Fdikom Pinta DNK TV Lebih Komitmen

Fdikom Pinta DNK TV Lebih Komitmen

Reporter Fauzah Thabibah; Editor Tiara De Silvanita

Suasana rapat koordinasi di Meeting Room Fdikom Lantai 1.
Sumber: DNK TV-Fauzah Thabibah

Wakil Dekan (Wadek) Bidang Kemahasiswaan dan Kepala Laboratorium (Kalab) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan rapat koordinasi bersama Lembaga Penyiaran Kampus (LPK) DNK TV dan RDK FM secara tatap muka di Meeting Room lantai 1 Fdikom. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (17/1) pukul 13.00 WIB.

Rapat ini membahas tindak lanjut pihak fakultas dalam memperhatikan kinerja dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan DNK TV dan RDK FM. Sehingga kedua LPK ini dapat meningkatkan mutunya dalam berkarya.

Wadek Bidang Kemahasiswaan Fdikom, Cecep Castrawijaya mengimbau agar DNK TV dan RDK FM lebih meningkatkan sistem koordinasi yang baik dengan fakultas.

Wadek Bidang Kemahasiswaan sedang memberikan arahan kepada anggota DNK TV.
Sumber: DNK TV-Fauzah Thabibah

Dalam rapat disampaikan bahwa saat ini pihak fakultas belum melakukan peresmian renovasi terhadap studio baru penyiaran DNK TV.

“Belum adanya serah terima antara pihak vendor dengan pihak fakultas, jadi studio baru masih belum bisa digunakan,” ujarnya.

Kalab Fdikom, Zakaria menyampaikan, nantinya jalur SOP yang ada di DNK TV diperbaiki agar segala liputan yang berkaitan dengan berita fakultas dapat segera naik tayang.

Cecep Castrawijaya kembali mengimbau semua kegiatan DNK TV dan RDK FM harus terstruktur. Juga perlunya meningkatkan keterlibatan tenaga pengajar seperti mengundang dosen sebagai narasumber dalam program acara Ramadhan.

Pihak Fakultas berharap ke depannya baik DNK TV maupun RDK FM dapat lebih menjaga koordinasi serta komitmen yang baik dengan fakultas.

Welcoming Gathering DNK TV: Wadah Menambah Wawasan

Welcoming Gathering DNK TV: Wadah Menambah Wawasan

Reporter Hasna Nur Azizah; Editor Aulia Gusma Hendra

Host Jahra Nur Fauziah (kanan) dan General Manager DNK TV, Dedi Fahrudin dalam Welcoming Gathering MDP 12 (24/12).

Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV) Fdikom UIN Jakarta menyelenggarakan Welcoming Gathering sebagai acara pembuka Media Development Program (MDP) 12 bertajuk “How Cyberpsychology Protect Us?” secara daring Jumat (24/12).

MDP 12 adalah program tahunan DNK TV untuk merekrut anggota baru yang merupakan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) semester 1 dan 3 yang memiliki minat di dunia broadcasting.

Acara ini di awali dengan sambutan oleh Kepala Laboratorium Fdikom Zakaria. Kemudian,  menghadirkan Founder of @cyberpsychology Anisa Ifana sebagaipembicara, General Manager DNK TV Dedi Fahrudin, dan Station Manager DNK TV Rian Fahardhi Risyad.

Materi pertama disampaikan oleh Rian Fahardhi Risyad dengan tema Structural Management of DNK TV. Ia memperkenalkan DNK TV, program kerja, sekaligus pencapaian-pencapaian DNK TV kepada para peserta.


Station Manager DNK TV Rian Fahardhi Risyad menyampaikan materi bertajuk Structural Management of DNK TV (24/12).

Rian menyampaikan bahwa DNK TV bisa menjadi wadah yang tepat buat mahasiswa yang ingin menambah ilmu pengetahuan.

“DNK TV adalah wadah yang pas untuk teman-teman yang mau belajar dan menerima. Jika teman-teman merasa sudah punya banyak ilmu, pengalaman, dan tidak mau belajar lagi, mungkin bukan tempat yang pas,” jelasnya.

General Manager DNK TV Dedi Fahrudin menjelaskan mengenai sejarah TV nasional dan komunitas, khususnya Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) DNK TV. Ia menjelaskan proses berdirinya DNK TV dari awal hingga saat ini.

Founder of @cyberpsychology Anisa Ifana menjelaskan mengenai Cyberpsychology. Cyberpsychology merupakan ilmu yang mempelajari aspek psikologis dari pengggunaan teknologi dan bagaimana hal itu berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Dalam materinya, ia memaparkan bagimana cara membuat personal branding di sosial media dan berpesan agar selalu meningkatkan skill yang ada.

Narasumber, Founder of @cyberpsychology Anisa Ifana menyampaikan materi mengenai Cyberpsychology (24/12).

“Manfaatkan waktu sebaik-baiknya di DNK TV dan selalu melihat opportunity yang ada,” ujarnya.

Menurut salah satu Peserta MDP 12 Mutiah Nur Rahmah, bahwa materi pada acara MDP 12 sangat menambah wawasannya. Ia juga berpesan agar perihal teknis lebih diperhatikan lagi sebelum mulainya acara agar tidak terjadi kendala.

“Baru hari pertama seru sekali, jadi tahu sejarah sebelum terbentuknya DNK TV sampai sebesar sekarang itu seperti apa. Apalagi ketika materi tentang cyberpsychology itu sangat menambah wawasan,” katanya.

Tahap Interview MDP 12 DNK TV: Mampu Melahirkan Insan Adaptif

Tahap Interview MDP 12 DNK TV: Mampu Melahirkan Insan Adaptif

Reporter Farah Nur Azizah; Editor Fauzah Thabibah

Proses Interview calon anggota DNK TV oleh anggota penuh DNK TV
Sumber: Divisi Publikasi MDP 12-DNK TV

Dakwah dan Komunikasi Televisi atau biasa dikenal dengan sebutan DNK TV merupakan lembaga penyiaran komunitas dibawah nauangan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta yang bergerak dibidang broadcasting.

Salah satu acara tahunan DNK TV ialah menyelenggrakan perekrutan anggota baru atau biasa disebut Media Development Program (MDP) 12, diperuntukan bagi mahasiswa Fdikom semester 1 dan 3 yang memiliki minat didunia broadcasting.

Saat ini, rangkaian acara MDP 12 telah memasuk tahap wawancara, yang dilakukan setelah penutupan Open Recruitment pada (27/11) sampai (18/12). Adapun jumlah peserta MDP 12 terdaftar sebanyak 115 yang terdiri dari mahasiswa Fdikom.

Tahapan wawancara ini dilaksanakan selama dua hari secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting mengingat situasi yang masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Wawancara ini dilakukan secara virtual melalui zoom meeting karena mengingat kegiatan kita dilaksanakan pada saat pandemi. Namun, alasan lain pula kita membuat wawancara via onlien untuk tetap menjaga kualitas dari interview tersebut. Dimana kita juga ingin menilai secara objektif pada saat interview,” papar Organizing Committe MDP 12, Muhammad Nazar Gunawan.

Pada hari pertama proses wawancara, sebanyak 75 peserta yang diwawancarai. Selanjutnya pada hari kedua berjumlah 40 peserta, yang dimulai pada pukul 09.30-14.00 WIB.

Saat proses interview berlangsung melalui Zoom Cloud Meeting pada Senin (20/12)
Sumber: Divisi Publikasi MDP 12-DNK TV

Station Manager DNK TV 2021, Rian Fahardhi Risyad mengatakan MDP 12 tahun ini terdapat banyak perbedaan mengenai kriteria penerimaan anggota baru. Terutama di era saat ini yang dituntut untuk dapat adaptif dengan teknologi. Maka kriteria yang diharapkan bagi calon anggota DNK TV ialah adaptif yaitu dapat menyesuaikan diri dengan keadaan.

“Kita mau anggota DNK yang baru ini bisa beradaptasi dengan semua soft skill ataupun kemampuan yang ada. Jadi yang benar-benar kita terima kualitas-kualitas mahasiswa Fdikom yang memang punya kemauan untuk belajar, menerima, dan tentunya menghasilkan pemikiran yang kritis, kreatif, dan membawa marwah sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Nazar menambahkan bahwa kriteria Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibutuhkan DNK TV yaitu mahasiswa yang penuh semangat aktif dalam belajar mengenai dunia penyiaran.

“SDM yang dibutuhkan di DNK TV itu ya militan, karena di DNK TV membutuhkan orang-orang yang penuh semangat aktif dan penuh gairah. Dalam artian bisa menciptakan kreatifitas dalam bidang broadcasting guna menghadirkan generasi yang lebih berkualitas.”

Adapun tanggapan dari peserta MDP 12, Qois Ali Humam merasa dengan adanya tahap interview ini sangat baik guna melihat sejauh mana niat dan kesiapan sebagai peserta dalam mengikuti pelatihan MDP 12.

“Pertanyaan yang diberikan ketika interview tadi seputar pengetahuan kita dalam dunia broadcasting, tanggapan kita seputar DNK TV, seberapa besar kesiapan dan komitmen kita ketika tergabung menjadi anggota DNK TV, dan pertanyaan lainnya. Menurut saya Interview yang tadi saya jalani sangat baik untuk kita sebagai peserta MDP 12. Untuk melihat sejauh mana niat dan kesiapan kita dalam mengikuti pelatihan MDP 12 ini,” ucap Qois.

Maka dengan adanya pelatihan MDP 12 ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang lebih baik, berkomitmen, bertanggung jawab, serta menghasilkan pemikiran yang kreatif dan kritis. Sebab di DNK TV kita akan belajar banyak bagaimana profesionalitas itu diterapkan ketika melaksanakan tugas.

CreaTalk CBX 2021: How Social Media Shapes The Way We Think

CreaTalk CBX 2021: How Social Media Shapes The Way We Think

Reporter Anggita Fitri Chairunisa; Editor Fauzah Thabibah

Creatalk, acara puncak Campus Broadcasting Expo (CBX) 2021.
Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi CBX 2021

Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV) UIN Jakarta menyelenggarakan CreaTalk sebagai acara puncak Campus Broadcasting Expo (CBX 2021) pada Sabtu, (16/10). Pada tahun Ini CreaTalk CBX mengusung tema “How Social Media Shapes The Way We Think”.

Ketua pelaksana CBX 2021, Taufik Nur Rohman mengatakan bahwa kegitan ini bertujuan untuk membuka pikiran masyarakat mengenai sosial media.

“Tema dari CreaTalk CBX 2021 adalah How Social Media Shapes The Way We Think, itu kita angkat melihat dari kondisi masyarakat sekarang yang terbilang pendidikan terkait media sosial cukup rendah maka dari itu kita ingin CBX hadir untuk masyarakat secara luas agar nantinya masyarakat lebih terbuka akan pengetahuan-pengetahuan terkait media sosial,” ujar Taufik.

CreaTalk ini menghadirkan Jurnalis SCTV, David Rizal, content creator, Fardi Yandi, serta komedian, Pandji Pragiwaksono, selain itu dimeriahkan juga dengan penampilan spesial dari Ruang Baca.

Pemaparan materi oleh David Rizal di acara CreaTalk CBX 2021, Sabtu (16/10).
Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi CBX 2021

David Rizal mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, ia juga menyatakan tema yang diangkat pun sangat menarik dan penting untuk dibahas.

“Ngomong masalah anak muda milenial pasti erat kaitannya dengan sosial media, aku yakin pasti teman-teman panitia dan peserta semuanya adalah pengguna sosial media, apa yang ingin kita lakukan dan bicarakan pasti ada pengaruhnya dengan sosial media, jadi menurut aku acara ini penting banget karena jangan sampai apa yang kita lihat di sosial media mentah-mentah kita adaptasi, kita anggap itu benar karena ada pepatah bilang yang kamu lihat di sosial media belum tentu itu aslinya di dunia nyata,” tutur David Rizal kepada tim liputan DNK TV, Sabtu (16/10).

Berbeda dengan sebelumnya, selain mengadakan perlombaan news presenter, CBX 2021 juga mengusung perlombaan TikTok challenge, dan virtual class untuk berbagi ilmu secara cuma-cuma. Dalam virtual class ini diajarkan ‘How to be a Powerful Speaker’ oleh Founder Bicarapede Academy, M. Syafiul Muktapa, dan juga dibekali ilmu ‘The Art of Copywriting’ oleh Dwi Andika Pratama Founder of Impactful Writing.

Meilita Elaine, pemenang lomba news presenter CBX 2021 merasa sangat antusias dengan seluruh rangkaian acara CBX 2021. Ia juga pernah menjadi juara kedua pada lomba news presenter CBX tahun lalu. Meilita pun mengungkap rahasia suksesnya menjadi juara lomba news presenter kepada tim liputan DNK TV.

“Aku mulai ikut lomba-lomba pada tahun 2019 akhir dan berlanjut sampai saat ini. Di CBX tahun lalu aku dapat juara 2, dan aku merasa mungkin aku belum pantas dapat juara satu, tapi dari situ aku mencari keunggulan si juara satu, juara tiga, lalu aku belajar bahwa kita harus punya ciri khas diri sendiri, jadi tidak usah berharap jadi orang lain tapi lakukan yang terbaik saja,” jelasnya. 

Salah satu peserta CreaTalk, Imam Kurniawan beranggapan bahwa kegiatan ini memberikan banyak manfaat serta kesan positif.

“Banyak banget yang didapatkan dari acara CreaTalk ini, yang pertama tentang bagaimana bijak dalam bersosial media, mengantisipasi hoax yang beredar dengan cara menyaring dulu baru men-sharing seperti yang Bang David bilang. Narasumber kedua juga luar biasa sekali, Bang Fardi yang menyampaikan bagaimana cara kita memulai menjadi seorang konten kreator, dan ditutup dengan closing dari Bang Pandji yang luar biasa banget materinya tentang bagaimana kita membuat sebuah konten yang dapat menghibur diri kita, jadi bukan hanya untuk kesenangan orang lain melainkan kesenangan kita sendiri, acaranya keren banget,” ucapnya.

David Rizal berharap semoga pengguna sosial media di Indonesia dapat menjadi warganet yang bijak dan beradab agar menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang maju.

“Harapanku untuk semua pengguna social media khususnya anak muda, yuk sama-sama sekarang melek media, melek digital, kita jadi pengguna social media atau netizen yang beradab. Think before you click, think before you share, think before you type the comment. Jadi jangan sampai jarimu harimaumu. Jadilah netizen yang bijak agar menunjukkan bahwa Indonesia itu negara yang maju bukan negara yang bobrok.”

Virtual Class CBX 2021: How To Be A Powerful Speaker

Virtual Class CBX 2021: How To Be A Powerful Speaker

Reporter Dani Zahra Anjaswari; Editor Ainun Kusumaningrum

Pembukaan Virtual Class CBX 2021oleh Kepala Laboratorium FDIKOM, Zakaria.
Sumber: DNK TV-Dani Zahra Anjaswari

Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV) UIN Jakarta mengadakan Virtual Class Campus Broadcasting Expo (CBX) 2021 bertema “How To Be A Powerful Speaker”, melalui virtual zoom meeting, pada Senin (11/10).

Virtual Class CBX 2021 merupakan rangkaian dari acara CBX yang diadakan selama 2 hari pada 11–12 Oktober 2021, sebelum menuju acara puncak yaitu Creatalk nanti.

Acara ini dibuka oleh Kepala Laboratorium Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), Zakaria dan dihadiri lebih dari 100 peserta.

“Teruslah semangat dalam berkarya dengan kreatifitas melalui suara, konten, tulisan untuk menebarkan sesuatu yang positif bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Founder Bicarapede Academy, M. Syafiul Muktapa sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa public speaking bukan hanya soal bicara tetapi belajar untuk membuat orang lain percaya dan bisa melakukan public speaking di mana pun.

Selain itu, ia juga menyampaikan mengenai memaksimalkan 3P dalam public speaking yaitu penggunaan gesture, pengemasan vocal, dan penyusunan kalimat dan diksi.

“Dalam public speaking kita tidak perlu memperhatikan soal good looking seseorang karena hal tersebut tidak memengaruhi apapun,” jelasnya.

Setelahnya, ia kembali menambahkan bahwasanya good smiling bisa sangat mempengaruhi ucapan seseorang dalam berbicara.

“Saat penyampaian public speaking di depan kamera posisi kamera perlu diperhatikan agar gerak tangan, mimik wajah bisa terlihat oleh para audiens.”

Pemaparan Materi oleh M. Syafiul Muktapa
dan diskusi bersama peserta Virtual Class CBX 202 , Senin (11/10).
Sumber: Sumber: DNK TV-Dani Zahra Anjaswari

Selama pemaparan materi berlangsung para peserta terlihat aktif bertanya, berdiskusi serta berlatih public speaking bersama narasumber yang membuat acara semakin interaktif dan menarik.

“Sebelum tampil kita harus memperhatikan suara kita. Dan disarankan untuk menghindari makanan pedas, gorengan serta minuman es dan lebih baik meminum air putih.” Ucap Syafiul menyarankan.

Syafiul juga menjelaskan mengenai teknik sebelum tampil lainnya seperti humming. Saat melakukan humming perlu penataan dalam intonasi, volume, tempo, artikulasi, tone suara dan aksenturasi.

“Nada dalam pembicaraan juga harus dikelompokkan agar audiens merasa nyaman saat mendengarkan kita berbicara.”

Dipenghujung pemaparan, Syafiul memberikan pesan kepada para peserta,  sebagai bentuk motivasi.

“Sebagai manusia kita harus mampu berkomunikasi dengan baik karena dengan komunikasi kita bisa membuat orang lain percaya dengan diri kita seperti yang disampaikan oleh Pandji Pragiwaksono, ngomong itu gak doang, ngomong itu bisa menggerakan orang-orang. Yuk kita belajar komunikasi dengan baik agar orang lain bisa mengetahui kualitas dalam diri kita!” Pungkasnya.

Menjadi Content Creator yang Berkualitas Ala Nunuzoo

Menjadi Content Creator yang Berkualitas Ala Nunuzoo

Reporter Latifahtul Jannah; Editor Elsa Azzahraita

Nurul Azka mengisi materi dalam kegiatan ngobrol inspiratif.
Sumber: DNK TV-Latifahtul

Dinas Pemuda dan Olahraga Tangerang Selatan menggandeng DNK TV untuk mengadakan Tangsel Youth Fest 2021, dimana salah satu acaranya adalah “ngobrol inspiratif” bertema How to be Inspiring Content Creator secara virtual, pada Sabtu (2/10).

Acara ini diisi oleh Content Creator inspiratif, Nurul Azka atau biasa dikenal degan Nunuzoo. Ia menjelaskan bahwa konten bukan sekedar basa-basi namun merupakan informasi dan tersedia melalui media.

“Konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik, kata kunci nya adalah informasi, jika berbicara media, media juga sangat luas, ada media lama dan media baru, media lama seperti koran, dan media baru seperti sosial media,” jelas Nurul.

Menurutnya, membuat konten yang berkualitas memang tidak mudah, diperlukan niat, tekad, dan komitmen yang terarah.

“Cara membuat konten berkualitas menurut saya adalah pertama luruskan niat dan tujuan, temukan inpirasi dari keresahan diri sendiri dan sekitar, dari keresahan tersebut berikan solusi baik dalam bentuk motivasi ataupun hiburan, dan paling penting adalah aksi dan tidak berhenti,” lanjut Nurul.

Cara membuat konten berkualitas versi Nurul Azka.
Sumber: DNK TV – Latifahtul

Nurul mengatakan, terkadang dalam memulai sesuatu kita terjepit dengan keadaan serba sempit, alat yang seadanya menjadi alasan yang utama.

“Jangan jadikan alat sebagai hambatan, Karena saya yakin dalam membuat konten bukan alat yang utama melainkan ide yang menjadi kunci utama,” tegas Nurul.

“Sekarang era sudah canggih, jika ga bisa editing atau lainnya manfaatkan youtube dan teknologi itu sendiri,” sambungnya.

Nurul juga menjelaskan proses pembuatan video ada pra produksi, produksi dan pasca produksi. Pra produksi seperi penentuan ide, membuat script dan naskah, produksi seperti melakukan shooting, pasca produksi seperti mengedit.

Salah satu peserta yang merupakan mahasiswa UIN Jakarta, Maulana Fajri menjelaskan jika acara tersebut sangat menarik dan bermanfaat. .

“Saya pribadi sangat puas dengan acara tersebut karena narasumber yang dihadirkan ahli, sehingga materi pembahasan menjadi menarik bahkan diajarkan implementasi yang baik juga,” ucap fajri

Diharapkan dengan adanya acara ini, dapat menambah wawasan dan motivasi untuk seluruh masyarakat, khususnya mahasiswa agar terus semangat dalam melahirkan konten-konten yang bermanfaat di era digital saat ini.

Optimalisasi Pemberdayaan dan Pengelolaan TV Online

Optimalisasi Pemberdayaan dan Pengelolaan TV Online

Reporter Ilham Ramadhan; Editor Farhan Mukhatami

Webinar Pengelolaan TV Online Pemberdayaan, Rabu (15/09).
Sumber: DNK TV-Ilham Ramadhan

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) UIN Jakarta menyelenggarakan webinar berjudul “Pengelolaan TV Online Pemberdayaan.” Pada Rabu, (15/9).

Ketua Program Studi (Kaprodi) PMI, Muhtadi menyampaikan bahwa  sebagai civitas akademika harus paham dan mengerti bagaimana media digital itu bekerja serta menggunakannya dengan bijak.

‘‘Dan tentunya dengan berlangsungnya acara webinar ini diharapkan bahwa kita sebagai civitas akademika antara dosen juga mahasiswa harus dengan benar-benar paham dan mengerti bagaimana media digital itu bekerja serta bagaimana kita menggunakan media digital itu dengan bijak,” ujar Muhtadi.

Dalam sambutan tersebut, dirinya ingin menjadikan media digital sebagai tempat menyiarkan kegiatan-kegiatan pemberdayaan sekaligus memberi manfaat dan mencerahkan kepada seluruh masyarakat bahwa kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh prodi PMI, penting dan bisa menjadi inspirasi untuk selalu lebih berdaya dan juga produktif.

Setelahnya, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh CEO BuruhOnlineTV, Muhammad Hafidz  dan General Manager DNK TV, Dedi Fahrudin.

‘‘Sangat sulit untuk kita melakukan pembelajaran tatap muka dengan banyaknya mahasiswa, maka hal yang paling mungkin dilakukan adalah dengan memanfaatkan aplikasi atau media sosial sebagai tempat kita belajar saat ini, dan perlu kalian ingat sebagai mahasiswa PMI bukan hanya memperhatikan bagaimana memberdayakan masyarakat saja, namun diperhatikan pula nilai dakwahnya,” ujar Hafidz.

Sedangkan Dedi Fahrudin membahas mengenai manajemen produksi konten video pemberdayaan. Menurutnya sebelum kita membuat sebuah konten, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu Standard Operating Procedure (SOP) ketika membuat sebuah konten. Tentu disana ada beberapa tahapan seperti Pre-Production, Rehearsal, Production, serta Post Production.”

Penjelasan Standard Operating Procedure (SOP) pada webinar: Pengelolaan TV Online Pemberdayaan, Rabu (15/09).
Sumber: DNK TV-Ilham Ramadhan

Dedi juga menjelaskan hal-hal yang harus dilakukan sebelum menggarap sebuah konten, yaitu pertama dalam tahap Pre-Production yakni penyampaian ide, pengaturan format, pengisi acara, dan juga penulisan naskah. Setelah itu masuk kedalam tahapan Rehearsal, lalu mulai untuk memproduksi sebuah konten serta pada akhirnya konten tersebut dapat di unggah pada media sosial dengan tujuan dapat ditonton orang lain, memberikan pesan yang terkandung dalam konten, serta menghibur para penonton.

Fdikom Kuatkan Sinergi Lembaga Penyiaran Komunitas Kampus

Fdikom Kuatkan Sinergi Lembaga Penyiaran Komunitas Kampus

Reporter Siti Nurhalizah; Editor Tiara De Silvanita

Suasana Rapat Koordinasi di Meeting Room Fdikom Lantai 2.
Sumber: DNK TV-Siti Nurhalizah

Jajaran Dekanat dan Kepala Subbagian (Kasubbag) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan rapat koordinasi bersama Lembaga Penyiaran Kampus (LPK) DNK TV dan RDK FM secara tatap muka di Meeting Room lantai 2 Fdikom. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (8/9) pukul 11.00 WIB.

Rapat ini membahas tindak lanjut pihak Fakultas dalam memperhatikan kinerja dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan DNK TV dan RDK FM. Sehingga kedua LPK ini dapat meningkatkan mutunya dalam berkarya.

Dekan Fdikom Suparto ketika menyampaikan arahan dalam rapat, Rabu (8/9).
Sumber: DNK TV – Siti Nurhalizah

Dekan Fdikom Suparto mengimbau agar DNK TV dan RDK FM mengejar isu-isu terkini sehingga dapat mewarnai diskursus masyarakat Indonesia, sehingga informasinya dapat dibaca secara luas. Sekaligus menjadi corong promosi bagi Fdikom secara khusus, maupun UIN Jakarta secara umum.

“Apapun produk dari DNK TV dan RDK FM, pertama adalah menjadi corong informasi dan corong promosi” ujar Suparto, Rabu (8/9).

Dalam rapat disampaikan bahwa saat ini pihak Fakultas sedang melakukan renovasi terhadap studio penyiaran DNK TV.

Wakil Dekan Bidang Adkum Fdikom Sihabudin menyampaikan, nantinya ruangan RDK FM yang berada di lantai 7 akan dipindah di samping studio DNK TV. Hal ini dilakukan agar kinerja DNK TV dan RDK FM bisa terkontrol secara maksimal.

Selain memberikan fasilitas yang dibutuhkan, pihak Fakultas juga bersedia memberikan bantuan pendanaan dalam kegiatan yang ingin diadakan oleh DNK TV dan RDK FM.

“Kami membuka peluang anda (DNK TV dan RDK FM) untuk melakukan pelatihan, nanti akan kita anggarkan. Kita sangat terbuka jika anda jauh-jauh hari mengontak kami,” ujar Sihabudin.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Cecep Castrawijaya mengimbau semua kegiatan DNK TV dan RDK FM harus terstruktur. Juga perlunya meningkatkan keterlibatan tenaga pengajar seperti mengundang dosen sebagai narasumber dalam program acara.

Pihak Fakultas berharap kedepannya baik DNK TV maupun RDK FM dapat meliput seluruh kegiatan-kegiatan Fakultas. Kegiatan ini diharapkan bisa masuk dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang mana sebagai tanda bahwa mahasiswa pernah aktif dalam dunia pemberitaan dan reportase.

Kolaborasi “Benteng Anti Kelaparan” bagi Masyarakat saat Pandemi

Kolaborasi “Benteng Anti Kelaparan” bagi Masyarakat saat Pandemi

Reporter Latifahtul Jannah; Editor Fauzah Thabibah

Poster Program Bantuan Kolaborasi Berbagi.

Gerak dan peran pemuda adalah peta baru untuk keluar dari rumitnya pandemi ini. Badai yang dihadapi terlalu besar dan kapal yang kita gunakan terlampau kecil, jika pergerakan ini dilakukan sendirian.

Salah satu bukti nyata dari pergerakan pemuda minggu ini yaitu Program Kolaborasi Berbagi, yang dilakukan Ikatan Cendekia Indonesia (ICI) bersama DNK TV, Meek Foundation, Yayasan Pondok Kasih, dan Harapan Pemuda Indonesia, menjadi solusi dalam menghadapi pandemi terutama di daerah Ciputat, Tanggerang Selatan.

DNK TV menjadi salah satu partner dalam langkah awal program kolaborasi ICI kali ini. Semakin berkembangnya teknologi, maka semakin banyak pula terobosan baru dalam industri media. Tentu hal ini dapat membuat perkembangan sayap kebaikan semakin bertambah luas.

Direktur ICI, Nur Muhaimin percaya dengan menggandeng DNK TV akan mampu menciptakan sebuah karya besar.

“Dalam program ini kita percaya tidak mampu menyelesaikan semuanya sendiri tanpa andil dari tim DNK TV, melihat DNK yang saat ini makin produktif meski dalam keadaan pandemi, kami yakin dengan kolaborasi yang apik ini mampu menciptakan karya yang bisa mendobrak media sosial saat ini,” ujar Nur Muhaimin.

Kolaborasi berbagi ini merupakan gerakan berbagi 1.500 paket nasi yang dilakukan setiap hari kepada yang membutuhkan.

Titik gerakan kolaborasi ini beraga di kawasan Legoso, Kampung Utan, Cirendeu, Pesanggrahan, Jl. Ki Hajar Dewantara, dan Kertamukti.

Penyaluran bantuan oleh tim Kolaborasi Berbagi

Krisis pandemi mengakibatkan kesejahteraan sosial menjadi kata asing ditelinga. Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah selama pandemi virus Corona juga tak jauh berbeda, realitanya bansos tidak cukup menopang krisis pandemi.

Sehingga dengan adanya Kolaborasi Berbagi ini, diharapkan dapat mengurangi tragedi kelaparan yang seolah-olah menjadi suratan takdir bagi fakir di masa pandemi ini berkurang.

“Jika dilihat realitanya bansos tidak cukup untuk membangun surutnya perekonomian Indonesia saat ini, sehingga dengan Kolaborasi Berbagi ini dapat mengurangi atau membantu program bansos dari bawah,” imbuh Nur Muhaimin.

Menurunnya pendapatan masyarakat sudah menjadi rahasia umum saat pandemi. Usaha yang gulung tikar juga sudah menjadi santapan lezat setiap pedagang-pedagang kecil. Tentu dengan adanya program berbagi ini menjadi angin segar bagi para penerimanya.

Mahasiswa UIN Jakarta, Alma muthi mengaku bahwa program ini sangat membantu dirinya.

“Dengan adanya program berbagi makanan ICI ini setidaknya dapat mengurangi sedikit beban yang ada pada masyarakat, khususnya bagi saya anak kosan, tentu hal ini sangat membantu sekali,” ungkapnya.

Najwa shihab pernah berkata Indonesia tidak tersusun dari batas peta, tapi gerak dan peran besar kaum muda.

“Mari kolaborasi untuk menyelesaikan persoalan negeri,” titah Nur Muhaimin.

DNK TV Virtual Tour dan Sharing Session bersama BINUS TV

DNK TV Virtual Tour dan Sharing Session bersama BINUS TV

Reporter Siti Nur Khofifah; Editor Elsa Azzahraita dan Nur Arisyah Syafani

Virtual Tour dan Sharing Session bersama Binus TV dan Binus TV Club, Kamis (15/7).

DNK TV mengadakan Virtual Tour dan Sharing Session bersama Binus TV dan Binus TV Club melalui zoom meeting pada Kamis (15/7). Kegiatan ini dihadiri oleh President of BINUS TV Club Clarissa Septiani dan Head of Public Relation BINUS TV Club Julian Andhika Diputra, Station Manager DNK TV Rian Fahardhi Risyad, dan Head of HRD DNK TV Tentya Noerani sekaligus sebagai moderator,  serta diikuti oleh seluruh anggota DNK TV.

Kegiatan ini diawali dengan pengenalan Binus TV dan Binus TV Club, dilanjut pengenalan kepengurusan, program-program hingga event yang diselenggarakan kedua lembaga tersebut.

Kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi pertemuan fisik membuat DNK TV belum bisa mengunjungi studio BINUS TV secara offline. Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa semangat para peserta Virtual Tour dan Sharing Seasson ini untuk mengenal sistem kepengurusan serta lingkungan di BINUS TV.

Pada sesi Virtual Tour, peserta diajak untuk melihat lingkungan di dalam studio Binus TV.

Sharing Session oleh Head of Public Relation BINUS TV Julian Andhika Diputra

Head of Public Relation BINUS TV Julian memaparkan, bagaimana anggota-anggota BINUS TV Club dapat menyesuaikan agenda kegiatan produksi serta event agar tidak bentrok dengan jadwal kuliah.

“Di BINUS TV Club kalau rapat atau ada acara kita berusaha bikin bahwa acaranya itu tidak jatuh diwaktu kelas atau waktu rapat, karena kita gak bisa lakuin hal itu,” jelas Julian.

Acara ini berlangsung dengan hikmat  dan ditutup dengan sesi foto virtual  Bersama. Clarissa juga mengajak DNK TV untuk mengunjungi studio BINUS TV setelah pandemi berakhir dan  mengimbau seluruh peserta  untuk tidak keluar rumah dan membatasi mobilitas  di luar rumah mengingat kasus Covid-19 di Indonesia sedang meningkat.

“Mungkin nanti kalau kalian mau main-main ke kita juga boleh  atau kita main ke kalian, atau  kalian  mau sharing apa ke kitab oleh banget. Oke terimakasih semoga teman-teman jangan keluar rumah yah karena ini pandemi lagi jahat-jahatnya” kata Clarissa sambal menutup acara virtual ini.

Head of HRD DNK TV Tentya juga menyampaikan harapannya, “Semoga pandemi segera berahir ya dan kita dari DNK TV bisa main dan mengunjungi studio BINUS TV secara offline,“ pungkas Tentya.