Jakarta Esok Hari, Akan Jadi Seperti Apa?

Jakarta Esok Hari, Akan Jadi Seperti Apa?

Reporter Riyasti Cahya Rabbani; Editor Belva Carolina

Extinction Rebellion menyelenggarakan Special Artwork dan Perfomance dalam Jakarta Esok Hari yang mengusung tema “Isu Perubahan Iklim”. (DNK TV/Syahrul Rachmat)

Jakarta Esok Hari Exhibition melangsungkan Special Artwork & Perfomance yang diselenggarakan oleh Extinction Rebellion dengan mengangkat tema “Isu Perubahan Iklim”. Acara yang berlangsung pada Senin (20/6) bertujuan memberi kesadaran kepada masyarakat mengenai pentingnya permasalahan lingkungan dan krisis iklim yang ada di Jakarta.

Project Manager Jakarta Esok Hari, Joselyn Halim menyebut tema Jakarta Esok Hari ini diambil sebagai pertanyaan akan jadi seperti apa Kota Jakarta di kemudian hari yang nantinya akan dibahas dalam Round Table Discussion pada Minggu (26/6).

“Sebenernya Jakarta Esok Hari ini menjadi sebuah pertanyaan. Dan yang menentukan ya mungkin pengunjung-pengunjung yang hadir di sini. Entah mereka mau menyelamatkan kotanya atau membiarkannya jadi tetep kaya gini aja,” ujar Joselyn dalam wawancara bersama DNK TV.

j PETİSİ 
DEKLARASI 
DARURAT IKLIM
Special Perfomance Art bersama Edi Bonetski. (DNK TV/Syahrul Rachmat)

Pameran ini menghadirkan karya dari kolektif seni Perempuan Pengkaji Seni dan Special Perfomance Art dari seniman asal Tangerang, Edi Bonetski.

“Yang digambarkan itu adalah motif lingkungannya, motif prinsip ekonomi. Sebenarnya hari ini kita butuh keinginan dari hati untuk merubah diri dan merubah lingkungan. Karena begitu hastagnya darurat iklim gausah liat ke laut gausah liat ke sawah (tidak perlu melihat yang jauh) liat saja rumah kita, permukaan tanahnya sudah mulai menurun,” jelas Edi saat diwawancarai oleh pihak DNK TV.

Edi mengatakan karya yang ia buat di Perfomance Art kali ini ingin mengajak para penikmat karya untuk mengubah diri lebih peduli lingkungan.

“Saya juga mengajak tubuh saya secara gembira hari ini untuk merayakan kebahagiaan di bulan Juni melalui karya seni yang saya gambarkan,” tambahnya.

Extinction Rebellion selaku pihak penyelenggara juga membawa tiga tuntutan dalam pameran ini yaitu sebarkan kebenaran (Tell The Truth), bertindak sekarang (Act Now), dan melampaui politik (Beyond Politics).

Penyelenggara pameran, Ary berharap dengan adanya event ini masyarakat sadar dan memahami apa yang terjadi dengan kota mereka dan tindakan seperti apa yang dapat mereka ambil.