Pelantikan LO Sketsa dan Kontras Musik 2022: Berprestasi Melalui Seni

Pelantikan LO Sketsa dan Kontras Musik 2022: Berprestasi Melalui Seni

Reporter Anggita Fitri Chairunisa

Pembacaan Surat Keputusan Pengurus LO Sketsa dan Kontras Musik oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fdikom, Selasa (18/1).
Sumber: DNK TV–Anggita Fitri Chairunisa

Lembaga Otonom (LO) Komunitas Edukasi dan Seni Tari Saman (Sketsa) dan Komunitas Kreasi dan Seni Musik (Kontras Musik) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan pelantikan pengurus LO Sketsa dan Kontras Musik masa bakti 2022 secara hybrid, Selasa (18/1).

Dihadiri oleh Dekan Fdikom, Suparto, Wakil Dekan (Wadek) Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya, pengurus LO SKETSA dan Kontras Musik, serta para tamu undangan.

Surat Keputusan dan Ikrar Pengurus LO Sketsa dan Kontras Musik dibacakan langsung oleh Wadek Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya.

Dekan Fdikom UIN Jakarta Suparto, berharap anggota LO Sketsa dan Kontras Musik menjadi mahasiswa yang terus aktif, kreatif, dan produktif dalam menciptakan suatu karya seni.

Simbolis serah terima jabatan pengurus LO Kontras Musik periode 2021 kepada pengurus periode 2022.
Sumber: DNK TV–Anggita Fitri Chairunisa

Ketua LO Kontras Musik periode 2021, Danu menyerahkan jabatannya kepada ketua terpilih periode 2022, Allendro Ghauti Najwati. Dalam sambutannya, Danu berpesan kepada pengurus LO Kontras Musik masa bakti 2022 untuk terus memberikan karya terbaik.

“Kepada pengurus baru 2022 saya ucapkan selamat, teruslah berkarya dan memberikan yang terbaik untuk fakultas. Menjadi pengurus pasti lelah, namun nikmati saja prosesnya karena nantinya banyak hal yang akan kalian dapatkan dan kalian rasakan manfaatnya,” ujarnya.

Sebagai ketua LO Kontras Musik periode 2022, Allendro mengaku senang dengan amanah yang diberikan dan ini juga menjadi kesempatan baginya untuk melatih jiwa kepemimpinannya.

“Karena ini merupakan pengalaman pertama saya dalam memimpin sebuah organisasi, pastinya dipercaya dan diberikan amanah sebagai ketua LO Kontras Musik ini menjadi sebuah tantangan sekaligus kesempatan untuk belajar dalam memimpin sebuah organisasi yang baik,” tuturnya.

Allendro berharap agar ke depannya LO Kontras Musik dapat mempertahankan integritas, meningkatkan kreatifitas, dan memperkuat solidaritas.

Simbolis serah terima jabatan pengurus LO Sketsa periode 2021 kepada pengurus periode 2022.
Sumber: DNK TV–Anggita Fitri Chairunisa

Ketua LO Sketsa periode 2021, Pitri Amalia mengatakan pandemi tidak menjadi penghalang untuk tetap berkarya dan mencetak prestasi yang membanggakan.

“Tahun 2021 kita terhalang oleh pandemi, semuanya menjadi serba online. Semoga di tahun 2022 menjadi titik terang bagi kita, bisa bertemu secara tatap muka. Banyak belajar dari pandemi, menjadi gebrakan baru untuk melakukan proker secara online. Semoga menjadi semangat yang lebih besar untuk meneruskan visi misi dan membawa nama baik fakultas dakwah,” ucapnya.

Sarah Nabila Muklis, Ketua LO Sketsa Periode 2022 sendiri berharap pengurus masa bakti 2022 bisa membawa cahaya kembali untuk LO Sketsa yang sempat terhenti akibat pandemi.

“Saya berharap, saya dan seluruh pengurus masa bakti 2022 bisa membawa cahaya kembali untuk LO Sketsa, karena sempat terhenti untuk kegiatan-kegiatan secara offline akibat pandemi,” ujarnya.

Nabila juga menyampaikan inovasi yang akan dilakukan oleh LO Sketsa di tahun 2022 demi memperbesar sinergi dan mengharumkan nama Fdikom melalui prestasi-prestasi yang diraih.

“Dengan memulai kegiatan-kegiatan baik secara offline maupun online, seperti latihan rutin, live class melalui media sosial seputar perempuan, kecantikan, public speaking, dan terjun untuk tampil dan mengikuti perlombaan-perlombaan baik dalam kampus maupun di luar kampus,” imbuh Nabila.

NFT, Emisi Karbon, dan Krisis Iklim

NFT, Emisi Karbon, dan Krisis Iklim

Reporter Nisrina Fathin; Editor Fauzah Thabibah dan Tiara De Silvanita

Akun NFT Ghozali Everyday
Sumber: Opensea.io

Sultan Gustaf Al Ghozali atau kerap disapa Ghozali Everyday, belakangan ini menjadi viral sebab swafoto yang ia unggah melalui Non-Fungible Tokens (NFT) mendapatkan harga jual tertinggi hingga mencapai 2 Ethereum atau senilai dengan Rp92,3 juta.

NFT merupakan aset digital berupa karya seni, atribut game hingga barang koleksi yang memiliki keunikan dengan bukti kepemilikan yang dapat memberikan manfaat kepada pemiliknya. Non-Fungible sendiri memiliki makna sesuatu yang tidak dapat ditukarkan dengan sesuatu yang sebanding. Sedangankan Tokens bermakna kepemilikan yang dapat menguntungkan bagi pemiliknya.

Dengan melonjaknya pasar NFT menyebabkan terjadinya emisi karbon. Proof-of-Work (PoW) dengan intensif daya seperti Bitcoin dan Ethereum ternyata dalam prosesnya rakus energi sehingga menghasilkan emisi karbon yang tinggi, emisi ini disebut gas fee.

Seorang seniman digital, telah menganalisis 18.000 NFT dan menemukan bahwa rata-rata NFT memiliki jejak karbon yang setara dengan listrik lebih dari satu bulan untuk orang yang tinggal di Uni Eropa. Atau setiap transaksi yang dilakukan NFT dapat mengkonsumsi daya setara dengan berkendara sejauh 1.000 KM atau menerbangkan pesawat jet selama 2 jam.

Logo NFT
Sumber: medium.com/mchplus

Emisi karbon yang digunakan dalam NFT ini dapat merusak ekosistem alam secara keseluruhan. Aktivis lingkungan meberikan perhatian pada kurangnya kesadaran di komunitas Ethereum karena dampak lingkungan yang dihasilkan oleh sistem konsensus Ethereum.

Perilaku yang mendorong tren NFT secara signifikan juga mendorong nilai Ethereum, penambang akan menaikkan lebih banyak mesin yang mereka gunakan. Lebih banyak mesin berarti lebih banyak polusi.

Fdikom Pinta DNK TV Lebih Komitmen

Fdikom Pinta DNK TV Lebih Komitmen

Reporter Fauzah Thabibah; Editor Tiara De Silvanita

Suasana rapat koordinasi di Meeting Room Fdikom Lantai 1.
Sumber: DNK TV-Fauzah Thabibah

Wakil Dekan (Wadek) Bidang Kemahasiswaan dan Kepala Laboratorium (Kalab) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta mengadakan rapat koordinasi bersama Lembaga Penyiaran Kampus (LPK) DNK TV dan RDK FM secara tatap muka di Meeting Room lantai 1 Fdikom. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (17/1) pukul 13.00 WIB.

Rapat ini membahas tindak lanjut pihak fakultas dalam memperhatikan kinerja dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan DNK TV dan RDK FM. Sehingga kedua LPK ini dapat meningkatkan mutunya dalam berkarya.

Wadek Bidang Kemahasiswaan Fdikom, Cecep Castrawijaya mengimbau agar DNK TV dan RDK FM lebih meningkatkan sistem koordinasi yang baik dengan fakultas.

Wadek Bidang Kemahasiswaan sedang memberikan arahan kepada anggota DNK TV.
Sumber: DNK TV-Fauzah Thabibah

Dalam rapat disampaikan bahwa saat ini pihak fakultas belum melakukan peresmian renovasi terhadap studio baru penyiaran DNK TV.

“Belum adanya serah terima antara pihak vendor dengan pihak fakultas, jadi studio baru masih belum bisa digunakan,” ujarnya.

Kalab Fdikom, Zakaria menyampaikan, nantinya jalur SOP yang ada di DNK TV diperbaiki agar segala liputan yang berkaitan dengan berita fakultas dapat segera naik tayang.

Cecep Castrawijaya kembali mengimbau semua kegiatan DNK TV dan RDK FM harus terstruktur. Juga perlunya meningkatkan keterlibatan tenaga pengajar seperti mengundang dosen sebagai narasumber dalam program acara Ramadhan.

Pihak Fakultas berharap ke depannya baik DNK TV maupun RDK FM dapat lebih menjaga koordinasi serta komitmen yang baik dengan fakultas.

Penguatan Kerja Sama antara UIN Jakarta dengan Kedutaan Amerika Serikat

Penguatan Kerja Sama antara UIN Jakarta dengan Kedutaan Amerika Serikat

Reporter Farah Nur Azizah; Editor Taufik Akbar Harefa

Foto bersama usai rangkaian kegiatan pengutan kerja sama UIN Jakarta dengan Kedutaan Amerika Serikat
Sumber: Akbar-DNK TV

Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat Jakarta yang diwakili oleh Cultural Attache Officer (CAO) Emily Norris, Regional Public Engagement Specialist (REPS) Alison McKee, REPS Assistance Netty Lambardo, dan MyAmerica Jakarta Assistance Endang Nuryanti, mengunjungi American Corner UIN Jakarta pada Kamis (13/1).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah pergantian REPS baru di Kedubes Amerika Serikat dan dalam rangka peninjauan American Corner, salah satu program kerja sama internasional antara Kedubes dengan universitas-universitas yang ada di Indonesia, termasuk UIN Jakarta.

Hal ini dilakukan dalam rangka penguatan kerja sama antara Kedubes Amerika Serikat di Jakarta dengan UIN Jakarta khususnya dengan American Corner UIN Jakarta.

Adapun harapan dengan terselenggaranya kegiatan ini adalah eratnya hubungan kerja sama antara Kedubes Amerika Serikat di Jakarta dengan UIN Jakarta, dan semakin banyaknya informasi yang dapat dibagikan pada para Mahasiswa UIN Jakarta.

“Harapan saya dengan adanya kunjungan tersebut, kerja sama antara Kedutaan Besar dan American Corner UIN Jakarta terutama khusunya UIN Jakarta semakin erat dan semakin banyak informasi yang bisa kami bagikan kepada Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sendiri, juga untuk publik secara umum”, ungkap Fajar Hakim, selaku voluenteer American Corner UIN Jakarta.

Diskusi dalam penguatan kerja sama UIN Jakarta dengan Kedutaan Amerika Serikat di Amerika Corner UIN Jakarta
Sumber: Akbar-DNK TV

Dalam hal ini perlu adanya kegitan terus-menerus agar kerja sama tetap terjalin secara erat dan berkepanjangan.

Kerja sama ini dapat memberikan feedback baik bagi UIN Jakarta, staff, serta Mahasiswa di UIN Jakarta. Agar kedepannya dapat berkembang dan memajukan UIN Jakarta.

Berbagi Kebahagian dalam Tali Kasih Dosen untuk Karyawan

Berbagi Kebahagian dalam Tali Kasih Dosen untuk Karyawan

Reporter: Chandra Hermawan; Editor: Tiara De Silvanita


Foto Bersama, dalam kegiatan Tali kasih Dosen Untuk karyawan, Rabu (12/1)
Sumber: DNKTV-Kevin Philips

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta menyelenggarakan Tali Kasih Dosen untuk Karyawan pada Rabu, (12/01). Kegiatan ini diselenggarakan di ruang teater Gedung Fdikom UIN Jakarta yang dihadiri sekitar 30 orang diantaranya dekan, dosen, staff non PNS, pramusaji, pramubakti, satpam  Fdikom UIN Jakarta.

Rangkaian diawali pembukaan pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fdikom Suparto, selanjutnya sambutan dari perwakilan dosen yaitu Umi Musyarofah, kemudian pemberian rezeki dari dosen, acara ditutup dan diakhiri dengan doa.

Dekan Fdikom Suparto mengatakan latar belakang dari terselenggaranya acara  ini adalah bahwa Fdikom terdiri dari beberapa bagian orang dangan fungsi yang berbeda-beda namun tidak ada perbedaan dalam basis struktur.

“Jadi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi adalah organisasi dimana terdapat manusia berbeda-beda  dengan fungsi yang berbeda-beda,” ucap Suparto.

Acara ini sebagai cara untuk mempererat hubungan individu dan membangun rasa kekeluargaan sehingga hubungan antara pimpinan, dosen dan karyawan terbangun rasa `kekeluargaan.

Selain itu, Dosen Fdikom Umi Musyarofah, menyampaikan bahwa merupakan suatu kewajiban setiap manusia untuk saling berbagi.

“Dosen mempunyai tambahan rezeki dan harus kita bagi karena yang awal tadi kita saling bersama-sama” ucap Umi Musyarofah.

Sambutan dekan Fdikom UIN Jakarta, Suparto dalam acara Tali Kasih Dosen Untuk Karyawan, Rabu(12/9).

Selama masa pandemi acara ini bukan pertama kali diselenggarakan, pada tahun 2021 telah diselenggarakan empat kali dengan cara yang bervariasi.

Salah satu pegawai Fdikom, Syahirul alim berharap semua bagian dari Fdikom terus menjaga rasa kekeluargaan dan keharmonisan, tidak ada perbedaan dan tetap saling membantu.

“Saya sebetulnya belum terlalu lama di sini baru sekitar delapan bulan belum satu tahun tetapi sudah merasakan suasana nyaman,” ungkap Syahirul Alim.

Agama Memengaruhi Pandangan Anak Muda terhadap covid-19?

Agama Memengaruhi Pandangan Anak Muda terhadap covid-19?

Reporter  Latifahtul Jannah; Editor Tiara De Silvanita 

Ismatu Rompi membuka Launching Hasil Survei PPIM Jakarta
Sumber : DNK TV-Latifahtul

Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta melaksanakan Kegiatan Launching Hasil Survei Nasional PPIM Jakarta dengan tema “Anak Muda dan Covid-19: Berbineka Kita Teguh, Ber-hoak Kita Runtuh.” pada Rabu (5/01).

Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta, Profesor Ismatu Ropi menuturkan kegiatan ini dapat menambah wawasan masyarakat umum mengenai bagaimana pandangan siswa di sekolah maupun madrasah tentang Agama, Pandemi dan Bencana di Indonesia.

Berbicara anak muda berbanding lurus tentang masa depan Indonesia, realita covid-19 yang ada ternyata sangat mempengaruhi anak muda.

Penelitian yang dilakukan delapan bulan dengan 3031 dari seluruh Indonesia menghasilkan temuan penting, pertama, prokes perilaku hidup sehat, dan vaksinasi perlu ditingkatkan.

Kedua saat pandemi Covid-19, level Islamisme pada pelajar Indonesia relatif tinggi, ketiga social trust pelajar Indonesia cukup tinggi, khususnya pada pemimpin agama baik lokal maupun nasional, dan juga pada keluarganya, ungkap Yunita Faela Nisa salah satu peneliti PPIM UIN Jakarta.

Narila Mutia yang juga peneliti PPIM UIN Jakarta menambahkan siswa yang stres karena pandemi mengakibatkan intensitas ibadahnya semakin menurun terutama pada siswa laki-laki.

Presentase anak muda yang terbawa suasana dengan hoax membuat teori konspirasi di masa pandemi sebesar 31,5% dari mereka percaya bahwa Rumah Sakit meng-covidkan pasien untuk keuntungan dana, 20,5% percaya Covid-19 hanyalah flu biasa, dinyatakan berbahaya untuk keuntungan pihak tertentu, dan 20,5% pemuda percaya Covid-19 adalah senjata biologi yang dibuat negara maju melemahkan negara berkembang.

Narila Mutia memaparkan hasil penelitian
Sumber : DNK TV-Latifahtul

Salah satu solusi yang ditawarkan oleh pemerintah adalah vaksinasi, namun hasil penelitian PPIM UIN Jakarta menemukan 12,58% menganggap vaksinasi bertentangan dengan agama.

Hasil analisa menemukan bahwa agama memiliki pengaruh negatif terhadap keputusan vaksinasi.

Associate Professor of Sociology, NTU Singapore, Sulfikar Amir menanggapi bahwa agama dan bencana sebenarnya bukan suatu isu yang baru. Covid-19 sendiri dikategorikan bencana, yaitu bencana biologis.

“Bencana menjadi event-event penting membentuk peradaban, dan bagaimana bencana itu dihadapi melalui pemahaman religius masyarakat, jadi sebenarnya ini bukan sesuatu yang baru,” terang Sulfikar.

Sulfikar Amir menanggapi hasil penelitian
Sumber : DNK TV-Latifahtul

Sulfikar juga menambahkan Covid-19 memiliki kompleksitas yang tinggi.

“Sebenarnya kita tidak bisa melihat secara langsung korelasi antara agama terhadap prilaku kesehatan, karena Covid-19 memiliki kompeksitas yang tinggi, dimana agama menjadi hanya salah satu dari sekian banyak faktor yang mempengaruhi cara Individu menghadapi resiko terinveksi Covid-19,” ungkap Sulfikar.

Kepala Bagian Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat Sesditjen P2P Kemenkes RI, Iqbal Djakaria juga menanggapi bahwa tantangan bagi Kemenkes di era perkembangan teknologi sekarang jauh lebih besar, sehingga memang sudah seharusnya perlu meningkatkan pemberian pemahaman kepada masyarakat baik mengenai Covid-19 dan vaksinasi.

Hari Amal Bakti Kemenag: Tingkatkan Layanan Umat

Hari Amal Bakti Kemenag: Tingkatkan Layanan Umat

Reporter Putri Anjeli; Editor Fauzah Thabibah

Sambutan Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis dalam acara tasyakuran dan santunan
Sumber: DNKTV-Fauzah Thabibah

Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-76 Kementerian Agama (Kemenag) RI, UIN Jakarta mengadakan tasyakuran dan santunan yang bertempat di Masjid Student Center Kampus 1 UIN Jakarta pada Senin (03/01).

Acara dilakukan secara online melalui Zoom Meeting. Dihadiri oleh Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis, Ketua Senat UIN Jakarta, Abudin Nata, Sekretaris Senat Universitas, Armai Arief, Para Wakil Rektor, Para Dekan, jajaran Dosen, dan seluruh civitas academica UIN Jakarta serta partisipan.

Dalam rangkaian acara ini juga memberikan penghargaan kepada para mahasiswa berprestasi UIN Jakarta. Pada sambutannya, Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis turut mengapresiasi kegiatan ini dalam upaya memperingati HAB Kemenag RI dan penganugerahan kepada mahasiswa tersebut.

“Hari ini tanggal 3 Januari 2022 adalah hari kelahiran Kementerian Agama RI ke-76. Setiap tanggal 3 dinobatkan sebagai Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI. Artinya menjadikan semua yang ada di Kementerian Agama untuk berbakti kepada Nusa, Bangsa, dan Agama serta mengembangkan kelembagaan di Kementerian Agama termasuk kampus UIN Jakarta ke depannya,” ujar Amany.

“Dalam rangka meningkatkan pelayanan keumatan dan kepedulian sosial, maka UIN Jakarta memberikan santunan kepada 100 anak. Dan Khusus untuk mahasiswa yang mendapat penghargaan dalam prestasi di berbagai bidang, saya sangat mengapresiasi sedalam-dalamnya dan terima kasih kepada semua yang selalu mengembangkan minat, bakat, kemampuan, dan telah mengharumkan nama UIN Jakarta,” imbuhnya.

Sambutan Ketua Penyelenggara, Kamarusdiana
Sumber: DNKTV-Putri Anjeli

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Penyelenggara, Kamarusdiana memaparkan bahwa rangkaian acara peringatan HAB Kemenag RI di UIN Jakarta berjalan dengan baik.

“Dalam rangkaian Acara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag dalam lingkup UIN Jakarta terlaksana dengan baik, dan berakhir dengan mengadakan acara santunan anak yatim piatu sebanyak 100 anak. Dan hari ini juga memberikan penghargaan kepada Mahasiswa berprestasi UIN Jakarta sebanyak 302 Mahasiswa dalam 5 kategori,” ucap Kamarusdiana.

Dengan adanya peringatan HAB Kemenag ini semoga kita selalu melakukan perbaikan, terus berinovasi, dan meningkatkan daya kreativitas sesuai dengan tema peringatan HAB Kemenag tahun ini yaitu Transformasi Layanan Umat.

Rewind Indonesia 2021, Netizen: Terharu

Rewind Indonesia 2021, Netizen: Terharu

Reporter Diva Raisa Zananda; Editor Aulia Gusma Hendra

Poster Rewind Indonesia 2021
Sumber: Warta Sidoarjo

Tiap tahun mulai dari tahun 2014, konten kreator Indonesia membuat satu video yang berisi kumpulan-kumpulan peristiwa yang viral pada tahun tersebut.

Pada tahun ini, Rewind Indonesia 2021 disutradarai oleh Chandra Liow dan Aulion,  mempersembahkan Rewind Indonesia 2021 yang dikemas dalam bentuk video performance.

Berdurasi sepanjang 20 menit. Didalam video performance ini Rewind Indonesia 2021 juga menggambarkan berbagai prestasi anak bangsa yang diperolah pada tahun ini. Rewind Indonesia 2021 menampilkan artis, kreator, atlet, hingga tokoh yang penting dan ikonik sepanjang tahun ini untuk memberikan edukasi dan pesan penting dari berbagai peristiwa tersebut.

Tema Rewind Indonesia tahun ini bernuansa hutan ditambah dengan paduan suara. Adinia Wirasati sebagai Ibu pertiwi, sangat mendalami perannya. Serta para youtuber lain yang meragakan sesuai konten yang mereka kuasai.

Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fdikom UIN Jakarta Hendry Hermawan mengaku sudah menonton YouTube Rewind ini. Ia berpendapa isi dari video performance ini, Rewind Indonesia 2021 menggambarkan tahun 2021 yang penuh dengan tren dan peristiwa baru yang terjadi di Indonesia, mulai dari pendidikan dan lingkungan hingga peran anak muda dalam perubahan dan kemajuan.

Video Performance Rewind Indonesia 2021
Sumber: YouTube/ Indonesian YouTubers

“Bisa kita lihat pula bahwa Rewind Indonesia 2021 salah satunya menggambarkan kondisi hari ini yang dibenturkan dengan pandemi, sehingga berbagai permasalahan dan solusi kerja keras dihadirkan dalam film tersebut, mulai dari tim medis yang mencoba bekerja keras untuk menjaga dan membangkitkan pasiennya dengan diiringi lagu “Ibu Pertiwi” yang membuat saya terharu”  Ujar Hendry.

Para netizen Indonesia puas akan karya Chandra Liow, Aulion dan tim lainnya. Video ini baru diunggah kurang dari 24 jam dan sudah mencapai angka 4 juta penonton di YouTube.