Sero Survei Antibodi, Penyebab PPKM Level 3 Dibatalkan?

Sero Survei Antibodi, Penyebab PPKM Level 3 Dibatalkan? 

Reporter Farah Nur Azizah; Editor Taufik Akbar Harefa

Ilustrasi PPKM
Sumber: Pexels

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 yang semula akan diterapkan pada akhir tahun ini berujung pada sebuah pembatalan. Pasalnya didasarkan pada capaian vaksinasi dosis pertama Jawa-Bali sudah mencapai 76 persen sedangkan dosis kedua hampir mendekati 56 persen.  

Dari laman CNN Indonesia, kebijakan PPKM level 3 diterapkan guna mencegah lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur mendatang. Namun, dibatalkan oleh pemerintah sehingga menimbulkan kritik oleh publik. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan bahwa PPKM level 3 dibatalkan sebab pihaknya sudah siap mengantisipasi penyebaran Covid-19. Tingkat tes, telusur, vaksinasi dan kekebalan masyarakat Indonesia jauh lebih baik dari tahun lalu, jelasnya. 

Dilansir dari kompas.com bahwa salah satu penyebab pembatalan ini juga karena masyarakat Indonesia dinilai sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19 yang tinggi yang menjadikan pertimbangan pemerintah dalam memutuskan perkara ini. 

Adapun pertimbangan lainnya sebab Covid-19 di Indonesia sudah menuju pada perbaikan yang signifikan. 

Ilustrasi Penerapan Protokol Kesehatan
Sumber: Pexels

Dosen Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, Ayat Rahayu menilai bahwa PPKM level 3 dibatalkan bergejala berat dan tidak menjadi masalah besar. Karena varian omicron dapat diminimalisir efeknya sebab sudah adanya “herd immunity” pada masyarakat terutama bagi yang sudah melakukan vaksinasi. 

“Setuju dari keputusan pemerintah dengan alasan varian omicron dapat diminimalisir efeknya karena sudah adanya “herd immunity” pada masyarakat dan terutama  yg sdh di vaksin sehingga bila ada terinfeksi virus varian baru tdk bergejala berat”,papar Dosen Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, Ayat Rahayu.

Namun, tambahnya bagi masyarakat yang sudah divaksin tak perlu dibatasi tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga kehidupan sosial dan aktivitas ekonomi tetap berjalan, juga pemulihan kehidupan sosial ekonomi terus berlanjut. 

Adapun tanggapan dari Mahasiswa UIN Jakarta, Lely Sajedah perihal pembatalan PPKM level 3 dinilai vatal. Sebab saat-saat liburan merupakan waktu dimana orang-orang akan berlibur sehingga menimbulkan kerumunan yang ditakutkan akan terjadi mutasi virus yang cepat. 

“Saat libur natal dan tahun baru orang-orang pasti akan berlibur, dan mengambil kesempatan tidak adanya PPKM maka orang akan banyak yg berkerumun di tempat umum. Dari hal itu saja sudah ditakutkan akan terjadi mutasi virus yg cepat, dan banyak” ujar Lely Sajedah. 

“Vaksin yg merata adalah di jawa dan bali lantas apakah Indonesia hanya mencakup jawa dan bali saja? Tentu tidak, maka seyogyanya kita harus saling menjaga. Dengan tetap menaati protokol kesehatan, dan bila perlu PPKM diterapkan, namun Jawa-Bali berbeda level dengan yang diterapkan pada sumatra dan lainya. Karena indeks kerataan penyebaran vaksin yang berbeda” tambahnya. 

Dikutip dari kompas.com bahwa nantinya akan dilakukan metode sero survei memakai tes darah untuk memeriksa antibodi tubuh terhadap virus. Dan dinilai lebih efektif guna mengukur paparan suatu populasi terhadap patogen virus SARS-CoV-2.

Maka dengan ini setiap dari kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan benar, ditunjang dengan pola makan yang sehat agar tetap mampu menjaga kesehatan. 

Membedah Kunci Sukses Masuk Kerja

Membedah Kunci Sukses Masuk Kerja

Reporter Kireina Yuki; Editor Ahmad Haetami

Tangkapan layar dari webinar
Sumber: DNK TV-Kireina Yuki

Pusat Karier UIN Jakarta menggelar webinar bertema “Key Factors Getting Hired”. Webinar ini berkolaborasi dengan MPM Rent dengan menghadirkan  narasumber yang berasal dari MPM Rent yang dilaksanakan via Zoom pada Selasa (23/11).

Acara dibuka dengan sambutan dari  Koordinator Bidang Recruitment dan Kerja Sama Umiyati.  Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai perusahaan MPM dan membantu mencari pekerjaan serta memberi ilmu mengenai cara menyusun Curriculum Vitae (CV) yang baik.

Webinar Ini diisi oleh dua narasumber dari MPM Rent yang membahas mengenai persiapan ketika menghadapi Interview atau proses memasuki dunia kerja seperti CV, resume, dan  juga bagaimana cara kita menghadapi proses interview.

Desi Nurjanah sebagai narasumber pertama menjelaskan materi mengenai faktor-faktor apa saja agar kita dapat diterima kerja oleh perusahaan dalam melamar kerja. Desi mengatakan bahwa kita harus mengetahui apa yang akan kita lakukan selanjutnya.

“Teman-teman harus memikirkan apakah teman-teman mau langsung mencari kerja atau lanjut lagi S2, sertifikasi atau yang lainnya. Itu harus teman-teman pikirkan dan semoga itu pilihan terbaik untuk teman teman,” tegas Desi.

Narasumber terakhir, Isma Dayant memberikan materi mengenai resume. Resume merupakan sebuah media untuk menampilkan diri dan kualitas diri. Isma mengatakan biasanya seorang pelamar itu baiknya menampilkan surat lamaran juga  dan juga harus mengetahui mengenai summary.

“Dalam resume itu biasanya surat lamaran atau cover letter dan juga CV. Hal itu sudah menjadi sesuatu yang wajib untuk seorang pelamar. Selain itu kalian juga harus mengetahui terkait summary dari profil diri kalian,” ujar Isma.

Isma juga menjelaskan cara membuat CV yang baik dan benar. Prinsipnya adalah stand against the crowd, yaitu dibuat secara manual tanpa menggunakan templat yang ada, desainnya kolom tunggal, hitam putih, dan tidak ada gambar atau ikon. Selain itu, konten yang disusun di bawah judul yang dapat diprediksi meliputi profil, ringkasan keterampilan, pengalam kerja, pendidikan. Dan, buat daftar berpoin yang menggambarkan keterampilan, pengalaman dan prestasi, idealnya menggunakan bahasa yang jelas, ringkas, dan deskriptif. Terakhir, gunakan jenis font yang profesional dan umum, seperti Times New Roman atau Arial.

Selain membuat CV yang baik, seorang pelamar menurut dia perlu memaksimalkan penggunaan LinkedIn untuk branding diri sendiri. Dia mengungkapkan beberapa alasan kenapa pelamar memerlukan LinkedIn, di antaranya adalah database rekrutmen paling signifikan di dunia, sebagian besar perekrut akan menghabiskan hari mereka dengan surfing di LinkedIn, dan 73% dari perekrut telah merekrut melalui media sosial dan 79% melalui LinkedIn.

Para narasumber di webinar
Sumber: DNK TV-Kireina Yuki

Salah satu peserta webinar yaitu Fanny Maharani Program Studi Ilmu Perpustakaan mengikuti webinar ini untuk mencari tahu lebih dalam mengenai bagaimana cara melamar yang baik seperti penulisan CV maupun cover letter.

“Sangat menarik dan bermanfaat webinar dan virtual hiring ini. Banyak insight baru ya untuk saya sendiri, seperti saya mendapatkan ilmu baru tentang penulisan CV yang baik dan benar, apa yang harus dan dilarang untuk dilakukan dalam bermedia sosial, dan adanya virtual hiring ini sangat membantu saya sebagai jobseeker untuk melamar pekerjaan,” Ujar Fanny.

Hype Tren Add Yours, Berujung Data Bocor

Hype Tren Add Yours, Berujung Data Bocor

Oleh Nisrina Fathin; Editor Ahmad Haetami

Ilustrasi Fitur Add Yours
Sumber: Twitter-@GelarPrakosa

Instagram merupakan salah satu media sosial tepopuler saat ini dengan lebih dari satu miliar penggunanya. Selain sebagai penghibur, Instagram dapat digunakan untuk bersosialisasi, berbagi informasi, dan mengetahui berita-berita yang sedang hangat.

Makin majunya teknologi saat ini, intagram merilis fitur terbaru. Fitur ini sangat digemari oleh penggunanya. Fitur tersebut adalah fitur Add Yours. Fitur Add Yours merupakan fitur terbaru yang bisa digunakan di Insta Story.

Fitur Add Yours memungkinkan pengguna Instagram untuk membagikan foto dari suatu perintah yang telah tertulis, misalnya seperti unggah foto masa kecil, foto bersama teman, dan lain sebagainya. Fitur ini belakangan mulai sering untuk digunakan dan berujung menjadi tren tersendiri di kalangan pengguna Instagram.

Di balik trennya, fitur ini ternyata malah dijadikan tempat yang mudah untuk menyita data-data pribadi. Banyak kejadian kejahatan atau penipuan akibat orang-orang menyebarkan data pribadi melalui fitur Add Yours, seperti menyebarkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP), nama panggilan, alamat rumah, tanggal lahir, dan lain-lainnya yang pada dasarnya hal tersebut tidak seharusnya diketahui oleh orang lain dan sangat berbahaya jika disebar secara detail di media sosial.

Ilustrasi Aplikasi Instagram
Sumber: unsplash.com

Kita bisa bebas membagikan berbagai informasi dan memanfaatkan berbagai fitur yang ada di media sosial kita, tetapi harus ada batasannya jangan sampai kita membagikan informasi pribadi atau oversharing. Menyebar data pribadi di media sosial rentan menyebabkan kejahatan siber dan bahkan penipuan.

Selain itu, Oversharing dapat mengakibatkan terjadinya penipuan yang dilakukan oleh hacker. Penipuan yang dilakukan dengan meniru identitas untuk menipu target. Identitas itu didapatkan dengan cuma-cuma melalui Instagram.

Dengan akibat buruk yang banyak ditimbulkan karena Oversharing, maka kita harus menyaring informasi sebelum memposting sesuatu untuk menjaga data pribadi yang sangat penting untuk keamanan diri sendiri  maupun orang lain.

kemenparekraf

Kemenparekraf Tetapkan 22 Rumah Produksi Peraih Bantuan Pemerintah Promosi Film

Kemenparekraf Tetapkan 22 Rumah Produksi Peraih Bantuan Pemerintah Promosi Film

Sumber: Sindonews

Sebanyak 22 rumah produksi film Tanah Air dinyatakan lolos seleksi Bantuan Promosi Film Indonesia dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan berhak menerima bantuan promosi penayangan film Indonesia dengan mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp 1.5 miliar. Pelaksanaan promosi film ini akan dilaksanakan mulai 26 Oktober hingga 10 Desember 2021.

Program bantuan yang diadakan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ini bertujuan untuk membangkitkan kembali industri perfilman Indonesia yang terkena dampak dari Covid-19 serta diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menonton dan mendukung kemajuan Industri film Indonesia.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) Muhammad Neil El Himam, menjelaskan bahwa setelah dilakukannya kurasi dan berbagai pertimbangan dalam memenuhi kelengkapan persyaratan, akhirnya terpilih 22 dari 48 rumah produksi yang telah melakukan pendafataran pada tahapan open call. Dalam kegiatan ini, pihak rumah produksi yang telah terpilih akan melakukan verifikasi akhir dan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai penerima bantuan promosi film Indonesia.

Dengan adanya program bantuan ini, Neil berharap kegiatan ini akan memberikan manfaat dan dapat membangkitkan kembali aspek deman dan supply ekosistem perfilman nasional saat kondisi pandemi Covid-19.

Berikut 22 film dan rumah produksi yang telah lolos dan mendapatkan Bantuan Pemerintah Promosi Film Indonesia:

  1. PT. Aksa Bumi Langit (Judul film: Alang-Alang)
  2. PT. Aneka Cahaya Nusantara (Judul film: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar)
  3. PT. Butik Innovasi Maleo (Judul Film: Cinta Bete)
  4. PT. Dapurfilm Production (Judul Film: Ibu)
  5. PT. Forka Sejahtera Nusantara (Judul Film: Yuni)
  6. PT. IFI Sinema Media (Judul Film: Akad)
  7. PT. Indie Picture (Judul Film: Teka-Teki Tika)
  8. PT. Introversi Film Indonesia Judul Film: Preman
  9. PT. Kawan Media Baharu (Judul Film: Autobiography)
  10. PT. Kharisma Starvision Plus (Judul Film: Yowis Ben 3)
  11. PT. Kreatifindo Multi Kreasi (Judul Film: Merindu Cahaya De Amstel)
  12. PT. Mahakarya Entertainmen Nusantara (Judul Film: Perjalanan Pertama)
  13. PT. Mira Lesmana Production Services (Judul Film: Paranoia)
  14. PT. Sinemata Indonesia Pratama (Judul Film: Kartu Pos Wini)
  15. PT. Smaradhana Pro (Judul Film: Bus Om Bebek)
  16. PT. Super Media Produksi (Judul Film: Roh Mati Paksa)
  17. PT. Telinga Mata Nusantara (Judul Film: Kadet 1947)
  18. PT. Tirta Lingkar Pratama (Judul Film: The Other Side)
  19. PT. Tri Mitra Eka Khata (Judul Film: Akhirat – A Love Story)
  20. PT. Uchy Mitra Suksesindo (Judul Film: The Flame)
  21. PT. Wahana Kreator Nusantara (Judul Film: Cinta Pertama, Kedua, Ketiga)
  22. PT. Falcon (Judul Film: Pintu Surga Terakhir)

Keunikan 3 Tradisi Upacara Kematian di Indonesia

Keunikan 3 Tradisi Upacara Kematian di Indonesia

Penulis: Fauzah Thabibah

Rambu Solo. Sumber: Youtube-Dzarwin Nur

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Dari Sabang di ujung Aceh sampai Merauke di tanah Papua, negara kita tercinta ini terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dan agama. Dengan adanya semboyan nasional Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika”, memiliki makna keberagaman sosial-budaya yang membentuk satu kesatuan atau negara.

Nusantara, sebutan lain untuk Indonesia adalah negara kaya akan kelompok etnik, dengan lebih dari seribu suku bangsa yang memiliki beragam tradisi.

Sebagai negara yang kaya akan tradisi, ada banyak sekali warisan budaya atau adat istiadat yang berkembang selama berabad-abad dan masih dilakukan hingga saat ini.

Berikut ini contoh upacara adat atau tradisi pemakaman di Indonesia yang memiliki ciri khas dan keunikan tertentu.

1. Rambu Solo di Sulawesi Selatan

Proses pengiringan jenazah dalam upacara adat Rambu Solo. Sumber: Youtube-Dzarwin Nur

Rambu Solo merupakan upacara adat kematian masyarakat Toraja di Sulawesi Utara yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada seseorang yang telah meninggal.

Uniknya, suku Toraja menganggap orang yang sudah meninggal baru akan dikatakan benar-benar meninggal ketika seluruh bentuk upacara Rambu Solo terpenuhi.

Oleh sebab itu, dalam ritual pemakaman ini anggota keluarga dari orang yang meninggal harus merawat jenazah selayaknya orang tertidur atau sakit. Jadi masih dilayani seperti orang hidup, tetap disediakan makanan, minuman, di baringkan di tempat tidur dan lain lain hingga proses upacara dinyatakan selesai.

2. Ikipalin di Papua

Anggota suku Dani yang telah kehilangan jarinya sebagai tradisi Ikipalin. Sumber: nationalgeographic.grid.id

Ikipalin merupakan salah satu upacara adat yang unik dan cukup ekstrem di Indonesia. Suku Dani yang mendiami pedalaman di lembah Papua mengungkapkan kesedihan mereka pada keluarga yang meninggal dengan memotong jari mereka. Ritual ini dilakukan agar malapetaka yang terjadi pada jenazah tidak terulang kembali.

Menurut suku Dani, menangis saja tidak cukup untuk mengungkapkan rasa kesedihan. Dengan memotong jari dan merasakan sakitnya dianggap mewakili hati dan jiwa yang teramat pedih karena kehilangan.

3. Ngaben di Bali

Description: ngaben
Prosesi pembakaran jenazah dalam upacara Ngaben di Bali. Sumber: kesrasetda.bulelengkab.go.id

Upacara Ngaben merupakan salah satu upacara adat yang terkenal di Indonesia. Menurut umat Hindu Bali, tujuan utama ritual pembakaran jenazah ini  adalah untuk mensucikan roh yang sudah meninggal dan mempercepat proses kembalinya jasad yang telah mati ke alam asalnya.

Orang yang melakukan upacara adat ini akan membakar jenazah dan setelah itu abu jenazah dihanyutkan ke laut atau sungai sebagai bentuk keikhlasan mereka melepas anggota keluarga.

Itu dia Exposer adat atau tradisi pemakaman di Indonesia yang memiliki ciri khas dan keunikan tertentu. Menurut Exposer semua, mana nih yang paling unik?

Bikin Rindu Masa Kecil, Mana Jajanan Jadul 90-an Favoritmu?

Bikin Rindu Masa Kecil, Mana Jajanan Jadul 90-an Favoritmu?

Penulis: Amanda Agnes .K.

Bagi Exposer yang lahir di tahun 1990-an tentunya sudah tak asing dengan beberapa jajanan jadul yang sempat hits pada zamannya. Jajanan hits di tahun 1990-an kini memang sudah langka dan sulit ditemukan, bahkan beberapa diantaranya sudah tidak diproduksi lagi. Padahal seru sekali rasanya jika bisa menikmati jajanan tersebut bersama teman-teman untuk bernostalgia. Nah, Exposer masih ingat nama-nama snack jadul tersebut? Yuk bernostalgia kita mengingat kembali jajanan yang hits di tahun 1990-an!

1. Cokelat Payung

Coklat Payung. sumber: Bukalapak.com

Siapa nih yang dulu suka banget ngemilin coklat payung kaya gini? Tiap kali makan coklat ini jadi ngerasa pegang payung dalam bentuk yang mini ya exposer. Dulu kayanya hampir di semua warung kita bisa menemukan jajanan yang satu ini. Tapi kini coklat dengan bentuk payung yang unik ini sudah sulit ditemukan loh Exposer.

2. Permen Karet “Yosan”

Sumber: Milenialis.id

Exposer! Siapa disini yang sering banget beli permen karet Yosan karena ingin mengoleksi bekas bungkusannya yang jika disusun menjadi Y-O-S-A-N? Eits, apa diantara kalian sudah pernah ada yang berhasil mengumpulkan semua hurufnya? Karena jika kamu berhasil mengumpulkan kelima huruf tersebut, kamu akan mendapatkan hadiah dari dari permen karet Yosan loh. Namun, salah satu huruf yang sangat susah untuk ditemukan ialah huruf ‘N’. Hal inilah yang menyebabkan jarangnya seseorang mendapatkan hadiah dari perusahan permen karet tersebut. Kira-kira kenapa bisa begitu ya Exposer? Tapi, ternyata ada kok yang berhasil mengumpulkan semua hurufnya dan mendapatkan hadiah. Wah beruntung banget ya Exposer!

3. Cokelat Kacamata

Sumber: Tokopedia

Salah satu jajanan jadul paling hits di era 90-an, yaitu coklat kacamata. Permen coklat yang dikemas seperti kacamata superhero ini seringkali menarik perhatian. Selain warna coklatnya yang warna-warni,  cokelat ini memilki bentuk kemasan yang menyerupai kacamata dan sering digunakan seperti kacamata sungguhan dengan cara mengaitkan karet ke sampingnya. Hayo, siapa yang sudah pernah coba pakai kacamata dari kemasan coklat yang satu ini?

4. Permen rokok

Sumber: Tentik.com

Exposer! Siapa yang dulu merasa keren kalo lagi makan permen rokok? Permen hits yang satu ini punya bentuk yang sama persis seperti rokok rokok. Permen ini benar-benar memiliki bentuk sangat mirip dengan rokok asli karena permen ini berbentuk silinder dan dilapisi kertas bergambar. Kira-kira siapa ya yang pertama kali memiliki ide untuk membuat permen rokok ini ya Exposer? Permen rokok ini punya dua varian lho, ada yang padat dan ada yang bubuk.

5. Mie Gemez

Sumber: bukalapak.com

Namanya aja Mie Gemez ya Exposer, pasti mienya sukses bikin kamu gemes sampe pengen remes deh. Mie Gemez ini bisa langsung dimakan tanpa perlu repot masak. Eits sebelum dimakan jangan lupa ditaburkan bumbu yang telah disediakan di dalam kemasan ya Exposer, supaya lebih nikmat.

Nah Exposer, dari beberapa jajanan jadul di atas, jajanan mana nih yang paling Exposer kangenin?

Voice of Baceprot: Band Metal Asal Garut yang Mendunia

Voice of Baceprot: Band Metal Asal Garut yang Mendunia

Reporter Diva Raisa Zananda; Editor Tiara  Juliyanti Putri

Member Voice of Baceprot
Sumber: medcom.id

Voice of Baceprot (VOB) atau “Baceprot” yang berarti berisik dalam bahasa sunda, tersusun dari tiga perempuan yang sebaya, yaitu Firdda Marsya Kurnia sebagai vokal dan gitar, Euis Siti Aisyah sebagai pemain drum, dan Widi Rahmawati sebagai pemain bass.  Mereka memulai perjalanan musiknya sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang dipersatukan oleh ekskul teater di sekolahnya.

Pada awalnya ketika di kelas, Siti suka memukul meja seakan akan itu alat musik perkusi, dialuni nyanyian dari Marsya. Karena tindakan kedua gadis tersebut mereka sering dipanggil guru Bimbingan Konseling (BK) yang kerap dipanggil Abah oleh mereka bertiga. Keluar masuk BK membuat Siti, Marsya, dan Widi semakin akrab dengan Abah, karena abah melihat ada potensi dari mereka bertiga kemudian tiga gadis tersebut belajar bersama perihal musik yang didampingi oleh Abah, dimulai dari ketidak tahuan tentang musik sampai menjadi hebat seperti sekarang.

Pernah mereka bertiga sedang melihat-lihat laptop Abah dan menemukan lagu Toxicity oleh Band Heavy Metal, System of a Down. Dari lagu itu mereka bertiga mencoba untuk meng-cover lagu itu dan merasa cocok memainkan lagu ber-genre metal. Dari situ mereka menyusun Band ber-genre metal yang dinamakan VOB pada tahun 2014.

Tahun 2015 mereka viral di YouTube membawakan lagu Rage Against The Machine yang membuat mereka semakin dikenal orang-orang. Setelah itu mereka juga meng-cover lagu Slipknot, Metallica, dan Red Hot Chilli Peppers, yang diunggah ke sosial media.

Orang tua ketiga gadis tersebut tidak setuju dengan mereka memainkan alat musik bergenre nge-rock, keluarganya lebih menginginkan mereka bertiga menjadi anak santriwati pada umumnya. Tetapi sejak mereka tayang di salah satu televisi tanah air keluarga ketiga gadis tersebut yakin kalau memang ini passion mereka.

Debut Single pertama mereka diciptakan pada 2018 yang bernama School Revolutions yang mencapai 1,1 juta penonton di YouTube, dan lagi single terbaru mereka adalah God Allow Me (Please) to Play Music (2021) yang baru saja di rilis 3 minggu yang lalu dan sudah mencapai hampir 600 ribu penonton di YouTube.

VOB bermain di LokaLaku Festival, Garut 2019.
Sumber: Instagram-@voiceofbaceprot

Dalam unggahan terbarunya di Instagram Voice of Baceprot (VoB) mengeluarkan pengumuman bahwa VoB akan melakukan tur musiknya di 8 kota Eropa di akhir tahun 2021. Sebelumnya VoB sudah mengumumkan bahwa mereka terpilih untuk tampil di acara Wacken Open Air 2022, Jerman.

Sering kali mereka mengikuti konser online maupun offline, pernah juga konser di bangkok secara offline. VOB akan manggung di salah satu Festival Band Metal terkenal yaitu Wacken di Eropa, yang dihadiri salah satu band metal ternama dan yang menginspirasi VOB, Slipknot. Mereka juga dikabarkan akan mengadakan tour seputar Eropa yang dinamakan “Fight Dream Believe: European Tour 2021” di 8 kota di 4 negara yaitu Belgia, Belanda, Prancis, serta Swiss.

Salah satu mahasiswa UIN Jakarta yang tergabung dalam Komunitas Kreasi dan Seni Musik (Kontras) mengaku kagum pada VOB.

“Saya salut dan sangat mengagumi mereka (VOB)  karena grup band ini berani tampil beda dengan hijab serta musiknya yang cukup menggugah. Saya juga sering melihat grup band ini di sosial media dan platform lainnya seperti TikTok dan Instagram.”

Memahami Konstruksi Moderasi Beragama

Memahami Konstruksi Moderasi Beragama

Reporter Nurdiannisya Rahmasari; Editor Farhan Mukhatami

Penyampaian materi oleh Khadijah Mualim pada acara Pelatihan Soft Skill PBAK Berkelanjutan Seri 2 “Moderasi Beragama” Rabu (27/10).
Sumber: DNK TV-Farhan Mukhatami

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Soft Skill dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Berkelanjutan Seri 2 yang bertajuk “Moderasi Beragama” melalui Zoom Meeting dan siaran langsung Youtube pada Rabu (27/10). Acara ini merupakan sesi kedua dari sepuluh sesi.

Sekretaris Wakil Dekan Fdikom Cecep Castrawijaya dalam sambutannya, berharap dengan pemberian materi moderasi bergama ini mahasiswa dapat memahami dan menjalankan agama secara moderat sesuai dengan syariat Islam.

“Harapannya mahasiswa dapat memahami dan menjalankan agama secara moderat sesuai dengan syariat Islam,” ujar Cecep.

 Sambutan oleh Sekretaris Wadek Fdikom Cecep Castawijaya dalam Pelatihan Soft Skill PBAK Berkelanjutan Seri 2 “Moderasi Beragama” Rabu (27/10).
Sumber: DNK TV-Farhan Mukhatami

Dosen Fdikom Khadijah Mualim menjelaskan bahwa pentingnya memahami konsep moderasi beragama ini adalah untuk menyikapi perjalanan hidup pada masalah-masalah keagamaan yang sangat sensitif.

Menurut penuturan Khadijah, moderasi beragama tidak terlepas dari eksistensi paham esktrem kiri dan kanan.

“Moderasi agama di negeri kita sudah menjadi wacana publik sejak  beberapa tahun terakhir,  muncul pemikiran dan gerakan yang terindikasi mengandung unsur ekstremisme dan intoleran,” tambahnya.

Pemaran Materi “Konstruksi Metodologi Moderasi Beragama” oleh Dosen Fdikom Khadijah Mualim.
Sumber: DNK TV-Farhan Mukhatami

Selain itu, Ia juga memberikan beberapa contoh kasus pembangunan produk konstruksi moderasi beragama di masyarakat yang sudah lama dicontohkan oleh para Jumhur Ulama.

Harapannya, dengan ini mahasiswa sebagai calon cendekiawan dapat memahami konstruksi metodologi moderasi beragama dengan baik, sehingga dapat mengatasi permasalahan-permasalahan esktremis yang ada.

Perspektif Islam mengenai Pernikahan Dini

Perspektif Islam mengenai Pernikahan Dini

Reporter Annisa Nahwan; Editor Ainun Kusumaningrum

Visualisasi pernikahan dini
Sumber: Instagram-@aboutsragen

Pernikahan dini siswi SMP Negeri 1 Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, dinikahkan oleh orang tuanya yang merupakan ketua MUI. NK yang masih berusia 15 tahun 9 hari diketahui dinikahkan oleh orang tuanya dengan sang Ustadz sekitar dua pekan yang lalu.

Mengenai hal ini Dosen UIN Jakarta, Lily Musfirah Nurlaili menjelaskan pandangan Islam mengenai hal ini sesungguhnya tidak ada batasan pasti terkait usia pernikahan wanita.

“Nabi menikahi Aisyah usia 6 tahun, usia 9 tahun baru memulai kehidupan keluarga (bercampur) karena pada masa lalu seperti pada masa Nabi hidup kondisi sosial tertentu membuat mereka secara psikologis sudah matang jiwa dan emosinya sekalipun masih di usia dini.”

Lily menyambung tentang pernikahan dini dalam pertimbangan kematangan jiwa dan emosi.

“Islam membatasi di usia 18 tahun itu hanya semata-semata karena pertimbangan kematangan jiwa dan emosi dimana memang sangat dibutuhkan bagi wanita yg kelak jadi Ibu Rumah Tangga. Pada umumnya usia dini memang masih labil dan belum siap jiwa dan emosinya untuk menikah, karena dikhawatirkan nanti akan muncul kecenderungan banyak mudarat saat menjalani rumah tangga.”

“Sementara dari aspek hukum, pernikahan dini tidak ada masalah sepanjang syarat dan rukunnya terpenuhi. Hanya saja dari aspek kepribadian, kematangan, jiwa, dan emosi patut menjadi pertimbangan agar tujuan pernikahan dapat tercapai. Dengan kata lain pernikahan usia dini sebaiknya dihindari karena alasan di atas tadi.” pungkasnya.

Ilustrasi pertengkaran akibat pernikahan dini 
Sumber: pixabay.com

Mahasiswa Psikologi UIN Jakarta, Tesla Fikriyyah menyebutkan akibat yang memengaruhi psikis korban karena pernikahan dini, di antaranya:

  1. Mental down, karena kesiapan psikis nya belum matang secara keseluruhan, sehingga merasa tertekan ketika berumah tangga.
  2. Self-esteem rendah. Kepercayaan diri yang rendah dikarenakan mayoritas teman-teman nya masih mengemban pendidikan sekolah sedangkan si “anak” sudah diberikan tanggung jawab untuk membina rumah tangga.
  3. Stres dan depresi, dikarenakan faktor kurang ekonomi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, pasangan yang tidak saling mengerti satu sama lain, tidak bisa memecahkan masalah dalam rumah tangga, pihak istri/suami terlalu egois.
  4. Pengelolaan emosi rendah karena masih belum bisa mengontrol emosi secara baik dikarenakan belum dewasa secara matang.

Festival Film Indonesia di Tengah Pandemi

Festival Film Indonesia di Tengah Pandemi

Penulis Tiara Juliyanti & Siti Nur Khofifah

Sumber: Instagram-@festivalfilmid

Festival Film Indonesia (FFI) merupakan salah satu ajang tertinggi bagi dunia perfilman di Indonesia. Pada tahun ini FFI memasuki tahun ke 41 pelaksanaan Piala Citra Festival Film Indonesia skaligus tahun kedua pelaksanaannya dalam kondisi yang tak biasa. Pandemi Covid-19 bukanlah suatu halangan untuk menciptakan mahakarya yang luar biasa bagi dunia perfilman tanah air. Dalam perubahan yang terjadi, insan perfilman Indonesia tetap berjuang untuk berkarya serta tetap memberikan apresiasi tertinggi kepada insan perfilman Indonesia dengan bergerak menapaki masa yang baru dan tidak meninggalkan jejak di masa lalu. Pergerakan dunia perfilman Indonesia kini beralih masa dan bertukar rasa dengan menciptakan inovasi media baru untuk masa depan yang lebih gemilang.

Festival Film Indonesia akan di gelar pada 21 November 2021. Dalam akun Instagramnya, pihak FFI mengatakan bahwa karya-karya beralih media, dari layar perak menjadi layar kotak di rumah-rumah. Hal ini sesuai dengan tema yang akan diusung yaitu tentang Sejarah Film dan Media Baru dimana dunia perfilman Indonesia mengalami perubahan peralihan. Semua adu cepat dan tepat untuk berubah. Kini, film Indonesia sedang beralih masa bertukar rasa. Namun, ada yang selalu sama dari masa ke masa. Semangat dan rasa cinta untuk terus berkarya, berkarya dan terus berkarya.

Selain mengusung tema baru, Badan Perfilman Indonesia memilih aktor Reza Rahardian menjadi ketua FFI menggantikan Lukman Sardi. Kemudian Reza Rahardian langsung melakukan perubahan, salah satunya pembentukan komite baru FFI 2021.

Beberapa pakar perfilman ditunjuk untuk menjadi ketua komite tersebut diantanya Garin Nugroho sebagai Ketua Bidang Penjurian, Inet Leimena sebagai Ketua Bidang Acara, Linda Gozali sebagai Sekretariat, Nazira C. Noer dan Emira P. Pattiradjawane sebagai Humas, dan Gita Fara sebagai Keuangan dan Pengembangan Usaha.

Ditahun ini ada empat kategori yang ditambahkan yaitu Film favorit, Aktor Favorit, Aktris Favorit dan Kritik Film. Dengan adanya tambahan kategori ini diharapkan masyarakat dapat terlibat lebih aktif untuk mendukung kemajuan perfilman Indonesia serta sebagai gebrakan dalam acara FFI 2021.

Dikutip dari Republika.co.id dalam konverensi pers secara virtual, Reza Rahardian mengatakan bahwa dalam dunia perfilman Indonesia tidak dapat dipisahkan dari penonton, Kamis (15/7)

“Dalam hal ini penonton atau pencinta film Indonesia bisa memiliki akses atau menentukan juga pilihannya atas apa yang menjadi film favorit, siapa yang menjadi aktor atau aktris favorit di tahun ini,” tambahnya.

Ada tiga hal yang ditambahkan dalam sistem penjurian yaitu adanya peran asosiasi profesi perfilman, keterlibatan aktif masyarakat, serta sistem dewan juri. Pendaftaran film untuk kategori Film Cerita Panjang dibuka pada tanggal 15 Juli hingga 20 Agustus 2021. Terhitung, ada 69 film yang mendaftar dan hanya 30 film panjang yang lolos seleksi awal. Seleksi dan penjurian sendiri dilaksanakan pada 30 Agustus hingga 25 Oktober 2021 mendatang.