Miskonsepsi Bare Minimum di Kalangan Anak Muda

Penulis Indi Azizi Hayi’ Lana; Editor Latifahtul Jannah

Ilustrasi berpikir. (Istock/@istock)

Akhir akhir ini sedang ramai diperbincangkan di kalangan anak muda soal bare minimum. Namun, banyak orang yang salah mengartikannya. Beberapa hal yang kamu anggap istimewa, ternyata hal tersebut adalah perilaku yang wajar untuk dilakukan. Lalu, sebenarnya apa sih bare minimum itu?

Bare minimum ialah situasi dimana seseorang melakukan hal-hal yang sepantasnya dilakukan manusia pada umumnya. Singkatnya, bare minimum adalah standar yang paling rendah, atau perilaku moral yang sudah seharusnya dimiliki dan dilakukan oleh semua orang.

Banyak salah persepsi tentang persoalan mengapresiasi sebuah tindakan seseorang. Pasalnya, mungkin saja perlakuan tersebut adalah hal yang memang sudah seharusnya dilakukan.

Jika berbicara bare minimum dalam suatu hubungan, ambil saja contoh yang paling sederhana yaitu setia pada pasangan. Ini adalah salah satu contoh bare minimum dalam hubungan yang paling umum. Memang tak jarang terjadi kasus perselingkuhan dalam suatu hubungan. Namun, setia sudah menjadi keharusan disaat dua orang berkomitmen menjalani sebuah hubungan. Maka dari itu setia adalah hal dasar yang perlu dilakukan oleh setiap pasangan tanpa harus diminta.

Ilustrasi pemahaman bare minimum. (Istock/@istock)

Mahasiswi UIN Jakarta, Luthfi Retno berpendapat bare minimum sebagai tindakan yang wajar dilakukan.

“Kalau menurut saya pribadi bare minimum itu tindakan paling standar yang harus kita lakukan ya, singkatnya tindakan yang wajar,” jelas Luthfi.

“Contoh simplenya itu seperti menghormati yang lebih tua dari kita, menghargai orang lain, meminta maaf dan mengakui kesalahan. Hal-hal seperti itu kan memang sudah seharusnya kita lakukan,” tambah Luthfi.

“Contoh bare minimum di dalam hubungan ambil saja contoh paling simple seperti tidak berbicara nada tinggi, dan bisa menahan amarah saat pasangan kita melakukan kesalahan adalah termasuk bare minimum dan tidak perlu di apresiasi.” tutup Luthfi.

Jadi bisa dibedakan antara bare minimum dengan tindakan seseorang yang memang perlu diapresiasi. Garis besarnya, bare minimum itu tidak hanya berlaku pada sebuah hubungan saja tetapi berlaku untuk semua manusia.


3 Komentar

바카라 · September 23, 2022 pada 9:00 am

놀다 바카라 지금 온라인으로 라이브하고 놀라운 보너스를 받으세요

How to Register an Account with OKBET · September 29, 2022 pada 4:50 pm

I came to this site with the introduction of a friend around me and I was very impressed when I found your writing. I’ll come back often after bookmarking!
OKBet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.