Spesial Hari Kartini : Fdikom Gelar Bedah Buku Karya Rektor UIN Jakarta

Spesial Hari Kartini : Fdikom Gelar Bedah Buku Karya Rektor UIN Jakarta

Reporter Qo’is Ali Humam; Editor Latifahtul Jannah dan Tiara De Silvanita

Suasana bedah buku “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik” di ruang meeting lt. 2 Fdikom (DNK TV/Muhammad Fajrul Amiq)

Bertepatan dengan Hari Kartini, Kamis (21/4), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan bedah buku yang berjudul “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik” yang diselenggarakan secara bauran di ruang meeting lantai 2 gedung Fdikom dan melalui Zoom Cloud Meeting.

Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis yang sekaligus penulis buku “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik”, Dekan Fdikom, Suparto, Wakil Dekan Bidang Akademik Fdikom, Siti Napsiyah. Juga dihadiri oleh para pembedah buku dari berbagai kalangan yaitu Staf Khusus Menteri Sosial RI, Faozan Amar, Dosen Fdikom, Bintan Humeira, Direktur Eksekutif Nurcholis Majid Society, Fachrurozi Majid, serta segenap civitas akademik dan mahasiswa Fdikom UIN Jakarta.

Diadakannya bedah buku ini selain sebagai bentuk penghargaan terhadap sosok perempuan di Hari Kartini juga bertujuan untuk mengupas berbagai tema dan substansinya. Sebagaimana yang tertera pada judulnya, buku ini mengusung tema besar terkait dakwah Islam hingga berbagai isu sosial dan politik yang kerap kali dijumpai di tengah masyarakat.

Dekan Fdikom, Suparto dalam sambutannya mengatakan bahwa buku ini menjadi penting terutama dalam dua tema besar bukunya, yaitu dakwah dalam konteks budaya hingga ekonomi umat, kemudian krisis politik Islam dan strategi melawan radikalisme.

“Buku ini mengulas tentang tantangan Islam dalam kebudayaan, dakwah perkotaan dengan model dan perkembangannya, lalu penekanan dakwah dalam konteks seni dan budaya. Oleh karena itu buku ini kami pilih sebagai salah satu sumber untuk kami belajar dan akan kami analisa isi buku ini yang sangat bermanfaat bagi civitas akademik Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi” ujarnya.

Recording 
DNKTV 
% Siti Napsivah 
Binta-. Humeira 
all Prof. Amany Lubis
Penulis buku “Perempuan Bicara Dari Dakwah Hingga Sosial-Politik”, Amany Lubis memberikan sambutan melalui Zoom Meeting (DNK TV / Qo’is Ali Humam)

Amany Lubis mengungkap bahwa sebenarnya tema dalam buku ini tidak ada pembahasan tema yang terkhusus pada perempuan. Ia menjelaskan bahwa penamaan judul buku “Perempuan Bicara” karena memang itu adalah karya tulis yang dibuat oleh dirinya yang seorang perempuan, dan juga memiliki tujuan untuk menyuarakan emansipasi wanita, bahwa perempuan juga berhak untuk berbicara dan berkarya.

“Sebenarnya tema tidak ada tentang perempuan, yang ada tentang dakwah, seni, pendidikan, sejarah, kemudian ada juga tentang krisis ekonomi, pemberdayaan ekonomi, sosial politik, radikalisme, dan masih banyak lagi. Nah, alasan diberi judul khusus perempuan hanya untuk fokus bahwa ini adalah karya seorang perempuan”

Dosen Fdikom, Bintan Humeira selaku pembedah buku pada acara ini mengaku sangat mengagumi buku hasil karya Rektor UIN jakarta ini, Ia menyampaikan bahwa karena buku ini ditulis oleh seorang perempuan maka menjadi representasi yang mampu mematahkan stigma yang selama ini melekat pada diri perempuan, bahwa perempuan dianggap hanya mampu berkiprah pada urusan domestik dan pengasuhan.

“Buat saya buku ini sebagai optimisme, bahwa perempuan-perempuan Indonesia khususnya, punya ruang yang terbuka, dan berbagai kesempatan bisa diraih untuk terus berkarya. Buku ini juga dapat mengsinspirasi saya bahwa di tengah kesibukan penulis ternyata tetap mampu untuk menysusun pemikiran-pemikiran yang sangat relevan untuk kita bicarakan pada saat ini” ucapnya.

Di penghujung acara Staf Khusus Menteri Sosial RI, Faozan Amar, yang turut hadir dan menjadi pembedah buku memberikan closing steatment agar karya tulis yang luar biasa ini dapat memberikan inspirasi kepada perempuan Indonesia agar dapat terus berprestasi dan dapat memberikan pencerahan bagi para pembaca lainnya.

Tak Tau Potensi Diri? Youth Ranger Indonesia Menjadi Solusi!

Tak Tau Potensi Diri? Youth Ranger Indonesia Menjadi Solusi!

Reporter Indi Azizi ; Editor Latifahtul Jannah dan Taufik Akbar Harefa 

YRI mengadakan acara Internasional Youth Day pada (12/8/19). (Youthrangerindonesia.com) 

Di era perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, semakin banyak anak muda yang kehilangan arah, tidak tahu harus berbuat apa, bahkan terjerat narkoba dan sejenisnya. Padahal ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindarinya, salah satunya adalah dengan memanfaatkan waktu yang ada untuk lebih produktif dan berprogres positif kedepannya.

Namun realita menampar kita, banyak anak muda yang tidak mengenali potensi dirinya, bahkan menghakimi diri sendiri dengan kata “tidak memiliki potensi apa-apa”. Dan kadang ada juga yang sudah tahu keunggulan diri namun tak tahu harus memulainya dari mana.

Hal itulah yang juga dirasakan Rinaldi Nur Ibrahim, pemuda asal Sulawesi Selatan yang merantau ke Jakarta untuk kuliah. Pemuda yang kerap disapa Inal ini minder dengan teman-teman kuliahnya yang dapat lebih dulu mengasah skill. Rinaldi sendiri merasa belum banyak wadah yang dapat membantunya untuk mengembangkan potensi diri yang ia miliki.

Founder Youth Ranger Indonesia (YRI), Rinaldi mengatakan latar belakang terbentuk nya YRI adalah keresahan diri sendiri dan program dari duta genre.

”Youth Ranger Indonesia ini sebenarnya berawal dari program  saya di duta genre, generasi berencana dari BKKBN, pada saat itu saya diberikan challenge untuk membuat sebuah program, program ini berfokus untuk membantu remaja bisa menyelesaikan beberapa masalah yaitu, pertama nikah di usia dini kita bantu supaya anak remaja tidak terlalu fokus di situ, kedua menghindari napza atau (narkoba) , ketiga (menghindari) free sex atau menghindari seks beresiko, pada saat itu saya merasa bahwa ada beberapa cara supaya menghindarinya, dengan cara membuat mereka bisa produktif, kalau mereka produktif bisa saja kita menghindari atau menanggulangi masalah tersebut.” ujar Inal kepada DNK TV pada Jumat (01/04).

Dan dari situlah Inal melancarkan aksinya, dimulai dengan membuat grup WhatsApp untuk bisa bersinergi bersama teman yang juga ingin mengembangkan potensi diri, hingga akhirnya terbentuk Youth Ranger Indonesia.

”Pada saat itu saya mendapatkan banyak DM dari teman-teman yang ingin berkembang juga. Lalu saya memulai dengan membuat sebuah grup WhatsApp, disana kita sharing tentang apa yang mereka ingin kembangkan, akhirnya saya mengajak teman-teman yang satu visi-misi untuk bisa membangun sebuah platform bernama Youth Ranger Indonesia’’ sambung inal.

Kegiatan di Komunitas Youth Ranger Indonesia. (Instagram/@youthranger.id)

Tak hanya Youth Ranger Indonesia, inal juga merupakan founder dari beberapa komunitas lainnya, seperti bijak obat, otti chips, dan youtzmedia. Dari keempat komunitas yang dibangun oleh rinaldi, salah satunya yaitu Youth Ranger Indonesia.

Inal juga menegaskan tujuan dibentuknya Youth Ranger Indonesia, “YRI merupakan sebuah komunitas yang berfokus membantu anak muda untuk mengasah dan mengembangkan potensi dirinya. Di platform ini anak muda akan mendapatkan pelatihan serta bimbingan dari mentor yang berpengalaman”, tutur inal.

Selama 3 tahun platform ini berjalan, Rinaldi dan rekan-rekannya juga menyiapkan mentor secara gratis untuk anak muda berkembang. Komunitas ini terbuka secara umum untuk mereka yang memang ingin belajar.

‘’Di platform ini kita benar-benar menyiapkan mentor buat mereka untuk bisa berkembang, karena saya yakin salah satu kunci kesuksesan dari setiap orang itu adalah adanya seorang mentor yang bisa membimbing mereka untuk bisa mengembangkan apa yang ingin dikembangkan’’ ujar Rinaldi.

Mentor yang disediakan juga bukan sembarang mentor. Banyak dari mereka berasal dari kalangan seniman, influencer, sampai pejabat bersedia memberikan aksi sosialnya dengan membagikan ilmunya secara gratis untuk anak muda yang memang ingin berkembang. Saat ini YRI telah berhasil mengumpulkan puluhan ribu anak muda dari seluruh wilayah di Indonesia.

Rekomendasi Tempat Bukber Outdoor yang Wajib Dikunjungi 2022

Rekomendasi Tempat Bukber Outdoor yang Wajib Dikunjungi 2022

Penulis Syaifa Zuhrina

Suasana Jimbaran Lounge. (Instagram/@thr45h3r).

Momen Ramadan tidak pernah terlepas dengan budaya bukber atau buka bersama, semenjak pandemi berlangsung pada 2 tahun belakangan ini, beberapa tempat justru dihentikan atau dibatasi terkait jam operasional dan kapasitas pelanggannya. Tapi jangan khawatir, ternyata akhi-akhir ini sudah banyak destinasi yang dapat kamu kunjungi bareng keluarga, sahabat atau orang-orang tersayang untuk buka bersama. Simak, yuk!

1. Talaga Sampireun

Tempat makan bernuansa alam pedesaan yang berlokasi di area Ancol, Jakarta Utara ini bisa menjadi salah satu opsi yang cocok kalian kunjungi untuk ngabuburit dan berbuka bersama orang-orang tersayang. Tempatnya teduh dengan beberapa saung lesehan dan kolam ikan, loh.

2. Jimbaran Lounge

Masih di daerah Jakarta, bagi kamu yang ingin berbuka dengan menu makanan lokal sampai mancanegara, tempat ini wajib dikunjungi! Berlokasi di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat tempat ini menawarkan nuansa alam Bali yang menarik, DNK People.

3. Danau Cisoka

Beralih ke Kabupaten Tangerang, danau ini dulunya merupakan bekas galian penambangan pasir, Guys. Terletak di Kampung Cigaru Kabupaten Tangerang, danau ini memiliki keunikan dengan airnya yang berwarna biru toska bahkan berwarna hijau, bisa menjadi tempat yang cocok untuk kamu yang menunggu waktu berbuka sambil naik perahu kecil dan mengeksplor keindahan alam di sana.

Jetski café. (Instagram/@jetskicafe)

4. Pantai Mutiara

Kamu salah satu pecinta nuansa pantai dan sunset? Ternyata di tengah perumahan elit kawasan Penjaringan Jakarta Utara, kamu bisa menghabiskan waktu ngabuburit dan buka bareng keluarga, teman atau pacar dengan berjalan-jalan santai atau hanya sekedar ngobrol asyik di pantai ini.

Uniknya, kamu juga bisa menunggu waktu berbuka puasa dengan menikmati keindahan sunset dan suasana gedung-gedung tinggi di Jakarta secara gratis, loh. Tidak hanya itu, di sana juga terdapat Jetski café sebagai salah satu lokasi favorit yang dapat kamu kunjungi.

5. Breeve Hills Resto & Café

Salah satu cafe dengan suasana lukisan alam di daerah Puncak yang wajib kamu kunjungi bersama keluarga adalah Breeve Hills Resto & Café . Selain menawarkan pemandangan alam yang sejuk, tempat ini juga menawarkan beberapa hidangan paduan konsep tradisional Sunda dan Minang serta berbagai makanan ala western. Bagi kamu yang suka berfoto ria, jangan cemas, karena disana banyak spot foto menarik untuk hunting foto, Guys.

Itu dia beberapa rekomendasi tempat ngabuburit dan berbuka puasa di luar rumah yang bisa kamu kunjungi bersama keluarga, sahabat atau pacar. Gimana? Tertarik kan? Karena masih dalam bayang-bayang pandemi, jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, ya!

Kongres Rakyat 18 April, Persiapan Aksi Lanjutan Para Mahasiswa

Kongres Rakyat 18 April, Persiapan Aksi Lanjutan Para Mahasiswa

Reporter Nura Inayatus Sa’adah; Editor Belva Carolina

Ilustrasi aksi para mahasiswa. (DNK TV/Rayhan Alwi)

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) menggelar Kongres Rakyat di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat pada Senin, (18/04) sebagai satu rangkaian menuju aksi 21 April yang akan diselenggarakan di gedung DPR RI.

Berdasarkan wawancara DNK TV kepada Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Dewan Nasional (LMND-DN), Muhammad Arira Fitra bahwa Kongres Rakyat yang dihadiri oleh 36 organisasi skala nasional yang terdiri dari gerakan buruh, gerakan petani, gerakan kaum miskin perkotaan, gerakan pemuda, gerakan pelajar, gerakan perempuan, dan lain sebagainya telah menghasilkan 8 tuntutan yang akan diajukan sebagai berikut;

1. Meminta pemerintahan atau rezim Jokowi-Ma’ruf Amin untuk menghentikan pembahasan Undang-Undang Cipta Kerja dari Omnibus Law yang secara konstitusional telah disampaikan oleh Mahkamah Kontitusi bahwa aturan tersebut inkonstitusional bersyarat serta mendesak pemerintahan dan DPR untuk menghentikan pembahasan revisi Undang-Undang Peraturan Pembentuk Perundang-undangan (P3)

2. Hentikan kriminalisasi terhadap gerakan dan tuntaskan pelanggaran HAM pada seluruh gerakan rakyat.

3. Turunkan harga BBM, minyak goreng, PDAM, listrik, pupuk, PPN, dan tol.

4. Negara harus tegas, tangkap, dan adili seluruh pelaku korupsi.

5. Redistribusi kekayaan nasional dan berikan jaminan sosial atas pendidikan, kesehatan, rumah, dan bahan makanan untuk rakyat.

6. Tolak penundaan pemilu dan masa jabatan presiden 3 periode.

7. Sahkan Undang-Undang PRT dan berikan perlindungan terhadap buruh migran.

8. Wujudkan reforma agraria seperti rumah, alat, teknologi bagi kaum tani.

Dokumentasi Aksi Nasional 11 April 2022 BEM SI. (DNK TV/Rayhan Alwi)

Bire sapaan akrabnya, menyatakan bahwa rezim Jokowi-Ma’ruf Amin gagal dalam menyejahterakan rakyat dengan dibuktikan berbagai macam kebijakan ekonomi dan politik yang tidak mewakili dan merepresentasikan kepentingan rakyat.

“Bagi kami seluruh rakyat berhak menyampaikan aspirasinya yang dijamin oleh konstitusi, boleh memobilisasi dirinya terlibat dalam aksi-aksi skala nasional untuk menuntut dan mendesak rezim pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin agar segera memanfaatkan sisa-sisa jabatannya untuk berpihak kepada rakyat kecil,” tegasnya.

SEA Games 2021: Indonesia Siap Cetak Medali Emas Kembali

SEA Games 2021: Indonesia Siap Cetak Medali Emas Kembali

Reporter Maya Maulidia; Editor Syaifa Zuhrina

Logo Sea Games 2021 di Hanoi. (saigoneer.com)

Setelah dihalang pandemi, pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara atau Southeast Asian Games (SEA Games) yang seharusnya diadakan setiap dua tahun sekali kini kembali hadir. Ajang perlombaan olahraga ini melibatkan 11 negara Asia Tenggara dengan 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Tahun ini kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Hanoi, Vietnam pada 12-23 Mei 2022 dengan mengusung tema “For a Stronger South East Asia“.

Perlombaan ini diselenggarakan sebagai ajang pertemuan negara-negara Asia Tenggara untuk menunjukkan kemampuan dan kemahiran dalam berbagai bidang olahraga dari setiap negara yang bersangkutan bersama para atletnya. Cabang yang dilibatkan yakni akuatik (selam, renang indah, dan polo air), angkat besi, atletik, balap sepeda, berkuda, billiar snooker, bola basket, bulu tangkis, catur, futsal, karate, sepak bola, tenis meja, dan lain-lain.

Upacara pembukaan dan upacara penutupan akan diadakan di Stadion My Dinh dengan didukung oleh kota-kota lainnya salah satunya Hai Phong yang antusias menyambut ajang olahraga SEA Games ini.

Ilustrasi jenis olahraga. (Freepik/@rawpixel.com)

Dilansir dari rukita.co dalam acara Sea Games kali ini National Olympic Committee (NOC) Indonesia ikut andil dalam memilih cabang olahraga yang wajib mempertandingkan dua cabang yaitu akuatik dan atletik. Dan minimal mempertandingkan 22 kategori yang telah ditentukan.

Salah satu cabang olahraga yang diprediksi akan sengit yaitu cabang sepak bola. Hal ini disebabkan beberapa negara sudah mempersiapkan diri untuk meraih medali emas, salah satunya Timnas Indonesia yang ingin mencetak ulang prestasi medali emas pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

Dalam cabang esports Indonesia, sebanyak 128 atlet diseleksi pada Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) tahap pertama pada tanggal 1-10 Maret 2022 hingga menjadi 66 atlet yang siap bertanding dalam 10 cabang olahraga esprots. Berikut daftar nama atlet untuk cabang olahraga esports yakni Asep Wijaya, Dimas Kharisma Yohanda, Emanuel Hendo Paska, Farhan Akbari Ardiansyah, Mahendra Wibawa Budi Putra, Muhammad Ferisko, dan Yayan Hidayat.

Salah satu Mahasiswa UIN Jakarta, Muhammad Shidqi Aldiansyah menilai tahun ini atlet-atlet yang dikirim merupakan regenerasi terbaik pada bidangnya masing-masing, dilihat dari banyaknya nama-nama baru yang sedang bersinar dalam kiprahnya di tingkat nasional. Dan diharapkan bisa menjadi ajang unjuk gigi bangsa Indonesia agar bisa lebih bersinar dan membawa pulang medali sebanyak-banyaknya.

Senada dengan Shidqi, Rafiq Subhi Sahfi juga menilai pada SEA Games kali ini panitia terlihat sudah mempersiapkan dengan sangat baik, terbukti dengan banyaknya sukarelawan yang dapat menguasai bahasa asing dengan baik sehingga acara tidak akan terjadi banyak kendala, dan ia juga sangat setuju dengan tema yang di angkat.

“Harapannya semoga seluruh atlet yang turun dalam event tersebut khususnya atlet Indonesia bisa berjuang secara sungguh-sungguh membawa nama baik negaranya tetapi tetap jangan melupakan sportifitas dan saya berharap pada event ini tidak ada atlet yang menggunakan doping dan semoga Asia Tenggara bisa semakin kuat khususnya setelah efek dari pandemi virus ini,” jelas Rafiq.

Hari Konsumen Nasional: Perlunya Menghargai Produk Sendiri

Hari Konsumen Nasional: Perlunya Menghargai Produk Sendiri

Reporter Hayyun Viddarayn; Editor Syaifa Zuhrina

Ilustrasi belanja. (Freepik/@pressfoto)

Setiap 20 April diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional yang diharapkan dapat meningkatkan konsumen akan hak dan kewajibannya, serta sebagai upaya penguatan kesadaran secara masif akan arti pentingnya hak dan kewajiban konsumen. Selain itu juga sebagai faktor peningkatan daya saing produk yang dihasilkan pelaku usaha dalam negeri dan menempatkan konsumen untuk menjadi agen perubahan dalam posisinya sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi.

Konsumen yang cerdas tentunya mereka yang membeli produk sesuai ketentuan serta mengutamakan penggunaan produk-produk dalam negeri. Karena hal tersebut akan meningkatkan daya saing perekonomian bangsa, yang tentu akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk menjadi konsumen yang cerdas adalah dengan cara mencari informasi mengenai produk yang akan dibeli serta membeli produk yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan.

Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat membuat umat muslim berlomba-lomba membeli berbagai keperluan untuk menyambut hari kemenangan tersebut . Untuk menjadi konsumen yang cerdas serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi maka berburu lah produk-produk dalam negeri dengan mencari produk berkualitas baik dan setara dengan produk luar negeri. Karena hal tersebut secara tidak langsung dapat membantu meningkatkan lapangan kerja di dalam negeri.

Ilustrasi konsumen membeli dagangan. (Pixaby/Pexels).

Salah satu Mahasiswa UIN Jakarta, Muhammad Ikhsan Farid memaparkan bahwa konsumen yang cerdas ialah konsumen yang mengetahui serta paham terkait nilai harga dengan kualitas barang yang dibeli.

“Konsumen yang cerdas itu pertama, yang bisa menempatkan diri sebagai konsumen yang memang sudah berniat membeli barang tersebut. Misalnya kita ingin membeli sesuatu tidak banyak memilih, tidak ribet, dan tidak repot seperti secara pembayaran,” ucap Ikhsan saat diwawancarai oleh Reporter DNK TV pada Selasa (19/4).

Kedua, tahu apa yang dia beli baik merknya apa dan harganya berapa. Jadilah konsumen yang bisa mengetahui dan paham barang yang dia beli sesuai dengan nilai harganya dengan kualitasnya,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan terkait harapan untuk konsumen kedepannya agar bisa memperhatikan serta menghargai buatan produk dalam negeri dengan cara membeli produk-produk tersebut.

“Harapan untuk konsumen kedepannya mungkin harus lebih memperhatikan lagi barang-barang yang akan dibeli terutama barang pakai. Mencari dulu baju buatan lokal sebelum buru-buru membeli baju buatan luar negeri. Konsumen Indonesia harus bisa lebih menghargai poduk lokalnya dengan cara membeli produk lokal.”

Ragam Drama Pelaksanaan Pemilwa

Ragam Drama Pelaksanaan Pemilwa

Reporter Belva Carolina;  Editor Tiara De Silvanita

Ilustrasi Pemilihan Umum. (Pixabay/OrnaW)

Pemilihan mahasiswa (Pemilwa) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) UIN Jakarta dan diawasi oleh Badan Pengawas Pemilihan Mahasiswa (BPPM) UIN Jakarta bertujuan untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua Eksekutif dan Anggota Legislatif Intra kampus UIN Jakarta berlangsung secara e-voting pada Senin, (18/4) pukul 07.00 sampai 17.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang didapatkan DNK TV, di tengah berlangsungnya pemungutan suara beberapa mahasiswa mengeluhkan kendala log in laman El-Musyma menggunakan NIM dan password AIS.

Beragam tanggapan mahasiswa UIN Jakarta, salah satunya Melba Zahrani yang menilai banyaknya mahasiswa mengakses dalam waktu bersamaan menyebabkan gagal  log in berulang kali dan cukup memakan waktu.

Menurut keluhan salah satu Mahasiswa UIN Jakarta berinisial L,  kendala ini menjadi salah satu faktor pemicu golput.

“Karena down seperti ini saya jadi malas untuk buka ulang. Kan kalau malas gini, nantinya akan muncul kemungkinan saya tidak akan balik lagi untuk milih. Kalau tidak balik lagi untuk milih, ya jadinya golput,” jelasnya pada Senin, (18/4).

Penuturan mahasiswa UIN Jakarta, Juva Salma Chotika menyayangkan teknis maupun sistem pelaksanaan yang sudah dipersiapkan jauh hari dan bukan kali pertama kegiatan Pemilwa diselenggarakan secara e-voting, semestinya dapat menghindari adanya kesalahan teknis serupa tahun lalu.

“Mungkin untuk pemilihannya dapat dilakukan secara bergilir, per fakultas atau per prodi agar tidak banyak yang akses dalam waktu bersamaan,” ucap Juva.

Selain ketidakstabilan server dalam pemungutan suara, DNK TV juga mendapatkan laporan dari beberapa mahasiswa bahwa maraknya pihak tim sukses (timses) paslon menghubungi para pemilih untuk menanyakan siapa yang akan dipilihnya hingga meneror via WhatsApp call  untuk memengaruhi pilihan para pemilih secara paksa.

Mahasiswa UIN Jakarta berinisial F menerangkan bahwa intervensi tersebut tidak hanya dilakukan secara intensif pada saat hari pemungutan suara berlangsung tetapi pihak timses sudah bergerilya jauh sebelum hari pelaksanaan.

“Menanyakan persiapan dalam pemilihan mahasiswa, menunjukan cara-cara e-voting, hingga meminta untuk screen record,” jelasnya.

F juga merasa sangat terganggu atas pemilihan yang tidak sesuai hati nurani dan asas-asas pemilu yaitu Luber dan Jurdil. Semestinya dapat memilih tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Dengan adanya intervensi pemilih akan terbesit pikiran untuk melakukan golput.

DNK Berbagi 2022: Semangat Berbagi, Kuatkan Silaturahmi

DNK Berbagi 2022: Semangat Berbagi, Kuatkan Silaturahmi

Reporter Riyasti Cahya Rabbani; Editor Dani Zahra Anjaswari dan Fauzah Thabibah

Pembagian santunan kepada anak yayasan. (DNK TV/Debri Wahyu)

Sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian pada sesama, Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV) UIN Jakarta menyelenggarakan acara santunan bersama anak-anak Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa pada Minggu (17/4).

Santunan tersebut merupakan puncak dari kegiatan DNK Berbagi 2022.

DNK Berbagi sendiri merupakan acara tahunan DNK TV yang dilaksanakan untuk berbagi rezeki dan keberkahan pada bulan Ramadan.

Rangkaian puncak acara DNK Berbagi 2022 berisi kegiatan edukasi serta hiburan, santunan kepada anak yatim, dan ditutup dengan buka puasa bersama.

Sebelumnya, DNK Berbagi 2022 telah melaksanakan Takjil On The Road (TOTR) dengan rute dari Ciputat hingga Bintaro, pada Sabtu (16/4).

Pengemudi ojek dan orang pinggir jalan menjadi sasaran pembagian TOTR untuk mempermudah mereka yang masih berada di jalan ketika waktu berbuka tiba.

Pelaksanaan TOTR di sekitar wilayah Ciputat. (DNK TV/Zharfan Zahir)

Ketua Pelaksana DNK Berbagi 2022, Syahrabiel, mengatakan acara kali ini mengusung tema “Semangat Berbagi, Kuatkan Silaturahmi” yang bertujuan membangkitkan semangat, rasa ikhlas, dan jiwa kekeluargaan bersama anak-anak yatim dan duafa.

“Keunikan dari acara DNK Berbagi tahun ini kita menambahkan edukasi mengenai media sosial kepada anak-anak yayasan, karena di usia ini penting sekali untuk memberikan edukasi seperti itu agar mereka tidak kecanduan dengan media sosial,” tambahnya.

Dalam acara DNK Berbagi 2022 terdapat 44 anak yatim dan duafa yang mendapatkan santunan. Bukan hanya itu, donasi berupa sembako pun turut diberikan kepada yayasan panti.

Diketahui total donasi yang masuk untuk DNK Berbagi 2022 mencapai lebih dari 25 juta rupiah yang berasal dari para donatur diberbagai lapisan masyarakat.

Acara ini mendapat tanggapan positif dari pihak yayasan, Akhmad Zaenudin Al-Hanif, ia berterima kasih karena dengan kegiatan ini membuat anak binaan yayasan lebih produktif di bulan suci Ramadan.

“Harapan kami mudah-mudahan DNK Berbagi bisa melanjuti kegiatannya, tidak berhenti sampai di sini mengingat kegiatan ini sangat positif untuk anak-anak,” ujarnya.

TVONAIR 7.0: Media Wajib Berkolaborasi Demi Peluang

TVONAIR 7.0: Media Wajib  Berkolaborasi Demi Peluang

Reporter Indi Azizi Editor Ahmad Haetam

REC 
Hi, I am 
Eno Bening 
Content Creator 
Show Producer 
Social Media Strategist 
Start Video 
82 
Participants 
More
Pemaparan Materi Oleh Eno Bening (DNK TV/Indi Azizi)

UMN TV menyelenggarakan acara Sharing and Discussion TVONAIR 7.0 sebagai bentuk rangkaian terakhir peringatan hari jadi UMN TV ke-7, Sabtu (16/04). Acara yang mengusung tema ‘‘Once Upon a Journey: Media Collaboration for Bussines Opportunites” ini diadakan secara daring melalui Zoom dan  turut mengundang 21 media se-Indonesia.

Dengan terdapat sekitar 80 peserta, acara ini mengajak media untuk berpartisipasi secara aktif dalam menerapkan kolaborasi agar menghadirkan peluang bisnis. Ketua Koordinasi Acara TVONAIR 7.0, Elora Sianto, mengatakan bahwa media di Indonesia harus dapat membangun kolaborasi agar dapat merasakan peluang ketika sedang melakukan kolaborasi.

”Media-media di Indonesia dapat membangun culture ‘collaborate’ dari sekarang. Sehingga mereka dapat merasakan ‘opportunities’ apa saja yang bisa didapakan ketika melakukan kolaborasi. Media-media di Indonesia juga dapat mengepakkan sayapnya lebih besar lagi untuk dikenal tidak hanya sebagai media tetapi juga sebuah platform yang memiliki impact tinggi,” jelas Elora Sianto

Pada pelaksanaannya yang ketujuh, Snd TVONAIR 7.0 kali ini dihadiri oleh beberapa narasumber, yakni ada Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sasmito Madrim, Social Media Strategist, Eno Bening, dan Brand and Marketing Strategist,  Alya Dalila.

Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua Panitia TVONAIR 7.0, Adeline Frederica, kemudian sesi selanjutnya yaitu pemaparan materi dari narasumber. Narasumber pertama yaitu Ketua  AJI, Sasmito Mardim, menjelaskan bahwa di era yang serba digital saat ini media harus mau untuk berkolaborasi.

”Kolaborasi itu wajib dan tidak bisa dihindari di era yang serba digital ini. Mau tidak mau media harus berkolaborasi karena yang dihadapi bukan lagi dengan sesama media tetapi dengan media sosial,” ujar Sasmito 

Oleh karena itu, AJI berinisiatif melakukan kolaborasi bersama lembaga-lembaga di berbagai bidang. Salah satunya yaitu Indonesian Leaks yang merupakan program kolaborasi investigasi AJI dengan lembaga Free Press Unlimited, Tempo Institute, dan Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara.

Narasumber kedua, Alya Dalila menjelaskan, bahwa dengan kolaborasi akan mendapatkan dampak yang sangat besar. kita dapat mengambil market kompetitor dan di sisi lain juga dapat memiliki user intention.

Ia juga menjelaskan bahwa penolakan yang diterima dari penawaran kolaborasi bukan berati kita gagal dalam melakukan kolaborasi, melainkan kita harus melakukan riset lebih luas lagi untuk menemukan media yang cocok untuk diajak berkolaborasi.

REC 
Unmute 
Start Video 
Zoom v 
Share 
82 
Participants 
ave 
More
Sharing and Discussion dipandu oleh Moderator, Amelia Santoso (DNK TV/Indi Azizi)

Pemaparan materi dilanjutkan oleh Eno Bening yang memaparkan pentingnya untuk memedulikan sosial media jika ingin menjadikan sosial media sebagai personal branding.

Social media is you, karena apa yang kita lakukan di sosial media akan mempresentasikan diri kita. Jadi, kita perlu mencari jati diri kita yang berbeda dan unik dari orang lain, jika ingin menjadikan sosial media sebagai personal branding,” ujar Eno

Eno juga menambahkan, untuk memperkuat personal branding kita dapat dengan ‘tell your story’ karena tak sedikit juga influencer yang lahir dari cerita-cerita mereka.

Setelah berakhirnya sesi pemaparan materi dari para narasumber, Moderator, Amelia Santoso membuka sesi tanya jawab dan mengajak seluruh peserta dari berbagai media untuk berdiskusi dengan para narasumber. Salah satunya berdiskusi terkait bagaimana media dapat melakukan kolaborasi dan membangun peluang bisnis.

Eno bening dan Sasmito Mardim menanggapi bahwa kolaborasi sangatlah luas, tidak dapat di sama persiskan dan bahkan ada yang berbayar. Namun, kembali lagi semua tetap harus memperhatikan kode etik yang berlaku.

Sekilas Debat Kandidat Dema UIN Jakarta 2022

Sekilas Debat Kandidat Dema UIN Jakarta 2022

Reporter Anggita Fitri Chairunisa; Editor Latifahtul Jannah

LIVE 
on YouTube 
OI_HELIZA & SYAUQI_DEMAU 
View 
Talking OI_HELIZA & SYAUQI 
M. Abid Al-Akbar I zaini Lubis 
U n mute 
Start V ideo 
AUQI 
• • 26 
Partic i pants 
Share Screen 
Reactions 
n Wahil Ketua Dema UIN Jakarta I NO, 
Apps
Suasana Debat Dema UIN Jakarta. (DNK TV/Anggita Fitri Chairunisa)

Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) UIN Jakarta menyelenggarakan Debat kandidat Dewan Mahasiswa tingkat Universitas (Dema-U) secara daring melalui Zoom Cloud Meeting dan live streaming YouTube KPM UIN Jakarta, Kamis (14/4).

Adapun peserta dari debat Dema-U ini terdiri dari pasangan calon (paslon) Ketua dan Wakil Ketua nomor urut 01, Siti Nur Heliza dan Muhammad Syauqi, dan paslon nomor urut 02, Muhammad Abid Al Akbar dan Zaini Lubis.

Debat kandidat Dema-U kali ini mengalami kemunduran jadwal yang seharusnya dilaksanakan pada 8 April 2022, menjadi 14 April 2022.

Acara debat virtual ini dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis dan juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Arief Subhan sebagai panelis debat.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Arief Subhan mengatakan bahwa Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) merupakan suatu proses pembelajaran politik bagi mahasiswa.

“Pemilwa merupakan suatu proses pembelajaran politik yang adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini juga sebagai modal kita ketika nanti diberikan amanah sebagai seorang pemimpin,” ujar Arief.

Debat diawali dengan penyampaian visi-misi, serta program kerja dari kedua paslon. Paslon nomor urut 01, Heliza-Syauqi, membawa gagasan besar untuk mahasiswa UIN Jakarta yaitu arah baru UIN Jakarta.

“Berangkat dari keresahan yang dihadapi bagaimana mahasiswa dapat memberikan kontribusi secara konkrit dalam mewujudkan cita-cita kita bersama yaitu world class university, maka dari itu kami membawa gagasan besar untuk mahasiswa UIN Jakarta dengan arah baru UIN Jakarta,” ucap Paslon nomor urut 01

Dalam visinya, Paslon nomor urut 01 ingin mewujudkan Dema-U yang bersinergitas, progresif, dan transparan demi terciptanya UIN Jakarta yang unggul dan bermartabat serta aktif dalam mencetak generasi yang siap dalam era pembaharuan.

Senada dengan hal itu, Paslon nomor urut 02, Abid-Zaini, mengangkat dua hal penting dalam visi-misinya yaitu progresif dan modern.

“Pertama, progresif yang dibarengi dengan pemberdayaan. Kami ingin memberdayakan seluruh elemen mahasiswa untuk berpartisipasi aktif untuk mewujudkan UIN Jakarta yang progresif, melompat maju setelah terdampak pandemi. Yang kedua, Modern, bukan hanya yang sifatnya fisik, tapi modern cara berpikir dan juga bersikap,” pungkas Abid.

Selaras dengan visinya yakni menciptakan instansi yang modern, Paslon nomor urut 02 bermaksud untuk menyebarluaskan digitisasi dan digitalisasi di UIN Jakarta.

on YouTube 
% Prof. many Lubis 
M. Abid Al-Akbar I zaini Lubis 
dan Wahil Ketua Dema UIN Jakarta I No. 02 
View 
Talking OI_HELIZA & SYAUQI . 
AUQ 
CI_HELIZA & SYAUQ_ EMAU 
KEWIRAUSAHAAN MAHAS\S 
U n mute 
Start V ideo 
• • 26 
Partic i pants 
Arief Subhan 
Share Screen 
Reactions 
TAHUN ANGGARAN 
latan, 13-15 
ang Se 
Apps
Sesi Tanya Jawab Panelis dengan Kedua Paslon Dema-U (DNK TV/Anggita Fitri Chairunisa)

Usai beradu gagasan, kedua paslon Ketua dan Wakil Ketua Dema-U akan bertarung melalui e-voting pada Pemilwa yang akan dijadwalkan pada 18 April 2022 mendatang.

Calon Ketua Dema-U nomor urut 02, Abid Al Akbar mengaku ia dan Zaini terus mempersiapkan mental dan fisik dalam menghadapi pemilwa ini.

“Akhir-akhir ini kami terus meminta dukungan dan arahan bagaimana kita membangun mental pemimpin karena itu tidak diciptakan secara instan tapi perlu proses, perihal persiapan fisik pastinya kami tetap menjaga kesehatan, yang pasti membangun emosional antara saya dengan wakil agar kedepannya bisa jauh lebih baik,” tutur Abid pada Kamis, (14/4) saat dihubungi DNK TV.

Berbeda dari paslon nomor urut sebelumnya, paslon 01 enggan mananggapi saat dihubungi DNK TV. Tentu siapapun nanti pemimpin Dema-U agar dapat menjadi perwakilan bagi seluruh mahasiswa UIN Jakarta menyampaikan aspirasi.