Ciputat Menggugat: Pintu Doraemon Masih Setengah Ditutup!

Reporter Riyasti Cahya Rabbani; Editor Syaifa Zuhrina dan Tiara De Silvanita

Chris Sei le Ph.D. 
KEYNOTE SPEAKER 
Prof. Dr. H'. Aman Lubis M.A 
Or. Amin Abdullah 
MODERATOR 
wali din M.A. TESOL, 
UIN 
Bohrvl O, 
On Abdul M.Edy 
Nida 
Date 
Hours . 
September 16, 2022 
08.00 - 15.00 WIB 
COMING SOON 
Pinto 
M enøurangiSam?Å) 
JA JA NAN
Suasana Silence Action. (DNK TV/Akhmad Fattahul Rozzaq)

Kasus pintu Doraemon yang sempat ramai menjadi perbincangan dan pedagang Pesanggrahan kembali menuai aksi beberapa Mahasiswa UIN Jakarta. Hal tersebut terjadi karena alasan  penutupan pintu tersebut sampai sejauh ini masih tidak jelas serta bersikerasnya pihak rektorat untuk menutupnya. Mewakili mahasiwa atas kontrovesi penutupan pintu Doraemon, Aliansi Ciputat Menggugat mengadakan  Silence Action di Gerbang Keluar UIN Jakarta pada Senin (19/9).

Juru Bicara Aliansi Ciputat Menggugat, Rajif Parenrengi menegaskan  Silence Action dilakukan untuk mengilustrasikan secara tidak langsung kebijakan penutupan Doraemon yang  berimbas kepada sivitas akademika.

“Kebijakan ini (penutupan Pintu Doraemon) mengekang kita sivitas akademika, makanya kita pakai ilustrasi kandang,” ujar Rajif Parenrengi.

Kembalinya aktivitas mahasiswa di kampus ternyata tidak dengan Pintu Doraemon. Alih-alih dibuka, pintu tersebut justru terlihat ditutup dengan lapisan semen. Namun berdasarkan hasil pantauan tim DNK TV, ternyata pintu tersebut hanya ditutup dengan lapisan Glass Reinforced Concrete (GRC).

“Kalau teman-teman perhatikan memang sekilas tampak sudah ditutup karena menyaru warnanya dengan tembok, padahal sebenarnya tidak. Itu hanya ditutup dengan GRC. Artinya ini angin segar buat kita bahwa sebenarnya mereka (pihak Rektorat) masih fifty-fifty. Angin segar ini harus kita manfaatkan sebagai peluang karena Pintu Doraemon masih setengah ditutup”, tegas Rajif.

Trat-mendåtåi 
Mer
Suasana Silence Action. (DNK TV/Akhmad Fattahul Rozzaq)

Salah satu Mahasiswa UIN Jakarta, Naila Tunnada  menyampaikan kritiknya terhadap pihak Rektorat yang tetap bersikukuh menutup pintu Doraemon..

“Dengan ditutupnya pintu Doraemon  itu menghambat mahasiswa ke pesanggrahan karena di sana ada fotokopi dan jajanan yang lebih murah daripada di cangkir. Selain itu juga penutupan ini bisa dikatakan menghambat rezeki untuk pedagang di pesanggrahan,” ujar Naila saat diwawancarai tim DNK TV.

Aksi tersebut sempat menimbulkan sedikit kericuhan antara satpam dengan mahasiwa. Satpam menilai aksi tersebut mengganggu jalanan dan kurang pantas dilakukan saat lingkungan kampus sedang berduka atas wafatnya guru besar UIN Jakarta, Azyumardi Azra.

Rajif berharap semoga banyak mahasiswa yang semakin peka untuk ikut mempertahankan pintu Doraemon dengan tetap melakukan aksi sampai pihak Rektorat membuka kembali pintu kecil tersebut.

“Yang paling penting adalah keikutsertaan semakin banyak mahasiswa, tanpa harus bergabung. Mereka bisa melakukan aksi-aksi dalam bentuk lain yang mungkin terinspirasi dari Silent Action disini. Yang penting aksi ini harus tetap berlanjut,” tutur Rajif.


3 Komentar

bennett · September 23, 2022 pada 2:19 pm

놀다 바카라 지금 온라인으로 라이브하고 놀라운 보너스를 받으세요

waffle wordle · September 26, 2022 pada 12:04 pm

Two people can play Waffle game together, so have a go with friends and family, and use the keys to move Waffle game and his friend to find the missing items together

cookie clicker · September 29, 2022 pada 9:33 am

Truly, this article is really one of the very best in the history of articles. I am a antique and I sometimes read some new articles if I find them interesting. And I found this one pretty fascinating and it should go into my collection.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.