Hari Konsumen Nasional: Perlunya Menghargai Produk Sendiri

Hari Konsumen Nasional: Perlunya Menghargai Produk Sendiri

Reporter Hayyun Viddarayn; Editor Syaifa Zuhrina

Ilustrasi belanja. (Freepik/@pressfoto)

Setiap 20 April diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional yang diharapkan dapat meningkatkan konsumen akan hak dan kewajibannya, serta sebagai upaya penguatan kesadaran secara masif akan arti pentingnya hak dan kewajiban konsumen. Selain itu juga sebagai faktor peningkatan daya saing produk yang dihasilkan pelaku usaha dalam negeri dan menempatkan konsumen untuk menjadi agen perubahan dalam posisinya sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi.

Konsumen yang cerdas tentunya mereka yang membeli produk sesuai ketentuan serta mengutamakan penggunaan produk-produk dalam negeri. Karena hal tersebut akan meningkatkan daya saing perekonomian bangsa, yang tentu akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk menjadi konsumen yang cerdas adalah dengan cara mencari informasi mengenai produk yang akan dibeli serta membeli produk yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan.

Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat membuat umat muslim berlomba-lomba membeli berbagai keperluan untuk menyambut hari kemenangan tersebut . Untuk menjadi konsumen yang cerdas serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi maka berburu lah produk-produk dalam negeri dengan mencari produk berkualitas baik dan setara dengan produk luar negeri. Karena hal tersebut secara tidak langsung dapat membantu meningkatkan lapangan kerja di dalam negeri.

Ilustrasi konsumen membeli dagangan. (Pixaby/Pexels).

Salah satu Mahasiswa UIN Jakarta, Muhammad Ikhsan Farid memaparkan bahwa konsumen yang cerdas ialah konsumen yang mengetahui serta paham terkait nilai harga dengan kualitas barang yang dibeli.

“Konsumen yang cerdas itu pertama, yang bisa menempatkan diri sebagai konsumen yang memang sudah berniat membeli barang tersebut. Misalnya kita ingin membeli sesuatu tidak banyak memilih, tidak ribet, dan tidak repot seperti secara pembayaran,” ucap Ikhsan saat diwawancarai oleh Reporter DNK TV pada Selasa (19/4).

Kedua, tahu apa yang dia beli baik merknya apa dan harganya berapa. Jadilah konsumen yang bisa mengetahui dan paham barang yang dia beli sesuai dengan nilai harganya dengan kualitasnya,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan terkait harapan untuk konsumen kedepannya agar bisa memperhatikan serta menghargai buatan produk dalam negeri dengan cara membeli produk-produk tersebut.

“Harapan untuk konsumen kedepannya mungkin harus lebih memperhatikan lagi barang-barang yang akan dibeli terutama barang pakai. Mencari dulu baju buatan lokal sebelum buru-buru membeli baju buatan luar negeri. Konsumen Indonesia harus bisa lebih menghargai poduk lokalnya dengan cara membeli produk lokal.”