AksiKebaikan Perjuangkan Kawasan Tanpa Rokok di UIN Jakarta

Reporter Chandra Hermawan; Editor Dani Zahra Anjaswari

Idayogyiiah JE 
Matikan rokokmu 
bersihkan kampus 
dari puntung rokok 
Hentikan sebatmu 
mari tobat 
bersamaku 
Wujudkan 
UIN Jakarta 1000/0 
Kawasan Tanpa Rokok 
Matikan 
rokokmu, mari 
wujudkan World 
Class University 
bersamaku 
Hentikan sebatmu, 
mari hebat 
bersamaku 
Kampus tanpa rokok 
adalah impian 
mahasiswa
Aksi kebaikan UIN Jakarta bersama peserta. (DNK TV/Zharfan Zahir)

Komunitas aksi kebaikan UIN Jakarta menggelar aksi bersama dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya menegakkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang bertempat di Lobi Fakultas Ilmu Tarbiyyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta pada Rabu (18/5).

Aksi ini sudah digelar sejak tahun 2018, selanjutnya pada tahun 2019 digelar 2 kali, dan kembali digelar pada tahun 2022 setelah pandemi Covid-19 mereda. Aksi ini dihadiri oleh beberapa mahasiswa dan organisasi di UIN Jakarta.

Ketua aksi kebaikan UIN Jakarta, Arya Saputra Ramadani mengatakan hal ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan yang terdapat pada pasal 115 untuk menjadikan kampus sebagai KTR.

“Mengingat UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pada pasal 115 mengatakan bahwa KTR itu salah satunya tempat belajar mengajar yaitu perguruan tinggi juga termasuk di dalamnya.”

Ia berharap agar aturan bukan hanya sebagai regulasi tetapi aturan harus ditegakkan. Selain itu, masalah rokok harusnya menjadi hal yang fatal dan mahasiswa yang melanggar seharusnya diberi sanksi berat.

“Jika mahasiswa merokok di kawasan kampus, seharusnya mendapat sanksi berat sebab kampus merupakan KTR,” ujarnya.

Regulasi terkait larangan merokok di UIN Jakarta sebenarnya sudah diatur dalam kode etik mahasiswa maupun kode etik dosen tahun 2019. Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor B/990/R/HK.00.7/08/2019 tentang Larangan Merokok di UIN Jakarta namun implementasi di lapangan masih jauh dari harapan.

Dalam Term Of Reference (TOR) acara ditulis bahwa ada tiga tujuan dari kegiatan yang dilakukan yaitu :

  1. Meningkatkan pemahaman peserta tentang dampak negatif rokok bagi lingkungan, terutama lingkungan akademik di universitas.
  2. Meningkatkan kesadaran peserta tentang dampak negatif rokok bagi kesehatan holistik seorang mahasiswa.
  3. Memberikan pemahaman langkah praktis mengambil bagian dan bersuara demi kenyamanan bersama dalam menempuh pendidikan di lingkungan yang sehat dan terbebas dari rokok.
Pencarian puntung rokok di sekitar UIN Jakarta. (DNK TV/Zharfan Zahir)

Dalam menyampaikan advokasi, salah satu strategi yang dilakukan oleh komunitas aksi kebaikan ini adalah menyampaikan keluh kesah seperti KTR. Komunitas ini juga memberikan solusi salah satu solusi yang diberikan yaitu merekomendasi kepada rektorat untuk memperkuat kode etik mahasiswa.

“Selain sebagai perbaikan aksi regulasi, kami aksi kebaikan juga menawarkan untuk menjadi satgas KTR dengan tujuan dapat bersinergi bersama rektorat untuk mewujudkan KTR di UIN Jakarta,” tutur Arya.

Peserta aksi, Afifah Meliulia menuturkan harapan dari aksi ini yaitu dapat memberikan perubahan bagi mahasiswa yang merokok.

“Semoga dengan adanya aksi ini kita semua juga bisa membangun kesadaran seluruh ahasiswa dan memiliki kemauan agar sadar bahwa kampus itu bukan kawasan yang diperbolehkan untuk merokok,” kata Afifah.

Setelah kegiatan aksi ini dilaksanakan, aksi kebaikan UIN Jakarta berencana akan menyelenggarakan webinar sebagai sosialisasi mereka dengan target seluruh mahasiswa UIN Jakarta. Selain itu juga, mereka akan menghadap kepada rektorat dan jajaran wakil rektor untuk bertemu langsung dengan tujuan mengadvokasi urgensi KTR di UIN Jakarta.


1 Komentar

PG SLOT · Juni 7, 2022 pada 1:16 pm

เป็นเกม สนุก สุดยอด pg เป็นเกมส์พีจีสล็อต โปรโมชั่น ออนไลน์ บนมือถือได้ สล็อต เว็บ สล็อต ไม่ รับ รับโบนัส ก็มี รูปแบบใหม่ pg slot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.