Spesial Hari Kartini : Fdikom Gelar Bedah Buku Karya Rektor UIN Jakarta

Reporter Qo’is Ali Humam; Editor Latifahtul Jannah dan Tiara De Silvanita

Suasana bedah buku “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik” di ruang meeting lt. 2 Fdikom (DNK TV/Muhammad Fajrul Amiq)

Bertepatan dengan Hari Kartini, Kamis (21/4), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan bedah buku yang berjudul “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik” yang diselenggarakan secara bauran di ruang meeting lantai 2 gedung Fdikom dan melalui Zoom Cloud Meeting.

Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis yang sekaligus penulis buku “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik”, Dekan Fdikom, Suparto, Wakil Dekan Bidang Akademik Fdikom, Siti Napsiyah. Juga dihadiri oleh para pembedah buku dari berbagai kalangan yaitu Staf Khusus Menteri Sosial RI, Faozan Amar, Dosen Fdikom, Bintan Humeira, Direktur Eksekutif Nurcholis Majid Society, Fachrurozi Majid, serta segenap civitas akademik dan mahasiswa Fdikom UIN Jakarta.

Diadakannya bedah buku ini selain sebagai bentuk penghargaan terhadap sosok perempuan di Hari Kartini juga bertujuan untuk mengupas berbagai tema dan substansinya. Sebagaimana yang tertera pada judulnya, buku ini mengusung tema besar terkait dakwah Islam hingga berbagai isu sosial dan politik yang kerap kali dijumpai di tengah masyarakat.

Dekan Fdikom, Suparto dalam sambutannya mengatakan bahwa buku ini menjadi penting terutama dalam dua tema besar bukunya, yaitu dakwah dalam konteks budaya hingga ekonomi umat, kemudian krisis politik Islam dan strategi melawan radikalisme.

“Buku ini mengulas tentang tantangan Islam dalam kebudayaan, dakwah perkotaan dengan model dan perkembangannya, lalu penekanan dakwah dalam konteks seni dan budaya. Oleh karena itu buku ini kami pilih sebagai salah satu sumber untuk kami belajar dan akan kami analisa isi buku ini yang sangat bermanfaat bagi civitas akademik Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi” ujarnya.

Recording 
DNKTV 
% Siti Napsivah 
Binta-. Humeira 
all Prof. Amany Lubis
Penulis buku “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik”, Amany Lubis memberikan sambutan melalui Zoom Meeting (DNK TV / Qo’is Ali Humam)

Amany Lubis mengungkap bahwa sebenarnya tema dalam buku ini tidak ada pembahasan tema yang terkhusus pada perempuan. Ia menjelaskan bahwa penamaan judul buku “Perempuan Bicara” karena memang itu adalah karya tulis yang dibuat oleh dirinya yang seorang perempuan, dan juga memiliki tujuan untuk menyuarakan emansipasi wanita, bahwa perempuan juga berhak untuk berbicara dan berkarya.

“Sebenarnya tema tidak ada tentang perempuan, yang ada tentang dakwah, seni, pendidikan, sejarah, kemudian ada juga tentang krisis ekonomi, pemberdayaan ekonomi, sosial politik, radikalisme, dan masih banyak lagi. Nah, alasan diberi judul khusus perempuan hanya untuk fokus bahwa ini adalah karya seorang perempuan”

Dosen Fdikom, Bintan Humeira selaku pembedah buku pada acara ini mengaku sangat mengagumi buku hasil karya Rektor UIN jakarta ini, Ia menyampaikan bahwa karena buku ini ditulis oleh seorang perempuan maka menjadi representasi yang mampu mematahkan stigma yang selama ini melekat pada diri perempuan, bahwa perempuan dianggap hanya mampu berkiprah pada urusan domestik dan pengasuhan.

“Buat saya buku ini sebagai optimisme, bahwa perempuan-perempuan Indonesia khususnya, punya ruang yang terbuka, dan berbagai kesempatan bisa diraih untuk terus berkarya. Buku ini juga dapat mengsinspirasi saya bahwa di tengah kesibukan penulis ternyata tetap mampu untuk menysusun pemikiran-pemikiran yang sangat relevan untuk kita bicarakan pada saat ini” ucapnya.

Di penghujung acara Staf Khusus Menteri Sosial RI, Faozan Amar, yang turut hadir dan menjadi pembedah buku memberikan closing steatment agar karya tulis yang luar biasa ini dapat memberikan inspirasi kepada perempuan Indonesia agar dapat terus berprestasi dan dapat memberikan pencerahan bagi para pembaca lainnya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.