UIN Jakarta dan Fdikom teken MoU-PKS dengan IPHI

UIN Jakarta dan Fdikom teken MoU-PKS dengan IPHI

Reporter Farah Nur Azizah; Editor Fauzah Thabibah

Foto bersama usai rangkaian penandatanganan MoU dan PKS antara UIN Jakarta dan Fdikom dengan IPHI.
Sumber: DNK TV-Muhammad Rizza Nur Fauzi

Pada Jum’at (21/1) dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dan Fakultas dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis, Wakil Rektor bidang kerja sama, Lily Surraya Eka Putri, dan Dekan Fdikom, Suparto. Selain itu, dari pihak IPHI hadir Sekretaris Umum, Bambang Wiryanto, Wakil Ketua Bidang Dakwah, Anshori, dan Kepala Biro Bidang Haji dan Umrah, Dedi. Serta beberapa jajaran dari pihak Fdikom UIN Jakarta, yang berlangsung secara tertib dan khidmat.

IPHI merupakan suatu organisasi kemasyarakatan khususnya dalam masyarakat Islam dan sebagai suatu lembaga yang melestarikan juga menjadi wadah komunikasi, silaturahim bagi para alumni haji.

Sedangkan, UIN Jakarta sendiri ialah salah satu lembaga pendidikan yang mempunyai kolerasi dengan IPHI dan diperuntukan oleh para haji.

Kerja sama ini bertujuan agar terselenggaranya rencana IPHI dimana akan diadakan workshop, pelatihan, serta kegiatan lainnya. Untuk itu UIN Jakarta menjadi suatu lembaga yang akan berperan dalam bidang yang relevan. Sehingga kerja sama bisa terus dijalin dengan baik.

Dalam IPHI sendiri memiliki program-program yang mampu meningkatkan kompetensi para alumni UIN Jakarta. Salah satunya dalam bidang dakwah dan bimbingan haji. Ini merupakan tujuan berikutnya dilakukan kerja sama antara IPHI dengan UIN Jakarta dan Fdikom.

Ketua IPHI, Erman Suparno memaparkan bahwa program yang ada di IPHI mampu meningkatkan kompetensi para alumni UIN Jakarta.

“IPHI punya program-program yang bisa meningkatkan kompetensi dari pada alumni dengan program-program IPHI. Misalnya dibidang dakwah, kemudian dibidang bimbingan haji, umroh, dan ini relevan,” ujarnya.

Rektor UIN Jakarta, Dekan Fdikom, dan Ketua IPHI saat memperlihatkan surat MoU dan PKS yang telah ditandatangani.
Sumber: DNK TV-Muhammad Rizza Nur Fauzi

Adapun harapan dari Dekan Fdikom, Suparto adalah dengan terselenggaranya perjanjian ini dapat saling menguntungkan.

“Kerja sama ini bisa saling menguntungkan terutama dalam penguatan lembaga dan juga penguatan SDM,” harapnya.

Sejalan dengan Dekan Fdikim, Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis menyampaikan bahwa adanya kegiatan ini menjadi salah satu langkah baik untuk kegiatan selanjutnya.

Ia juga berharap bahwa kerja sama ini tidak hanya dilaksanakan dengan Fdikom saja, melainkan juga dengan fakultas-fakultas lainnya yang ada di UIN Jakarta.

“Di sini bisa kita lakukan penyuluhan-penyuluhan, bekerja sama dengan dosen dan fakultas. Bukan hanya Fakultas Dakwah saya harap, jadi bisa fakultas lainnya bila memang diperlukan,” ucap Rektor UIN Jakarta tersebut.

Salah satu isi MoU antara UIN Jakarta dengan IPHI tentang pelaksanaan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi pada Pasal 8 No. 5 yakni pelaksanaan dari nota kesepahaman ini akan dipantau dan dievaluasi oleh para pihak secara sendiri-sendiri atau bersama-sama paling kurang satu kali setahun sebagai bahan pertimbangan terhadap pelaksanaan kerja sama selanjutnya.

Sertifikasi Haji dan Umrah: Upaya Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Pelayanan Ibadah di Tanah Suci

Sertifikasi Haji dan Umrah: Upaya Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Pelayanan Ibadah di Tanah Suci

Direktur Jenderal PHU Kemenag RI Hilmam Latief saat menyampaikan sambutan pembukaan.
Sumber: DNK TV – Fajar Khairifais

Pembukaan Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah Angkatan ke VI Tahun 2022 merupakan kerjasama antara Ditjen PHU Kementrian Agama Republik Indonesia, Forum Komunikasi (FK) KBIHU DPW Provinsi DKI Jakarta , dan UIN Jakarta. Acara dilaksanakan pada Rabu, (19/01) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Kegiatan diawali registrasi peserta pada pukul 08.00 WIB kemudian dilanjutkan pre-test sebagai alat ukur pengetahuan dasar mengenai materi haji dan umrah. Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal PHU Kemenag RI Hilmam Latief, Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Cecep Choirul Anwar, Ketua FK KBIHU M.Machmud, Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, Dekan Fdikom UIN Jakarta Suparto.

Direktur Jenderal PHU Kemenag RI Hilmam Latief mengatakan agar jemaah haji dan pelayanan jamaah haji bisa meningkat, maka perlu mencetak pembimbing-pembimbing yang profesional dengan kualifikasi tertentu dalam segi wawasan, keterampilan, dan kepemimpinan untuk dapat terus didorong

“Kita tahu bahwa kebutuhan calon jamaah haji bukan hanya pada saat mereka akan berangkat, bukan hanya materi tentang ibadah haji tapi kita juga perlu memikirkan materi-materi keislaman lainnya,” terang Hilman Latief.

Pembukaan Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah Angkatan ke VI Tahun 2022.
Sumber: DNK TV – Fajar Khairifais

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis berharap agar pembimbing haji dan umrah menguasai secara komprehensif serta mengetahui budaya Indonesia dan Timur Tengah.

“Penting sekali para pembimbing haji dan umrah baik laki-laki maupun perempuan untuk menguasai betul materi-materi dari pelatihan ini”

Acara sertifikasi ini merupakan upaya untuk mendukung rekognisi peran Fdikom UIN Jakarta dalam menyukseskan program pemerintah, yang tidak hanya fokus pada akademik semata namun juga non akademik.

Peresmian Safari Dakwah Prodi BPI sebagai Wadah Belajar

Peresmian Safari Dakwah Prodi BPI sebagai Wadah Belajar

Reporter Ahmad Haetami

Sambutan Opening Safari Dakwah oleh Panitia Pelaksana.
Sumber: Dokumentasi panitia Safdak

Program Studi (Prodi) Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan Opening Safari Dakwah (Safdak), peresmian sebuah program tahunan rutin yang diikuti oleh mahasiswa BPI, di Desa Cibitung, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Selasa (18/1).

Peresmian Safdak yang dilaksanakan tahun ke-26 dengan tema “Melangkah dengan Cita untuk Merajut Ukhuwah dalam Bingkai Keberagaman” ini dilakukan setelah berjalannya kegiatan pelepasan di UIN Jakarta dan anjangsana, yakni kunjungan peserta ke rumah warga untuk bersilaturahmi dan menginformasikan kegiatan acara yang akan dilakukan nanti.

Sebelum pembukaan simbolis dengan pemukulan gong, Kepala Desa Cibitung mengatakan bahwa Safdak ini menjadi tantangan mahasiswa.

“Melihat tema yang diusung, konteks keberagamaan itu tidak bisa dipisahkan oleh konteks sosial, karena manusia hanya punya dua tujuan persoalan dalam hidup, yaitu agama dan sosial. Oleh karena itu, peran dari Safdak harapannya mahasiswa bisa menyukseskan dua tujuan hidup manusia tersebut. Ini tantangan bagi mahasiswa. Selesai Safari Dakwah, kualitas masyarakat bisa meningkat dari sebelumnya.”

Peresmian Safdak oleh Kepala Desa Cibitung.
Sumber: Dokumentasi panitia Safdak

Setelah acara Opening Safdak ini, ada banyak kegiatan yang nantinya akan dilakukan oleh mahasiswa. Di antaranya seminar sosial tentang pemilahan sampah, seminar agama yang dikemas melalui talk show, serta seminar kesehatan tentang pencegahan narkotika dan HIV. Selain seminar-seminar, ada juga cek kesehatan, pengobatan gratis, dan donor darah.

Selain hal-hal tersebut, akan dilaksanakan juga Safdak Champion Day, pembuatan saung baca, homestay, keputrian, dan akan ditutup dengan tablig akbar.

Ketua Pelaksana Safdak, Achmad Perdiansyah mengatakan acara Safdak merupakan bentuk peningkatan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Safdak ini memiliki tujuan guna meningkatkan mutu aplikatif dari Tri Dharma Perguruan Tinggi poin ke-3, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, di mana pengabdian ini menjadi wadah kita untuk belajar dalam memberikan suatu problem solving di bidang sosial, pendidikan, agama, dan berbagai kegiatan lainnya. Kami berharap Safdak ke-26 ini mampu mendorong masyarakat untuk menuju perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Pelantikan LO Sketsa dan Kontras Musik 2022: Berprestasi Melalui Seni

Pelantikan LO Sketsa dan Kontras Musik 2022: Berprestasi Melalui Seni

Reporter Anggita Fitri Chairunisa

Pembacaan Surat Keputusan Pengurus LO Sketsa dan Kontras Musik oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fdikom, Selasa (18/1).
Sumber: DNK TV–Anggita Fitri Chairunisa

Lembaga Otonom (LO) Komunitas Edukasi dan Seni Tari Saman (Sketsa) dan Komunitas Kreasi dan Seni Musik (Kontras Musik) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan pelantikan pengurus LO Sketsa dan Kontras Musik masa bakti 2022 secara hybrid, Selasa (18/1).

Dihadiri oleh Dekan Fdikom, Suparto, Wakil Dekan (Wadek) Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya, pengurus LO SKETSA dan Kontras Musik, serta para tamu undangan.

Surat Keputusan dan Ikrar Pengurus LO Sketsa dan Kontras Musik dibacakan langsung oleh Wadek Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya.

Dekan Fdikom UIN Jakarta Suparto, berharap anggota LO Sketsa dan Kontras Musik menjadi mahasiswa yang terus aktif, kreatif, dan produktif dalam menciptakan suatu karya seni.

Simbolis serah terima jabatan pengurus LO Kontras Musik periode 2021 kepada pengurus periode 2022.
Sumber: DNK TV–Anggita Fitri Chairunisa

Ketua LO Kontras Musik periode 2021, Danu menyerahkan jabatannya kepada ketua terpilih periode 2022, Allendro Ghauti Najwati. Dalam sambutannya, Danu berpesan kepada pengurus LO Kontras Musik masa bakti 2022 untuk terus memberikan karya terbaik.

“Kepada pengurus baru 2022 saya ucapkan selamat, teruslah berkarya dan memberikan yang terbaik untuk fakultas. Menjadi pengurus pasti lelah, namun nikmati saja prosesnya karena nantinya banyak hal yang akan kalian dapatkan dan kalian rasakan manfaatnya,” ujarnya.

Sebagai ketua LO Kontras Musik periode 2022, Allendro mengaku senang dengan amanah yang diberikan dan ini juga menjadi kesempatan baginya untuk melatih jiwa kepemimpinannya.

“Karena ini merupakan pengalaman pertama saya dalam memimpin sebuah organisasi, pastinya dipercaya dan diberikan amanah sebagai ketua LO Kontras Musik ini menjadi sebuah tantangan sekaligus kesempatan untuk belajar dalam memimpin sebuah organisasi yang baik,” tuturnya.

Allendro berharap agar ke depannya LO Kontras Musik dapat mempertahankan integritas, meningkatkan kreatifitas, dan memperkuat solidaritas.

Simbolis serah terima jabatan pengurus LO Sketsa periode 2021 kepada pengurus periode 2022.
Sumber: DNK TV–Anggita Fitri Chairunisa

Ketua LO Sketsa periode 2021, Pitri Amalia mengatakan pandemi tidak menjadi penghalang untuk tetap berkarya dan mencetak prestasi yang membanggakan.

“Tahun 2021 kita terhalang oleh pandemi, semuanya menjadi serba online. Semoga di tahun 2022 menjadi titik terang bagi kita, bisa bertemu secara tatap muka. Banyak belajar dari pandemi, menjadi gebrakan baru untuk melakukan proker secara online. Semoga menjadi semangat yang lebih besar untuk meneruskan visi misi dan membawa nama baik fakultas dakwah,” ucapnya.

Sarah Nabila Muklis, Ketua LO Sketsa Periode 2022 sendiri berharap pengurus masa bakti 2022 bisa membawa cahaya kembali untuk LO Sketsa yang sempat terhenti akibat pandemi.

“Saya berharap, saya dan seluruh pengurus masa bakti 2022 bisa membawa cahaya kembali untuk LO Sketsa, karena sempat terhenti untuk kegiatan-kegiatan secara offline akibat pandemi,” ujarnya.

Nabila juga menyampaikan inovasi yang akan dilakukan oleh LO Sketsa di tahun 2022 demi memperbesar sinergi dan mengharumkan nama Fdikom melalui prestasi-prestasi yang diraih.

“Dengan memulai kegiatan-kegiatan baik secara offline maupun online, seperti latihan rutin, live class melalui media sosial seputar perempuan, kecantikan, public speaking, dan terjun untuk tampil dan mengikuti perlombaan-perlombaan baik dalam kampus maupun di luar kampus,” imbuh Nabila.

Fdikom Pinta DNK TV Lebih Komitmen

Fdikom Pinta DNK TV Lebih Komitmen

Reporter Fauzah Thabibah; Editor Tiara De Silvanita

Suasana rapat koordinasi di Meeting Room Fdikom Lantai 1.
Sumber: DNK TV-Fauzah Thabibah

Wakil Dekan (Wadek) Bidang Kemahasiswaan dan Kepala Laboratorium (Kalab) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan rapat koordinasi bersama Lembaga Penyiaran Kampus (LPK) DNK TV dan RDK FM secara tatap muka di Meeting Room lantai 1 Fdikom. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (17/1) pukul 13.00 WIB.

Rapat ini membahas tindak lanjut pihak fakultas dalam memperhatikan kinerja dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan DNK TV dan RDK FM. Sehingga kedua LPK ini dapat meningkatkan mutunya dalam berkarya.

Wadek Bidang Kemahasiswaan Fdikom, Cecep Castrawijaya mengimbau agar DNK TV dan RDK FM lebih meningkatkan sistem koordinasi yang baik dengan fakultas.

Wadek Bidang Kemahasiswaan sedang memberikan arahan kepada anggota DNK TV.
Sumber: DNK TV-Fauzah Thabibah

Dalam rapat disampaikan bahwa saat ini pihak fakultas belum melakukan peresmian renovasi terhadap studio baru penyiaran DNK TV.

“Belum adanya serah terima antara pihak vendor dengan pihak fakultas, jadi studio baru masih belum bisa digunakan,” ujarnya.

Kalab Fdikom, Zakaria menyampaikan, nantinya jalur SOP yang ada di DNK TV diperbaiki agar segala liputan yang berkaitan dengan berita fakultas dapat segera naik tayang.

Cecep Castrawijaya kembali mengimbau semua kegiatan DNK TV dan RDK FM harus terstruktur. Juga perlunya meningkatkan keterlibatan tenaga pengajar seperti mengundang dosen sebagai narasumber dalam program acara Ramadhan.

Pihak Fakultas berharap ke depannya baik DNK TV maupun RDK FM dapat lebih menjaga koordinasi serta komitmen yang baik dengan fakultas.

Berbagi Kebahagian dalam Tali Kasih Dosen untuk Karyawan

Berbagi Kebahagian dalam Tali Kasih Dosen untuk Karyawan

Reporter: Chandra Hermawan; Editor: Tiara De Silvanita


Foto Bersama, dalam kegiatan Tali kasih Dosen Untuk karyawan, Rabu (12/1)
Sumber: DNKTV-Kevin Philips

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan Tali Kasih Dosen untuk Karyawan pada Rabu, (12/01). Kegiatan ini diselenggarakan di ruang teater Gedung Fdikom UIN Jakarta yang dihadiri sekitar 30 orang diantaranya dekan, dosen, staff non PNS, pramusaji, pramubakti, satpam  Fdikom UIN Jakarta.

Rangkaian diawali pembukaan pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fdikom Suparto, selanjutnya sambutan dari perwakilan dosen yaitu Umi Musyarofah, kemudian pemberian rezeki dari dosen, acara ditutup dan diakhiri dengan doa.

Dekan Fdikom Suparto mengatakan latar belakang dari terselenggaranya acara  ini adalah bahwa Fdikom terdiri dari beberapa bagian orang dangan fungsi yang berbeda-beda namun tidak ada perbedaan dalam basis struktur.

“Jadi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi adalah organisasi dimana terdapat manusia berbeda-beda  dengan fungsi yang berbeda-beda,” ucap Suparto.

Acara ini sebagai cara untuk mempererat hubungan individu dan membangun rasa kekeluargaan sehingga hubungan antara pimpinan, dosen dan karyawan terbangun rasa `kekeluargaan.

Selain itu, Dosen Fdikom Umi Musyarofah, menyampaikan bahwa merupakan suatu kewajiban setiap manusia untuk saling berbagi.

“Dosen mempunyai tambahan rezeki dan harus kita bagi karena yang awal tadi kita saling bersama-sama” ucap Umi Musyarofah.

Sambutan dekan Fdikom UIN Jakarta, Suparto dalam acara Tali Kasih Dosen Untuk Karyawan, Rabu(12/9).

Selama masa pandemi acara ini bukan pertama kali diselenggarakan, pada tahun 2021 telah diselenggarakan empat kali dengan cara yang bervariasi.

Salah satu pegawai Fdikom, Syahirul alim berharap semua bagian dari Fdikom terus menjaga rasa kekeluargaan dan keharmonisan, tidak ada perbedaan dan tetap saling membantu.

“Saya sebetulnya belum terlalu lama di sini baru sekitar delapan bulan belum satu tahun tetapi sudah merasakan suasana nyaman,” ungkap Syahirul Alim.

Tahap Interview MDP 12 DNK TV: Mampu Melahirkan Insan Adaptif

Tahap Interview MDP 12 DNK TV: Mampu Melahirkan Insan Adaptif

Reporter Farah Nur Azizah; Editor Fauzah Thabibah

Proses Interview calon anggota DNK TV oleh anggota penuh DNK TV
Sumber: Divisi Publikasi MDP 12-DNK TV

Dakwah dan Komunikasi Televisi atau biasa dikenal dengan sebutan DNK TV merupakan lembaga penyiaran komunitas dibawah nauangan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta yang bergerak dibidang broadcasting.

Salah satu acara tahunan DNK TV ialah menyelenggrakan perekrutan anggota baru atau biasa disebut Media Development Program (MDP) 12, diperuntukan bagi mahasiswa Fdikom semester 1 dan 3 yang memiliki minat didunia broadcasting.

Saat ini, rangkaian acara MDP 12 telah memasuk tahap wawancara, yang dilakukan setelah penutupan Open Recruitment pada (27/11) sampai (18/12). Adapun jumlah peserta MDP 12 terdaftar sebanyak 115 yang terdiri dari mahasiswa Fdikom.

Tahapan wawancara ini dilaksanakan selama dua hari secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting mengingat situasi yang masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Wawancara ini dilakukan secara virtual melalui zoom meeting karena mengingat kegiatan kita dilaksanakan pada saat pandemi. Namun, alasan lain pula kita membuat wawancara via onlien untuk tetap menjaga kualitas dari interview tersebut. Dimana kita juga ingin menilai secara objektif pada saat interview,” papar Organizing Committe MDP 12, Muhammad Nazar Gunawan.

Pada hari pertama proses wawancara, sebanyak 75 peserta yang diwawancarai. Selanjutnya pada hari kedua berjumlah 40 peserta, yang dimulai pada pukul 09.30-14.00 WIB.

Saat proses interview berlangsung melalui Zoom Cloud Meeting pada Senin (20/12)
Sumber: Divisi Publikasi MDP 12-DNK TV

Station Manager DNK TV 2021, Rian Fahardhi Risyad mengatakan MDP 12 tahun ini terdapat banyak perbedaan mengenai kriteria penerimaan anggota baru. Terutama di era saat ini yang dituntut untuk dapat adaptif dengan teknologi. Maka kriteria yang diharapkan bagi calon anggota DNK TV ialah adaptif yaitu dapat menyesuaikan diri dengan keadaan.

“Kita mau anggota DNK yang baru ini bisa beradaptasi dengan semua soft skill ataupun kemampuan yang ada. Jadi yang benar-benar kita terima kualitas-kualitas mahasiswa Fdikom yang memang punya kemauan untuk belajar, menerima, dan tentunya menghasilkan pemikiran yang kritis, kreatif, dan membawa marwah sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Nazar menambahkan bahwa kriteria Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibutuhkan DNK TV yaitu mahasiswa yang penuh semangat aktif dalam belajar mengenai dunia penyiaran.

“SDM yang dibutuhkan di DNK TV itu ya militan, karena di DNK TV membutuhkan orang-orang yang penuh semangat aktif dan penuh gairah. Dalam artian bisa menciptakan kreatifitas dalam bidang broadcasting guna menghadirkan generasi yang lebih berkualitas.”

Adapun tanggapan dari peserta MDP 12, Qois Ali Humam merasa dengan adanya tahap interview ini sangat baik guna melihat sejauh mana niat dan kesiapan sebagai peserta dalam mengikuti pelatihan MDP 12.

“Pertanyaan yang diberikan ketika interview tadi seputar pengetahuan kita dalam dunia broadcasting, tanggapan kita seputar DNK TV, seberapa besar kesiapan dan komitmen kita ketika tergabung menjadi anggota DNK TV, dan pertanyaan lainnya. Menurut saya Interview yang tadi saya jalani sangat baik untuk kita sebagai peserta MDP 12. Untuk melihat sejauh mana niat dan kesiapan kita dalam mengikuti pelatihan MDP 12 ini,” ucap Qois.

Maka dengan adanya pelatihan MDP 12 ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang lebih baik, berkomitmen, bertanggung jawab, serta menghasilkan pemikiran yang kreatif dan kritis. Sebab di DNK TV kita akan belajar banyak bagaimana profesionalitas itu diterapkan ketika melaksanakan tugas.

Perkuat SIMDAK, Fidkom UIN Bandung Lakukan Studi Banding dengan Fdikom UIN Jakarta

Perkuat SIMDAK, Fidkom UIN Bandung Lakukan Studi Banding dengan Fdikom UIN Jakarta

Reporter Kireina Yuki; Editor Elsa Azzahraita

Foto bersama pasca studi banding SIMDAK Fidkom UIN Bandung dengan Fdikom UIN Jakarta.
Sumber: DNK TV_Farhan

Sistem Informasi Manajemen Administrasi Akademik (SIMDAK) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fidkom) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan kunjungan studi banding dengan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta pada Kamis (16/12), bertempat di meeting room lantai 2 Gedung Fdikom.

Turut hadir Dekan Fdikom UIN Jakarta Suparto, Wakil Dekan II Bidang Adkum Sihabuddin Noor, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Cecep Castrawijaya, Ketua SIMDAK Fidkom UIN Bandung, Hajir Tajiri dan jajaran lainnya.

Ketua SIMDAK Fidkom UIN Bandung, Hajir Tajiri mengatakan kunjungan studi banding ini dilakukan guna mendapatkan pengetahuan yang lebih terutama dalam pengolahan SIMDAK.

“Tentu dasar dilaksanakan studi banding ini untuk mendapatkan pengetahuan yang berguna terkait pengolahan SIMDAK UIN Bandung agar ke depan lebih baik, itu yang kami harapkan, ” ujar Hajir.

Rangkaian acara dalam kunjungan ini tidak jauh dari pertemuan hangat antara kedua belah pihak dan pengunjungan beberapa ruangan fakultas.

Pembahasan mengenai implementasi SIMPERDAKOM milik Fdikom UIN Jakarta.
Sumber : DNKTV_Farhan

Salah satu fokus utama yang dibahas yakni mengenai implementasi SIMPERDAKOM, yang merupakan sistem persuratan yang dimiliki Fdikom UIN Jakarta. Bukan hanya pengenalan, namun juga membahas bagaimana sistem tersebut disimulasikan.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fdikom UIN Jakarta Cecep Castrawijaya menyambut baik kunjungan studi banding ini. Ia mengatakan bahwa ini dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masing-masing pihak, terutama dalam pengelolaan dan pengembangan sistem informasi akademik di Fakultas.

“Terimakasih hari ini salah satu universitas di Indonesia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkunjung ke Fdikom UIN Jakarta. Kunjungan ini tentu akan menjadi pembelajaran bagi masing-masing pihak,” tutur Cecep.

FDK UIN Semarang Sambangi Fdikom UIN Jakarta

FDK UIN Semarang Sambangi Fdikom UIN Jakarta

Reporter Annisa Nahwan; Editor Fauzah Thabibah

Berlangsungnya kunjungan FDK UIN Walisongo Semarang ke Fdikom UIN Jakarta pada Senin (13/12).
Sumber: DNK TV-Maulana Fajri

Kunjungan studi banding Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang pada hari Senin (13/12) merupakan bentuk kunjungan balasan dari UIN Walisongo Semarang kepada Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta tahun 2020 lalu.

Kegiatan ini tujuan untuk meningkatkan dan memperkuat kerja sama yang terjalin antara keduanya. Selain itu, studi banding ini juga bertujuan untuk pengusulan bahan adopsi pengembangan FDK UIN Walisongo Semarang, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk kerja sama yang lebih konkret di tahun 2022 seperti yang dijelaskan oleh Dekan FDK UIN Walisongo Semarang, Ilyas Supena.

“Memberikan wawasan untuk tim kami mengenai pengelolaan, sarpras (sarana dan prasarana), dan manajemen pengelolaan lainnya di Fdikom UIN Jakarta. Untuk menambah sesuatu yang kurang dan melengkapi sesuatu yang sudah ada agar ke depannya semakin maju.” Ungkap dekan FDK UIN Walisongo Semarang.

Potret Dekan FDK UIN Walisongo Semarang, Ilyas Supena saat memberikan sambutan.
Sumber: DNK TV-Maulana Fajri

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh niat mempererat tali silaturahmi untuk berproses membangun dan memperkuat jaringan (networking), terutama perencanaan untuk pengembangan laboratorium FDK UIN Walisongo Semarang. Adanya hal tersebut

sebab UIN Jakarta telah menjadi salah satu referensi laboratorium FDK UIN Walisongo Semarang.

Harapan dengan diadakannya kunjungan ini selain untuk mempererat silaturahmi antar PTKIN juga untuk bekerja sama dalam bidang publikasi jurnal.

Dekan Fdikom UIN Jakarta, Suparto mengatakan bahwa dirinya menyambut dengan hangat dan menyampaikan dengan adanya pertemuan ini diharapkan bisa memberikan kualitas yang bagus di antara keduanya agar semakin berkembang dan maju.

“Pertemuan ini tidak hanya sekedar kunjungan dan perjanjian saja, namun juga diharapkan bisa memberikan kualitas yang bagus antara Fdikom UIN Jakarta dan FDK UIN Walisongo Semarang,” ujar Dekan pada wawancara langsung pada saat kunjungan telah usai.

Harapan dari kedua Instansi agar bisa berkembang dan maju dalam bidang teknologi serta manajemen dalam suatu program studi yang memiliki kesamaan diantar keduanya. Hal itu juga di ungkapkan oleh Dekan dari Fdikom UIN Jakarta dan FDK UIN Semarang.

Kedua belah pihak menyampaikan akan bekerja sama untuk perkembangan diera revolusi 4.0.

“Dengan kemajuan jaman teknologi serta kemampuan Fdikom UIN Jakarta yang membuat kami berkunjung untuk bekerja sama.” Kata Dekan FDK UIN Walisongo Semarang saat berkunjung ke studio DNK TV Fdikom UIN Jakarta.

Milad Dakwah: Wisdom, Freedom, Creativity

Milad Dakwah: Wisdom, Freedom, Creativity

Reporter Jahra Nur Fauziah; Editor Fauzah Thabibah

Enau sedang menyanyikan lagunya untuk meriahkan acara Milad Dakwah 2021
Sumber: DNK TV – Muhammad Nazar Gunawan

Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Dema Fdikom) menggelar rangkaian acara terakhir pada Sabtu (4/12).

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya, yaitu Webinar dan Olimpiade Dakwah, acara ini di hadiri oleh Enau, Putra Selora, dan Remember of Today sebagai guest star, dengan bertemakan Wisdom, Freedom, Creativity.

Acara ini dibuka dengan penampilan dari LSO Fdikom yaitu Kontras dan dimeriahkan oleh Syndicate Karaoke. Juga sambutan sambutan yang dibawakan oleh Ketua Pelaksana dan Ketua Umum Dema Fdikom.

“Segala rangkaian yang ada di Milad Dakwah ini diharapkan dapat menimbulkan rasa kepercayaan diri dan minat bakat masing-masing mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi,” ujar Muhammad Fachrurozi selaku Ketua Pelaksana Milad Dakwah 2021.

Para penonton acara terakhir Milad Dakwah 2021
Sumber: DNK TV – Muhammad Nazar Gunawan

Salah satu penonton dari mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Semester 1, Siti Masrifah mengatakan acara ini sangat menghibur dan juga berdampak positif.

“Acara ini sangat menarik dan bisa menjadi tempat refreshing kita karena banyak hiburan hiburan didalamnya, dan juga bernilai positif karena didalam Milad Dakwah ini juga ada rangkaian santunanya.”

Ketua Umum Dema Fdikom, Aji Juasal Mahendra berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang temu kangen antara para demisioner, alumni bahkan mahasiswa baru di Fdikom.