Peresmian Safari Dakwah Prodi BPI sebagai Wadah Belajar

Reporter Ahmad Haetami

Sambutan Opening Safari Dakwah oleh Panitia Pelaksana.
Sumber: Dokumentasi panitia Safdak

Program Studi (Prodi) Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan Opening Safari Dakwah (Safdak), peresmian sebuah program tahunan rutin yang diikuti oleh mahasiswa BPI, di Desa Cibitung, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Selasa (18/1).

Peresmian Safdak yang dilaksanakan tahun ke-26 dengan tema “Melangkah dengan Cita untuk Merajut Ukhuwah dalam Bingkai Keberagaman” ini dilakukan setelah berjalannya kegiatan pelepasan di UIN Jakarta dan anjangsana, yakni kunjungan peserta ke rumah warga untuk bersilaturahmi dan menginformasikan kegiatan acara yang akan dilakukan nanti.

Sebelum pembukaan simbolis dengan pemukulan gong, Kepala Desa Cibitung mengatakan bahwa Safdak ini menjadi tantangan mahasiswa.

“Melihat tema yang diusung, konteks keberagamaan itu tidak bisa dipisahkan oleh konteks sosial, karena manusia hanya punya dua tujuan persoalan dalam hidup, yaitu agama dan sosial. Oleh karena itu, peran dari Safdak harapannya mahasiswa bisa menyukseskan dua tujuan hidup manusia tersebut. Ini tantangan bagi mahasiswa. Selesai Safari Dakwah, kualitas masyarakat bisa meningkat dari sebelumnya.”

Peresmian Safdak oleh Kepala Desa Cibitung.
Sumber: Dokumentasi panitia Safdak

Setelah acara Opening Safdak ini, ada banyak kegiatan yang nantinya akan dilakukan oleh mahasiswa. Di antaranya seminar sosial tentang pemilahan sampah, seminar agama yang dikemas melalui talk show, serta seminar kesehatan tentang pencegahan narkotika dan HIV. Selain seminar-seminar, ada juga cek kesehatan, pengobatan gratis, dan donor darah.

Selain hal-hal tersebut, akan dilaksanakan juga Safdak Champion Day, pembuatan saung baca, homestay, keputrian, dan akan ditutup dengan tablig akbar.

Ketua Pelaksana Safdak, Achmad Perdiansyah mengatakan acara Safdak merupakan bentuk peningkatan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Safdak ini memiliki tujuan guna meningkatkan mutu aplikatif dari Tri Dharma Perguruan Tinggi poin ke-3, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, di mana pengabdian ini menjadi wadah kita untuk belajar dalam memberikan suatu problem solving di bidang sosial, pendidikan, agama, dan berbagai kegiatan lainnya. Kami berharap Safdak ke-26 ini mampu mendorong masyarakat untuk menuju perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.


6 Komentar

Sayyid Althaf Hadi · Januari 19, 2022 pada 12:03 am

Semangattttt💃🏻🔥🔥🔥

chaturbate · Januari 22, 2022 pada 7:39 pm

chaturbate

Chatrubate · Januari 22, 2022 pada 7:41 pm

chatrubate

Chatrubatr · Januari 22, 2022 pada 7:43 pm

chatrubatr

Chaturbte · Januari 22, 2022 pada 7:43 pm

chaturbte

Chatrubat · Januari 22, 2022 pada 7:45 pm

chatrubat

Tinggalkan Balasan ke Chatrubat Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.