SEA Games 2021: Indonesia Siap Cetak Medali Emas Kembali

SEA Games 2021: Indonesia Siap Cetak Medali Emas Kembali

Reporter Maya Maulidia; Editor Syaifa Zuhrina

Logo Sea Games 2021 di Hanoi. (saigoneer.com)

Setelah dihalang pandemi, pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara atau Southeast Asian Games (SEA Games) yang seharusnya diadakan setiap dua tahun sekali kini kembali hadir. Ajang perlombaan olahraga ini melibatkan 11 negara Asia Tenggara dengan 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Tahun ini kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Hanoi, Vietnam pada 12-23 Mei 2022 dengan mengusung tema “For a Stronger South East Asia“.

Perlombaan ini diselenggarakan sebagai ajang pertemuan negara-negara Asia Tenggara untuk menunjukkan kemampuan dan kemahiran dalam berbagai bidang olahraga dari setiap negara yang bersangkutan bersama para atletnya. Cabang yang dilibatkan yakni akuatik (selam, renang indah, dan polo air), angkat besi, atletik, balap sepeda, berkuda, billiar snooker, bola basket, bulu tangkis, catur, futsal, karate, sepak bola, tenis meja, dan lain-lain.

Upacara pembukaan dan upacara penutupan akan diadakan di Stadion My Dinh dengan didukung oleh kota-kota lainnya salah satunya Hai Phong yang antusias menyambut ajang olahraga SEA Games ini.

Ilustrasi jenis olahraga. (Freepik/@rawpixel.com)

Dilansir dari rukita.co dalam acara Sea Games kali ini National Olympic Committee (NOC) Indonesia ikut andil dalam memilih cabang olahraga yang wajib mempertandingkan dua cabang yaitu akuatik dan atletik. Dan minimal mempertandingkan 22 kategori yang telah ditentukan.

Salah satu cabang olahraga yang diprediksi akan sengit yaitu cabang sepak bola. Hal ini disebabkan beberapa negara sudah mempersiapkan diri untuk meraih medali emas, salah satunya Timnas Indonesia yang ingin mencetak ulang prestasi medali emas pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

Dalam cabang esports Indonesia, sebanyak 128 atlet diseleksi pada Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) tahap pertama pada tanggal 1-10 Maret 2022 hingga menjadi 66 atlet yang siap bertanding dalam 10 cabang olahraga esprots. Berikut daftar nama atlet untuk cabang olahraga esports yakni Asep Wijaya, Dimas Kharisma Yohanda, Emanuel Hendo Paska, Farhan Akbari Ardiansyah, Mahendra Wibawa Budi Putra, Muhammad Ferisko, dan Yayan Hidayat.

Salah satu Mahasiswa UIN Jakarta, Muhammad Shidqi Aldiansyah menilai tahun ini atlet-atlet yang dikirim merupakan regenerasi terbaik pada bidangnya masing-masing, dilihat dari banyaknya nama-nama baru yang sedang bersinar dalam kiprahnya di tingkat nasional. Dan diharapkan bisa menjadi ajang unjuk gigi bangsa Indonesia agar bisa lebih bersinar dan membawa pulang medali sebanyak-banyaknya.

Senada dengan Shidqi, Rafiq Subhi Sahfi juga menilai pada SEA Games kali ini panitia terlihat sudah mempersiapkan dengan sangat baik, terbukti dengan banyaknya sukarelawan yang dapat menguasai bahasa asing dengan baik sehingga acara tidak akan terjadi banyak kendala, dan ia juga sangat setuju dengan tema yang di angkat.

“Harapannya semoga seluruh atlet yang turun dalam event tersebut khususnya atlet Indonesia bisa berjuang secara sungguh-sungguh membawa nama baik negaranya tetapi tetap jangan melupakan sportifitas dan saya berharap pada event ini tidak ada atlet yang menggunakan doping dan semoga Asia Tenggara bisa semakin kuat khususnya setelah efek dari pandemi virus ini,” jelas Rafiq.

Hari Konsumen Nasional: Perlunya Menghargai Produk Sendiri

Hari Konsumen Nasional: Perlunya Menghargai Produk Sendiri

Reporter Hayyun Viddarayn; Editor Syaifa Zuhrina

Ilustrasi belanja. (Freepik/@pressfoto)

Setiap 20 April diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional yang diharapkan dapat meningkatkan konsumen akan hak dan kewajibannya, serta sebagai upaya penguatan kesadaran secara masif akan arti pentingnya hak dan kewajiban konsumen. Selain itu juga sebagai faktor peningkatan daya saing produk yang dihasilkan pelaku usaha dalam negeri dan menempatkan konsumen untuk menjadi agen perubahan dalam posisinya sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi.

Konsumen yang cerdas tentunya mereka yang membeli produk sesuai ketentuan serta mengutamakan penggunaan produk-produk dalam negeri. Karena hal tersebut akan meningkatkan daya saing perekonomian bangsa, yang tentu akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk menjadi konsumen yang cerdas adalah dengan cara mencari informasi mengenai produk yang akan dibeli serta membeli produk yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan.

Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat membuat umat muslim berlomba-lomba membeli berbagai keperluan untuk menyambut hari kemenangan tersebut . Untuk menjadi konsumen yang cerdas serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi maka berburu lah produk-produk dalam negeri dengan mencari produk berkualitas baik dan setara dengan produk luar negeri. Karena hal tersebut secara tidak langsung dapat membantu meningkatkan lapangan kerja di dalam negeri.

Ilustrasi konsumen membeli dagangan. (Pixaby/Pexels).

Salah satu Mahasiswa UIN Jakarta, Muhammad Ikhsan Farid memaparkan bahwa konsumen yang cerdas ialah konsumen yang mengetahui serta paham terkait nilai harga dengan kualitas barang yang dibeli.

“Konsumen yang cerdas itu pertama, yang bisa menempatkan diri sebagai konsumen yang memang sudah berniat membeli barang tersebut. Misalnya kita ingin membeli sesuatu tidak banyak memilih, tidak ribet, dan tidak repot seperti secara pembayaran,” ucap Ikhsan saat diwawancarai oleh Reporter DNK TV pada Selasa (19/4).

Kedua, tahu apa yang dia beli baik merknya apa dan harganya berapa. Jadilah konsumen yang bisa mengetahui dan paham barang yang dia beli sesuai dengan nilai harganya dengan kualitasnya,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan terkait harapan untuk konsumen kedepannya agar bisa memperhatikan serta menghargai buatan produk dalam negeri dengan cara membeli produk-produk tersebut.

“Harapan untuk konsumen kedepannya mungkin harus lebih memperhatikan lagi barang-barang yang akan dibeli terutama barang pakai. Mencari dulu baju buatan lokal sebelum buru-buru membeli baju buatan luar negeri. Konsumen Indonesia harus bisa lebih menghargai poduk lokalnya dengan cara membeli produk lokal.”

TVONAIR 7.0: Media Wajib Berkolaborasi Demi Peluang

TVONAIR 7.0: Media Wajib  Berkolaborasi Demi Peluang

Reporter Indi Azizi Editor Ahmad Haetam

REC 
Hi, I am 
Eno Bening 
Content Creator 
Show Producer 
Social Media Strategist 
Start Video 
82 
Participants 
More
Pemaparan Materi Oleh Eno Bening (DNK TV/Indi Azizi)

UMN TV menyelenggarakan acara Sharing and Discussion TVONAIR 7.0 sebagai bentuk rangkaian terakhir peringatan hari jadi UMN TV ke-7, Sabtu (16/04). Acara yang mengusung tema ‘‘Once Upon a Journey: Media Collaboration for Bussines Opportunites” ini diadakan secara daring melalui Zoom dan  turut mengundang 21 media se-Indonesia.

Dengan terdapat sekitar 80 peserta, acara ini mengajak media untuk berpartisipasi secara aktif dalam menerapkan kolaborasi agar menghadirkan peluang bisnis. Ketua Koordinasi Acara TVONAIR 7.0, Elora Sianto, mengatakan bahwa media di Indonesia harus dapat membangun kolaborasi agar dapat merasakan peluang ketika sedang melakukan kolaborasi.

”Media-media di Indonesia dapat membangun culture ‘collaborate’ dari sekarang. Sehingga mereka dapat merasakan ‘opportunities’ apa saja yang bisa didapakan ketika melakukan kolaborasi. Media-media di Indonesia juga dapat mengepakkan sayapnya lebih besar lagi untuk dikenal tidak hanya sebagai media tetapi juga sebuah platform yang memiliki impact tinggi,” jelas Elora Sianto

Pada pelaksanaannya yang ketujuh, Snd TVONAIR 7.0 kali ini dihadiri oleh beberapa narasumber, yakni ada Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sasmito Madrim, Social Media Strategist, Eno Bening, dan Brand and Marketing Strategist,  Alya Dalila.

Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua Panitia TVONAIR 7.0, Adeline Frederica, kemudian sesi selanjutnya yaitu pemaparan materi dari narasumber. Narasumber pertama yaitu Ketua  AJI, Sasmito Mardim, menjelaskan bahwa di era yang serba digital saat ini media harus mau untuk berkolaborasi.

”Kolaborasi itu wajib dan tidak bisa dihindari di era yang serba digital ini. Mau tidak mau media harus berkolaborasi karena yang dihadapi bukan lagi dengan sesama media tetapi dengan media sosial,” ujar Sasmito 

Oleh karena itu, AJI berinisiatif melakukan kolaborasi bersama lembaga-lembaga di berbagai bidang. Salah satunya yaitu Indonesian Leaks yang merupakan program kolaborasi investigasi AJI dengan lembaga Free Press Unlimited, Tempo Institute, dan Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara.

Narasumber kedua, Alya Dalila menjelaskan, bahwa dengan kolaborasi akan mendapatkan dampak yang sangat besar. kita dapat mengambil market kompetitor dan di sisi lain juga dapat memiliki user intention.

Ia juga menjelaskan bahwa penolakan yang diterima dari penawaran kolaborasi bukan berati kita gagal dalam melakukan kolaborasi, melainkan kita harus melakukan riset lebih luas lagi untuk menemukan media yang cocok untuk diajak berkolaborasi.

REC 
Unmute 
Start Video 
Zoom v 
Share 
82 
Participants 
ave 
More
Sharing and Discussion dipandu oleh Moderator, Amelia Santoso (DNK TV/Indi Azizi)

Pemaparan materi dilanjutkan oleh Eno Bening yang memaparkan pentingnya untuk memedulikan sosial media jika ingin menjadikan sosial media sebagai personal branding.

Social media is you, karena apa yang kita lakukan di sosial media akan mempresentasikan diri kita. Jadi, kita perlu mencari jati diri kita yang berbeda dan unik dari orang lain, jika ingin menjadikan sosial media sebagai personal branding,” ujar Eno

Eno juga menambahkan, untuk memperkuat personal branding kita dapat dengan ‘tell your story’ karena tak sedikit juga influencer yang lahir dari cerita-cerita mereka.

Setelah berakhirnya sesi pemaparan materi dari para narasumber, Moderator, Amelia Santoso membuka sesi tanya jawab dan mengajak seluruh peserta dari berbagai media untuk berdiskusi dengan para narasumber. Salah satunya berdiskusi terkait bagaimana media dapat melakukan kolaborasi dan membangun peluang bisnis.

Eno bening dan Sasmito Mardim menanggapi bahwa kolaborasi sangatlah luas, tidak dapat di sama persiskan dan bahkan ada yang berbayar. Namun, kembali lagi semua tetap harus memperhatikan kode etik yang berlaku.

RUU TPKS Akhirnya Resmi Disahkan

RUU TPKS Akhirnya Resmi Disahkan

Reporter Indi Azizi Editor Dani Zahra Anjaswari

Pengesahan RUU TPKS oleh DPR RI. (Instagram/@puanmaharaniri) 

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah resmi megesahkan Rancangan Undang Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi Undang-Undang. Pengesahan ini dilakukan dalam rapat paripurna DPR RI ke-19 yang dipimpin oleh Puan Maharani.

”Apakah rancangan undang-undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?” kata Puan.

Pernyataan tersebut disambut dengan seruan kata setuju dari para anggota dewan diiringi ketokan palu sidang oleh Puan, yang menandakan telah diresmikannya RUU TPKS menjadi undang-undang.

Pengesahan RUU TPKS ini disambut baik oleh masyarakat yang telah lama menanti selama 6 tahun ke belakang. Seperti yang diketahui lika-liku pembahasan tiap butir aturan dalam RUU TPKS penuh dinamika dan pro kontra dari berbagai pihak. RUU TPKS yang dulunya adalah Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) menjadi Rancangan awal yang tak segera disahkan meski telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021.

Pengesahan RUU TPKS oleh DPR RI.(Instagram/@puanmaharaniri) 

Kemudian RUU PKS diganti dengan RUU TPKS yang tepat pada Selasa (12/4) resmi disahkan oleh pemerintah dan DPR RI menjadi undang-undang.

Mahasiswi UIN Jakarta, Alfina menanggapi disahkannya RUU TPKS menjadi undang-undang ini menjadi kabar baik bagi masyarakat terlebih bagi mereka yang telah lama memperjuangkannya. Alfina berharap, setelah disahkannya RUU TPKS menjadi undang-undang dapat bekerja maksimal dalam menanggulangi kasus pelecehan seksual di Indonesia.

”Disahkannya RUU TPKS menjadi undang-undang oleh DPR tentunya menjadi hal yang membahagiakan bagi banyak pihak yang ikut mengawal dan memperjuangkannya. Dengan ini kita semua merasa terlindungi dan menjadi langkah maju dalam mencegah dan menangani tindak kekerasan pelecehan seksual di Indonesia. Semoga penegakan UU TPKS dapat berjalan dengan baik sehingga maksimal untuk melindungi korban,” ujar Alfina.

Dalam rapat ini Ketua Panja RUU TPKS, Willy Aditya juga menjelaskan RUU TPKS merupakan aturan yang berpihak pada korban dan melalui undang-undang ini pula aparat penegak hukum memiliki payung hukum yang selama ini belum ada untuk menanggulangi setiap kasus kekerasan seksual.

“Rancangan undang-undang ini juga memuat tentang victim trust fund atau dana bantuan korban. Ini adalah sebuah langkah yang maju bagaimana kita hadir dalam memberikan perlindungan bagi warga negara Indonesia,” ujar Willy.

Aksi Nasional 11 April, Perjuangan Mahasiswa Wakili Suara Rakyat

Aksi Nasional 11 April, Perjuangan Mahasiswa Wakili Suara Rakyat

Reporter Zakiah Umairoh; Editor Belva Carolina

Barisan mahasiswa untuk mulai melakukan aksi. (DNK TV/Rayhan Alwi)

Gabungan mahasiswa Indonesia berkumpul di titik awal Gerbang Pemuda Gelora Bung Karno (GBK) untuk memulai seruan aksi pada hari Senin, (11/4) pukul 13.00 WIB menuju Gedung DPR RI. Selain dari mahasiswa, demonstran juga terdiri dari berbagai elemen masyarakat.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memindahkan lokasi demo 11 April yang semula di Istana Merdeka menjadi Gedung DPR RI.

Pihak kepolisian memperketat massa sejak awal aksi dimulai. Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Dermawan Karosekali sempat mengamankan warga sipil yang ikut demonstrasi tanpa mengenakan atribut pengenal.

“Karena kami juga tidak ingin kalau adik-adik mahasiswa ditonton sama orang nggak jelas, nanti kalau dia penyusup bagaimana? Kasihan adik-adik mahasiswanya, kan, karena di sini kalian adalah pejuang-pejuang sama seperti saya,” ucapnya pada Senin (11/04).

Para orator dari berbagai universitas, seperti Universitas Hasanuddin, Univeritas Lampung, serta Universitas Sriwijaya saling menyampaikan orasi dan menyuarakan tuntutannya.

Berikut ini 4 tuntutan yang diajukan BEM SI kepada pemerintah:

1. Mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai.

2. Menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret hingga 11 April 2022.

3. Meminta untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen.

4. Menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode, dan menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada Presiden yang hingga saat ini belum terjawab.

Koordinator BEM SI menyuarakan orasinya. (DNK TV/Rayhan Alwi)

Aksi demo mahasiswa berujung ricuh sesaat setelah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmad Gobel serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui massa mahasiswa untuk menyampaikan dan menampung aspirasi massa.

Massa dengan pakaian bebas dari sisi timur melemparkan botol berisi batu ke arah gerbang utama Gedung DPR RI dan ke mobil komando yang dinaiki para orator dari massa mahasiswa. 

Wakil Ketua DPR RI dan Kapolri segera diamankan untuk kembali masuk ke dalam gedung DPR RI.

Sebagian media berhasil mewawancarai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmad Gobel untuk dimintai tanggapan terkait aksi.

“Pihak DPR RI telah sepakat untuk melakukan dialog komprehensif bersama pemerintah, serta Bapak Gobel yang membawahi komisi teknis terkait untuk mencari solusi agar dampak yang dirasakan masyarakat tidak terlalu signifikan, termasuk permasalahan naiknya harga barang pokok agar tetap stabil hingga jelang hari raya,” ucap Sufmi.

Wakil Ketua DPR RI memberikan tanggapannya terkait aksi 11 April. (DNK TV/Chandra Hermawan)

Ketidakstabilan harga bahan pokok memberikan dampak besar bagi masyarakat. Situasi dan kondisi di tengah pandemi, serta ekonomi yang menurun saat ini membuat masyarakat bergantung pada peran pemerintah dalam memberikan solusi yang tepat.

“Kami telah mengeluarkan kebijakan BLT untuk minyak goreng, tinggal bagaimana kondisi implementasi di lapangan yang harus kita kontrol dan pantau langsung ke daerah-daerah untuk mendapatkan masukan. Persoalan minyak juga tidak terlepas dari harga suplai dari dunia yang juga turut mengalami kondisi yang sama, seperti Amerika Serikat atau Latin,” ucap Rachmad Gobel.

Tanggapan yang diberikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sebagai bentuk harapan agar pemerintah terus mengevaluasi dan mendiskusikan kembali terkait kebijakan dan juga tuntutan yang ada berdasarkan situasi saat ini dan ke depannya.

Kekuatan Radio dalam Berteman dengan Pendengarnya

Kekuatan Radio dalam Berteman dengan Pendengarnya

Reporter Mazaya Riskia Shabrina; Editor Dani Zahra Anjaswari

000 
Talking: Raditya Hardanto 
sing Power of Radio 
n 
ON AIR 
84 
Partic i pants 
america 
"RADI 
U n mute 
Start V ideo 
Share Screen 
Record 
Live Transcript 
Reactions
Diskusi oleh Atamerica dengan tajuk “The Surprising Power of Radio”. (DNK TV/Mazaya Riskia Shabrina)

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengadakan diskusi virtual dengan tema “The Surprising Power of Radio” melalui Zoom Meeting Cloud dan siaran langsung di seluruh media sosial Atamerica pada Rabu (6/4).

Tujuan diadakan kegiatan ini untuk berbagi cerita mengenai kekuatan radio yang belum diketahui oleh banyak orang dalam menyatukan para pendengarnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Jurnalis Multimedia Voice Of America (VOA), Rivan Dwiastono, Radio Host Media Nusantara Citra (MNC) Trijaya FM, Riri Artakusuma, dan Group Head Content Mahaka Radio Integra (MARI), Raditya Hardanto.

“Sejak awal abad ke-20 berarti kurang lebih sudah satu abad lamanya radio masih ada dengan misi yang sama untuk memberikan hiburan, berita, dan informasi bagi pendengarnya. Bahkan berdasarkan data Statistik tahun 2021, sebanyak 82,5% penduduk di Amerika Serikat lebih sering mengakses radio dibanding platform lainnya,” tuturnya.

Rivan juga menambahkan bahwa radio mempunyai banyak keistimewaan yang belum tentu dimiliki oleh platform lainnya dalam menjangkau audiens.

“Radio itu menjangkau semua, dalam artian radio merupakan satu-satunya media yang bisa dinikmati oleh orang yang buta aksara selama masih memiliki indra pendengaran,” ujarnya.

Narasumber lainnya Radio Host MNC Trijaya FM, Riri Artakusuma juga menyetujui pernyataan yang dipaparkan oleh Rivan. Riri merasa radio tidak akan tertinggal oleh berbagai perubahan yang hadir dalam platform digital selama manusia memiliki imajinasi.

“Radio itu nggak ada matinya. Ada beberapa hal yang nggak bisa mengganti keberadaan radio itu sendiri. Sepanjang manusia punya imajinasi, radio itu nggak akan mati,” tutur Riri.

You are viewing Raditya Hardanto'sscreen 
View Options v 
Recording 
Makes me fee to 
Helps where 
M*es ave cmnected to my cannunity 
Wkes 
Makes me É•el less stressed 
feel less concernedlpnided 
Source: Nielsen Study March 2020 
• Sebanyak 53% orang merasa radio menjadi sumber Segala informasi yang 
dibutuhkan. 
• Sedangkan sebanyak 46% menganggap radio sebagai sumber informasi tempat 
belanja. 
Radio host 
menjadi teman 
favorit selama 
menghabiskan 
waktu di masa 
pandemi, 
khususnya ketika 
lockdown. 
View 
Your network bandwidth is low 
I (Saditya 
U n mute 
Start V ideo 
133 
Partic i pants 
Share Screen 
Record 
Live Transcript 
Reactions
Data frekuensi pendengar radio yang diperoleh oleh Nielsen pada bulan Maret 2020. (DNK TV/Mazaya Riskia Shabrina)

Selanjutnya Group Head Content MARI, Raditya Hardanto juga memaparkan bahwa radio adalah teman bagi masyarakat. Berdasarkan survei Nielsen Consumer Media View pada bulan Maret 2020 lalu tepatnya ketika kasus Covid-19 pertama kali ditemukan di Indonesia, penyiar radio adalah teman favorit selama menghabiskan waktu di masa pandemi.

Hal tersebut dipastikan dari adanya peningkatan jumlah pendengar radio, terutama pendengar yang ingin mendapatkan informasi mengenai krisis bencana alam atau pandemi.

Raditya beranggapan bahwa apa pun kondisi yang terjadi, bahkan di tengah krisis sekalipun pengiklan harus tetap mempromosikan produk yang dihasilkan oleh brand yang bersangkutan. Keadaan seperti ini dapat menjadi jembatan penghubung supaya radio tetap berkembang bagaimana pun keadaannya.

“Bagaimana radio masih eksis sampai sekarang karena dua hal. Pendengar yang selalu setia mendengarkan dan pengiklan yang mau beriklan di radio karena suka dengan konten yang disajikan,” tutur Raditya.

Tiba di penghujung acara, moderator dari acara tersebut, Agatha Theodora menutup diskusi dengan menyimpulkan bahwa radio itu tidak akan pernah mati. Radio adaptif sebab dapat mengikuti perubahan dan selalu dekat dengan para pendengarnya.

WHO Ungkap Ancaman Kesehatan Dunia

WHO Ungkap Ancaman Kesehatan Dunia

Reporter Diatma Lutfi; Editor Dani Zahra Anjaswari

Tema Hari Kesehatan Sedunia 2022. (who.int)

World Health Organization (WHO) menetapkan tanggal 7 April setiap tahunnya sebagai Hari Kesehatan Sedunia yang dikenal dengan sebutan World Health Day (WHD). Tujuan diadakannya Hari Kesehatan Sedunia adalah untuk menciptakan kesadaran tentang tema kesehatan tertentu dan menyoroti bidang prioritas yang menjadi perhatian WHO.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, planet yang tercemar, dan meningkatnya insiden penyakit, tema Hari Kesehatan Dunia 2022 adalah “Planet Kita, Kesehatan Kita”. Tema ini menyerukan pemulihan dari pandemi Covid-19, yang menempatkan kesehatan individu dan planet ini sebagai pusat kebijakan dan fokus pada kesejahteraan.

WHO mengungkapkan bahwa lebih dari 13 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun disebabkan oleh lingkungan. Polusi udara, air yang terkontaminasi, sanitasi yang tidak memadai termasuk pengelolaan limbah padat, risiko yang terkait dengan bahan kimia berbahaya tertentu, dan dampak negatif dari perubahan iklim adalah ancaman kesehatan masyarakat lingkungan yang paling mendesak.

Melansir dari laman WHO pada Kamis (7/4), Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa saat ini krisis iklim sama dengan krisis kesehatan yang dapat membunuh planet dan manusia di dalamnya.

“Krisis iklim adalah krisis kesehatan: pilihan tidak berkelanjutan yang sama yang membunuh planet kita adalah membunuh orang,” katanya.

Ia juga memaparkan bahwa perlu adanya solusi transformatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

“Kita membutuhkan solusi transformatif untuk menghentikan ketergantungan dunia terhadap bahan bakar fosil, untuk menata kembali ekonomi dan masyarakat yang berfokus pada kesejahteraan, dan untuk menjaga kesehatan planet yang menjadi sandaran kesehatan manusia.”

Ilustrasi Covid-19. (Pexels/@CDC)

Covid-19 muncul sejak Oktober 2019 yang telah menginfeksi lebih dari 180 juta orang dan menyebabkan empat juta kematian secara global setelah diumumkan sebagai pandemi oleh WHO.

Menurut WHO, pada masa pandemi 2 tahun ke belakang telah menghantam semua negara, ada beberapa kelompok masyarakat yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan dengan sedikit pendapatan harian, memiliki kondisi perumahan dan pendidikan yang lebih buruk, lebih sedikit peluang kerja, mengalami ketidaksetaraan gender yang lebih besar, serta memiliki sedikit atau tidak ada akses ke lingkungan yang aman, air dan udara bersih, ketahanan pangan dan layanan kesehatan.

Pada laman resminya, WHO juga menuturkan bahwa mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap orang, di mana pun, dapat mewujudkan hak atas kesehatan yang baik. Covid-19 menuntut untuk melakukan perubahan, baik dalam hal cara berpikir, cara berperilaku, dan cara bekerja. Tantangan selanjutnya adalah cara berpikir dan cara berperilaku yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan tangguh terhadap ancaman penyakit termasuk dari penyakit hari esok.

Semakin baik keadaan bumi, semakin tinggi juga angka kesehatan manusia di seluruh dunia. Selamat Hari Kesehatan Dunia 2022!

Maskot Piala Dunia 2022 Mirip Casper, Emang Iya?

Maskot Piala Dunia 2022 Mirip Casper, Emang Iya?

Reporter Muhammad Fajrul; Editor Latifahtul Jannah

FIFA WORLD CUP 
qaur2022 
Laeeeb 
@ FIFA TM
La’eeb, maskot piala dunia 2022. (Twitter/FIFA World Cup)

Organisasi induk sepak bola terbesar di dunia atau FIFA meluncurkan secara resmi maskot untuk piala dunia 2022. Maskot tersebut diberi nama La’eeb atau yang dalam bahasa Indonesia berarti pemain yang sangat terampil. La’eeb diperkenalkan bersamaan pada saat pengundian tuan rumah untuk piala dunia 2022 Qatar yang berlangsung pada Jumat (1/4).

La’eeb pertama kali diperkenalkan oleh Wakil Direktur Jenderal, Deputy Director General Marketing, Communications and Tournament Experience, Supreme Committee for Delivery and Legacy yaitu Khalid Ali Al Mawlali.

“Kami senang untuk memperkenalkan La’eeb sebagai maskot resmi untuk Piala Dunia FIFA pertama di Timur Tengah dan dunia Arab. Dia berasal dari tempat yang tak tergambarkan. Kami mendorong semua orang untuk membayangkan seperti apa bentuknya,” kata Khalid.

“Kami yakin penggemar di mana pun akan menyukai karakter yang menyenangkan ini. La’eeb akan memainkan peran penting saat kami melibatkan penggemar tua dan muda dalam pergelaran Piala Dunia FIFA di Qatar,” lanjut Khalid.

Menanggapi peluncuran maskot piala dunia 2022, mahasiswa UIN Jakarta, Alwan Maulana mengatakan bahwa maskot piala dunia tahun ini sangat unik sebab terlihat berbeda dari piala dunia di tahun-tahun sebelumnya.

“Menurut saya maskot ini dipilih untuk menginspirasi para penggemar dari negara-negara peserta piala dunia. La’eeb sangatlah unik karena berbeda dari piala dunia di tahun-tahun sebelumnya. Menurut saya maskot La’eeb ini mempunyai makna tersendiri,” ujar Alwan.

“Oleh karena itu, maskot La’eeb pada piala dunia kali ini di harapkan mampu memberikan kebahagiaan pada dunia olahraga, khususnya pada dunia sepak bola,” imbuhnya saat diwawancarai oleh reporter DNK TV, Kamis (7/4).

Casper udah hijrah yee 
# Laeeb 
10:57 AM • Apr 2, 2022 from Balikpapan Selatan, 
Indonesia • Twitter for Android
La’eeb yang disamakan dengan kartun Casper oleh warganet. (Twitter)

La’eeb yang disamakan dengan kartun Casper oleh warganet. (Twitter)

Lain halnya dengan Alwan, seorang penggemar FIFA, Daffa mengatakan bahwa sebenarnya maskot piala dunia dari dulu selalu ikonis dengan hewan, tetapi dia yakin bahwa ada makna tersendiri dari maskot yang berbeda tahun ini.

“Tentang maskot piala dunia tahun ini sih, untuk saya sendiri ini sangat berbeda sekali dari piala dunia sebelum-sebelumnya dan jujur maskot piala dunia dari dulu sudah ikonisnya dengan hewan. Saya agak bingung sih untuk maskot tahun ini atau mungkin ada maksud dari maskot tersebut yang belum kita ketahui seperti itu. Yang dilihat itu lebih ke arah hantu anak kecil dan memang maskot kali ini masih banyak jadi perdebatan, kan. Jadi kita lihat saja nanti apa makna dan maskot yang dimaksud untuk piala dunia sekarang,” Ucapnya

Di samping kegembiraan akan diadakannya piala dunia, ada juga sejumlah warganet yang mencibir tentang bentuk dari maskot La’eeb yang disamakan dengan hantu kartun legendaris yaitu Casper.

Walaupun banyak disamakan dengan hantu Casper, FIFA menggambarkan La’eeb sebagai sosok yang muda, tak kenal takut, menyenangkan, dan karakter yang membawa kesenangan ke mana pun dia pergi.

Di Qatar, La’eeb akan ada di mana-mana. Dia akan menyambut penggemar dari seluruh dunia pada 21 November hingga 18 Desember mendatang.

Dampak Kenaikan PPN, Mahasiswa Harap Pelayanan Publik Lebih Baik

Dampak Kenaikan PPN, Mahasiswa Harap Pelayanan Publik Lebih Baik

Reporter Annisa Nahwan; Editor Syaifa Zuhrina

Businesspeople working in finance and accounting analyze financi Free Photo
Ilustrasi Kenaikan PPN. (Freepik/@our-team)

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) melonjak naik 11 persen mulai Jumat (1/4), sebagai bentuk pengoptimalan pajak pendapatan negara setelah sempat menurun akibat pandemi Covid-19.

Namun, hal tersebut justru berdampak pada sejumlah layanan maupun barang di Indonesia, mulai dari biaya token yang berdaya di atas 7.700 VA, harga pulsa, kuota internet, transaksi saham, sampai penjualan mie dan minyak goreng.

Dilansir dari Kumparan, salah satu pemilik perusahaan di bidang seluler juga memberikan informasi kenaikan harga pulsa, kuota internet, dan layanan yang lain kepada pelanggan agar bisa menyesuaikan terhadap dampak kenaikan PPN tersebut.

“XL Axiata juga telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan dan mitra bisnis bahwa terhitung efektif mulai tanggal 1 April 2022 tersebut, seluruh aktivitas transaksi bisnis yang dilakukan XL Axiata akan memberlakukan nilai PPN sebesar 11 persen sesuai dengan ketentuan dan aturan yang baru tersebut,” ujar Head Coorporate Communication XL Axiata, Kamis (31/3).

Man at gas station with the car close up Free Photo
PPN juga berdampak pada harga BBM. (Freepik/@freepik)

Bukan hanya itu, kenaikan PPN berdampak pula pada harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertamax menjadi Rp. 12.500 per liternya.

Menanggapi kabar ini, salah satu Mahasiswa UIN Jakarta, Ari Subagyo memaparkan bahwa ini merupakan hal yang wajar, namun waktunya saja yang belum tepat.

“Hal yang wajar apabila negara membuat kebijakan kenaikan PPN ke 11 persen, berdasarkan adanya UU HPP yang baru. Hanya saja, rasanya timing begitu tidak tepat. Belum pulihnya pandemi di dalam negeri, perang yang masih berlangsung di luar negeri, tentu masih banyak faktor penyebab ketidakstabilan terutama dalam hal perekonomian.”

“Mungkin kebijakan ini akan lebih cocok dilaksanakan entah sebelum pandemi ini berlangsung, atau setelah pandemi berakhir dan kondisi kembali pulih,” sambung Ari saat diwawancarai oleh Reporter DNK TV pada Selasa (5/4).

Ia juga menambahkan bahwa hal yang perlu diperhatikan adalah daya beli masyarakat, khususnya kalangan muda seperti mahasiswa yang masih bisa terjaga. Jangan sampai kenaikan PPN justru menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Berbahaya apabila inflasi terus beranjak naik.

Ari berharap kebijakan yang sudah disahkan ini, dapat membuat masyarakat memperoleh pelayanan publik yang lebih baik.

“Pada akhirnya, karena kebijakannya telah disahkan, semoga memang bisa berdampak baik dengan keuangan negara. Juga, dari masyarakat sendiri, semoga proses transisi menuju PPN 12 persen ini berlangsung baik tanpa harus ada pertikaian, dan kembali berdampak kepada pelayanan publik yang lebih baik lagi, ” jelasnya.

Webinar Komunitas Kejar Mimpi Jakarta Bertajuk “Toxic Relationship”

Webinar Komunitas Kejar Mimpi Jakarta Bertajuk “Toxic Relationship”

Reporter Syaifa Zuhrina

ISTILAH TOXIC 
Segala hal yang merugikan dan 
membuat diri tidak berkembang, 
bisa sebuah pemikiran, perilaku, 
atau Tindakan tertentu. 
Toxic Positivity 
Toxic Masculinity 
Toxic Environment 
Toxic Behavior 
Toxic Productivity 
Toxic Relationship
Materi yang dipaparkan saat kegiatan. (Dokumentasi Istimewa)

Komunitas Kejar Mimpi Jakarta bersama CSR Cimb Niaga menyelenggarakan webinar bertajuk “Toxic Relationship” secara virtual melalui Zoom Meeting pada Minggu (27/3).

Acara ini dihadiri oleh narasumber yang merupakan Psikolog dan Supervisor Mentor Satu Persen, Muhammad Syibbli, ratusan peserta, dan didukung oleh beberapa media patner.

Salah satu project leader, Shinta merasa bersyukur dan tidak menyangka terhadap antusias peserta pada kegiatan ini.

“Tentu saya sangat berterimakasih kepada rekan-rekan panitia yang turut saling membantu menyukseskan acara ini, begitu singkat waktu kita dalam menyebarkan flyer acara, namun peserta yang mendaftar dapat memenuhi target, hal itu membuat saya merasa senang dan bersyukur sekali,” ujar Shinta.

Zccm Meeting 
Recording. n 
manic 
momc 
% yuliani 
Viet,' 
nibras Aulia 
X ABEY 
Dini Safira 
X Dini Safira 
Syibbli Zainbrin 
r Ina Fanduwinata 
Sintan 
% Febiola Stefani 
panitia_Andina Fitriana 
Suzielia 
Suzielia 
Arlin liliana Alma 
aprivia maulin Arlin liliana Alma 
68 
% Modérator_lkbal A muddin 
ALVI SEFTI','AWAN 
yuliani 
Ulul Muzayyanah 
% ulul Muzayyanah 
Pan itia_Aminah... 
Panitia_Aminah Puji Antika 
ROSSY ANDELI 
ROSSV ANOELI 
X Farra Hurul Aini 
Activate Windows 
Stop Video 
Share Screen pause/StopReco•rding Breakout Rooms 
Reactions 
to Settings to activate Windo 
Apps 
Q)) ENG 
3/27/2022
Foto bersama peserta. (Dokumentasi Istimewa)

Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB yang dipandu oleh salah satu member Kejar Mimpi Jakarta, Ikbal Alimuddin.

Pada kegiatan tersebut, Leader Kejar Mimpi Jakarta, Revin Ananda juga memaparkan bahwa ini merupakan event perdana mereka di tahun 2022 yang antusias pesertanya berasal dari eksternal komunitas, setelah sebelumnya sudah diadakan event pengembangan skill untuk pihak internal saja.

“Alhamdulillah juga melalui tim panitia kami yang begitu solid, kami pun mampu menjalin kerja sama dengan 12 media partner dari berbagai bidang dan mampu memenuhi target peserta yang kami rencanakan dalam waktu yang begitu singkat,” tuturnya.

Ia juga berharap kedepannya komunitas Kerja Mimpi yang ada di seluruh Indonesia khususnya Jakarta, mampu senantiasa menciptakan event-event bermanfaat lainnya.