7 Program KKN UIN Jakarta 2022

7 Program KKN UIN Jakarta 2022

Reporter Tia Kamila; Editor Ahmad Haetami

Ketua Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Jakarta, Jajang Jahroni sedang memberikan sambutan (DNK TV/Tia Kamilla)

Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) UIN Jakarta mengadakan sosialisasi akbar Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema “Penguatan Program Pengabdian Masyarakat yang Inovatif Menuju Rekognisi Global” pada Jumat, (1/4). Ada seribu lebih mahasiswa mengikuti sosialisasi dan juga disiarkan secara langsung di kanal YouTube PPM UIN Jakarta. 

Kepala Pusat PPM UIN Jakarta, Kamarusdiana, menyebutkan jika KKN pada tahun ini bersifat offline, maka seluruh peserta KKN wajib bersedia ditempatkan di lokasi yang sudah ditentukan. Dia mengharapkan KKN tahun ini bisa berjalan lancar seperti dulu lagi.

Ketua Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat  (LP2M) UIN Jakarta, Jajang Jahroni, mengatakan peserta KKN pada tahun ini berjumlah sekitar 4000 lebih. Menurutnya, KKN ini sangat penting, ini adalah perjalanan mahasiswa yang akan turun untuk mengabdi oleh masyarakat. Dia juga mengharapkan para mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman dengan konsep “My Life My Adventure” bahwa KKN itu bukan sebuah beban, melainkan untuk bisa mengenal kehidupan yang sesungguhnya.

“Kami akan berupaya memodifikasi KKN, KKN banyak bentuknya, bukan cuma KKN regular, tetapi juga KKN Internasional, kita harus mengirim mahasiswa misalnya ke Afrika, tapi kita juga pastikan keselamatan mahasiswanya dengan memperhatikan negaranya juga, itu semua membutuhkan tekad yang kuat,” jelas Jajang.

Dalam sosialisasi kali ini, Dosen dan Koordinator PPM UIN Jakarta, Deden Mauli Darajat, memaparkan bentuk-bentuk KKN UIN Jakarta tahun 2022. Terdapat tujuh bentuk KKN, mulai dari KKN Reguler, KKN Mandiri Kolaborasi, KKN Kebangsaan, KKN Bersama, KKN In Campus, KKN AIESEC, dan KKN Internasional.

  1. KKN Reguler

Di tahun ini berlokasi di tiga daerah, yakni Kab. Bogor, Kab. Tangerang, dan Kab. Lebak. Dengan persyaratan mahasiswa sudah terdaftar di AIS UIN Jakarta. Pihak PPM akan menentukan langsung lokasi KKN atas rekomendasi Pemerintahan Daerah (Pemda), jumlah kelompok terdiri dari 18-20 mahasiwa berbagai fakultas per kelompok. Adapun untuk KKN tahun ini terdapat 200 kelompok KKN.

2. KKN Mandiri Kolaboratif

Merupakan KKN berkolaborasi dengan kampus-kampus di bawah naungan Kementerian Agama di beberapa kota, seperti Bandung, Mataram, Surabaya, Yogyakarta, Medan, dan Kendari. Persyaratan untuk KKN Mandiri ini antara lain,

  • melakukan pembiayaan transportasi dan pelaksanaan program secara mandiri,
  • memilih lokasi sesuai kesepakatan UIN Jakarta dan kampus yang tergabung dalam KKN Mandiri Kolaboratif.
  • Selain itu, pembimbing bukan dari UIN Jakarta melainkan ditentukan oleh kampus-kampus yang sudah terintegrasi tadi.

3. KKN Kebangsaan

Menggabungkan ke-68 perguruan tinggi se-Indonesia, program ini telah menjadi program tahunan dan tahun ini akan dilaksanakan di Kota Palangkaraya. Untuk mengikuti program KKN ini, mahasiswa harus melakukan seleksi terlebih dahulu, karena terbatasnya jumlah kuota yaitu hanya untuk lima orang terpilih dengan ketentuan IPK minimal 3,5. Kemudian, berprestasi secara akademik dan non akademik, dan lolos tahap seleksi KKN Kebangsaan.

4. KKN Bersama

Sama seperti program sebelumnya, KKN Bersama akan mengadakan programnya di Kota Palangkaraya, dengan persyaratannya yang sama pula, PPM UIN Jakarta akan mengirimkan 10 mahasiswa ke kota tersebut untuk melaksanakan KKN.

5. KKN In Campus

KKN ini berlokasi di UIN Jakarta itu sendiri, untuk pembiayaan dilakukan secara mandiri dan mahasiswa harus mengajukan diri ke unit atau fakultas tempat KKN In Campus yang ingin dituju.

6. KKN AIESEC

Program ini disebut juga “KKN Mandiri Internasional,” mahasiswa UIN Jakarta harus mengikuti seleksi terlebih dahulu, kemudian mahasiswa juga harus menguasai bahasa asing, seperti Inggris dan/atau Arab. Masing-masing mahasiswa melakukan pembiayaan untuk program ini secara mandiri.

7. KKN Internasional

KKN ini berlokasi di tujuh negara, yaitu Malaysia, Jepang, Hongkong, Korea Selatan, Mesir, Arab Saudi, dan Turki. Untuk pembiayaan secara mandiri dan untuk mahasiswa juga mengerjakan sendiri proses ke luar negeri, mulai dari paspor, visa dan lain-lain. Mahasiswa juga boleh mencari beasiswa untuk membiayai KKN mereka, serta mahasiswa wajib menguasai Bahasa Inggris dan Arab, serta mampu memiliki bacaan Al-Qur’an yang fasih. 

Koordinator PPM UIN Jakarta, Eva Khudzaeva menjelaskan terkait timeline KKN UIN Jakarta tahun 2022, saat ini sedang berlangsung sosialisasi yang kemudian lanjut dengan agenda ketiga yaitu rekomendasi KKN In Campus dan seleksi KKN Kebangsaan dan AIESEC pada tanggal 4-5 april 2022.  

Untuk Pelaksaan KKN UIN Jakarta tahun 2022 ini, mulai dari 25 juli hingga 25 agustus 2022 mendatang, serta proses kegiatan KKN, akan berakhir di tanggal 7 januari 2023.

Lepas Sambut Dosen Fdikom dan Tasyakuran Jelang Ramadhan

Lepas Sambut Dosen Fdikom dan Tasyakuran Jelang Ramadhan

Reporter Nurdiannisya Rahmasari dan Syifa Indah Lestari; Editor Latifatul Jannah

・ 0 
/ 日 Ⅱ 目 【 
. い 議 ツ
Foto bersama dosen Fdikom (DNK TV/ Rizky Faturahman)

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan acara lepas sambut dan tasyakuran menjelang Ramadan 1443 H di Ruang Teater lantai dua UIN Jakarta, pada Kamis (31/3).

Acara ini dihadiri oleh Dekan Fdikom, Suparto, Wakil Dekan Bidang Mahasiswa, Cecep Castrawijaya, Kepala Laboratorium (Kalab), Zakaria, jajaran Kepala Program Studi (Kaprodi), dan para staf Fdikom.

Dalam sambutannya, Dekan Fdikom, Suparto mengajak para civitas akademika UIN Jakarta untuk menyambut Ramadan sebagai tamu agung dengan jiwa yang bersih.

“Spirit untuk menyambutnya (Ramadan) seolah-olah tamu agung. Ramadan yang membawa oleh-oleh begitu banyak adalah tamu agung yang diberikan Allah untuk kita. Kemudian menjadi luar biasa ketika kita mempersiapkan kehadiran tamu agung ini dengan membersihkan jiwa,” ajaknya.

Dalam rangkaian acara ini, Kalab Fdikom, Zakaria juga menyampaikan tausiahnya. Ia membahas terkait dengan kebiasaan dan tradisi masyarakat Indonesia yang menyambut bulan suci Ramadan dengan cara yang berbeda-beda.

“Di Indonesia menyambut datangnya Ramadan itu dengan tiga tradisi. Ada tradisi nyadran atau nyekar, munggahan, dan tarhiban. Hari ini kita menyambut dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan,” tuturnya.

Selain menyambut Ramadan, acara ini juga dirangkaikan dengan pelepasan dosen Fdikom sekaligus mantan General Manager DNK TV, Dedi Fahrudin. Ia dipindahkan ke Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jakarta dengan tujuan dapat memperkuat fakultas tersebut. Sebagai penggantinya mantan Pegawai Rektorat bagian Peraturan Perundang-Undangan, Saifullah ditempatkan di Fdikom.

Penyerahan cendera mata kepada dosen sekaligus General Manager DNK TV dan RDK FM, Dedi Fahrudin (DNK TV/ Rizky Faturahman)

Selain tasyakuran, tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk membangun tradisi baik bagi Fdikom dalam membangun nilai kebersamaan.

“Tujuan lain di samping tasyakuran sebelum Ramadan adalah membangun tradisi baik di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi terkait dengan bagaimana membangun nilai-nilai kebersamaan, etos kerja, kolektifitas, kolegial, maupun komunalitas. Makanya tadi kan acaranya maaf-memaafkan, tidak ada pimpinan bawahan, semuanya sama,” ucap Dekan Suparto.

Ia juga menjelaskan tradisi Fdikom yang senantiasa menghargai pegawai yang berpindah tugas di tempat lain dengan memberikan cendera mata sebagai simbolis ikatan batin dan menyambut pegawai baru agar dapat beradaptasi serta membangun Fdikom menjadi lebih baik.

Dedi Fahrudin juga menyampaikan kesan dan pesannya untuk Fdikom khususnya DNK TV dan RDK FM. Ia juga mengucap syukur atas perkembangan dua Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) yang pernah dikelolanya ini.

“Banyak kesan selama di Fdikom ini, ya. Pertama kekeluargaan dan kemudian kekompakan. Terutama di Fdikom saya mengelola DNK TV dan RDK FM kurang lebih 14 tahun. Itu luar biasa dinamikanya, bagaimana kita bekerja sama, bersinergi, dan berkreasi menciptakan sebuah karya. Dan alhamdulillah, DNK TV dan RDK FM sudah berkembang lebih baik lagi,” tambahnya.

Selanjutnya Dedi berharap Fdikom dapat menjadi fakultas yang bisa berkembang lebih baik lagi dari segi akademik maupun prestasi. Harapannya juga tertuju kepada DNK TV dan RDK FM agar meningkatkan prestasi dan banyak berkarya.

“Harapannya, Fdikom dapat lebih baik lagi dalam berbagai hal, dalam segi akademik kemudian prestasi. Kemudian terutama pada adik-adik DNK TV dan RDK FM, saya harap juga prestasinya lebih ditingkatkan lagi, ya. Karya-karyanya juga diperbanyak agar lebih bermanfaat lagi untuk orang banyak,” tutup Dedi.

Berikut Cara Daftar SBMPTN UIN Jakarta Tahun 2022

Berikut Cara Daftar SBMPTN UIN Jakarta Tahun 2022

Reporter Chandra Hermawan; Editor Dani Zahra Anjaswari

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) UIN Jakarta 2021. (Instagram/@uinjktofficial)

Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) merupakan salah satu jalur masuk UIN Jakarta yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) melalui Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS), dengan Ujian Tertulis Berbasis Kompetensi (UTBK) sebagai tes utama seleksi pendaftarannya.

Pendaftaran SBMPTN telah dibuka pada tanggal 23 Maret-15 April 2022. Pelaksanaan UTBK ini akan dilaksanakan menjadi 2 gelombang, gelombang pertama pada tanggal 28 Mei-3 Juni 2022, sedangkan gelombang kedua pada 28 Mei-3 Juni 2022.

Pada jalur SBMPTN 2022, UIN Jakarta menyediakan kuota 1.291 pada 26 program studi yang terdiri dari 14 prodi Sains dan Teknologi (Saintek) dan 12 prodi Sosial dan Humaniora (Soshum).

Berikut daftar program studi dan daya tampungnya: Pendidikan dokter : 60

Program Studi Saintek

  1. Pendidikan dokter : 60
  2. Teknik informatika : 48
  3. Farmasi : 44
  4. Ilmu keperawatan : 44
  5. Kesehatan masyarakat : 44
  6. Sistem informasi : 40
  7. Sosial ekonomi pertanian / agribisnis : 48
  8. Biologi : 31
  9. Pendidikan matematika : 40
  10. Matematika : 32
  11. Kimia : 48
  12. Teknik pertambangan : 32
  13. Fisika : 32
  14. Pendidikan kimia : 40

Program Studi Soshum

  1. Psikologi : 100
  2. Manajemen : 64
  3. Akuntansi : 64
  4. Jurnalistik : 64
  5. Bahasa dan sastra inggris : 56
  6. Ilmu hukum : 64
  7. Sosiologi : 48
  8. Ilmu ekonomi dan studi pembangunan : 48
  9. Ilmu perpustakaan : 56
  10. Kesejahteraan sosial : 48
  11. Ilmu hubungan internasional : 48
  12. Ilmu politik : 48
SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 
IPMB
Website admisi UIN Jakarta. (spmb.uinjkt.ac.id)

Dilansir dari admisi.uinjkt.ac.id berikut persyaratan Peserta UTBK-SBMPTN 2022.

  1. Memiliki Akun LTMPT yang sudah permanen.
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  3. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2022 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022). Catatan: Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan foto terbaru (berwarna), stempel/cap sekolah, dan tanda tangan Kepala Sekolah.
  4. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2020 dan 2021 atau lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  5. Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.
  6. Persyaratan Tes Peserta: peserta yang akan memilih prodi Saintek maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek. Untuk peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum. Dan bagi peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek dan TKA Soshum.
  7. Khusus Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA saja.
  8. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  9. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.
  10. Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra
  11. Membayar biaya UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI

Untuk tahapan pendaftaran UTBK-SBMPTN 2022, yakni:

  1. Registrasi Akun LTMPT Wajib bagi semua calon pendaftar UTBK-SBMPTN menggunakan NISN, NPSN, dan Tanggal Lahir di laman https://portal.ltmpt.ac.id.
  2. Login Menggunakan akun LTMPT di https://portal.ltmpt.ac.id.
  3. Memilih Menu Verifikasi dan Validasi Data Mengisi biodata, unggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata.
  4. Memilih Menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN Melengkapi biodata, memilih program studi, mengunggah portofolio, memilih pusat UTBK PTN, dan mendapatkan slip pembayaran.
  5. Membayar di Bank Pembayaran biaya dilakukan di bank Mitra (Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI) menggunakan slip pembayaran yang harus dilakukan paling lambat 1×24 jam.
  6. Mencetak Kartu Peserta UTBK-SBMPTN Login ke laman https://portal.ltmpt.ac.id, dan memilih menu pendaftaran UTBK-SBMPTN untuk mencetak Kartu Peserta UTBK.
  7. Mengikuti UTBK Tanggal UTBK sesuai informasi di kartu peserta UTBK-SBMPTN.

Ketentuan mengenai biaya pendafatran UTBK-SBMPTN 2022 adalah Rp200.000 untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum dan Rp300.000 untuk kelompok ujian campuran. Biaya UTBK dapat dibayarkan melalui Bank Mandiri, BNI, atau BTN. Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

Berikut agenda UTBK SBMPTN 2022 berdasarkan unggahan akun https://www.instagram.com/ltmptofficial/.

  • Registrasi Akun LTMPT: 14 Februari – 17 Maret 2022
  • Pendaftaran UTBK-SBMPTN: 23 Maret – 15 April 2022
  • Pelaksanaan UTBK-SBMPTN Gelombang I: 17 – 23 Mei 2022
  • Pelaksanaan UTBK-SBMPTN Gelombang II: 28 mei – 3 Juni 2022
  • Pengumuman Hasil SBMPTN: 23 Juni 2022
  • Masa Unduh Sertifikat UTBK-SBMPTN: 25 Juni – 31 Juli 2022

Fdikom Gelar Seminar ASN Dosen 2019

Fdikom Gelar Seminar ASN Dosen 2019

Reporter Anindi Aida Bilqis; Editor Dani Zahra Anjaswari

uin 
FDlk0.M 
FDIkOWUIN.JakÅ-ta 
anindi aida bilqis 
on YouTube 
MUSAFA 
Ahmad zaky'ÜlN Jaka... 
MUHA 
D TAMAMU... 
Joko Sukarno 
Joko Sukarno 
ording 
Fauziah Muslimah
Foto bersama dosen ASN 2019. (DNK TV/Anindi Aida Bilqis)

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan seminar bauran (daring dan luring) dengan tema “Kontribusi ASN Dosen 2019 dalam Mendukung Peningkatan Performa Civitas Akademika FDIK” di ruang teater Fdikom lantai 2 UIN Jakarta dan Zoom Could Meeting pada Rabu (30/3).

Acara ini dihadiri oleh Dekan Fdikom, Suparto, serta ceramah yang diisi oleh Kepala Laboratorium (Kalab) Fdikom, Zakaria. Dihadiri juga oleh 5 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai narasumber seperti Indah Fadhilla, Wahyunengsih, Muhtar Mochamad Solihin, Fauziah Muslimah, Nadya Kharima serta segenap dosen dan mahasiswa Fdikom.

Dalam sambutanya, dekan Fdikom, Suparto memaparkan bahwa fakultas memiliki lima orang ASN 2019 yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan performa dan kinerja Fdikom.

“Ada bukti, ada balas kepada lima ASN 2019 untuk membantu kontribusi dalam meningkatkan performa dan kinerja di Fdikom,” tuturnya.

Ke depannya Fdikom tidak perlu khawatir akan kemajuan dan kualitas dalam program pembelajaran dikarenakan kualitas kelima dosen ASN nya sangat bisa diandalkan dan membanggakan.

“Melihat kontribusi kelima ASN maka Fdikom di masa yang akan mendatang tidak perlu khawatir karena prestasi dan kualitas kelima ASN sangat membanggakan,” ucapnya.

Ceramah oleh Kalab Fdikom, Zakaria. (DNK TV/Anindi Aida Bilqis)

Sebagai salah satu narasumber, Muhtar Mochamad Solihin menyampaikan materi mengenai “Optimalisasi Pengelolaan Jurnal Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI)”.

Ia memaparkan bahwa terdapat isu utama dimana belum optimalnya pengelolaan jurnal di Prodi BPI sebab masih belum adanya template jurnal, Standard Operating Procedure (SOP), dan tim yang belum maksimal. 

“Isu utamanya yaitu belum optimalnya pengelolaan prodi yang ketika saya menemukan isu utama dan kemudian saya analisis lanjut dengan fishbone diagram dan terdapat faktor-faktor yang memengaruhi belum adanya template jurnal, SOP, dan tim yang belum maksimal tapi saya lebih menekankan kepada template jurnal,” tuturnya.

Selanjutnya terdapat lanjutan program aktualisasi yang ingin dicapai untuk memenuhi target yang ada dimana capaian hasil kinerja sesuai dengan rencakan dengan menerapkan nilai kedudukan dan peran Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam NKRI

“Kegiatan aktualisasi optimalisasi pengelolaan jurnal prodi BPI sudah dilaksanakan dengan capaian hasil kinerja sesuai dengan rencana yang ada sehingga ini akan berdampak positif terhadap penulis dan juga berkontribusi terhadap visi misi dan penguatan nilai-nilai organisasi,” ucap Muthar.

Rangkaian acara ASN Dosen 2019 ditutup dengan sesi foto bersama. Selanjutnya acara ini sekaligus menjadi perayaan ulang tahun dekan Fdikom, Suparto, dengan mempersembahkan video yang berisikan ucapan ulang tahun dari para dosen Fdikom.

Dema Fdikom dan FSH Bersama Polri Dukung Vaksinasi

Dema Fdikom dan FSH Bersama Polri Dukung Vaksinasi

Reporter Kireina Yuki ; Editor Syaifa Zuhrina

Vaksinasi Covid-19 yang dihadiri beberapa jajaran civitas akademika UIN Jakarta.(DNK TV/Ilham Ramadhan).

Tepatnya di Student Center (SC) UIN Jakarta, Polri bersama Dema Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) dan Dema Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 pada Selasa (29/3).

Kegiatan ini merupakan vaksinasi serentak yang diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, dan hanya tersedia vaksin tiga booster dengan jenis Pfizer.

Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis mengatakan bahwa vaksin tiga booster ini merupakan pelaksanaan vaksinasi yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada Januari lalu.

“Target kami saat ini yaitu agar seluruh civitas akademika UIN Jakarta mendapat vaksin tiga booster. Di UIN Jakarta sendiri sudah beberapa kali melaksanakan vaksinasi sejak Maret 2021. Jadi tim yang menjadi panitia vaksinasi sudah terbiasa dan insya allah tidak ada kendala,” ujarnya.

Kapolri Tangerang Selatan, Sarly Sollu menargetkan 3 ribu kuota vaksinasi dan ia berharap agar pelaksanaannya dapat mencapai target.

“Kita menargetkan hari ini khusus di UIN Jakarta sekitar 3.000, dan sedang berjalan saat ini sekitar 1.000 lebih, semoga dapat mencapai target. Untuk pelaksanaan vaksinasi ini khusus kota Tangerang Selatan sudah berlangsung dengan baik, artinya masyarakat dan mahasiswa sudah antusias terhadap pelaksanaan vaksinasi ini,” tutur Sarly.

Petugas vaksinasi Covid-19. (DNK TV/Ilham Ramadhan).

Vaksinasi hari ini berlangsung sejak pukul 07.30 WIB yang dihadiri langsung oleh jajaran dekanat, dan beberapa peserta vaksin yang meliputi mahasiswa UIN Jakarta serta masyarakat umum.

Menurut Wakil Presiden Dema Fdikom, Musa Adhe Chandra memaparkan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kuliah tatap muka bagi semester dua dan empat serta menjadi salah satu program kerja Dema Fdikom.

“Vaksinasi ini merupakan program kerja dari Dema Fdikom yang sifatnya kondisional, melihat kondisi dan situasi. Dengan jumlah 3.000 peserta vaksin, hal ini adalah dukungan terhadap SK yang dikeluarkan Rektor UIN Jakarta terkait pelaksanaan sistem pembelajaran tatap muka,” jelas Musa.

Salah satu peserta vaksinasi Covid-19, Lezi Aulia memaparkan alasan ia mengikuti vaksinasi di UIN Jakarta karena keterbatasan vaksin jenis Pfizer di tempat lain, serta untuk memenuhi program pemerintah.

“Alasan saya memilih vaksin di sini karena ketersediaan vaksin, saya mencari di tempat lain vaksin jenis pfizer ini belum tersedia. Dan tujuan saya ikut serta dalam vaksinasi Covid-19 ini adalah untuk mendukung program pemerintah. Selain itu, saya juga ingin bisa bertemu dengan anggota keluarga tanpa harus menggunakan antigen atau PCR,” ujarnya saat diwawancarai langsung oleh Reporter DNK TV Selasa (29/3).

Ruangguru Campus Roadshow, Mahasiswa Perlu Kembangkan Diri

Ruangguru Campus Roadshow, Mahasiswa Perlu Kembangkan Diri

Reporter Ariqah Alifia; Editor Syaifa Zuhrina

Unmute 
Recording 
Start Video 
View 
GRIER 
Sambutan 
Kepala Pusat Karir 
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 
Ibu Salamah Agung, PhD 
PUSAT 
UIN SYARIF HIDAYATULLAH 
42 
Participants 
Chat 
Remove Pin 
Share Screen 
Campus Roadshow 
& Virtual Walk in 
Record 
Reactions
Sambutan acara oleh Kepala Pusat Karir UIN Jakarta, Salamah Agung. (DNK TV/Ariqah Alifia)

Ruangguru bekerja sama dengan Pusat Karier UIN Jakarta menyelenggarakan Campus Roadshow dan Virtual Walk in Interview bertajuk “Brain Academy Campus Roadshow” melalui virtual Zoom Meeting pada Sabtu (26/3).

Inisiasi ini guna mengenalkan eksistensi Ruangguru sekaligus membantu para mahasiswa tingkat akhir juga alumni di universitas untuk memulai karirnya, terutama dalam passion di dunia teknologi dan pendidikan melalui proses seleksi online. 

Acara yang dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan alumni UIN Jakarta ini diawali dengan sambutan dari Kepala Pusat Karier UIN Jakarta, Salamah Agung. 

“Ruangguru menjadi rekan yang luar biasa bagi Pusat Karier, yang terus bekerja sama dengan Pusat Karier. Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih untuk hal ini. Tentunya Ruangguru dan Pusat Karier memiliki kesamaan visi dan misi, yaitu memfasilitasi teman-teman mahasiswa dan alumni untuk mencapai karier yang excellent. Ya, salah satunya di Ruangguru,” tutur Salamah.

Dalam pemaparan materi, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang merupakan mentor Ruangguru, yakni Shafa Rhamadanty dan Ariel Ammar Fakhry.

Dalam pemaparannya, Shafa menyampaikan terkait peningkatan potensi dan kemampuan mahasiswa dalam mengenali diri sebelum terjun dalam dunia kerja, salah satunya dengan SWOT Analysis.

“Mungkin aku udah tau value aku, aku udah tau kelebihan aku, tapi aku juga harus tau weakness aku. Kenapa? Karena ini bisa jadi hambatan aku ketika aku ingin bergabung di suatu perusahaan,” ujarnya.

Recording 
ruang 
guru- 
Hard Skill & Soft Skill 
Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan teknis, atau 
teknologi yang berkaitan dengan bidang ilmu tertentu. Kemampuan ini bisa 
didapatkan melalui pendidikan formal, kursus (training), dan latihan. Exp : 
Microsoft Office, Photoshop, Videography 
Soft skill adalah kepribadian, atribut personal, serta kemampuan 
komunikasi yang dibutuhkan seseorang, agar sukses dalam berkarier. 
Kemampuan ini memperlihatkan bagaimana seseorang berinteraksi dengan 
lingkungan sekitarnya. 
IJIN Jakarta Salamah 
Ariel Ammar Fakhri - Rua... 
Ika Jakarta. 
munalia 
munalia 
Ahmad Fikri Ra... 
Ahmad Fikri Ramadhan 
DNK TV_Ariqah... 
DNK TV_Ariqah Alifia 
Shafa Rhamadanty 
% Riandy 
Ratu Miftahul J... 
Ratu Miftahul Jannah 
Siti Dinda
Materi dalam Kampus Roadshow yang disampaikan oleh Ariel dan Shafa.  (DNK TV/ Ariqah Alifia).

Ia juga menambahkan bahwa mengerjakan sesuatu yang disuka menjadikan hidup semakin ringan. Dengan kemampuan mahasiswa untuk mengenali diri, maka tidak akan ada lagi penyesalan serta kenyamanan bekerja akan menyertainya. 

“Jangan sampai ancaman-ancaman itu bisa menghambat kesuksesan. Jadi kalau misal teman-teman ingin mengenali diri sendiri, silakan teman-teman menganalisis melalui SWOT ini. Supaya teman-teman juga bisa lebih percaya diri dan mencari pekerjaan yang tepat sesuai dengan passion yang dimiliki,” pesan Shafa.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga memaparkan hard skill dan soft skill yang menjadi dasar kemampuan setiap personal. Setiap orang perlu memiliki keseimbangan agar mampu bersaing dalam dunia kerja. Dengan skill yang dimiliki, seseorang akan menjadi hebat dan berintegritas.

Setelah Kampus Roadshow tuntas, acara dilanjut dengan Virtual Walk in Interview. Mahasiswa yang lolos ke tahap-tahap selanjutnya diberikan informasi dan motivasi untuk mengikuti interview secara online, skill test, dan final interview. Mereka diberi peluang untuk bergabung dalam posisi master teacher dan content development dalam tim Ruangguru. 

“Sebagai recruiter, kami menerima orang yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Bukan berarti ketika kalian gagal di suatu tempat, kalian enggak jauh lebih baik dari teman-teman yang lain. Jadi kami memilih teman-teman yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan kami,” tutur Ariel.

Pestarama Kenang Wisran Hadi Lewat Sastra dan Drama

Pestarama Kenang Wisran Hadi Lewat Sastra dan Drama

Reporter Hasna Nur Azizah; Editor Ahmad Haetami

Pameran dalam Pestarama ketujuh sambut pengunjung dengan karya-karya dari sastrawan Wisran Hadi. (DNK TV/Hasna Nur Azizah)

Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menyelenggarakan Pekan Apresiasi Sastra dan Drama (Pestarama) ketujuh di Aula Student Center UIN Jakarta pada Jumat (25/03).

Dengan membawa tema “Membumi Bersama Wisran Hadi”, pentas yang diadakan tiap tahun ini bertujuan untuk memenuhi mata kuliah Kajian Drama 2 bagi mahasiwa PBSI semester 6.

Di samping itu, acara ini juga bertujuan merevitalisasi kebudayaan Indonesia dan membangkitkan kesadaran masyarakat awam akan kebudayaan.

Acara yang membutuhkan persiapan selama kurang lebih tiga bulan ini diselenggarakan selama delapan hari, mulai dari 21 hingga 28 Maret 2022.

Selain dihadiri oleh mahasiswa UIN Jakarta, pementasan ini terbuka untuk umum dengan kuota 50 peserta. Untuk dapat menghadiri pentas drama ini, para pengunjung dapat membeli tiket seharga Rp25.000.

Dengan mengadaptasi karya-karya dari sastrawan asal Minangkabau untuk dipentaskan dalam drama, Pestarama membawakan karya dari Wisran Hadi secara beragam setiap harinya. Karya-karya tersebut, yakni Singa Podium, Makam Dipertuan, Nyonya-Nyonya, Penjual Bendera, Nilam Sari, Roh, dan Salon Song.

Mahasiswa PBSI sumbangkan lukisan Wisran Hadi dalam Pestarama ketujuh. (DNK TV/Hasna Nur Azizah)

Mahasiswi PBSI UIN Jakarta, Adelia mengatakan bahwa acara ini meninggalkan kesan yang menyenangkan baginya, sebab ia jadi mendapat pengetahuan tentang kebudayaan Minangkabau setelah menonton pentas drama ini.

“Kalau bagi saya sendiri, ini pengalaman pertama dan ternyata seru banget. Kita jadi tahu tentang adat Padang. Buat pengalaman pertama, sih, ini pengalaman yang menyenangkan banget,” katanya.

Selain itu, mahasiswa PBSI UIN Jakarata lainnya, Anisa Rahmayanti turut menanggapi terkait pementasan ini. Menurutnya, akting dari para pemeran sangat mendalami peran, sehingga meninggalkan kesan yang menarik bagi penontonnya.

“Kalau buat aku menonton teater bukan pengalaman pertama, tetapi keren banget para pemainnya. Misalnya yang berperan sebagai ayahnya Nilam. Lalu, semua aktris dan aktor sangat mendalami peran. Jadi kita yang tidak tahu tentang adat Padang jadi tahu,” tutupnya.

Overdosis Nasionalisme Penyebab Tragedi Holocaust

Overdosis Nasionalisme Penyebab Tragedi Holocaust

Reporter Jenni Rosmi Aryanti; Editor Latifahtul Jannah

Zoom Meeting 
00 
Recording 
00 
You are viewing Operator's screen 
View Options v 
HOLOC 
00.02.21 
AGEDV: 
MENANGNU NAzl DAN HITLER DI JERMAN 
CARLYLE 
Peter 
('TOOLE 
CHANNIhG 
Julianna 
Jena 
MA I.ONE 
SCHREIBER 
HITLER 
OF EVIL 
View 
Leave 
Unmute 
Start Video 
1933-1945 
Participants 
EMMY• AWARD 
NOMINATIONS 
Chat 
Share Screen 
Record 
Moderator _ Muhammad Bintang 
1m 
Luthfi Ridzki Fakhrian 
Reactions
Pemaparan materi oleh Luthfi Rizki Fakhrian tentang Tragedi Holocaust. (DNK TV/ Jenni Rosmi Aryanti)

Lembaga Non-Pemerintah Directions yang dibentuk oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Jakarta menggelar webinar untuk memperingati Hari Penghapusan Diskriminasi Ras Internasional dengan topik “Holocaust Tragedy: Pembunuhan Massal Etnis Yahudi Di Eropa Oleh Nazi Jerman” melalui Zoom Meeting pada Kamis (24/3).

Materi disampaikan oleh Luthfi Ridzki Fakhrian merupakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta 2022 dan dihadiri oleh lebih dari 80 peserta yang sebagian merupakan mahasiswa jurusan Hubungan Internasional UIN Jakarta.

Dalam pemaparan materi Luthfi menjelaskan Tragedi Holocaust merupakan peristiwa paling kelam yang terjadi di benua Eropa. Tragedi ini menewaskan kurang lebih 6 juta jiwa kaum Yahudi yang dipimpin oleh seorang diktator bernama Adolf Hitler dari rezim Nazi (Nationalsozialismus) Jerman.

Holocaust berasal dari bahasa Yunani yaitu Holos yang berarti utuh dan Kaustos yang berarti terbakar. Secara historis Holocaust merupakan gambaran korban persembahan yang dibakar di atas alter. Hal tersebut direpresentasikan pada orang-orang Yahudi yang dibantai di kamp-kamp yang dibangun pada perang dunia kedua. Namun, tidak hanya orang-orang Yahudi melainkan terdapat orang-orang Gipsi dan Slavia yang turut menjadi korban.

Munculnya Holocaust adalah hasil dari pemikiran-pemikiran pada abad pertengahan. Di mana pada abad pertengahan, teosentrisme yaitu konsep Tuhan adalah yang utama menguasai dataran Eropa. Pemikiran ini berangsur-angsur hingga berubah menjadi antroposentrisme di mana manusia menjadi pusat dari segalanya dan lahirlah humanisme di Eropa.

“Kita harus merenung dan berpikir terlebih dahulu atas lahirnya antroposentrisme ini hingga akhirnya humanisme di era modern ini. Itu sebenarnya banyak menjadi sesuatu yang mempengaruhi lahirnya Holocaust dan pemimpin-pemimpin seperti Hitler,” ujar Luthfi.

Zoom Meeting 
gg Recording 
% Fakhri Benindo 
luthfi Rid?ki Fakhrian 
View 
Ziah Azalea 
% Ziah Azalea 
% DNKTV_ Jenni Rosmi 
HOLOC 
Participants 
% MHMAKCHÉRRY 
AGEDY: 
Share Screen 
X A21_3ahmida Hayati 
HOL 
Maulidina 
-'AGED": 
Unmute 
Start Video 
Record 
Reactions
Sesi tanya jawab bersama Luthfi Rizki Fakhrian. (DNK TV/ Jenni Rosmi Aryanti)

Menurut Luthfi humanisme yang lahir pasca abad pertengahan atau masa antroposentrisme ini lebih mendefinisikan bahwa berpikir harus dari diri sendiri sehingga melahirkan orang-orang yang individualis dan memunculkan sikap-sikap yang berlebihan.

“Di era modern ini juga melahirkan orang-orang yang memiliki pemikiran seperti salah satu penulis yang dalam bukunya terdapat gagasan bahwa seorang pemimpin dapat melakukan berbagai macam cara untuk mempertahankan kekuasaannya,”

Jauh sebelum Tragedi Holocaust terjadi, Eropa sendiri sering terjadi konflik antara kepentingan agama dan kepentingan etnis. Orang-orang Eropa menganggap orang-orang Yahudi bukan bagian dari mereka.

Faktor Hitler naik kekuasaan adalah Nazi mempunyai pengaruh karena saat itu terdapat krisis di Jerman yang kalah pada Perang Dunia ke-1. Nazi muncul menawarkan ideologi baru yang menyalahkan suatu kelompok (menjadi kambing hitam) bahwa Jerman kalah karena kelompok tersebut. Hitler sebut Jerman kalah karena orang-orang Yahudi. Karena hal tersebut, Hitler berhasil mempengaruhi rakyat Jerman dan membawa ideologi ini ke Jerman yang di mana saat itu rakyatnya mengalami krisis kepercayaan kepada pemimpin.

Tindakan yang dilakukan Hitler atas terjadinya Tragedi Holocaust membuat Jerman hingga sekarang tetap berusaha menebus dosa bahkan memberikan kucuran dana kepada orang Yahudi.

“Ini sebenarnya menjadi suatu ironi, maksudnya jika kita berkaca pada negara kita sekarang, berapa banyak korban kekerasan politik yang mana hak asasi dan hak politiknya banyak dicabut bahkan masih banyak tragedi-tragedi kemanusiaan yang sampai kini negara kita belum mampu meminta maaf pada sejarah.” Pungkas Lutfhi atas tanggapannya terhadap kaitan Tragedi Holocaust dengan tragedi kemanusiaan di Indonesia.

Buku Rijal al-Da’wah: Melacak Gerakan dan Pemikiran Dakwah Indonesia

Buku Rijal al-Da’wah: Melacak Gerakan dan Pemikiran Dakwah Indonesia

Reporter Anggita Fitri Chairunisa; Editor latifahtul Jannah

You are viewing Arieftri'sscreen 
. LIVE 
on YouTube 
BUYA HAMKA 
ULAMA SEJATI 
TIDAK BOLEH MUNDUR 
---MENYUARAKAN--- 
View Options v 
Arieftri 
View 
C KEBENARAN 
SEKALIPUN KESESATAN 
---TAMPAK BAGAI--- 
GELOMBANG BESAR 
DI HADAPAN 
U n mute 
Start V ideo 
Partic i pants 
Share Screen 
Reactions 
Apps
Pemaparan materi oleh salah satu penulis buku Rijal al-Da’wah. (DNK TV/Anggita Fitri Chairunisa)

Program Studi (Prodi) Magister Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta bekerja sama dengan Mahasiswa Magister KPI angkatan 2020 menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Melacak Gerakan dan Pemikiran Dakwah Para Da’i di Indonesia Abad ke-20 M dan bedah buku “Rijal al-Da’wah” melalui Zoom Cloud Meeting pada Kamis (24/3).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fdikom UIN Jakarta, Siti Napsiyah, Guru Besar Fdikom, Murodi, Ketua Prodi Magister KPI, Tantan Hermansyah, Penulis Buku “Rijal al-Da’wah”, Pembedah buku, dan peserta.

Seminar ini merujuk pada pembahasan suatu buku yang berjudul “Rijal al-Da’wah”, yang merupakan hasil karya intelektual mahasiswa magister KPI yang membahas mengenai tokoh-tokoh pendakwah Indonesia mulai dari biografi, kiprah dakwah, dan sikap masyarakat yang dalam menerima dakwah yang mempengaruhi perkembangan Islam di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Prodi Magister KPI, Tantan Hermansyah mengatakan bahwa tugas akademisi adalah menelaah realitas secara kritis. Dan buku “Rijal al-Da’wah” merupakan hasil telaah kritis dari para mahasiswa magister KPI.

“Tugas akademisi adalah menelaah itu secara kritis, jadi buku yang akan kita bedah hari ini adalah sebuah buku hasil telaah kritis dari para mahasiswa magister KPI yang kemudian dituangkan menjadi suatu karya akademik dan bisa dibaca oleh ruang publik yang luas,” ujar Tantan.

Guru Besar Fdikom, Murodi menyampaikan bahwa buku ini adalah hasil dari kreativitas Prodi S2 KPI yang membahas tentang tokoh masyarakat yang bergerak di bidang dakwah.

“Buku ini adalah hasil dari kreativitas kawan-kawan dari Prodi S2 KPI yang membahas tentang tokoh masyarakat yang bergerak di bidang dakwah, hanya saja mungkin kalau saya bahas buku ini masih jauh dari keinginan saya dan keinginan kita semua bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna baik dari segi sajian ataupun kronologis,” tuturnya.

Murodi juga menyampaikan pesan dan harapannya agar buku ini dapat menjadi rujukan utama bagi para mahasiswa di seluruh Indonesia.

“Setelah buku ini terbit tolong dikirim ke perpustakaan-perpustakaan utama agar menjadi referensi utama, menjadi bahan rujukan utama tidak hanya untuk prodi S2 tapi juga S1 di seluruh Indonesia, bukan hanya di UIN Jakarta. Semoga ketika buku ini di-publish akan menjadi rujukan utama bagi mahasiswa yang belajar tentang Rijal-Al Dakwah,” imbuhnya.

Pembedah buku “Rijal al-Da’wah”, Tiar Anwar Bachtiar menyampaikan apresiasinya pada buku ini agar kedepannya dakwah menjadi sesuatu yang menarik dan tidak monoton.

“Buku “Rijal al-Da’wah” ini bisa menjadi salah satu contoh bahwa dakwah itu memiliki banyak sekali representasi dan itu telah melahirkan tokoh-tokoh dakwah yang beragam di dalam sejarah, sehingga nanti kedepannya dakwah menjadi sesuatu yang menarik dan tidak monoton. Buku ini hadir sebagai salah satu karya yang penting untuk diapresiasi. Ini menjadi batu loncatan akan hadirnya karya-karya sejenis yang lebih baik,” jelasnya.

Ketua Pelaksanan Seminar Nasional dan Bedah Buku “Rijal al-Da’wah”, Afdoli Ramadoni berharap acara ini dapat menjadi motivasi bagi para penulis dalam meningkatkan literasinya.

“Harapannya menjadi motivasi terkhusus para penulis dalam meningkatkan literasinya, serta masukan-masukan dari kekurangan isi buku ini dapat diperbaiki. Serta buku “Rijal al-Da’wah” ini menjadi referensi para mahasiswa atau masyarakat umum dapat menambah knowledge tentang jejak dakwah para tokoh da’i,” pungkasnya pada Kamis, (24/3) saat dihubungi DNK TV.

Salah satu peserta seminar dan bedah buku, Muhammad Adib memberikan respon positif terhadap acara ini.

“Kegiatan ini bagus dan menambah wawasan kita terutama di bidang dakwah, kita bisa tahu hal-hal baru mengenai tokoh-tokoh dakwah yang ada di tanah air Indonesia, seperti Buya Hamka, Yusuf Mansur, dan Ustaz Jefri yang mana mereka memiliki metode dakwahnya sendiri-sendiri,” ujar Adib.

Boost Your Spirit : Penghargaan untuk Dosen Penasehat Akademik dan Pembimbing

Boost Your Spirit : Penghargaan untuk Dosen Penasehat Akademik dan Pembimbing

Reporter Dani Zahra Anjaswari

Zoom Meeting 
Recording 
View 
BOOST 
arni4wati arbi 
% Azizah OKP 
T! 
Ade Rina Farida 
NADYA SYAHDA FARADILLAH 
% Hasbullph 
% 5B_Aqeel Akbar Maulana 
% Hasna Irfani 
Participants 
% Siti 
% NABILAH 2021 
Jumroni 
% Jumroni 
% Putri Zahrotus Syifa 
% lis Iswatunisa 
% Pia Khoirotun Nisa 
Luthfiyyah Mufi... 
% Luthfiyyah Mufiidah 
Muhammad Ari... 
% Muhammad Arif Kumiawan 
% SHABRINA SARAYA 2019 
% Yopi Kusmiati 
BOOST 
penah., 
BOO 
SPIRIT! 
'JR SPIRIT! 
Dudun Ubaedul... 
% Dudun Ubaedullah 
6B_Indah Fitriya... 
% 6B_lndah Fitriyah(191) 
% 6B_Agassa Hujjatul Islamiyah 
Hita Fathurokhpph 
OPERATOR 
% OPERATOR 
% 6B_Rahila Haura Syifa 
% M RIDHO NUR VAIZ 
unmute 
Start Video 
Chat 
Share Screen 
Record 
Reactions 
Apps
Sambutan acara oleh Wadek Bidang Akademik Fdikom UIN Jakarta, Siti Napsiyah. (DNK TV/Dani Zahra Anjaswari)

Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan seminar Boost Your Spirit melalui Zoom Cloud Meeting pada Rabu (23/3).

Acara ini bertujuan untuk penghargaan kepada dosen Penasehat Akademik (PA) dan Pembimbing Prodi KPI. Dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fdikom UIN Jakarta, Siti Napsiyah, Jumroni (PA 2018 C), Ade Rina Farida (PA 2018 A), Fita F (PA 2015 A), Armawati Arbi (PA 2017), Alumni dari angkatan 2015-2018 serta partisipan.

Dalam sambutannya, Wadek Bidang Akademik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta, Siti Napsiyah berharap agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan pengarahan dari Dosen Penasehat Akademik (PA) dan Pembimbing serta peran dari orang tua dalam membangkitkan semangat mahasiswa.

“Apapun ikhtiar yang dilakukan sebagai mana hari ini sebagai upaya Prodi KPI untuk pendampingan percepatan mahasiswa lulus tepat waktu. Gunakan waktu sebaik-baiknya bagi mahasiswa,” ucapnya

Pemaparan salah satu materi oleh Dosen Ilmu Komunikasi UIN Jakarta, Fita Fathurokhmah mengenai “Pentingnya Menjaga Komunikasi Antara Mahasiswa, Orang Tua, Penasihat Akademik dan Pembimbing dalam Penyelesaian Studi”.

Ia menyampaikan bahwa pentingnya komunikasi antara orang tua, dosen penasihat akademik, prodi KPI dan dosen pembimbing skripsi, dimana adanya kesepahaman diantara unsur-unsur tersebut agar pencapaian dapat diperoleh.

“Komunikasi adalah saling memahami maka ketika ada konflik atau ketidakpahaman maka ada kesalahan dalam komunikasi itu dan harus diselesaikan terlebih dahulu agar pencapaian dapat diperoleh dengan unsur-unsur yang ada,” tuturnya

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa mari kita lakukan apapun dengan passion. Passion sendiri apa yang kita sukai sehingga kuliahlah dengan passion yang dimiliki. Begitu juga dengan orang tua dan dosen bekerjalah sesuai passion.

“Kuliahlah dengan passion, bekerjalah dengan passion, mecintailah dengan passion dan hiduplah dengan passion,” sambungnya.

Zoom Meeting 
Recording 
You are viewing Fita Fathurokhmah OIN Jakarta's screen 
PENTINGNYA KOMUNIKASI 
ORANG TUA 
DOSEN 
p ENA SIHAT 
AKADEMIK 
View Options 
BOOST 
Penghar 
Penasehat A 
View 
, P/R/T! 
Dosen 
S •mbimbing 
unmute 
PRODI KPI 
Start Video 
DOSEN 
PEMBIMBING 
SKRIPSI 
Participants 
Chat 
Share Screen 
Record 
Reactions 
Apps
Penyampaian materi mengenai “Pentingnya Menjaga Komunikasi Antara Mahasiswa, Orang Tua, Penasihat Akademik dan Pembimbing Dalam Penyelesaian Studi” . (DNK TV/Dani Zahra Anjaswari)

Ia juga memaparkan bahwa kegagalanpertama bukan berarti kita mundur, tapi lebih maju kembali untuk mencapai tujuan kita ke depannya dengan memperhatikan pendidikan yang ideal.

“Pendidikan yang ideal akan mengajarkan ‘cara’ berpikir, bukan ‘apa’ yang harus dipikirkan. Kesuksesan karir berkaitan erat dengan knowing the why (passion, motivation) and having the tools (attitude, ability, effort),” kata Fita

Acara dilanjutkan dengan sharing bersama para alumni dari Prodi KPI, salah satunya Luthfiyyah Mufidah. Ia memberikan kiat-kiat untuk lulus secara tepat waktu.

“Kiat-kiat untuk lulus tepat waktu, yang pertama mempertahankan IPK semester, kedua aktif di kelas dan luar kelas, ketiga mempersiapkan tema, metode, dan teori, dan terakhir jangan ikut-ikutan teman yang belum mengerjakan,” tutur Luthfiyyah