisme bahwa kalian tidak berhenti hanya di hari ini dan kalian tidak hanya menjadi mahasiswa, tapi akan menjadi manusia hebat di masa yang akan datang,” pesan Dekan Suparto.

Koordinator Pusat Karier UIN Jakarta Artiarini Puspita menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Pusat Karier serta memberikan edukasi dalam mempersiapkan karier di masa depan.

“Semoga juga bisa terjalin kerjasama yang lebih erat antara Pusat Karier dengan organisasi kemahasiswaan,” ujar Artiarini.

Data Spesialis Intern Unit Pusat Karier UIN Jakarta, Irfan Zuhdi mengatakan, untuk mempersiapkan karier dengan matang, Pusat Karier dapat menjadi wadah atau tempat yang cocok.

“Di sini teman-teman harus tahu bahwa kita punya fasilitas tersendiri untuk mempersiapkan karir dari UIN Jakarta yaitu Pusat Karier UIN Jakarta. Di sini juga terdapat berbagai macam program, contohnya, ada bimbingan karier, bursa kerja/job fair, campus hiring, dan lain lain.” Jelas Irfan.

Kemudian, Administration Intern Pusat Karier UIN Jakarta, Jihan Fadhila menjelaskan mengenai berbagai macam bidang atau divisi dalam Pusat Karier.

“Jadi untuk intership di Pusat Karier sendiri terdapat empat divisi yaitu divisi administration, divisi project management dimana didalamnya dibagi dua lagi, yaitu event management dan public relation, lalu ada divisi social media creative yang juga dibagi dua lagi content writer dan content creator, lalu terakhir divisi data specialistspecialist,” ujar Jihan. 

Jihan juga menyampaikan bahwa Pusat Karier saat ini sedang membuka pendaftaran mulai 10-20 September 2021.

“Jadi mulai dari sekarang yang berminat boleh langsung siapkan CV dan portofolio terbaikmu, terus juga ajuin surat permohonan magang, dan tanggal 21 September 2021 nanti akan kami umumkan untuk mengikuti ujian di tanggal 24-25 September 2021. Untuk pengumumannya di tanggal 26 September 2021,” paparnya.

Narasumber menjelaskan tata cara pendaftaran bagi yang berminat bergabung di Pusat Karier UIN Jakarta.
Sumber : DNKTV – Kireina

Salah satu peserta yang merupakan mahasiswi KPI UIN Jakarta Shella Aklima Fatimah mengatakan, “Acara ini sangat bermanfaat, jadi tau ternyata UIN ada fasilitas pengembangan karier dan itu sangat membantu para mahasiswa untuk meningkatkan hard skill dan soft skill, dimanasetelah lulus dari perguruan tinggi, nantinya akan ada hal yang ingin kita kembangkan.” imbuh Shella.