Deretan Sutradara Terbaik Peraih Piala Citra

Deretan Sutradara Terbaik Peraih Piala Citra

Andika Ramadhan

Mouly Surya saat terima penghargaan Piala Citra Sutradara Terbaik. Sumber: Instagram.com/festivalfilmid

Tidak kalah dengan sutradara dari luar negeri, Indonesia mempunyai segudang sutradara hebat dan berprestasi. Lewat berbagai karya, mereka mampu menggetarkan dunia perfilman hingga mancanegara. Inilah tujuh sutradara terbaik yang berhasil meraih Piala Citra beberapa tahun terakhir.

1. Garin Nugroho

Film panjang pertamanya adalah Cinta dalam Sepotong Roti (1990) berhasil membawanya sebagai pemenang kategori Sutradara Pendatang Baru dalam sebuah penghargaan internasional di Festival Film Asia Pasifik pada 1992. Tak hanya itu, film pertamanya tersebut juga langsung mendapat penghargaan sebagai Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 1991.

Lewat film Kucumbu Tubuh Indahku, Garin berhasil membawa pulang 8 piala dari 12 nominasi Festival Film Indonesia 2019 termasuk piala penghargaan untuk Film Terbaik dan Skenario Asli Terbaik serta menjadikannya sebagai sutradara terbaik.

2. Mouly Surya

Di balik film Marlina Si Pembunuh Empat Babak, ada satu perempuan hebat yang berperan penting. Dia adalah Mouly Surya sang sutradara. Marlina Si Pembunuh Empat Babak sukses masuk menjadi nominasi dalam ajang Oscar 2019 dalam kategori bahasa asing.

Awalnya Mouly bercita-cita menjadi jurnalis atau penulis, hingga selepas lulus pascasarjana, ia memantapkan diri untuk menjadikan sutradara sebagai profesinya dengan “Fiksi” sebagai film pertamanya yang diikut sertakan dalam Festival Film Internasional di Busan (Busan International Film Festival) 2008 juga meraih peghargaan di dalam negeri dengan kategori Best Feature Film, Best Director, Best Music and Best Original Screenplay dan Director Award dalam ajang Piala Citra.

3. Edwin

Edwin adalah sutradara yang berhasil meraih sutradara terbaik Festival Film Indonesia 2017 lewat film Posesif. Salah satu karya Edwin yang berjudul Kara, Anak Sebatang Pohon, menjadi film pendek Indonesia pertama yang berhasil menembus ajang Festival Film Cannes 2005 dalam sesi Director’s Forthnight. Tahun 2008, Edwin kemudian merilis film panjang pertamanya berjudul Babi Buta Yang Ingin Terbang (Blind Pig Who Wants To Fly) yang kemudian melambungkan namanya.

4. Riri Riza

Lewat film “Athirah” Riri Riza berhasil mencatatkan namanya sebagai sutradara terbaik dalam Festival Film Indonesia tahun 2016, setelah sebelumnya empat kali masuk sebagai nominasi. Dalam kategori lain, Riri berhasil masuk sebagai menang sebagai Penulis Skenario/Naskah Adaptasi Terbaik pada 2004, 2014, dan 3016.

5. Joko Anwar

Mengawali karier sebagai seorang asisten sutradara 2 di film Biola Tak Berdawai. Kemudian dilanjut sebagai penulis skenario bersama Nia Dinata di film Arisan!, membawa nama Joko masuk dalam nominasi skenario terbaik di Festival Film indonesia 2004. DebutnyaDebutnya sebagai sutradara sudah dimulai saat duduk di bangku kuliah tahun 1998 dengan naskah tulisannya dalam film bergenre komedi romantis berjudul Janji Joni (2005) dengan Nicholas Saputra dan Mariana Renata sebagai aktornya.

Pengabdi Setan, Gundala, Perempuan Tanah Jahanam dan lainnya adalah deretan karya terbaik Joko. Ia masuk ke beberapa nominasi dan memenangkan sejumlah penghargaan seperti di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2015 sebagai Sutradara Terbaik.

6. Adriyanto Dewo

Adriyanto Waskito Dewo adalah sutradara lulusan Institut Kesenian Jakarta Jurusan Film dan Televisi. Film panjang pertamanya, Tabula Rasa merupakan drama keluarga bertema makanan Indonesia ditayangkan di berbagai festival, seperti: CinemAsia Film Festival di Amsterdam, Festival of African, Asian, and Latin American Cinema di Milan, Cannes Antiphones/Cinephiles di Prancis, Shanghai International Film Festival, dan Bucheon International Fantastic Film Festival di Korea Selatan. Sutradara Terbaik pada Festival Film Indonesia 2014 berhasil diraihnya berkat Tabula Rasa.

7. Rako Prijanto

Rako Prijanto engawali karier sebagai asisten sutradara Rudy Soedjarwo dan Riri Riza. Ia sendiri juga pernah bermain dalam film Tragedi pada 2001. Pada tahun 2002, Rako Prijanto adalah orang dibalik puisi anyar dalam film Ada Apa Dengan Cinta.

Lewat film ‘Sang Kiai’, Rako mampu menyisihkan pesaing-pesaingnya untuk menyabet Piala Citra sebagai sutradara terbaik tahun 2013. Deretan film sukses yang pernah disutradarainya adalah Warkop DKI Reborn Part 3, Asal Kau Bahagia, Teman Tapi Menikah, Terjebak Nostalgia, dan beberapa judul lainnya.

5 Kuliner Jakarta yang Viral di Tiktok

5 Kuliner Jakarta yang Viral di Tiktok

Safitri Rahmania

Tiktok menjadi media berbagi yang dapat mengekspresikan beragam video menarik. Seperti video tempat kuliner yang hits, unik, dan viral di berbagai derah, salah satunya Jakarta. Seperti yang kita tahu, Jakarta mempunyai banyak sekali kuliner yang lezat dan menggiurkan.

Berikut kami sajikan kuliner Ibu Kota yang lagi viral di Tiktok dan tentunya aman buat isi dompet kalian. Penasaran apa aja nama tempatnya? Yuk kita simak di bawah ini!

1. Mie Ayam Jamur  Bang Bedo

(foto: eatwithcoco.com)

Kamu pecinta mie ayam? Kalau iya, kamu wajib banget kesini! Terletak di Kecamatan Senen, Jakpus  ini menyediakan mie ayam jamur yang rasanya tidak perlu diragukan lagi. Dengan harga Rp.14.000 – Rp.26.000 kamu sudah bisa mendapatkan bakmi dengan porsi jumbo dengan ayam jamur yang berlimpah dan bikin ngiler. Jika mau datang kesini pastikan jangan sampai kesiangan ya! Karena antrinya lumayan panjang dan hanya buka dari pukul 8 pagi hingga pukul 4 sore saja.

2. Warung Boma

(Foto: Whiteboardjournal.com, Moses Sihombing)

Terkenal dengan julukan nasi pecel terenak seantero Jakarta, warung sederhana di bilangan Fatmawati ini selalu ramau dengan pengunjung. Bukan hanya rasanya yang enak, harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, dengan 16.000 kamu sudah dapat satu porsi pecel pincuk ala Madiun dengan rasa yang bikin ketagihan. Buka dari pukul  7 malam, namun pengunjung rela mengantri sejak tenda baru dibuka. Yakin nih kalian gak mau coba?

3. Sate Ayam Bang Romi

(Foto: Ulasan Google Sate Bang Romi)

Kalau kamu mampir kesini, jangan kaget ya kalau antriannya mengular. Sate Madura ini memang sudah terkenal dengan bumbunya yang gurih dan nikmat hingga para pembeli rela datang duluan sebelum penjualnya datang agar dapat nomor antrian awal. Terletak di kawasan Cideng Gambir, sate yang terjual hingga 5000 tusuk perhari  ini buka mulai pukul setengah 8 malam dengan harga sate 1.500 pertusuknya.

4. Suasana Kopi

(Foto: Instagram @suasana.kopi)

Coffe shop yang beralamat di Kemang dan Gandaria ini menawarkan suasana ngopi yang berbeda untuk kamu. Dengan 20.000 kamu sudah bisa mendapatkan kopi yang enak dan dimanjakan dengan tampilan coffe shop yang aestetik serta instagramable. Selain itu, pelayan disini juga sangat ramah loh! Jika ingin mampir, kamu bisa mencoba menu andalan Suasana Kopi yaitu Aroma Dia, kopi susu ini terdiri dari latte, susu kental, dan kayu manis.

5. Mie Jengkang

(Foto: Instagram @zonapagi)

Rekomendasi yang satu ini untuk para penikmat mie yang pedasnya bikin nge-jengkang. Mie pedas ini dimasak dengan cabai rawit yang tidak tanggung-tanggung, yaitu 70 cabai rawit! Tapi untuk kamu yang tidak kuat pedas juga bisa coba level 0 yang tentunya tidak pedas. Untuk harganya sendiri pun terbilang murah, mulai dari 14.000-23.000 tergantung level pedas yang kamu pilih. Jika kamu tertarik, kamu bisa datang ke Srengseng Sawah, Jagakarsa. Jangan lupa untuk mengisi perut dulu sebelum makan pedas ya!

5 Tempat Wisata Romantis di Ibu Kota Jakarta

5 Tempat Wisata Romantis di Ibu Kota Jakarta

Taufik Akbar Harefa

Bukan hanya Bali dan Lombok saja yang memiliki destinasi romantis, ditengah hiruk pikuk kota Jakarta ternyata masih menyimpan tempat-tempat romantis yang harus kamu kunjungi bareng pasangaan maupun quality time dengan keluarga.

Berikut beberapa tempat wisata romantis yang terletak di ibu kota Jakarta

1. Jet Sky Café

Jet Ski Cafe Jakarta Utara/ Lazone.id

Bagi kalian penikmat sunset, Jet Sky Café adalah tempat romantis pertama yang harus kalian kunjungi. Restoran dengan view laut yang beralamat di Pantai Muara blok R No. 57 Pluit, Jakarta Utara. Tempat ini digadang-gadang sebagai restoran untuk menikmati sunset terbaik di Jakarta. Oleh karenanya, resotoran ini selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung meskipun letaknya di ujung kota Jakarta.

2. Le Bride

Le Bridge Jakarta Utara/ tfamanasek.com

Malam minggu merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan kekasih maupun yang telah mengarungi bahtera rumah tangga. Tak jarang mereka memilih tempat yang benar-benar romantis untuk menikmati hari berdua saja. restoran Le Bridge salah satunya yang bisa kamu jadikan referensi. Tidak hanya menjual keindahan dan nuansa romantisnya, makanan yang disajikan di restoran ini pun sangat juara. Jadi kamu tidak perlu ragu untuk candlenight dinner di resto mewah bernuansa Eropa ini.

3. Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta/ lensa.fotokita.net

Momen romantic tidak selalu dengan candlelight dinnerkan ?. untuk mencari suasana baru buat acara jalan-jalan kamu bareng si dia, kamu bisa kunjungi Kota Tua Jakarta. Bangunan colonial peninggalan Belanda ini akan memberikan sensasi berbeda bersama pasangan kamu. Kamu  akan menemukan suasana unik, seperti Art Street, Pertunjukan paraseniman jalanan, museum 3D, hingga mengunjungi beberapa museum yang pastinya bikin jalan-jalan kamu bukan hanya romantis, tapi jadi lebih bermanfaat.

4. GAIA by Oso Ristorante

GAIA by OsoRistoranteThamrin/ thecolourofindonesia.com

Nah buat kalian yang kantongnya lebih tebal, tempat romantis yang satu ini rekomendasi banget buat kalian yang ingin melamar pacar, merayakan anniversary, atau dinner romantic bareng pasangan.  GAIA by Oso Restaurant merupakan salah satu restoran mewah di Jakarta bernuansa Italia. Interior dari restoran ini dibuat dengan klasik, elegan, dan juga sangat romantis.

5. Henshin Bar & Restaurant at The Westin Jakarta

The Westin Jakarta Kuningan/ henshinjakarta.com

The Westin Jakarta adalah sebuah hotel bintang lima yang berlokasi di jalan H.R. Rasuna Said Kav. C-22 A Jakarta. Hotel sekaligus restoran mewah ini, sangat cocok banget  buat kamu yang sedang mencari tempat romantis di tengah hiruk pikuk Ibu kota. Tempat ini telah memegang rekor bangunan tertinggi se-Jakarta dan se-Indonesia dengan tinggi mencapai 310 Meter.Wah tinggi sekaliya!

Itulah tempat-tempat wisata romantis yang ada di kota Jakarta, kira-kira tempat wisata mananih yang mau kalian kunjungi duluan?

5 Medsos Populer Asli Indonesia, Sudah Pernah Coba?

5 Medsos Populer Asli Indonesia, Sudah Pernah Coba?

Khaerul Aji

Media sosial di zaman sekarang menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap individu. Aplikasi-aplikasi media sosial populer seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan WhatsApp  menjadi aplikasi dengan pengguna terbanyak di Indonesia.

Pernah kamu mencoba aplikasi media sosial asli Indonesia?, atau malah kamu belum tahu kalau sudah banyak aplikasi sosial media buatan Indonesia yang laris di beberapa toko aplikasi? Nah simak beberapa aplikasi media sosial buatan Indonesia yang laris di Google Play Store berikut ini :

1. Yogrt

Yogrt (sumber : facebook.com/ Yogrt)

Media sosial yang dikembangkan oleh KongKo Digital dan Akasanet ini sudah mendapatkan lebih dari 5 juta download di Google Play Store. Aplikasi ini bertujuan untuk memperlancar perkenalan antar-penggunanya, dengan Yogrt kamu bisa menemukan teman-teman baru berdasarkan lokasi terdekat mu loh.

Selain itu kelebihan aplikasi ini juga terdapat mini games dan kuis yang membantu kamu menemukan teman barumu. Fitur tersebut bisa membantu kamu ketika kamu ingin mencari teman dan membuka perbincangan bersama kenalan baru mu.

2. Sestyc

Sestyc (sumber : sekolahnews.com)

Aplikasi media sosial yang dirilis pada 1 April 2019 ini memberikan pengalaman agar kamu bisa terhubung dengan banyak orang dan menemukan teman-teman baru. Sestyc memiliki fitur yang sedikit mirip dengan Instagram seperti mengunggah foto dan video, melakukan panggilan suara atau video, mengomentari postingan teman, menemukan orang di fitur explore dan discover, Mengirim pesan suara, dan masih banyak fitur menarik lainnya.

Aplikasi ini dikembangkan oleh para milenial asal Surabaya yaitu Kevin Ciang, Andy Kurnia Wijaya, Michael Fransesco, Lodixon Gonzaller, dan Jesslyn. Aplikasi ini sudah mencapai lebih dari 500.000 unduhan di Google Play Store.

3. LiteBIG

Litebig (sumber : klikmania.net)

Litebig merupakan aplikasi media sosial yang memiliki kemampuan multifungsi. Selain mempunyai fungsi seperti media sosial pada umumnya yaitu mencari teman baru dan memulai percakapan, litebig juga bisa berfungsi sebagai marketplace loh. Jadi apliaksi ini bisa membantu kamu melakukan transaksi jual beli dengan teman-temanmu. Aplikasi ini sudah mencapai lebih dari 500.000 unduhan di Google Play Store

4. Sebangsa

Sebangsa (sumber : sebangsanetwork.com)

Aplikasi yang berbentuk logo angklung ini dibuat oleh Enda Nasution dan Indira B. Widjonarko pada 2014 lalu. Sebangsa memudahkan kamu untuk terhubung dengan teman-temanmu dan juga bisa mencari teman baru. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur untuk membuat komunitas seputar hobi, pekerjan, ataupun tentang sekolah loh. Aplikasi sebangsa ini sudah mencapai lebih dari 50.000 unduhan di Google Play Store.

5. Oorth

Oorth (sumber : jurnalapps.co.id)

Selain menjadi platform untuk berkomunikasi bersama komunitas, aplikasi yang yang lahir di daerah Solo, Jawa Tengah ini juga mengedepankan nilai-nilai sosial yang baik seperti gotong-royong dan saling membantu. Oorth menyediakan fitur-fitur yang memungkinkan kamu untuk melakukan donasi atau memberi bantuan kepada orang yang membutuhkan. Aplikasi ini sudah menembus 550 kota di 69 negara loh dan di Google Play Store sendiri, aplikasi ini sudah mencapai 50.000 unduhan.

TIPS LIBURAN DITENGAH PANDEMI

TIPS LIBURAN DITENGAH PANDEMI

Tentya Noerani Dewi Richyadie

Cirebon Waterland Ade Irma Suryani. © Instagram/diluck_/Merdeka.com

Berbagai tempat wisata sudah mulai dibuka sejak kebijakan new normal diberlakukan. Dibukanya kembali berbagai tempat wisata tentu membuat sebagian masyarakat merasa gembira. Setelah menghabiskan banyak waktu di rumah selama beberapa bulan, kini kita bisa kembali jalan-jalan untuk menghilangkah rasa bosan.

Pengelola tempat wisata yang resmi dibuka biasanya akan menerapkan sejumlah protokol kesehatan COVID-19 demi mencegah penyebarluasan virus Corona. Namun, sebagai pengunjung kita tetap perlu melakukan berbagai langkah antisipasi agar tidak terinfeksi virus Corona saat berlibur dan mengunjungi berbagai tempat wisata.

Berikut beberapa tips berlibur ke tempat wisata di era new normal. Penasaran apa saja Tipsnya? Langsung saja yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel ini.

1. Melakukan Riset

Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya lakukan riset untuk memastikan destinasi wisata yang akan kamu tuju aman dari pandemic Covid-19. Bila Kasus Positif di daerah tersebut terbilang tinggi, lebih baik atur ulang jadwal perjalanan kamu.

2. Teliti Sebelum Reservasi Hotel

Saat berlibur, apalagi dalam situasi pandemi seperti saat ini, memilih hotel adalah hal yang wajib kamu lakukan . Pastikan hotel yang kamu pilih sudah mengikuti anjuran pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Saat ini sudah banyak hotel yang membuat laporan khusus pada situs resmi, untuk menginformasikan kepada calon pengunjung, upaya apa saja yang telah dilalukan pihak hotel untuk mencegah penularan Covid-19.

3. Pergi Dalam Kondisi Sehat dan Melakukan Test Bebas Covid-19

Sebelum memutuskan pergi ke tempat wisata, pastikan kondisi tubuh kamu dalam keadaan sehat dan tidak sedang dalam kondisi pilek, batuk mapun demam.

Sebagai langkah antisipasi, sebaiknya lakukan rapid test atau swab test secara mandiri sebelum pergi ke tempat wisata. Selain itu, pastikan untuk memahami peraturan new normal di tempat wisata tujuan. Pasalnya peraturan new normal tidak diberlakukan secara serentak di seluruh destinasi wisata. Jadi sebelum berangkat, kamu harus mengetahui bagaimana aturan serta protokol dalam berwisata di lokasi tujuan.

4. Selalu Menggunakan Masker

Menggunakan masker merupakan hal yang wajib dilakukan saat beraktivitas di luar rumah selama Pandemi Corona, terutama saat kamu mengunjungi berbagai ruang publik seperti tempat wisata. Cara ini tak hanya berguna untuk melindungi diri kita dari infeksi virus Corona, namun juga mencegah agar orang lain tidak ikut tertular.

Agar perlindunganmu semakin lengkap, kamu bisa menggunakan face shield, topi, kacamata hingga pakaian lengan panjang.  Sehingga dapat terhindar dari droplet saat berada di tempat wisata.

5. Membawa Hygiene Kit

Selama pandemi covid-19, sebaiknya kamu selalu membawa hygiene kit saat beraktivitas di luar rumah, termasuk ketika berlibur di berbagai tempat wisata seperti hand sanitizer dengan kandungan alkohol 70 persen yang dapat kamu gunakan untuk membersihkan tangan yang kotor setelah memegang banyak benda, tisu basah, tisu kering, sabun cair dan cairan disinfektan yang bisa digunakan sewaktu-waktu saat sedang berlibur.

6. Membawa Bekal Sendiri

Saat berkunjung ke tempat wisata, tidak sedikit orang yang memilih untuk membeli makanan di lokasi. Tujuannya agar lebih praktis. Namun di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini, sebaiknya kamu membawa bekal makanan sendiri dari rumah. Dengan begitu, kamu bisa memastikan kebersihan makanan yang akan dikonsumsi dan meminimalisir interaksi dengan orang.

Selain makanan, bawalah juga botol minuman berisi air putih agar kamu tidak dehidrasi saat berkeliling di tempat wisata. Bila merasa bosan dengan rasa tawar air putih, kamu bisa membawa jus buah-buahan atau infused water.

7. Membawa Peralatan Ibadah Pribadi

Belibur di tempat wisata selalu terasa menyenangkan hingga sering membuat kita lupa waktu. Namun jika waktu shalat tiba, kita harus mengutamakan kewajiban tersebut. Karena itu, sebaiknya bawalah peralatan ibadah sendiri dari rumah untuk untuk menghindari penggunaan fasilitas umum yang bisa meningkatkan risiko penularan virus Corona.

8. Selalu Menjaga Jarak

Salah satu cara penting yang bisa kita lakukan untuk mencegah penulaeran virus Corona di tempat wisata adalah dengan disiplin menerapkan physical distancing. Oleh sebab itu tips yang satu ini tidak kalah penting untuk diperhatikan,yaitu selalu menjaga jarak dengan orang lain minimal dua meter saat berada di sana.

Bila perlu, pilih jalur yang sepi saat sedang jalan-jalan di tempat wisata serta hindari tempat yang sedang dipenuhi oleh banyak pengunjung. Selain itu, pastikan untuk selalu mengantre dengan disiplin dan jangan menyentuh sembarang benda saat berada tempat di umum.

DAFTAR NOMINASI PERAIH PIALA CITRA FESTIVAL FILM INDONESIA 2020

DAFTAR NOMINASI PERAIH PIALA CITRA FESTIVAL FILM INDONESIA 2020

Muhammad Ilham Balindra

Foto Logo Festival Film Indonesia (sumber: medcom.id)

Festival Film Indonesia (FFI), pada Sabtu (7/11/2020) mengumumkan daftar kategori dan nomine untuk FFI 2020. Sebagai ajang penghargaan dunia perfilman Indonesia, FFI akan melaksanakan malam penganugerahan Piala Citra 2020 pada 5 Desember mendatang.

Meski pandemi tengah melanda Indonesia dan Dunia, pagelaran Festival Film Indonesia (FFI) akan tetap dilaksanakan. Dilansir dari laman resmi Festival Film Indonesia  Lukman Sardi selaku Ketua Komite Festival Film Indonesia mengatakan “Sangat penting tetap mengadakan Festival Film Indonesia karena justru pada saat seperti ini kita tidak dapat berhenti berkarya.”

Lukman menambahkan “Wajah FFI tahun ini banyak bicara tentang empat pilar: rendah hati, berkarya, kolaborasi, inklusif. Empat pilar tersebut akan selalu menjadi pegangan dan juga titik tolak bagi kita semua bergerak melaksanakan program-program utama maupun tambahan FFI 2020.”

Festival Film Indonesia (FFI) 2020 ini menjadi FFI ke-40 sejak berdirinya tahun 1955. Perjalanan panjang menghasilkan kredibilitas FFI sebagai ajang penghargaan dunia perfilman Indonesia diakui oleh penikmat film di Indonesia. Dipelopori oleh Usmar Ismail dan Djamaludin Malik, ajang ini selalu menjadi ajang tertinggi bagi insan perfilman Indonesia. FFI juga menjadi barometer pencapaian dalam dunia perfilman di Indonesia.

Berbagai asosiasi profesi yang terlibat dalam seleksi untuk nomine Piala Citra 2020 adalah Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI), Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI), Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), Karyawan Film Dan Televisi Indonesia (KFT), Indonesian Film Directors Club (IFDC), juga Indonesian Cinematographer Society (ICS). Selain itu, adaIndonesian Motion Picture Audio Association (IMPACT), Penulis Indonesia Untuk Layar Lebar (PILAR), Rumah Aktor Indonesia (RAI), Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Persatuan Artis Film Indonesia 1956 (PARFI1956), Perkumpulan Artis Film Indonesia (PAFINDO), dan Asosiasi Casting Indonesia (ACI).

Malam penganugerahan Piala Citra 2020 akan dilaksanakan pada 5 Desember 2020 akan diisi Ge Pamungkas sebagai Presenter Acara. Dan juga Winky Wiryawan, Marthino Lio, Niken Anjani, Aimee Saras, Teuku Rifnu Wikana, Kelly Tandiono, Imelda Therinne, Putri Ayudya, Asmara Abigail, Sha Ine Febriyanti, dan Duta FFI Tissa Biani sebagai pembaca nominasi.

Dalam Festival Film Indonesia yang ke-40 ini terdapat 21 kategori, di antaranya film animasi pendek terbaik, film cerita panjang terbaik, film cerita pendek terbaik, juga penghargaan untuk pemeran utama pria dan perempuan terbaik, penulis skenario asli terbaik, hingga pencipta lagu tema terbaik.

Foto Piala Citra Festival Film Indonesia (Sumber: cnnindonesia.com)

Nomine Film Cerita Panjang Terbaik

1. “Hiruk-Pikuk Si Al-Kisah (The Science of Fictions)” Produksi: KawanKawan Media, Angka Fortuna Sinema, Limaenam Films Produser: Yosep Anggi Noen, Yulia Evina Bhara, Edwin Nazir, Arya Sweta

2. “Humba Dreams” Produksi: Miles Films Produser: Mira Lesmana

3. “Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan” Produksi: Starvision Plus Produser: Chand Parwez Servia, Fiaz Servia

4. “Mudik” Produksi: Relate Films, Lifelike Pictures Produser: Perlita Desiani

5. “Perempuan Tanah Jahanam” Produksi: Base Entertainment, Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, Rapi Films Produser: Shanty Harmayn, Tia Hasibuan, Auora Lovenson, Ben Soebiakto

6. “Susi Susanti: Love All” Produksi: Time International Films, Damn! I Love Indonesia Movies, Oreima Films, East West Synergy, Melon Indonesia, Buddy Buddy Pictures Produser: Daniel Mananta, Reza Hidayat, Guillaume Catala

Nomine Sutradara Terbaik

1. Faozan Rizal – “Abracadabra”

2. Joko Anwar – “Perempuan Tanah Jahanam”

3. Riri Riza – “Humba Dreams”

4. Sim F – “Susi Susanti: Love All”

5. Yosep Anggi Noen – “Hiruk-Pikuk Si Al-Kisah (The Science of Fictions)”

Nomine Pemeran Utama Perempuan Terbaik

1. Faradina Mufti – “Guru-Guru Gokil”

2. Jessica Mila – “Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan”

3. Laura Basuki – “Susi Susanti: Love All”

4. Putri Ayudya – “Mudik”

5. Tara Basro – “Perempuan Tanah Jahanam”

6. Ully Triani – “Humba Dreams”

Nomine Pemeran Utama Pria Terbaik

1. Alqusyairi Radjamuda – “Mountain Song”

2. Ario Bayu – “Perempuan Tanah Jahanam”

3. Dion Wiyoko – “Susi Susanti: Love All”

4. Gunawan Maryanto – “Hiruk-Pikuk Si Al-Kisah (The Science of Fictions)”

5. Ibnu Jamil – “Mudik”

6. Reza Rahadian – “Abracadabra”

7. Reza Rahadian – “Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan”

Rahasia Arief Muhammad Jadi Content Creator Sukses

Rahasia Arief Muhammad Jadi Content Creator Sukses

Mega Julia

Menjadi content creator tentu mempunyai tantangan tersendiri.  Makin berjalanya waktu, sejalan dengan semakin banyaknya bermunculan conten creator. Content creator pun berlomba-lomba untuk tetap mendapatkan serta menambah perhatian penonton.

Arief Muhammad, salah satu content creator yang sudah berkecimpung lama di dunia sosial media Twitter  sejak 2009 dengan nama @poconggg. Dan mengawali karir di YouTube sejak 2017. Meskipun bisa dibilang ia adalah ‘creator lama’ tapi Arief tetap eksis hingga kini.

Lantas, apa ya yang membuat Arief tetap eksis meski banyak bermunculan creator baru. Yuk simak tips yang dilakukan oleh creator yang kerap disebut sebagai ‘Gubernur Bintaro’ ini.

  • Ketahui Passion

Banyaknya bidang di dunia kreatif tentu membuat kita bertanya-tanya, di bidang apa sih passion kita? Apakah menjadi penulis? Fotografer? Atau bahkan menjadi vlogger?

Dilansir dari inet.detik.com, Arief mengatakan bahwa passion itu sangat penting untuk menghasilkan content yang lebih maksimal.

“Menurut aku penting banget untuk kita mengerjakan semua passion kita karena hasilnya akan lebih maksimal, karena kita melakukan sesuatu yang kita suka. Konten itu (bisa bertahan) bertahun-tahun karena hal yang kita suka itu sesuai passion kita,” terangnya.

  • Jangan Malu Melakukan Hal yang Kamu Suka

Arief Muhammad mengatakan bahwa kita tidak boleh malu untuk mencoba apa yang kita sukai. Jangan malu untuk mencoba sesuatu. Misalnya kamu senang ‘feeds ala-ala’ di Instagram, lakukan saja.

Atau kamu suka me-review sesuatu seperti makanan atau barang, dan kamu mau mengunggahnya di kanal sosial media mu atau bahkan kanal YouTube mu, ya lakukan saja.

Meskipun nanti kamu mendapatkan ‘nyinyiran’ ya biarkan saja. Toh, kamu melakukan apa yang kamu suka dan jangan sampai merugikan.

  • Konsisten

Menurut Arief Muhammad, konsisten merupakan hal tersulit untuk meraih kesuksesannya. Membuat konten tiga hingga lima, itu perkara mudah menurutnya. Tapi, bagaimana caranya kamu terus melakukan hal tersebut secara berulang-ulang dan tak putus, konsisten.

  • Circle Pertemanan yang Satu Frekuensi

Semakin banyak teman, tentu semakin banyak peluang yang akan terbuka ke depannya. Ketika sudah banyak pilihan, tentukan satu circle yang satu frekuensi.

“Soalnya banyak loh anak-anak muda yang biasanya suka nongkrong tapi nggak berisi, terus kalo di satu circle itu pasti ada aja temen yang nggak ngepush kita ke atas malah narik ke bawah. Nah disitu coba kita bedain mana circle yang isinya temen-temen kita buat hahahihi dan circle yang bakal membawa kita naik ke atas,” imbuh Arief mengutip dari inet. detik.com.

  • Enjoy

Jika kita menjalankan sesuatu dengan santai tanpa beban pikiran, pasti hasilnya akan baik. Pikiran tanpa beban pun membuat kita tidak terburu-buru dalam menyelesaikan karya. Semuanya kembali lagi ke diri mu sendiri. Apakah kamu sendiri suka dengan hal yang saat ini tengah kamu jalani?.

Nokia “Jadul” Comeback?

Nokia “Jadul” Comeback?

M C Amin Rais

Nokia 6300 4G dan Nokia 8000 4G (sumber: hmdglobal.com)

Pecinta dunia ponsel tentunya sudah tak asing dengan merk satu ini. Ya, Nokia merupakan salah satu merk ponsel yang sempat merasakan masa-masa kejayaan di awal tahun 2000-an. Bahkan ia sempat digadang-gadang sebagai rival dari Blackberry. Namun masa kejayaan kedua merk ini mulai meredup sejak bangkitnya rivalitas antara ponsel Android dan iPhone.

Sebelumnya, Nokia sempat berjaya dengan platform Symbian, namun mulai “melesu” sejak era Windows Phone, seperti seri Lumia. Agar bisa bangkit kembali, Nokia harus mengikuti pasar persaingan yang ada saat ini, yaitu “Android vs. iPhone”. Di momen seperti ini, Nokia mulai bangkit lagi dengan membawa platform Android seperti Nokia 3, Nokia 5, Nokia 6, dan seri lainnya. Di tengah persaingan pasar ponsel saat ini, Nokia sempat mencoba mengeluarkan produk  feature phone “reborn” seperti Nokia 3310 4G pada tahun 2018 lalu.

Dilansir dari Kompas, walaupun Nokia 3310 “Reborn” ini membawakan spesifikasi yang “imut”, seperti kamera 2MP, RAM 256 MB, dan baterai Li-Ion 1200 mAh, namun faktanya ponsel ini telah laku lebih dari 70 juta unit di tahun 2018. Dan pada bulan November 2020 ini, Nokia resmi merilis kembali feature phone “reborn”, yaitu Nokia 6300 dan Nokia 8000.

Kedua seri Nokia ini memiliki spesifikasi yang sama, seperti dibekali Snapdragon 210, RAM 512 MB, penyimpanan internal 4 GB yang bisa diekspansi hingga 32 GB menggunakan MicroSD, dan tak lupa pula dukungan sinyal 4G. Selebihnya, perbedaan kedua seri baru ini hanya ada di bentuk saja. Untuk harganya, Nokia 6300 4G dibandrol dengan harga 49 euro atau sekitar Rp820.000, sedangkan Nokia 8000 4G akan dibandrol dengan harga 79 Euro atau sekitar Rp1,3 juta.

Lantas, muncul pertanyaan, “layakkah ponsel ini untuk dibeli?” Jika kalian ingin bernostalgia, kalian bisa membeli ponsel ini tanpa ragu. Namun jika kalian kaum “mendang-mending” yang memprioritaskan spesifikasi, lebih baik dipikir-pikir dulu deh sebelum membeli. Jadi, layak atau tidaknya ponsel ini dibeli, tergantung dengan kebutuhan masing-masing.

Tren Bisnis Kuliner di Tengah Pandemi

Tren Bisnis Kuliner di Tengah Pandemi

Ilustrasi e-commerce. (Istockphoto/scyther5)

Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia, termasuk dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini membuat semua orang harus lebih sering berada di rumah agar terhindar dari Covid-19. Hal ini berdampak pada terhambatnya aktivitas masyarakat dan hampir semuanya harus dilakukan secara online, termasuk pola konsumsi yang saat ini berubah. Pergi ke restaurant untuk makan bersama keluarga, teman, atau orang terdekat sudah jarang dilakukan, banyak orang memilih memesan makanan untuk dibawa pulang atau memesan melalui aplikasi ojek online.

Pemerintah mulai memberlakukan new normal terhitung sejak 1 Juni 2020, hal tersebut menuntut masyarakat untuk lebih produkti di tengah pandemi. Salah satunya adalah dengan memulai bisnis kuliner online. Banyak orang lebih kreatif dalam memasak selama dirumah saja dan menjadikannya sebagai ide bisnis kuliner online dengan berbagai macam makanan dan minuman. Bisnis kuliner online tidak hanya dilakukan oleh para ibu rumah tangga saja tetapi juga para mahasiswa. Tentu saja banyak terjadi persaingan, baik di daerah maupun kota. Karena, banyak mahasiswa yang tidak bisa beraktivitas bebas keluar rumah, maka memulai bisnis kuliner online adalah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan ditengah pandemi, mulai dari makanan dessert, kopi kekinian, roti, dari makanan kemasan sampai makanan homemade.

Hal yang paling penting dalam memulai bisnis adalah story telling. Ada cerita dibalik produk yang dijual, dan apa yang membuat produk berbeda dari yang lain. Melakukan promosi adalah hal yang harus dilakukan secara rutin, misalnya selalu aktif mengunggah  insta story instagram atau mempublikasikan diberbagai media sosial. Ide penjualan selalu diperbarui, dan cari keunggulan produk.

Persaingan yang sangat ketat ini tentu harus melakukan hal yang inovatif untuk bertahan, seperti yang dikatakan Mentor Bisnis Kuliner, Lucy Wiryono.

“Beradaptasi di new normal ini sangat survive, contoh dari produk saya yaitu steak yang sekarang dikemas menjadi frozen food, jadi lakukan suatu hal yang beda agar produk kalian tetap bertahan dan konsumen tetap bisa menikmati.” Ungkapnya dalam web seminar  “Tren Bisnis Kuliner di tengah Pandemi” (27/8).

ilustrasibisniskuliner online. (net)

Mengutip Kompas.com (17/06/2020) menurut Owner dari Salad Point ID, Putra Siburian mengatakan pada masa pandemi penjualan salad point ID terbilang naik. Sebagai pelaku bisnis kamu harus membaca dan melihat apa yang dibutuhkan pasar.

“Kita lihat penjualnnya lagi naik, karena gaya hidup sehat juga menjadi tren saat ini. Namun hidup sehat untuk menjaga imunitas tubuh bukan untuk diet.” ungkap Putra.

Mental yang kuat juga diperlukan untuk menjadi pebisnis. Makin besar bisnis makin banyak stakeholder yang datang. Kalau sudah ada ide bisnis mulai saja terlebih dulu. Tahap critical eleven dalam berbisnis ada di tiga bulan pertama, bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk evaluasi bisnis kuliner online, mulai dari peminatnya menurun atau bahkan melonjak. Maka diperlukan konsistensi dan mental yang kuat.

Nah, ada beberapa tips dalam memulai bisnis online agar tetap bertahan dalam persaingan yang ketat. Pertama siapkan budgeting atau pendanaan yang baik sesuai kebutuhan, kedua buatlah pemasaran yang matang, ketiga konsistensi dalam berjualan adalah kunci dalam berbisnis, keempat  harus menanamkan mental baja, karena dalam berbisnis tentu saja ada masalah yang muncul baik dari konsumen yang banyak komplen, atau masalah karyawan dan sebagainya, terakhir sebagai owner harus selalu bersikap ramah kepada konsumen, dan selalu berusaha menyenangkan konsumen.

Reporter: Yelin Anisa

Bersepeda dan Bercocok Tanam, Aktivitas Pilihan di Tengah Pandemi

Bersepeda dan Bercocok Tanam, Aktivitas Pilihan di Tengah Pandemi

Kegiatan bersepeda (Sumber: unsplash.com)

Sejak berlakunya masa New Nomal pada awal bulan Juni. Pemerintah menyarankan untuk beraktivitas dengan tetap mematuhi protokol-protokol kesehatan, agar tetap produktif dan selalu menjaga kebugaran demi menghindari wabah Virus Corona.

Masyarakat mulai menekuni kegiatan yang bermanfaat dan menyehatkan, agar selalu fit selama pandemi. Dari banyaknya aktivitas yang dipilih, bersepeda dan bercocok tanam jadi kegiatan yang cukup banyak dilakukan oleh masyarakat.

Peminat kegiatan bersepeda mulai banyak dijumpai, selain bisa melepas penat saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat juga dapat  melihat langsung kondisi alam sekitar.

“Bersepeda pada masa pandemi ini bisa jadi opsi pemulihan diri biar gak stress dan suntuk di rumah. Yang penting kita jaga protocol kesehatan dan hindari tempat yang terlalu ramai”, ungkap salah satu pesepeda, Naura.

Tidak hanya itu, omset penjualan sepeda akhir-akhir ini melonjak, para penjual sepeda hampir kewalahan dengan banyaknya pesanan. Dilansir dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) pada survei 5 juni 2020 lalu. Lonjakan pengguna sepeda bahkan sampai melebihi 10 kali lipat.

Kegiatan bercocok tanam. (Sumber: unsplash.com)

Tidak kalah dengan bersepeda, kegiatan bercocok tanam merupakan aktivitas yang juga banyak diminati. Aktivitas ini  menyenangkan bila mengajak anggota keluarga di rumah, karena bisa sembari praktik dan belajar bercocok tanam secara langsung agar tetap produktif walau di rumahsaja.

“Saya tidak perlu banyak belanja kebutuhan dapur, buah-buahan dan umbi-umbian saya cukup mengambil di pelataran rumah, sehingga bisa menghemat pengeluaran juga” ungkap Hikmah salah satu warga penggiat bercocok tanam.

Menurutnya manfaat dari bercocok tanam sangat banyak salah satunya yaitu selain menghemat pengeluaran, bercocok tanam juga dapat memperbanyak stok bumbu, sayuran, dan tanaman lainnya juga lebih terawat.

“Bercocok tanam adalah kegiatan yang sangat terpusat yang dapat membantu menghabiskan waktu, dan menyiram juga merupakan praktik yang sangat menenangkan, zen dan meditatif”, ungkap Dr. Gregory Nawalanic Pys.D., selaku asisten professor di university of kansas,  dilansir dari laman Bustle.

Disisi lain bercocok tanam juga sangat berpengaruh untuk menurunkan stress, gejala kecemasan, depresi, dan gangguan motorik lainnya.

Bersepeda dan bercocok tanam hanyalah sedikit contoh dari segelintir kegiatan positif yang dapat dilakukan di tengah masa pandemi. Banyak kegiatan positif lainya yang dapat dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Reporter: Taufiq Nur Rohman