Sema Fdikom Adakan Pengajuan Penurunan serta Cicilan UKT, Simak Perbedaan Prosesnya!

Sema Fdikom Adakan Pengajuan Penurunan serta Cicilan UKT, Simak Perbedaan Prosesnya!

Reporter Pria Mulya Lugina; Editor Riyasti Cahya Rabbani dan Syaifa Zuhrina

Ilustrasi pembayaran UKT. (Freepik/@pch.vector)

Memasuki tahun ajaran baru, Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menginformasikan adanya pengajuan keringanan dan pencicilan Uang Kuliah Tunggal (UKT) khusus Mahasiswa Fdikom UIN Jakarta yang dapat dilakukan secara online melalui aplikasi AIS.

Namun, Ketua Umum Sema Fdikom, Puja Sagita menjelaskan bahwa hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

“Untuk pengajuan yang bisa dilakukan melalui AIS hanya terkait keringanan UKT, sedangkan tata cara pencicilan UKT bisa dilihat pada bio akun instagram Sema Fdikom,” ucapnya saat diwawancarai Reporter DNK TV pada Selasa (2/8).

Halaman pengajuan keringanan UKT. (ais.uinjkt.ac.id)

Berikut ini tata cara melakukan pengajuan penurunan UKT melalui aplikasi AIS UIN Jakarta :

  1. Buka situs ais.uinjkt.ac.id
  2. Kemudian login menggunakan akun ais mahasiswa
  3. Lalu klik menu
  4. Kemudian pilih mahasiswa
  5. Pilih UKT
  6. Lalu daftar keringanan UKT
  7. Pilih tambah data
  8. Dan isilah semua hal yang diperlukan untuk pendataan
  9. Lalu klik simpan

Puja Sagita juga menjelaskan bahwa pengajuan keringanan UKT ini dianjurkan untuk mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi karena dibutuhkan berkas pendukung sebagai syarat pengajuannya.

“Jadi nanti saat daftar bisa memasukan berkas keterangan bahwa memiliki kendala membayar UKT. Misal karena orang tua PHK, orang tua meninggal, dan sebagainya,” terangnya.

Adapun beberapa berkas yang dapat menjadi syarat pengajuan keringanan UKT :

  1. Akta kematian (jika orang tua meninggal dunia)
  2. Surat PHK (jika ada pemutusan hubungan kerja dari tempat bekerja)
  3. Surat keterangan pailit (jika mengalami kerugian usaha atau pailit)
  4. Surat penutupan usaha (jika mengalami penutupan usaha)
  5. Surat penurunan pendapatan (jika mengalami penurunan pendapatan secara signifikan).

Sedangkan terkait alur pengajuan pencicilan UKT dapat disimak berikut ini :

  1. Unduh formulir pencicilan UKT pada tautan http://surl.li/bjhxh
  2. Isi form dengan benar
  3. Kumpulkan formulir pencicilan di ruangan Tata Usaha Fdikom
  4. Setelah terkonfirmasi, silakan mulai pencicilan UKT sesuai anggaran yang ditetapkan pada formulir pengajuan

Adanya kabar ini, salah satu Mahasiswa UIN Jakarta Maghreza Rifsanzani mengaku salah paham dengan adanya kedua program tersebut yang dapat diajukan melalui aplikasi AIS tanpa perlu mendatangi kampus.

“Tadinya saya kira kedua program tersebut bisa dilakukan tanpa harus ke kampus dan melalui AIS, ternyata hanya pengajuan keringanan UKT yang bisa dilakukan melalui AIS,” ujarnya.

Meski begitu, ia tetap merasa senang dengan adanya kabar ini. Sema Fdikom menginformasikan juga bahwasannya program pengajuan penurunan dan cicilan UKT sendiri sudah berlangsung sejak Jumat (29/7) sampai 7 Agustus mendatang.

“Mungkin harapannya program ini bisa membantu mahasiswa yang sedang kesulitan ekonomi dalam membayar UKT,” tutup Maghreza saat diwawancarai langsung pada Selasa (2/8).

Saling Bersinergi: FUAD IAIN Kendari Kunjungi Fdikom UIN Jakarta

Saling Bersinergi: FUAD IAIN Kendari Kunjungi Fdikom UIN Jakarta

Reporter Diatma Luthfi; Editor Taufik Akbar Harefa

Foto bersama dalam kunjungan FUAD IAIN Kendari dengan Fdikom UIN Jakarta, Selasa (21/12). DNK TV-Prayoga Adya

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mendapat kunjungan studi banding dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, bertempat di Fdikom UIN Jakarta, pada Selasa (21/12).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FUAD IAIN Kendari Nuruddin, dan disambut hangat oleh Dekan Fdikom UIN Jakarta Suparto, beserta jajaran dekanat lainnya. 

Kunjungan ini merupakan implementasi dari kerjasama yang sudah digagas jauh sebelumnya di tahun 2019. Dan ini bentuk upaya untuk dipresentasikan terutama dalam rangka mengimplementasikan merdeka belajar kampus merdeka, sehingga komunikasi antara pimpinan dan lembaga intens agar kerjasama ini bisa terwujud dan terbentuknya penguatan secara kelembagaan kedua belah pihak.

Dekan FUAD IAIN Kendari Nuruddin mengatakan, adapun rencana program yang akan digarap lebih lanjut antar Fdikom UIN Jakarta dengan FUAD IAIN Kendari diantaranya terkait pengembangan sumber daya manusia dan kolaborasi dalam berbagai program. 

“Ya adapun programnya adalah terkait dengan perguruan tinggi khususnya penguatan sumber daya manusianya, seperti misalnya ada dosen yang mengajar di IAIN Kendari, ada juga misalnya mahasiswa kami yang mau belajar di UIN Jakarta, saling bersinergi khususnya dalam  program studi Komunikasi. Atau kolaborasi dalam bentuk program lainnya ada KKN atau hal hal yang bisa kedua belah pihak tersebut ada titik temu program yang harus kita kembangkan contohnya KKN Nusantara,” ujar Nuruddin.

Ia pun berharap kerjasama ini dapat terus berjalan dan menjadikan Fdikom UIN Jakarta sebagai kiblat untuk sama-sama belajar.

“Tentunya adalah kegiatan silaturahim ini tidak hanya berakhir dalam silaturahim biasa, tetapi ditindaklanjuti dalam bentuk program-program yang sudah kita rencanakan bersama baik tahapan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Dengan kebijakan merdeka belajar kampus merdeka tentu ini kolaborasi antara lembaga pendidikan ini harus semakin diperkuat. Agar kita dapat membangun sebuah peradaban itu tidak bisa jalan sendiri tetapi i terutama Fdikom UIN Jakarta, ini luar biasa ada beberapa kiblat yang bisa kita jadikan kiblat yang harus kami banyak belajar,” sambungnya. 

Foto bersama dalam kunjungan FUAD IAIN Kendari dengan Fdikom UIN Jakarta, Selasa (21/12). DNK TV-Prayoga Adya

Sementara itu Dekan Fdikom UIN Jakarta Suparto, menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan kedua pihak untuk saling bersinergi dan menguntungkan satu sama lain.

“Dimana dalam era sekarang ini penguatan sebuah perguruan tinggi tidak mungkin kita tumbuh sendirian, tanpa kemudian mengkonkretkan. Peluang-peluang apa yang kira-kira kedepan bisa memperkuat kerjasama misalnya adalah pertukaran mahasiswa, mungkin ada kolaborasi kegiatan mahasiswa bakti sosial, kemudian penguatan praktikum mahasiswa, kemudian kerjasama penelitian dosen, publikasi jurnal, dan tidak mesti UIN Jakarta selalu bagus. Ya kita bisa belajar banyak tradisi-tradisi kebaikan dari perguruan tinggi lain. Saling bersinergi dan menguntungkan satu sama lain,” tutur Dekan Suparto. 

Ia juga menyampaikan Fdikom UIN Jakarta setahun terakhir telah banyak menerima kunjungan, bukti UIN Jakarta masih menjadi best practice academic.

“Fakultas dakwah dan komunikasi ini dalam tahun 2021 itu sudah banyak sekali perguruan tinggi yang berkunjung. Ini menunjukkan bahwa UIN Jakarta masih menjadi kiblat ya istilahnya best practice academic atau praktek-praktek terbaik dalam tata kelola perguruan tinggi untuk menghasilkan prestasi akademik dan non akademik.”

Pekuat Kelembagaan, Fdikom UIN Jakarta dan FDK UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama

Pekuat Kelembagaan, Fdikom UIN Jakarta dan FDK UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama

Reporter Jenni Rosmi Aryanti ; Editor Elsa Azzahraita

Foto bersama antara Dekanat Fdikom UIN Jakarta dengan FDK UIN Suska Riau pada Rabu (2/12).
Sumber : Naura_DNKTV

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mendapat kunjungan kerja sama dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau yang bertempat di meeting room lantai 2 Gedung Fdikom, pada Rabu (2/12).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekanat Fdikom, di antaranya Wakil Dekan I Bidang Akademik Siti Napsiyah, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum Sihabudin Noor, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Cecep Castrawijaya. Turut hadir, Dekan FDK UIN Suska Riau Imron Rosidi beserta staff akademik FDK UIN Suska Riau,

Adapun tujuannya guna menjalin silaturahmi dan kerja sama antar kedua instansi. Imron menjelaskan kerja sama ini dilakukan guna mendukung penguatan kelembagaan.

“Penguatan kelembagaan ini berupa persiapan akreditasi, sertifikasi pembimbing manasik haji, dan sempat diskusi terkait dengan persiapan S-2 Program Studi (Prodi) Manajemen Dakwah, orientasinya ialah kedua instansi dapat maju bersama, berkolaborasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas masing-masing lembaga secara bersama-sama,” ujar Imron.

Adapun bentuk kerja sama yang dibuat, Pertama, melakukan riset atau menulis artikel bersama. Kemudian, tindaklanjut kegiatan ini ialah sertifikasi pembimbingan haji dengan melibatkan Fdikom UIN Jakarta, dimana akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Program sertifikasi pembimbingan haji ini tentu akan melibatkan Fdikom UIN Jakarta, karena di fakultas kami belum pernah melakukan program sertifikasi haji, jadi kami berkolaborasi dengan Fdikom UIN Jakarta yang sudah pernah melakukan sertifikasi haji,” jelasnya.

Penyerahan cenderamata kepada UIN Suska Riau pada kegiatan kunjungan kerja sama.
Sumber : Naura_DNKTV

Kedua, pihak Dekanat FDK UIN Suska Riau akan meminta supervisi atau arahan dalam rangka membentuk S-2 Prodi Manajemen Dakwah. Selain itu, Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) pun sudah mulai didiskusikan.

“Termasuk Program MBKM pun itu akan kita tindak lanjuti bagaimana ke depan mahasiswa fakultas dakwah di dua instansi yang berbeda ini bisa bertukar dan belajar,” ujarnya.

Wakil Dekan I Bidang Akademik Fdikom UIN Jakarta Siti Napsiyah menjelaskan kerja sama ini dibuat dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh kedua instansi. Bentuk implementasi perpoin dari MoU tersebut dibuat dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Harapan kami dengan adanya kerja sama ini tentu kita terbangun kerja sama yang konkrit tentang pertukaran mahasiswa atau dosen atau ikut riset. Bentuk kerja sama ini akan jadi poin besar akreditasi nantinya,” ujar Wadek Napsiyah.