Syarat Masuk Hingga Daftar Film yang Diputar Bioskop

Syarat Masuk Hingga Daftar Film yang Diputar Bioskop

Syarat Masuk Hingga Daftar Film yang Diputar Bioskop

Produser: Akmalul Iman ; Penulis Naskah: Chandra Hermawan

Sumber: Antara Foto-Hafidz Mubarak A

Kasus positif Covid-19 di Indonesia menurun secara perlahan. Namun demikian,  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih diberlakukan. Walaupun begitu ada beberapa hal sudah bisa kita lakukan, salah satunya yaitu menonton film di bioskop. Pemerintah mengizinkan bioskop untuk kembali beroperasional untuk wilayah PPKM Level 2 dan Level 3. 

Dalam pembukaan bioskop ini protokol kesehatan tetap di perhatikan dengan menerapkan papan informasi dan mengaplikasikan floormarking di lingkungan bioskop. Untuk memenuhi protokol lainnya, bioskop menyediakan hand sanitizer serta sabun cuci tangan di toilet.

Namun, tidak hanya itu tetap dilakukan pemberlakuan aturan dan pembatasan bagi penonton di tengah pandemi Covid-19 seperti menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 melalui Aplikasi Peduli Lindungi, dan bagi masyarakat yang ingin menonton bioskop harus sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak dua kali. Aplikasi PeduliLindungi digunakan untuk mengetahui apakah pengunjung yang akan masuk bioskop sudah melakukan vaksinasi Covid-19 atau belum.

Sumber: langgam.id-Dian

Dilansir dari kompas.com berikut cara Scan Barcode untuk masuk ke bioskop yaitu dengan membuka Aplikasi Peduli Lindungi dan melakukan login klik menu Scan QR Code, kemudian scan QR Code yang ada di lokasi pintu masuk dan tunjukkan hasil QR Code Anda ke petugas bioskop. Hasil dari pemindaian akan menunjukkan apakah diizinkan untuk memasuk area mall. Warna hijau menunjukan bahwa diperbolehkan masuk. Namun, jika muncul warna kuning maka petugas akan melakukan verifikasi ulang dan apabila merah, maka tidak akan diizinkan masuk oleh petugas. Aturan selanjutnya tidak diperbolehkannya membawa makanan dan minuman kedalam gedung bioskop. Kemudian menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, serta memakai dua masker yang terdiri dari masker medis dan masker kain serta tidak dianjurkan untuk membuka masker. Selain itu, walaupun hand sanitizer telah disediakan pastikan membawanya sendiri dan menyimpannya di dalam tas untuk memudahkan kita saat akan mencuci tangan. Kemudian penonton tidak boleh lebih dari 50 persen kapasitas bioskop. Pengunjung berusia di bawah 12 tahun belum diperbolehkan masuk ke area bioskop dan bioskop hanya bisa dibuka di daerah berstatus PPKM Level 2 dan 3.

Selain diwajibkan mematuhi 6 langkah pencegahan Covid-19 di atas, pastikan kondisi badan dalam keadaan sehat saat berpergian maupun saat mengunjungi bioskop. Apabila merasa sakit, sebaiknya menunda untuk mengunjungi bioskop demi melindungi kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Berikut terdapat beberapa film yang akan ditayangkan oleh CGV dan Cinema XXI diantarnya Escape From Mogadishu, The Suicide Squad, Black Widow, Hard Hit, Fast Furious 9, Shang-Chi, Malignant, Free Guy, Jungle Cruise,  Space Jam: A new Legacy, Hitman’s Wife’s Bodyguard, Peter Rabbit 2: The Runaway, The Marksman, Jakarta vs Everybody, The Seventh Day, The Outpost, Gretel and Hansel.

Tes GeNose Sebelum Masuk Bioskop

Tes GeNose Sebelum Masuk Bioskop

Reporter Taufik Akbar Harefa; Editor Nur Arisyah Syafani

Pemerintah bakal menyediakan tes GeNose di bioskop
Sumber: TEMPO.CO

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah akan menyediakan sistem pemeriksaan Covid-19 melalui tiupan nafas atau GeNose di gedung-gedung bioskop.

Penyediaan GeNose ini, sebagai upaya pemerintah menghidupkan kembali industri perfilman tanah air.

“Untuk pengamanan bioskop nanti akan dipasang GeNose di gedung-gedung bioskop. Soal teknisnya masih akan dibicarakan dengan Pak Menparekraf (Sandiaga Uno),” ungkap Muhadjir melalui keterangan tertulis, Rabu (10/3).

Muhadjir memastikan, penerapan GeNose ini dilakukan demi menjamin keamanan penikmat film agar tidak ragu pergi ke bioskop dan kembali menikmati film produksi sineas tanah air.

Ia mengaku ingin masyarakat lebih percaya diri untuk kembali ke gedung bioskop setelah setahun pandemi Covid-19 merebak di Indonesia.

“Maksud kita agar masyarakat bisa segera percaya diri, aman untuk ke gedung bioskop. Sehingga industri perfilman juga para artis, awak perfilman bisa bekerja lebih aman, lebih nyaman, sehingga produksi kita bisa lebih lancar seperti sedia kala,” imbuhnya.

GeNose C19 adalah alat deteksi cepat Covid-19 yang dikembangkan oleh peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM). Alat ini diklaim memiliki tingkat sensitivitas 92% dan tingkat spesifisitas sekitar 95%. Karena kegunaannya yang dinilai efektif dan praktis, menjadi banyak dibutuhkan oleh berbagai pihak. 

Ernawati, salah seorang masyarakat mengaku bahwa kebijakan yang diambil pemerintah tepat. Ia berharap tes yang digunakan dapat mendeteksi virus Covid-19 pada orang tanpa gejala (OTG) sehingga efektif dan tepat sasaran.

“Sangat senang, ini adalah kebijakan yang tepat karena masyarakat akhirnya dapat merasakan suasana bioskop kembali, juga semoga tes yang digunakan dapat mendeteksi Covid-19 bahkan kepada OTG agar kebijakan ini tepat sasaran,” pungkasnya.

Keberadaan GeNose C19 diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan pelaksanaan mitigasi dan percepatan proses penanganan Covid-19 di Indonesia.