Fanatisme : Ngebela Idol Ujungnya Abuse of Power

Fanatisme : Ngebela Idol Ujungnya Abuse of Power

 Reporter Nura Inayatus Sa’adah; Editor Ahmad Haetami

Safa space 
Sabrina... 
Host 
Girey a 
Speaker 
PROTEC... 
Co-host 
cipa 
Speaker 
minty... 
Co-host 
Bby( 
Speaker 
keiW a 
Speaker 
ren * jf... 
Speaker
Safa Space Twitter. (Twitter/@aiyuyeyooo)

Safa jadi trending Twitter sejak Rabu (18/05) malam setelah ada perseteruan dengan NCTzen (nama penggemar boygroup NCT) dalam Safa Space Twitter yang berlangsung 2,5 jam.

Awal adanya Space ini untuk menindaklanjuti Safa yang terus-terusan mengujar kebencian terhadap dua member NCT Dream, yaitu Na Jaemin dan Huang Renjun.

Beberapa NCTzen minta Safa untuk membuat video permintaan maaf dan surat bermaterai. Selain itu, orang tua Safa juga diminta untuk masuk ke dalam video permintaan maaf.

Permintaan tersebut pun ditolak oleh Safa, karena dia menganggap hal tersebut melanggar privasinya. Penolakan Safa ini menimbulkan reaksi panas dari beberapa penggemar yang bergabung dalam Space, salah satunya akun Twitter bernama Berflowerrr.

“Tidak ada privacy namanya untuk pelaku kejahatan. Paham enggak, kamu itu belajar hukum dulu. Kamu itu sudah melanggar UU ITE. Safa, saya ini perwakilan Na Jaemin dan Huang Renjun. Saya sudah panggil advokat saya untuk bawa kasus ini ke meja hijau. Jadi kamu jangan macam-macam, ya,” ujar Berflowerrr.

@igotsaf 
Halo this is safa again! 
Ini adalah beberapa cuitan jahat 
yang aku tulis untuk jaemin dan 
beberapa yg lain juga untuk renjun. 
Setelah merefleksikan segala 
kesahalan atas apa yg aku perbuat, 
membuat kegaduhan antar fandom, 
me set-up idolku sendiri, i sincerely 
want to apologize.
Cuitan Safa setelah berlangsungnya Space. (Twitter.com/@igotsaf)

Jadi Ajang Abuse of Power?

“Kamu ayahnya polisi, tugasnya di mana? Coba bilang sama aku, adekku juga polisi, dan calon suami saya juga kakaknya polisi, dia Kapolda. Saya bisa bilang untuk pindahin ayah kamu yang jauh atau minta turunin pangkatnya juga bisa. Hati-hati, Nak, kamu kalau bertindak.”

Keadaan dalam Space makin panas, Berflowerrr juga sebut dirinya aktivis HAM, dan memiliki dosen seorang Kader Partai Golkar.

Ancaman dari Berflowerrr ini merupakan penyalahgunaan kekuasaan atau yang biasa disebut dengan Abuse of Power. Hanya karena merasa dirinya memiliki kekuatan, Berflowerrr menggunakan kekuatan tersebut untuk mengancam dan menindas orang lain demi kepentingan pribadi. Adanya ketimpangan relasi kuasa ini tentunya hal yang salah.

Terlebih, umur Berflowerr yang 29 tahun dan Safa yang lebih muda 10 tahun darinya turut memperlihatkan ketimpangan kuasa dan rasa untuk Berflowerr berkemungkinan melakukan intimidasi sangat terbuka.

Fanatisme Berlebihan Fans KPop

Adanya penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Berflowerrr juga didorong oleh sikap fanatisme.

Fanatisme sendiri adalah perilaku yang menunjukkan ketertarikan terhadap sesuatu secara berlebihan. Rasa suka berlebihan yang dimiliki Berflowerrr terhadap Na Jaemin dan Huang Renjun, membuat dia membela idolanya mati-matian.

Apakah semua penggemar KPop seperti itu? Apakah mereka akan selalu membela mati-matian saat tahu idolanya dihina?

Jawabannya adalah tidak. Tidak semua penggemar akan membela mati-matian idola ketika dihina, tidak juga semua penggemar memiliki sikap fanatisme.

Penggemar pun akan memberi reaksi yng berbeda-beda terhadap oknum haters yang mengeluarkan ujaran kebencian.

Kasus Safa dan Berflowerrr ini kebetulan menunjukkan bahwa fanatisme bisa sebegitu menjaringnya dalam diri seorang KPopers.

Tiap KPopers sebenarnya bisa mengontrol sikap fanatismenya tergantung pola pikir masing-masing.

Fanatisme ini bukanlah hal yang sepele. Bahkan sikap fanatisme bisa membawa keburukan kepada seseorang. Maka dari itu, sebagai seorang penggemar ada baiknya menyukai idola dengan secukupnya. Selain itu, berpikir dewasa pun tetap dibutuhkan dalam mengidolakan seseorang agar tidak membawa kita ke dalam sikap fanatisme tersebut.

Bappeda Jakarta Sosialisasi TPB/SDGs, Pentingkah Pembangunan Berkelanjutan?

Bappeda Jakarta Sosialisasi TPB/SDGs, Pentingkah Pembangunan Berkelanjutan?

Reporter Syifa Indah Lestari; Editor Latifahtul Jannah

Sambutan dari Sekretariat SDGs Provinsi DKI Jakarta, Yahya Zakaria. (DNK TV/Syifa Indah Lestari)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta mengadakan Sosialisasi Penyusunan Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGs), sosialisasi ini dilaksanakan di ruang Zoom Cloud Meetings yang dihadiri oleh beberapa institusi pada Kamis, (19/05).

Manajer Pilar Pembangunan bagian Hukum dan Tata Kelola, Yahya Zakaria memaparkan bahwa pelaporan TPB/SDGs ini bukan hanya sekedar dokumen saja, akan tetapi sebagai suatu pengikat komitmen yang dimana seluruh pihak dapat ikut serta dalam berkontribusi untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, di dalam sosialisasi ini juga menjelaskan bahwa adanya tujuan TPB/SDGs yang membaik serta ada juga tujuan yang masih menantang.

Sekretariat TPB/SDGs bidang sosial, Andini, berkata bahwa survei yang dilakukan melalui Google Formulir digunakan sebagai alat pemantauan dan evaluasi TPB/SDGs. Alat pemantauan tersebut mempunyai beberapa formulir yang dapat di isi sesuai dengan tujuannya masing-masing.

Pemaparan materi Annisa Utami Kusumanegara. (DNK TV/Syifa Indah Lestari) 

Sekretariat TPB/SDGs Provinsi DKI Jakarta di bidang lingkungan, Annisa Utami Kusumanegara melalui DNK TV mengatakan pembangunan berkelanjutan berorientasi untuk jangka panjang.

“Pembangunan berkelanjutan berusaha melihat pembangunan bukan saja tentang growth atau pertumbuhan ekonomi tetapi juga melihat aspek-aspek yang lebih luas yang lebih komprehensif, melihat bagaimana sisi manusianya dan tentu juga sisi lingkungannya jadi melihatnya dalam kacamata yang lebih komprehensif, lebih holistik, jadi sesuatu yang kita lihat in the long-term,” jelas Annisa.

Selaras dengan yang disampaikan Annisa tujuan dari pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, pembangunan yang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Annisa melanjutkan TPB/SDGs DKI Jakarta juga mendukung tujuan SDGs secara global salah satunya sanitasi.

“Sebenarnya SDGs secara global, terdapat goals yang ingin dicapai di seluruh dunia, salah satu target TPB/SDGs DKI Jakarta misalnya sanitasi, kita ingin mencapai goals tentang sanitasi supaya sanitasi itu menjadi layak. Maka untuk melihat indikator secara internasional sudah ada satu set indikator dan target yang ingin dicapai,” sambungnya.

Bappeda juga berharap agar semua tujuan yang dijalankan oleh SDGs dapat tercapai.

“Dalam melaksanakan TPB/SDGs, Bappeda berharap supaya semua goals SDGs yaitu 17 goals itu bisa tercapai sebelum tahun 2030. Jadi, kita mengupayakan agar bisa mencapai zero goals. Jadi semua indikatornya tercapai sebelum 2030 dan berharap itu semua bukan sekedar angka, akan tetapi proksi-proksinya betul-betul mencerminkan bagaimana masyarakatnya, bagaimana kondisi lingkungan, sosial, ekonomi, dan sebagainya,” tutup Annisa.

Konferensi Suara Kaum Muda : Setop Manipulasi Zat Adiktif Tembakau di Indonesia

Konferensi Suara Kaum Muda : Setop Manipulasi Zat Adiktif Tembakau di Indonesia

Reporter Arsyad; Editor Dani Zahra Anjaswari

Arsyad 2021 
M aya 
Aeshnina Azzahra Aqilani 
% Nabila Tauhida. 
anätasia_Wähyudi 
ula fitria 
abila Nadya 
Sarah Rauzana - GIDKP 
Jordan Vegard Ahar_Forum Aoak Kota Ambon
Konferensi pers online Indonesian Youth Council for Tobacco Control. (DNK TV/Arsyad)

Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC) adalah koalisi kaum muda dari 43 organisasi di 20 kota atau kabupaten dalam upaya menyuarakan pengendalian zat adiktif produk tembakau di Indonesia dengan inklusif dan bermakna. Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2022 dan menghimpun suara kaum muda.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan sebagai upaya strategis menyuarakan aspirasi kaum muda yang ditargetkan industri rokok untuk mendapatkan replacement smoker dalam keberlangsungan bisnisnya. Konferensi pers ini merupakan rangkaian acara awal untuk memberikan informasi dan mempromosikan kegiatan IYSTC 2022 yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-22 Mei 2022 mendatang.

Dalam acara puncak ini juga akan menyuarakan agar pemerintah membatasi akses masyarakat untuk bisa mendapatkan zat aditif. Mereka berharap bisa mendapatkan lingkungan yang layak, lingkungan yang terbebas dari zat aditif.

host 
host 
Aeshnina Azzah... 
Aeshnina Azzahra Aqi.. 
Arsyad 2021 
SlJediatJ 
Start V ideo 
Sarah Rauzana 
• • 26 
Partic i pants 
Salsabila Nadya 
Share Screen 
Jordan Vegard Ahar_ 
Reactions 
Whiteboards
Pemaparan materi oleh Sekretasis Jendral IYTCT. (DNK TV/Arsyad)

Sekretasis Jendral IYCTC, Rama Tantra mengungkapkan bahwa industri rokok menargetkan anak muda untuk terjerat menjadi korban aditif produk rokok sehingga adanya edukasi dan pemahaman terkait permasalahan tembakau atau produk zat aditif tembakau.

“Acara IYSTC akan dihadiri 500 anak muda dari seluruh Indonesia dan 70 organisasi atau komunitas yang mau menyepakati suara bersama bahwa industri rokok menargetkan anak muda untuk terjerat menjadi korban aditif produk rokok dan mereka industri rokok tidak peduli sama sekali dengan masalah kesehatan dan masalah lingkungan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa output dari acara ini untuk melakukan advokasi guna mendorong adanya sebuah kebijakan yang komprehensif yang dapat meningkatkan kualitas hidup di masa depan.

Output acara dari ini adalah melakukan advokasi untuk mendorong adanya sebuah kebijakan yang komprehensif bahwa anak muda dan masyarakat butuh hak kesehatan mereka untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan,” kata Rama.

Rokok konvensional sendiri mempunyai partikel-partikel yang terbuat dari plastik seperti pada bungkus rokok maupun pada puntungnya yang dapat berubah menjadi mikro plastik dan bisa mencemari udara sehingga sangat berbahaya ketika kita menghirup udara.

Selanjutnya, rokok elektronik walaupun tidak mengandung partikel plastik tetapi baterainya sangat berbahaya sebab baterai tersebut terbuat dari zat kimia yang sulit untuk diurai sehingga dapat mencemari lingkungan. Liquid pada rokok elektronik juga dapat mempengaruhi kualitas udara, air, dan tanah.

Dengan demikian, pemerintah diharapkan untuk membatasi akses masyarakat untuk bisa mendapatkan zat aditif agar mendapatkan lingkungan yang layak, lingkungan yang terbebas dari zat aditif.

Meningkatnya Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Tangerang Selatan

Meningkatnya Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Tangerang Selatan

Reporter Ambarwati; Editor Belva Carolina

Ilustrasi kekerasan seksual. (Freepik)

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Tri Purwanto mancatat di Tanggerang Selatan sepanjang Januari 2022 menerima 25 laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini merupakan peningkatan sejak akhir tahun 2021 yakni 19 kasus.

Namun, tahun 2021 mengalami penurunan dari tahun 2020 dengan jumlah 179 kasus meliputi 68 kasus kekerasan pada perempuan dewasa dan 111 kasus kekerasan anak. Sementara 2021 jumlah kasus kekerasan seksual perempuan dan anak mencapai 217 kasus, meliputi 135 kasus kekerasan perempuan dewasa dan 82 kasus anak dewasa.

Tri Purwanto juga menyampaikan, Tangerang Selatan mengalami kasus kekerasan seksual terbanyak. Lalu, disusul kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kasus kekerasan pada anak-anak serta kekerasan melalui media digital.

“Faktor dari peningkatan kasus kekerasan, saya belum tahu dan mungkin karena sudah banyak masyarakat Tangerang Selatan yang berani lapor, tapi jenis laporan paling tinggi yakni kasus seksual 7 kasus, dan KDRT 5 kasus,” ujar Tri Purwanto.

Meskipun Tanggerang Selatan mengalami kenaikan jumlah kasus kekerasan pada tahun 2022. Tri Purwanto justru bersyukur, hal tersebut dapat membuat masyarakat berani untuk bersuara jika menjadi korban kekerasan fisik ataupun kekerasan seksual.

Ilustrasi kekerasan seksual. (Freepik)

Seperti yang terjadi di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat. Inisial RR (43) mencekoki miras dan memerkosa H (7), tetangganya, dan aksi keji tersebut ketahuan setelah korban muntah-muntah dan pingsan dibawa ke rumah sakit. Pada saat pemeriksaan didapatkan luka dan cairan sperma di kemaluan korban.

Kejadian itu terjadi pada (25/2/2022). PR (pelaku) menjejalkan jenis minuman keras intisari terhadap korban, terjadi ketika Pelaku memanggil H (korban) ke dalam pos satpam yang sedang bermain pasir di area proyek perumahan.

Korban dijerat pasal 20 UU perlindungan anak dan terancam pidana penjara 5 hingga 15 tahun serta didenda maksimal 5 miliar.

Sementara, catatan dari Lingkar Studi Feminis (LSF), terjadi 99 kasus kekerasan seksual pada 2021 yang telah ditangani oleh pihaknya dari lima kampus besar di wilayah Banten.

Koordinator LSF, Eva Nurcahyani mengungkapkan, angka kasus akan selalu bertambah dengan seiringnya masa penerimaan mahasiswa baru atau masa Orientasi Mahasiswa.

Terjadinya kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak serta kasus KDRT membutuhkan upaya-upaya untuk menanggulanginya yaitu dengan upaya preventif dan upaya represif yang dilakukan oleh aparat Kepolisian dan P2TP2A Kota Tangerang Selatan bersama pihak-pihak terkait.

Hasil Thomas Cup 2022 : Indonesia Gagal Pertahankan Gelar, India Cetak Sejarah Baru

Hasil Thomas Cup 2022 : Indonesia Gagal Pertahankan Gelar, India Cetak Sejarah Baru

Reporter Rama Dhianti; Editor Belva Carolina

Tim Thomas Indonesia menjadi runner-up di kejuaraan Thomas Cup. (Twitter/@INABadminton)

Hasil final Piala Thomas Cup 2020 antara Indonesia vs India yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Minggu (15/5) berakhir dengan skor 0-3. Dengan demikian, hasil ini membuat Indonesia gagal dalam mempertahankan gelar juara dan harus puas di posisi runner-up untuk ketujuh kalinya di ajang kejuaraan Thomas Cup 2022.

Sebelumnya di babak semifinal, Indonesia bertemu dengan pemain Jepang. Pertandingan itu pun berlangsung dramatis. Sebab, penentuan siapa yang akan lolos ke final Thomas Cup 2022 ditentukan oleh partai kelima, yaitu Shesar Hiren Rhustavito.

Di awal, Indonesia sempat unggul 2-0 lebih dulu melalui kemenangan Anthony Sinisuka Ginting dan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Tetapi, pada partai ketiga dan keempat Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang. Harapan Indonesia ada di pundak Shesar yang turun pada partai kelima. Namun, pada akhirnya Shesar berhasil menang straight game langsung dengan skor 21-17 dan 21-11. Dengan kemenangan Shesar ini, Indonesia berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 3-2 dan berhasil mencapai babak final di ajang Thomas Cup 2022.

Dalam laga final Thomas Cup 2022, Indonesia harus mengakui keunggulan India terlebih dahulu melalui kekalahan Anthony Sinisuka Ginting di partai pertama. Ginting, pemain yang berusia 25 tahun itu berhasil dikalahkan oleh pemain asal India, yakni Lakshya Sen dengan rubber game 21-8, 17-21, dan 16-21 yang berlangsung selama 65 menit.

Pada jalannya pertandingan, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Ginting itu sebenarnya sudah unggul lebih dulu di set pertama. Banyaknya kesalahan sendiri yang dibuat oleh Sen membuat Ginting menang dengan skor cukup telak 21-8.

Di set kedua situasi berubah, Sen yang saat ini ada di peringkat ke 9 bermain lebih agresif dan tidak banyak melakukan kesalahan seperti di set pertama, skor berakhir 17-21.

Di awal set ketiga, Ginting mampu mengawali pertandingan dengan baik dengan unggul cepat di interval set ketiga 11-7. Namun, saat berganti lapangan Sen kembali bangkit dan membuat Ginting kewalahan menghadapi permainan dari Sen hingga Sen berhasil membalik keadaan menjadi 13-15. Kemudian Sen tampil makin percaya diri dan membuat Ginting, tunggal putra nomor 5 dunia itu akhirnya harus mengakui ketangguhan dari Sen. Sen menutup set ketiga dengan skor 16-21. Hasil itu pun membuat Indonesia dalam posisi tertinggal 0-1 dari India.

Di pertandingan kedua pada nomor ganda putra, Ahsan/Kevin juga kalah dalam duel rubber game melawan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-18, 21-23, dan 19-21 dalam waktu 1 jam 13 menit.

Kedua pasangan itu terlibat dalam pertarungan duel ketat yang terjadi di awal set pertama. Ahsan/Kevin dan Rankireddy/Shetty saling kejar-mengejar angka, enam kali skor sama terjadi hingga akhirnya Ahsan/Kevin berhasil menutup interval set pertama 11-9. Selepas interval, Ahsan/Kevin mendapat lima poin beruntun dari 11-10 menjadi 16-10. Meski Rankireddy/Shetty sempat berhasil mengejar ketertinggalan menjadi 18-16, Ahsan/Kevin mampu mengamankan set pertama dengan skor tipis 21-18.

Memasuki set kedua, Rankireddy/Shetty mengawali pertandingan dengan sangat baik hingga Ahsan/Kevin tertinggal di interval dengan skor 6-11. Usai interval, Ahsan/Kevin bangkit dan mampu membalikkan kedudukan menjadi 20-17. Namun, secara mengejutkan Ahsan/Kevin mampu dikalahkan oleh Rankireddy/Shetty dengan skor 21-23 di set kedua.

Duel ketat kembali hadir di set penentu sehingga pertandingan semakin terasa menegangkan. Ahsan/Kevin tertinggal hingga interval set ketiga 9-11. Meski tertinggal, Ahsan/Kevin tidak menyerah dan mampu mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul dengan skor 15-12. Namun sayangnya, pasangan India itu mampu menyamakan kedudukan kembali menjadi 16-16. Ahsan/Kevin akhirnya bisa dikalahkan oleh Rankireddy/Shetty 19-21. Indonesia pun tertinggal 0-2 dari India di final Thomas Cup 2022.

Pertarungan sengit kembali terjadi di partai ketiga. Indonesia mengutus Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie sebagai tunggal putra kedua. Dari catatan head to head, Jonatan unggul lima kemenangan dari sembilan pertemuan yang telah mereka jalani. Namun, pemain yang saat ini berada di peringkat 8 dunia itu dibungkam oleh Kidambi Srikanth, yang saat ini ada di peringkat 11 dunia, dengan straight game langsung 15-21 dan 21-23 yang berlangsung selama 48 menit.

Di set pertama, Srikanth langsung bermain cepat dan terus menekan pertahanan Jonatan hingga Jonatan tertinggal 2-8 dari Srikanth. Meski kemudian Jonatan mencoba keluar dari tekanan dan sempat menyamakan kedudukan tiga kali 8-8, 9-9, dan 15-15, Jonatan akhirnya kalah di set pertama dengan skor 15-21.

Di set kedua pertarungan sengit pun terjadi, Srikanth kembali ambil kendali sehingga membuat Jonatan tertinggal 8-11 di interval set kedua. Selepas interval, Jonatan berhasil mendapat enam poin beruntun dari 10-13 dan balik memimpin menjadi 16-13. Namun, keadaan semakin menegangkan setelah Srikanth mampu mengejar skor menjadi 20-20 hingga akhirnya smash menyilang dari Srikanth menutup set kedua. Jonatan akhirnya kalah dan harus akui keunggulan Srikanth dengan skor 21-23.

Kedudukan akhir menjadi 0-3. Dengan hasil tersebut, Indonesia gagal mempertahankan gelar juara yang mereka dapat pada 2021 silam dan harus merelakan Piala Thomas Cup 2022 jatuh ke tangan India.

Tim Thomas India mengangkat piala Thomas Cup. (Badminton Photo/Mikael Ropars)

Kekalahan Indonesia atas India di babak final Thomas Cup 2022 membuat Badminton Lovers atau BL Indonesia, Ismatun Nabila merasa sedih.

“Pastinya sih sedih, tapi kita aja sedih apalagi pemainnya, sudah keren kok malah ga menyangka bisa sampai final soalnya tim Indonesia ga dalam performa terbaiknya, jadi ya bangga sih tetap,” ujar Nabila.

Untuk pertama kalinya India sukses mengukir namanya dalam sejarah bulu tangkis dunia. Sebelum ini, India tidak pernah melaju melebihi semifinal di ajang kejuaraan Thomas Cup. India menjadi negara keenam yang mampu menjuarai ajang ini dan bergabung dengan lima negara lain yang telah memenangkan Piala Thomas Cup yakni Malaysia, Indonesia, China, Jepang, dan Denmark.

Salah satu Badminton Lovers (BL) yang juga merupakan Mahasiswa UIN Jakarta, Muhammad Rifal tidak menyangka bahwa India berhasil mengalahkan unggulan pertama Thomas Cup 2022, yaitu Indonesia.

“Gak nyangka sih, tapi memang pemain India lagi on fire, kepercayaan diri mereka lagi tinggi-tingginya karena bisa sampai final, wajar aja sih mereka bisa menang,” ujar Rifal.

Selaras dengan Rifal, Nabila juga mengakui India saat ini dalam keadaan on fire terutama di sektor tunggal putra.

“India memang lagi on fire banget, apalagi MS (men’s single) nya, jadi ga heran si kalau bisa sampai final, dari awal memang sudah kelihatan ini bakal jadi kuda hitam, terus mau cetak sejarah juga ya pasti motivasinya lebih besar si dibanding Indonesia yang punya beban sebagai juara bertahan, punya pressure lebih besar,” jelasnya.

Nabila dan Rifal juga memberi pesan kepada tim Thomas Indonesia, yakni jangan terlalu lama bersedih, tetap semangat untuk pertandingan selanjutnya, dan sangat berharap di tahun 2024 tim Thomas Indonesia dapat merebut kembali Piala Thomas Cup.

Tabur bunga di Tugu Reformasi pada Jumat, (13/05).

Merawat Ingat 24 Tahun Tragedi Trisakti

Merawat Ingat 24 Tahun Tragedi Trisakti

Reporter Mazaya Riskia Shabrina; Editor Ahmad Haetami

Tabur bunga di Tugu Reformasi pada Jumat, (13/05).
Tabur bunga di Tugu Reformasi pada Jumat, (13/05). (DNK TV/Mazaya Riskia Shabrina)

Sudah 24 tahun  berlalu sejak peristiwa Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 silam yang menyebabkan tewasnya Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Dalam rangka memperingati peristiwa ini, para mahasiswa se-Jabodetabek gelar aksi tabur bunga di Tugu Reformasi, Universitas Trisakti, Jakarta Barat,  Jumat (13/05).

Sebanyak 350 peserta dari mahasiswa, aktivis Gerakan Nasional 1998, Front Milenial Jabodetabek (FMJ), dan kaum perempuan dari Indonesia Bersatu turut hadir dalam aksi ini.

“Kita ingin mengenang bahwa peristwa 12 Mei itu bukanlah momentum belaka. Ketika kita menyatakan bahwa reformasi adalah sejarah, maka kita harus sadar bahwa sejarah adalah hal yang harus diestafetkan atau diwariskan secara turun-temurun,” tutur Inisiator Konsolidasi Indonesia, Febriditya Ramdhan kepada DNK TV.

Febriditya juga menambahkan bahwa berbagai permasalahan yang terjadi sampai hari ini tidak terlepas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Tentunya, mahasiswa memegang peran penting karena mahasiswa memiliki Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya berbunyi “pengabdian kepada masyarakat”.

Mahasiswa berorasi di halaman Universitas Trisakti (DNK TV/Debri Wahyu Wardana)
Mahasiswa berorasi di halaman Universitas Trisakti (DNK TV/Debri Wahyu Wardana)

Dalam aksi ini peserta menuntut para pahlawan reformasi yang gugur bisa diakui sebagai Pahlawan Nasional secara resmi pada peristiwa 10 November mendatang. Selain itu, keluarga korban yang ditinggalkan lebih diperhatikan, seperti pemberian penghargaan kepada keluarga korban.

“Proses persidangan terhadap penembakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian sudah selesai. Yang sekarang kami tuntut dari empat pahlawan reformasi yang gugur agar diakui menjadi Pahlawan Nasional,” ucap Ketua Umum Gerakan Nasional ’98, Anton Aritonang.

Anton mengungkapkan bahwa proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional sudah dimulai sejak 2004 dan terus diperjuangkan hingga detik ini. Secara lisan, Presiden Joko Widodo sudah menyetujui. Namun, hal ini belum final dan masih perlu pembuktian dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden secara resmi.

Peserta aksi berharap pemberian gelar Pahlawan Nasional pada 10 November mendatang terealisasi sebagai bentuk penghormatan yang baik bagi empat pahlawan reformasi yang telah gugur.

Seorang Pemuda Tuntut Keadilan Sang Ayah atas PHK Sepihak PT G4S

Seorang Pemuda Tuntut Keadilan Sang Ayah atas PHK Sepihak PT G4S

Reporter Ahmad Haetami; Editor Tiara De Silvanita

Pemuda membawa atribut kerja dan poster kritikan. Menuntut keadilan untuk ayahnya atas PHK sepihak oleh PT G4S.
Pemuda membawa atribut kerja dan poster kritikan. Menuntut keadilan untuk ayahnya atas PHK sepihak oleh PT G4S. (Dok. Istimewa)

Seorang pemuda membawa atribut kerja dan poster bertuliskan “Ayah saya salah satu di antara banyaknya pekerja yang dipecat secara sepihak oleh PT G4S!” di Gedung Kantor Perusahaan Sekuriti PT Group 4 Securicor (G4S) Indonesia, Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat, (13/05)

Pemuda itu meminta pertanggungjawaban PT G4S untuk mengungkap alasan sebenarnya dibanding frasa “efisiensi kerja” terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan dadakan terhadap ayahnya sejak 1 April 2022 lalu.

“Bukan hanya ayah saya saja yang mengalaminya tetapi masih ada para pekerja lainnya merasakan hal yang sama akibat PHK sepihak yang dilakukan PT G4S. Apakah hal seperti ini yang diinginkan oleh perusahaan kepada para buruh? Sudah diperas tenaganya, dihilangkan juga sumber penghidupan, dan mata pencahariannya. PT G4S harus bertanggung jawab atas tindakan sepihak dan sewenang-wenang kepada para pekerja,” ujar Ghonim Hidayatullah.

Bagi perusahaan yang melakukan PHK sudah ada aturannya dalam Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 151 tentang Ketenagakerjaan yaitu tidak boleh dilakukan PHK secara sepihak serta harus melalui perundingan sebagai berikut:

  • Ayat (1) Pengusaha,pekerja/buruh, serikat pekerja/serikat buruh, dan pemerintah, dengan segala upaya harus mengusahakan agar jangan terjadi pemutusan hubungan kerja.
  • Ayat (2) Dalam hal segala upaya telah dilakukan, tetapi pemutusan hubungan kerja tidak dapat dihindari, maka maksud pemutusan hubungan kerja wajib dirundingkan oleh pengusaha dan serikat pekerja/serikat buruh atau dengan pekerja/buruh apabila pekerja/buruh yang bersangkutan tidak menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh.
  • Ayat (3) Dalam hal perundingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) benar-benar tidak menghasilkan persetujuan, pengusaha hanya dapat memutuskan hubungan kerja dengan pekerja/buruh setelah memperoleh penetapan dari lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Poster bernada kritikan kepada PT G4S.
Poster bernada kritikan kepada PT G4S. (Dok. Istimewa)

Dalam hal ini, perusahaan yang melakukan PHK tanpa mengikuti ketentuan hukum, maka wajib mempekerjakan kembali pekerja tersebut. Sesuai Pasal 155 yang bunyinya:

  • Ayat (1) Pemutusan hubungan kerja tanpa penetapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151 ayat (3) batal demi hukum.
  • Ayat (2) Selama putusan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial belum ditetapkan, baik pengusaha maupun pekerja/buruh harus tetap melaksanakan segala kewajibannya.
  • Ayat (3) Pengusaha dapat melakukan menyimpangan terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) berupa tindakan skorsing kepada pekerja/buruh yang sedang dalam proses pemutusan hubungan kerja dengan tetap wajib membayar upah beserta hak-hak lainnya yang biasa diterima pekerja/buruh.

Pemerintah harus memberi sanksi kepada perusahaan yang melakukan PHK sepihak berupa sanksi administrasi dan sanksi hukum. Sanksi tersebut penting sebagai eksistensi  penegakan hukum demi terciptanya keadilan bagi setiap buruh.

Dampak Lingkungan Akibat Industri Tembakau

Dampak Lingkungan Akibat Industri Tembakau

Reporter Qo’is Ali Humam; Editor Latifahtul Jannah

Flayer Media Briefing : Dampak Lingkungan Akibat Industri Tembakau. (Dok. Istimewa)

Setiap tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Dimulai dari tahun 1987, ketika dunia mulai menyadari bahaya rokok terhadap kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menginisasi Hari Tanpa Tembakau Sedunia sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dunia sebab adanya ancaman bahaya penggunaan tembakau yang memicu penyakit dan kematian. Bahkan di Indonesia sendiri merokok menjadi penyebab angka kematian terbesar kedua setelah hipertensi.

Di tahun 2022 ini, WHO menetapkan tema HTTS adalah “Tobacco : Threat to our environtment“. Tema ini sangat sesuai dengan kondisi di Indonesia, dimana adiksi masyarakat terhadap penggunaan rokok dan peran industri tembakau telah menimbulkan dampak pada lingkungan dan dapat merusak ekosistem dalam semua prosesnya, mulai dari pembudidayaan, produksi, distribusi, bahkan limbah produk tembakau atau rokok tersebut sangat berpengaruh pada kerusakan lingkungan.

Dalam rangka menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2022, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lentera Anak Foundation bersama Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP), Organisasi Konservasi Lingkungan Ecoton Indonesia, dan World Cleanup Day Indonesia berkolaborasi dalam mengadakan Media Briefieng dengan tema “Dampak Lingkungan Akibat Industri Tembakau” pada Kamis (12/5) bertempat di Bakoel Koffie, Cikini Raya, Jakarta Pusat. Dengan mengundang puluhan media massa dalam acaranya, mereka berharap media ikut andil dalam mengangkat isu pencemaran lingkungan yang salah satunya disebabkan oleh industri tembakau.

Dihadiri para narasumber perwakilan dari beberapa organisasi konservasi lingkungan. (DNK TV/Rizky Faturrahman)

Kolaborasi ini tentunya bertujuan untuk sama-sama memberikan pemahaman mengenai dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat industri tembakau, mulai dari proses produksi hingga menjadi sisa konsumsi atau sampah produk. Serta pemahaman tentang siasat industri tembakau yang menghindari tanggung jawab penyelamatan lingkungan yang disebabkan produk industri rokok, melalui program Greenwashing yang dianggap hanya bersifat pencintraan.

Para narasumber yang hadir dalam Media Briefing ini menyampaikan data yang ditunjukkan oleh STOP (exposetobacco.org) yang merupakan kelompok kemitraan yang fokus dalam penelitian pengendalian tembakau di University of Bath Inggris mengungkap bahwa prouduksi rokok mengakibatkan 5% penggundulan hutan global, 30% penggundulan hutan di negara penanam tembakau, dan keruskan 200.000 hektar biomassa kayu setiap tahunnya. Konsumsi rokok juga mengakibatkan 4,5 trilliun puntung rokok dibuang setiap tahun di seluruh dunia, menyumbang 766 juta ton sampah beracun setiap tahun, 2 juta ton limbah padat dari kardus dan kemasan rokok, dan 19-38% sampah yang dikumpulkan dari pembersihan laut secara global berasal dari puntung rokok.

Temuan banyaknya sampah produk tembakau atau rokok di lingkungan bebas menunjukkan abainya tanggung jawab industri tembakau akan sampah hasil produksi mereka, padahal sebagai produsen seharusnya industri tembakau bertanggungjawab mengelola sampah produk mereka. Namun, dengan dalih membuat sistem untuk mengelola sampah produknya, industri tembakau malah berinvestasi dengan melakukan greenwashing untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari kerugian lingkungan yang mereka timbulkan.

Bahkan dalam hal ini Koordinator Nasional GIDKP, Rahyang Nusantara menyampaikan bahwa pencemaran lingkungan ini tidak hanya berasal dari rokok tembakau biasa melainkan juga berasal dari limbah rokok elektrik, karena selain berbentuk sampah pelastik yang sangat sulit terurai rokok elektrik ini juga termasuk dalam sampah elektronik dan dikategorikan ke dalam sampah B3 (bahan, berbahaya, dan beracun).

Peneliti senior Ecoton Indonesia Eka Chlara Budiarti, juga menyatakan hal yang sama bahwa limbah puntung rokok ini tak dapat disepelekan karena di dalamnya mengandung mikroplastik dan berbagai macam zat kimia.

“Nyatanya pada tahun 2021 ada beberapa penilitian bahwa limbah dari puntung juga berpengaruh dan berdampak pada kesehatan tubuh kita, melalui degradasi limbah puntung rokok itu sendiri. Selain dari limbah kemasan berupa pelastik yang dinyatakan hanya dapat terurai sekitar 30 tahun di alam, di penghujung 2021 terdapat penilitan bahwa setidaknya dalam satu limbah puntung roko ini memiliki 15.600 helai fiber sintetis dan kandungan satu puntung rokok ini bahkan dapat mencemari 1000 liter air dan pastinya mengganggu lingkungan makhluk hidup yang ada di dalamnya” ujarnya.

Atas dasar itu semua, Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari yang juga sebagai penyelenggara sangat berharap masyarakat dapat memahami dan ikut peduli terhadap isu pencemaran lingkungan ini.

“Ya saya berharap dengan adanya Hari Tanpa Tembakau Sedunia menjadi event dan kesempatan untuk kita meluaskan edukasi dan kolaborasi dengan berbagai komunitas, organisasi, media, dan berbagai lembaga swadaya masyarakat, untuk terus mengajak masyarakat lainnya agar mulai peduli terhadap kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan solusi yang tepat ialah kita harus sadar dan memulai, walaupun tidak dapat berhenti sepenuhnya, setidaknya mengurangi, jika tidak dapat teratasi seutuhnya, setidaknya tetap berusaha sedikit demi sedikit.

Bilqis Prasista, Pebulu Tangkis Peringkat 333 Taklukan Peringkat 1 Dunia

Bilqis Prasista, Pebulu Tangkis Peringkat 333 Taklukan Peringkat 1 Dunia

Reporter Fathiah Inayah;  Editor Latifahtul Jannah

ВАБМ!ГЧФК' 
„ото
Bilqis Prasista saat tampil di Piala Uber 2022 (Badminton Photo/Erika Sawauchi)

Pada saat pertandingan bulu tangkis di Piala Uber 2022, Bilqis Prasista pemain bulu tangkis tunggal putri Indonesia menaklukan Akane Yamaguchi, pemain ranking 1 dunia asal Jepang dalam perebutan juara group A dalam Uber Cup 2022 yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok Thailand pada Rabu (11/5).

Namanya menjadi buah bibir di mana-mana bahkan namanya trending di media sosial dikarenakan kemenangannya yang spesial, mengingat peringkat Bilqis 333 dibandingkan Akane Yamaguchi yang peringkat 1 dunia.

Mahasiswa UIN Jakarta, Nuraini Putri, penikmat bulu tangkis menanggapi jika tidak ada kata tidak mungkin, strategi, dan stabil selama pertandingan menjadi kunci kemenangan Bilqis Prasista.

“Semuanya tidak ada yang tidak mungkin, apapun bisa terjadi. Sebenarnya bukan hanya usaha yang kuat dalam permainan bulu tangkis, strategi dan berpikir secara cepat juga diperlukan. Seperti yang kita tahu lawan dari bilqis adalah pemain single no 1 dunia yang berasal dari Jepang yang staminanya cukup kuat dan terkenal dengan permainan cepatnya namun yang saya amati  kemarin permainan dari Bilqis sangatlah santai sehingga staminanya tidak terkuras habis hingga akhir permainan,” jelasnya saat diwawancarai DNK TV pada Kamis, (12/05).

Selaras dengan sebelumnya Mahasiswa UIN Jakarta, Halimatusaida mengatakan jika Bilqis mempunyai persiapan yang matang serta mental yang baik dalam pertandingan tersebut.

“Dia (Bilqis) tipe pemain yang tenang, bisa melayani bola-bola lawan dengan cukup baik dan terlihat pukulannya bisa mengecoh lawan,” terang Halimatusaida

Menurut Halimatusaida ketika menikmati pertadingan tersebut justru lawan yang kewalahan.

“Bahkan Bilqis yang berhasil membuat lawannya Akane Yamaguchi kewalahan menerima serangan darinya,” ujarnya.

r•gem 
OIN 
=......-—=aÄ%\..- 
١٨، R
Pemain Akane Yamaguchi perwakilan Jepang saat pertandingan. (Twitter/@YonexAllEngland)

Bilqis Prasasti membuktikan jika tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha dan berdoa semaksimal mungkin. Padahal jika dilihat realitanya, Bilqis yang duduk di peringkat 333 dunia ini terbilang mustahil mengalahkan Akane. Namun siapa sangka jika ia sangat on fire dan bermain dengan apik.

Mahasiswa UIN Jakarta, Aini Putri mengatakan bahwa nilai yang dapat dipetik dari kemenangan Bilqis Prasasti adalah bahwa berusaha itu sangat penting walaupun tidak tahu bagaimana akhirnya, setidaknya beranikan untuk mencoba.

“Hal yang membuat saya terinspirasi dari hal tersebut ialah tidak ada yang tidak mungkin untuk  menggapai mimpi kita, sekalipun rasanya latar belakang kita tidak memungkinkan untuk meraihnya,” ujarnya.

Indonesia Alami Suhu Panas Ekstrem, BMKG Imbau Masyarakat Beberapa Hal

Indonesia Alami Suhu Panas Ekstrem, BMKG Imbau Masyarakat Beberapa Hal

Penulis Riyasti Cahya Rabbani; Editor Syaifa Zuhrina

Illustrasi cuaca panas. (Freepik/@freepik)

Sejumlah wilayah Indonesia diselimuti cuaca panas yang cukup esktrem dalam beberapa hari terakhir. Terkait hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan data hasil pengamatan menunjukkan suhu maksimum selama periode 1 – 7 Mei 2022 berkisar antara 33 – 36,1 derajat celcius. Suhu tertinggi terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara.

Suhu maksimum tertinggi juga pernah terjadi di Indonesia pada bulan April sekitar 4-5 tahun terakhir dengan suhu mencapai 38 derajat celcius di Palembang pada tahun 2019 dan pada bulan Mei 2018 di Temindung Samarinda. 

Menurut BMKG dalam siaran pers, fenomena ini disebabkan oleh posisi semu matahari yang saat ini berada di wilayah utara ekuator hingga mengakibatkan sebagian wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Hal ini menyebabkan tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujan sangat berkurang, sehingga cuaca cerah yang akan mendominasi. Akibatnya  memaksimalkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi sehingga kondisi suhu yang dirasakan masyarakat menjadi cukup terik di siang hari.

BMKG
Logo BMKG. (bmkg.go.id)

Kondisi tersebut tidak bisa selalu dikatakan sebagai akibat dari gelombang panas. Suhu yang terjadi saat ini merupakan kondisi suhu panas dalam skala variabilitas harian.  Namun, BMKG memaparkan perihal kewaspadaan kondisi suhu ini terjadi hingga pertengahan Mei.

Dalam kondisi seperti ini, ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya menghindari risiko masalah kesehatan yakni dengan memperbanyak konsumsi air mineral, menghindari paparan sinar matahari secara langsung, menggunakan pelembab untuk menjaga hidrasi kulit dan tabir surya serta menghindari konsumsi protein yang dapat meningkatkan panas dalam tubuh.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi stamina dan cairan tubuh terutama mereka yang banyak beraktifitas di luar ruangan pada siang hari agar tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya.