Catcalling, Berawal dari Candaan Berakhir Sebagai Pelecehan

Reporter Zharfan Zahir; Editor Dani Zahra Anjaswari

ERL 
L00
Ilustrasi catcalling. (Pinterets/@Odyssey)

Berbagai kriminalitas terjadi setiap harinya di jalanan. Salah satunya merupakan pelecehan seksual yang biasanya sering didapatkan terjadi di jalan raya. Biasanya terjadi secara verbal atau yang sering disebut dengan istilah catcalling.

Peristiwa catcalling sekarang menjadi hal yang cukup familiar, terutama di kota besar seperti Jakarta yang penduduknya dipadati oleh berbagai macam kalangan. Catcalling adalah suatu bentuk pelecehan seksual yang biasa terjadi di tempat umum dan dilakukan oleh orang asing yang tidak saling kenal.

Pelecehan ini berjenis Street Harassment, yaitu mengucapkan suatu perkataan sensual dan tidak senonoh, ekspresi secara verbal dan non-verbal yang bersifat menggoda seseorang di tempat publik. Pelaku catcalling biasa disebut dengan julukan catcaller. Kejadian ini sering dialami oleh wanita, namun tidak menutup kemungkinan laki-laki juga mengalami hal tersebut.

Pemahaman mengenai catcalling di masyarakat masih sangat rendah karena adanya pewajaran. Masih adanya anggapan bahwa catcalling adalah hal yang biasa atau merupakan bentuk dari candaan dan pujian menyebabkan hal ini terus terjadi berulang-ulang.

Aku bener bener muak sama yang 
namanyaCATCALLlNG 
aku ngetik ini sampai gemeter!!!! 
Sore ini aku keluar pakai baju 
formal, ada lengan, panjang rok 
selutut. Sangat sopan! Tapi badan 
aku tinggi mgkn cenderung nyita 
perhatian. 
Aku jalan keluar apartemen 
karena males nunggu taksi mesti 
masuk dulu dan muter dulu, kalo 
mobilnya udah deket, aku 
langsung jalan dan ketemu 
didepan. 
Ketika lagi jalan, ada mobil CRV ABU 
yg tiba tiba kasih klakson kecil (reflek 
nengok karena ngerasa ga ngalangin 
jalan) ketika aku nengok yang nyetir 
itu bapak2 botak pake kacamata 
terus dia pasang muka CIUM CIUM 
SAMBIL MEREM! Sumpah jijik banget 
aku digituin! ! ! 
Aku langsung teriak "HEH GA SOPAN 
YA SAVA GA TAKUT SAMA KAMU!!" 
Dia langsung tutup kaca! Dikata aku 
takut. Aku Igsg samperin karena mN 
dia berenti antri bayar parkin aku 
ketok2 suruh buka suruh turun kalo 
berani. Dia cuma diem pura pura gak 
Dan yang bikin gedek lagi adalah 
SATPAM CUMA DIEM NGELIATIN 
KEBINGUNGAN SAMBIL 
- -v JALAN LANGKAH KECIL
Pengalaman catcalling Miss International 2017, Kevin Lilliana, disekitar apartemennya pada 2019 lalu. (Instagram/@kevinlln)

Catcaller melakukan aksinya bisa sendiri ataupun berkelompok. Ia melakukannya dengan nada bicara yang menggoda korban. Berikut ini adalah bentuk-bentuk catcalling yang harus diketahui :

  • Melakukan gerakan vulgar seperti, bersiul, berkedip, menjulurkan lidah, melambaikan tangan, memberikan tatapan penuh nafsu, menggigit bibir bawah, atau mengeluarkan suara kecupan.
  • Mengucapkan kalimat yang bersifat memuji, seperti “Neng, cantik banget sih” atau “Mau kemana Neng? Rapih banget sih.”
  • Mengucapkan kalimat yang bersifat sensual, seperti “Nengok dong, badannya bagus banget sih.”
  • Membuntuti atau menghalangi perjalanan.

Menanggapi hal ini, salah satu mahasiswa Jurnalistik UIN Jakarta, Daffa Putra Pratama menjelaskan pelecehan ini terjadi bukan karena penampilan atau apa yang dipakai korban, tetapi memang kultur dari pelaku pelecehan.

“Jika banyak orang yang berpendapat catcalling terjadi karena kesalahan berpakaian wanita, saya sangat tidak setuju. Karena ini semua bukan salah gaya berpakaian namun ke pola pikir para pelaku. Saya rasa, hanya sikap bodo amat yang dapat diambil untuk sekarang sampai waktu yang tidak ditetapkan,” jelasnya.

Tindakan seperti ini tidak bisa dibenarkan karena pada tingkatan tertentu, dampak catcalling dapat menimbulkan trauma berkepanjangan terhadap korbannya. Korban jadi membatasi mobilitasnya jika tidak ditemani saat keluar rumah, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hidup dan menghambat perkembangan pribadinya.

Lebih lanjut, Mahasiswa UIN Jakarta, Syalaisa Amara mengatakan bahwa peristiwa tersebut menjadi hal yang tidak nyaman dan catcalling menjadi sebuah kebiasaan.

“Di-catcalling tuh risih dan nggak nyaman. Sekarang tuh catcalling udah jadi kebiasaan, bahkan anak kecil aja ada yang ngelakuin itu. Nggak nyaman, sih. Jadi kalau mau keluar kitanya jadi males gitu,” aku Syalaisa.

Di beberapa negara, tindakan catcalling ini termasuk perbuatan yang melanggar hukum dan pelakunya dapat dijatuhi hukuman, mulai dari denda yang cukup tinggi hingga ancaman kurungan. Namun, meskipun sudah diberlakukan undang-undang tentang pelecehan, kejadian-kejadian semacam itu kemungkinan akan tetap ada.

Peran aktif masyarakat untuk bertindak menyadarkan para pelaku sangat dibutuhkan, agar semakin banyak orang yang menyadari bahwa catcalling ini sangat berbahaya dan mendorong terjadinya pelecehan seksual.


3 Komentar

โปรโมชั่น PG SLOT ที่น่าสนใจ · Juli 6, 2022 pada 7:28 pm

โปรโมชั่น PG SLOT ที่น่าสนใจ ห้ามพลาดที่เราเตรียมไว้เพื่อคุณ พีจีสล็อต ออนไลน์ที่ทันสมัย น่าเล่น มาพร้อมรางวัลก้อนโตภายในเกม เล่นได้บนมือถือ

five nights at freddy's · Juli 7, 2022 pada 4:35 pm

That’s information is very clearly.

PGslot · Juli 24, 2022 pada 4:10 am

Try playing games for free, just sign up, can play, no deposit required, can play, can try to play at the website เกมสล็อต ค่าย pg ทดลองเล่น

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.