Indonesia Urutan Ke-4 Terbanyak Vaksinasi Covid-19 di Angka 10 Juta

Indonesia Urutan Ke-4 Terbanyak Vaksinasi Covid-19 di Angka 10 Juta

Reporter Taufik Akbar Harefa; Editor Nur Arisyah Syafani

Ilustrasi vaksin Covid

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia telah melakukan penyuntikan 10 juta dosis vaksin Covid-19 untuk dosis pertama dan kedua.

Budi Gunadi juga mengklaim Indonesia menjadi negara non-produsen vaksin Virus Corona yang menduduki urutan keempat vaksinasi Covid-19 terbanyak di dunia.

“Dengan capaian ini, Indonesia masuk dalam posisi 4 besar negara di dunia yang bukan produsen vaksin, tapi tertinggi dalam melakukan penyuntikan. Kita di bawah Jerman, Turki, dan Brasil, berhasil melampaui Israel dan Perancis. Ini sebuah kabar gembira,” kata Budi dikutip dari laman resmi Kemenkes, Rabu, (31/3).

Budi mengatakan, vaksin Covid-19 sudah menjadi isu geopolitik. Negara-negara di seluruh dunia saling berebut untuk mendapatkan vaksin.

Oleh sebab itu, Budi mengatakan vaksin yang tersedia adalah vaksin yang terbaik untuk digunakan.

Mantan wakil menteri BUMN itu menegaskan tidak ada satupun produsen vaksin di dunia ini yang dapat memenuhi seluruh permintaan negara-negara yang berpenduduk besar seperti Indonesia.

Ia mengatakan, Indonesia beruntung karena sudah menjalin kerja sama dengan 4 produsen vaksin, yaitu Sinovac, Astrazeneca, Novavax, dan Pfizer.

Lebih lanjut, Budi juga mengungkapkan bahwa empat produsen vaksin itu akan digunakan untuk pemenuhan program vaksinasi nasional. Sementara dua produsen vaksin dari Sinopharm dan Moderna akan digunakan untuk program vaksinasi gotong royong.

“Ketersediaan vaksin menjadi sangat penting dalam menjaga kelancaran program vaksinasi pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Budi meminta masyarakat tak ragu untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 saat gilirannya sudah tiba.

“Vaksin memiliki manfaat yang jauh lebih besar dari risiko yang ditimbulkan. Ketika saatnya tiba untuk vaksinasi, tidak usah ragu-ragu. Apapun jenis vaksinnya, pasti aman dan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita,” tambahnya.

Hingga Selasa (30/3), tercatat jumlah masyarakat yang sudah selesai divaksinasi dosis pertama dan kedua mencapai 3.561.192 orang.

Dalam periode yang sama, jumlah warga yang sudah disuntik vaksin dosis pertama yakni 7.840.024 orang.

Informasi tersebut ditayangkan www.kemkes.go.id  yang dikutip DNK TV Rabu, (31/3).

Intimidasi Jurnalis Tempo, Tuai Banyak Reaksi Publik

Intimidasi Jurnalis Tempo, Tuai Banyak Reaksi Publik

Reporter Taufik Akbar Harefa; Editor Nur Arisyah Syafani

Ilustrasi gambar stop kekerasan pada jurnalis
Sumber: 5News.co.id

Pengintimidasian yang diduga dilakukan oleh oknum aparat TNI terhadap Jurnalis Tempo Surabaya, Nurhadi  saat menjalankan tugas, menuai banyak reaksi publik.

Pengintimidasian ini bermula saat Nurhadi mengambil foto dan hendak meminta konfirmasi kepada mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan,  Angin Prayitno Aji. Dimana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya sudah menyatakan Angin sebagai tersangka dalam kasus suap pajak.

Dewan Pers menyayangkan kasus kekerasan terhadap Nurhadi, aparat kepolisian pun diminta mengusut tuntas kasus kekerasan yang terjadi pada Sabtu (27/3).

“Dewan Pers mendesak aparat aparat kepolisian untuk melakukan pengusutan dan penegakan hukum yang semestinya dan seksama atas kekerasan yang terjadi,” Ujar Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dalam pernyataan sikap secara tertulis, Selasa (30/3).

Dewan Pers menilai kekerasan terhadap jurnalis merupakan preseden buruk bagi sistem kemerdekaan pers di negara demokrasi seperti Indonesia. Kasus ini merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Nuh menyatakan, pihaknya mengutuk kekerasan terhadap Nurhadi.

“Kekerasan tidak dibenarkan dilakukan kepada siapa pun, termasuk terhadap wartawan yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik,” ucapnya.

Wartawan sekaligus reporter harian Radio Republik Indonesia (RRI), Deny Kartikasari meminta keadilan dalam penyidikan kasus ini.

“Yah saya juga ingin pihak berwenang terutama aparat menelusuri dan mengadili kasus ini, jangan karena dia pejabat, banyak uang, punya segalanya malah kita masyarakat biasa seperti wartawan dijadikan korban dan masalahnya ditutup,” jelas Deny kepada tim DNK TV.

Jurnalis Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Institut UIN Jakarta Aldi Rahman,  berharap kasus serupa tidak terulang lagi dan para jurnalis dapat bertugas dengan baik.

“Semoga kasus-kasus seperti ini, baik intimidasi, kekerasan,  atau apapun itu tidak terjadi lagi kepada jurnalis diseluruh Indonesia. Baik itu jurnalis nasional, daerah, hingga jurnalis kampus agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa adanya ancaman dari pihak mana pun,” tutur Aldi.

NASA

Temukan Calon Planet Baru, NASA: Tidak Ada Jaminan Diteliti

Temukan Calon Planet Baru, NASA: Tidak Ada Jaminan Diteliti

Reporter Mukhammad Maulana Fajri; Editor Aulia Gusma Hendra dan Elsa Azzahraita

NASA
Ilustrasi Penemuan Planet Baru oleh NASA

NASA menemukan 2.200 calon planet baru berdasarkan satelit yang diluncurkan pada 2018 dengan misi mengamati planet di luar tata surya (eksoplanet), Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) pada Selasa (30/3).  Berdasarkan laporan TESS, sekitar 2.200 planet yang potensial menjadi planet baru.

Manfaat planet-planet baru telah dijelaskan oleh NASA pada pekan lalu melalui ulasan dari makalah khusus yang merinci semua misi TESS selama dua tahun.

“Hal menarik yaitu melihat peta eksoplanet TESS seperti daftar yang harus dikerjakan, dengan 2.000 hal di dalamnya,” kata Natalia Guerrero, penulis makalah sekaligus peneliti Massachusetts Institute of Technology.

Sementara itu, jaringan blog teknologi multibahasa,  Engadget  menjelaskan ada ratusan planet lebih kecil dari Bumi, sebagian di antaranya punya kondisi bebatuan seperti Bumi. Walau tidak pasti bisa dihuni manusia seperti TOI–700 d yang berjarak hanya 100 tahun cahaya.

Selain itu, terdapat planet lain yang menyerupai bumi yaitu LHS 3844 b. Namun planet tersebut sangat panas dengan waktu orbit hanya 11 jam. Juga terdapat planet jenis TOI 849 yang terlihat seperti planet gas tanpa pernah memiliki atmosfer. Meskipun ribuan planet sudah ditemukan oleh NASA, namun tidak ada jaminan satu persatu planet akan di teliti  olehnya. Saat ini, NASA baru mengonfirmasi 120 planet. Kemudian NASA akan mempelajari secara lebih rinci untuk meneliti planet-planet baru menggunakan bantuan  teleskop luar angkasa James Webb Space.

Sandiaga Uno

Larangan Mudik, Sandiaga: Berdampak Besar bagi Masyarakat

Larangan Mudik, Sandiaga: Berdampak Besar bagi Masyarakat

Reporter Syaifa Zuhrina; Editor Aulia Gusma Hendra dan Elsa Azzahraita

Sandiaga Uno
Ilustrasi: Sandiaga Uno memaparkan larangan mudik dapat berdampak pada ekonomi kreatif.
Sumber: The Straits Time

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengumumkan tentang larangan mudik bagi seluruh lapisan masyarakat pada (26/3) lalu. Namun, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berpendapat adanya larangan mudik ini justru dapat memberi dampak besar bagi pemasukan masyarakat yang bekerja  di bidang pariwisata.

“Penerapan mudik ini tentu akan memberikan dampak besar terhadap industri pariwisata karena biasanya mudik dibarengi dengan wisata-wisata di destinasi-destinasi yang dekat atau dalam satu arah dengan tujuan mudik tersebut,” ujar Sandiaga secara virtual (29/3).

Menurutnya, masyarakat yang bekerja di sektor pariwisata memanfaatkan momentum mudik setiap tahunnya untuk meningkatkan pemasukan penjualan produk-produk ekonomi kreatif.

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah boleh saja melarang adanya mudik lebaran, namun Sandiaga memberi imbauan kepada masyarakat agar tetap meningkatkan pemasukan ekonomi kreatif dengan membeli produk-produk dalam negeri.

“Bisa juga dengan membeli produk-produk kreatif lokal sebagai hantaran lebaran yang dikirimkan melalui platform digital. Dengan demikian, pelaku ekraf kita juga mendapatkan manfaat positif”. Ungkapnya

Maskipun begitu, ia juga mendukung vaksinasi dan memikirkan strategi agar tidak terjadi penumpukan masyarakat di beberapa tempat wisata dengan cara berkoordinasi dengan beberapa kepala daerah guna menurunkan tingkat penyebaran Covid 19.

usmar ismail

Mengenal Usmar Ismail, Bapak Perfilman Indonesia

Mengenal Usmar Ismail, Bapak Perfilman Indonesia

Penulis: Ahmad Haetami

Seabad lalu, 20 Maret 1921 Bapak Perfilman Indonesia Usmar Ismail lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia adalah anak bungsu dari bangsawan Minang, Ismail Datuk Manggung dan Fatimah Zahra. Usmar dididik dengan mengutamakan bahasa Melayu tinggi dan darah sastrawan mengalir pada dirinya.

Memulai pendidikan di HIS, MULO-B, AMS-A II. Ia menunjukkan kecintaannya terhadap film dengan sering ke bioskop meski dilarang ayahnya. Hingga Usmar benar-benar lulus dari Jurusan Film di University of California in Los Angles (UCLA).

Tahun 1943, Usmar mendirikan kelompok sandiwara “Maya” bersama El Hakim, Rosihan Anwar, Cornel Simanjuntak, dan H.B. Jassin. Maya menjadi tonggak lahirnya teater modern di Indonesia.

Saat Jakarta diduduki oleh Sekutu pada September 1945, Usmar dan kawan-kawannya mengungsi ke Yogyakarta. Ia kemudian melebarkan sayapnya menjadi seorang jurnalis dan memimpin harian Patriot dan majalah Arena. Aktivitas ini yang mengantarkan Usmar menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1946-1947.

Pada tahun 1948, Usmar kemudian menjadi jurnalis Antara dan sempat dijebloskan ke penjara Cipinang. Saat di penjara,  ia sambil membantu Andjar Asmara mengerjakan film di perusahaan produksi film “South Pacific Corporation” milik Belanda.

Ia berhasil merilis tiga film, yaitu Harta Karun, Si Bachil, dan Tjitra dalam kurun waktu hanya satu tahun. Namun, ketiga-tiganya tiada yang memuaskan hati Usmar karena ia merasa ada pengekangan daya kreativitasnya. Ia dibebaskan saat tercapai persetujuan Roem-Royen pada Mei 1949 dan memulai karier di bidang perfilman.

30 Maret 1950, Usmar Ismail mendirikan Pusat Film Nasional Indonesia dan memulai pengambilan gambar film “Darah dan Doa”. Darah dan Doa jadi film pertama yang keseluruhannya dikerjakan oleh anak bangsa. Kini 30 Maret selalu diperingati sebagai Hari Perfilm Indonesia.

Meskipun Darah dan Doa disambut dengan baik dan sempat ditayangkan di Istana Presiden. Perilisan film “Darah dan Doa” yang berkisah mengenai long march Divisi Siliwangi tersebut tidak berjalan mulus karena otoritas militer sempat melarang peredarannya. Darah dan Doa dianggap mengancam wibawa tentara. Namun, Usmar Ismail tak gentar dan tetap membuat film.

Filmnya Usmar Ismail kebanyakan berbicara mengenai perjuangan bersenjata. Pengarsipan karya filmnya kini bisa dibilang sudah cukup baik. Seperti filmnya yang berjudul “Lewat Djam Malam” yang kini telah direstorasi dan tersedia di Criterion Collection, sebuah perusahaan yang mendistribusi film-film klasik yang dianggap sebagai karya penting dalam sejarah sinema.

Karya agung Usmar Ismail lainnya yang sudah direstorasi adalah Tiga Dara. Film yang sukses besar secara komersil tetapi Usmar sendiri malu telah membuat film itu karena tidak sesuai dengan idealismenya.

Perjalanan kariernya tak selalu mulus. Pada tahum 1960, kondisi keuangan Perfini tidak keruan dan Usmar terpaksa harus menutup studio Perfini di Mampang demi membayar hutang.

Karier Usmar kian mengkhawatirkan ketika ia dituduh PKI dan antek Amerika. Usmar Ismail yang pernah belajar film di Hollywood menjadi sasaran empuk. Film Tiga Dara diboikot hanya karena mengambil ilham dari Hollywood.

Situasi ini bertepatan dengan sikap Usmar yang menentang fungsi sensor film dalam negeri yang seolah sebagai polisi susila. Tuduhan tersebut membuat Usmar, Djamaludin Malik, dan Asrul Sani mendirikan Lesbumi. Lembaga seniman budayawan yang berafiliasi dengan Partai NU.

Usmair Ismail meninggal dunia pada 2 Januari 1971. Semasa hidupnya, ia telah menelurkan lebih dari 30 film dengan beragam genre. Film Ananda (1970) menjadi film terakhirnya. Hingga kini, nama Usmar Ismail selalu disebut jika membicarakan film Indonesia. Seperti mengutip perkataan sahabatnya Asrul Sani dalam bukunya yang berjudul Usmar Ismail Mengupas Film, “sejarah film Indonesia tidak bisa ditulis tanpa melibatkan sejarah hidup Usmar Ismail dan perkembangan perfilman tidak akan dapat dimengerti tanpa memahami pikiran-pikiran Usmar.”

Internship Crew Ahmad Haetami

Wadek Akademik Fdikom: Ilmu Dakwah Harus Bisa Mengiringi Ilmu Komunikasi

Wadek Akademik Fdikom: Ilmu Dakwah Harus Bisa Mengiringi Ilmu Komunikasi

Reporter Khalilah Andriani; Editor Fauzah Thabibah

Pemaparan materi dari Wakil Dekan Bidang Akademik, Siti Napsiyah dalam kegiatan Kajian Integrasi Ilmu, Senin (29/3).

Pusat Kajian (Puji) Integrasi Ilmu bekerja sama dengan Fdikom UIN Jakarta mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara virtual, pada Senin (29/3). FGD kajian integrasi ilmu yang diadakan pada pukul 20.00 WIB ini mengusung tema “Integritas Ilmu dan Reaktualisasi Tradisi Ilmiah Islam Dalam Keilmuan Dakwah dan Komunikasi”.

Dihadiri oleh Dekan Fdikom UIN Jakarta, Suparto, Wakil Dekan 1 Bidang Akademik, Siti Napsiyah, Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Cecep Sastrawijaya,  Ketua Puji Integrasi, Mulyadhi Kartanegara, Guru Besar Ilmu Komunikasi dan Penasehat Puji Integrasi, Andi Faisal Bakti, Sekretaris General International Institute of Information Technology (IIIT),  Ommar Hasan Kasule, dan perwakilan IIIT, Mohammad Shiddik, serta Dosen Fdikom.

Dalam sambutannya, Dekan Fdikom, Suparto sangat mengapreasiasi terlaksananya kegiatan ini.

“Malam ini, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya bahwa tema ini, kemudian diamalkan kepada Fakultas Dakwah, sebagai host untuk mendalami hakikat integrasi ilmu Islam,” ucapnya.

Ketua Puji Integrasi, Mulyadhi Kartanegara berharap setiap fakultas di UIN Jakarta dapat memiliki buku integritas agar setiap fakultas memiliki visi yang sama.

“Supaya setiap fakultas memiliki visi yang sama, saya menganjurkan betul buku ini (Integritas Ilmu) dimiliki oleh fakultas, setiap fakultas setidaknya satu buku,” ujarnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Siti Napsiyah, mengutip ucapan Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis mengenai ilmu.

“Ilmu agama harus selaras bersama dengan ilmu pengetahuan dan dikembangkan sesuai dengan perspektif zaman sekarang. Ilmu pengetahuan dan teknologi harus diselaraskan dengan ajaran Islam yang universal,” kata Siti Napsiyah.

Guru Besar Ilmu Komunikasi dan Penasehat Puji Integrasi, Andi Faisal Bakti dalam pembahasannya menyampaikan bahwa ilmu dakwah harus berkembang.

“Ilmu dakwah ini harus berkembang terus, agar ilmu komunikasi yang demikian maju, ilmu yang paling muda tetapi dapat dikatakan ilmu yang sangat mapan, oleh karena itu ilmu dakwah harus bisa selalu mengiringi ilmu komunikasi yang sudah mapan tersebut,” ujarnya.

Dalam kegiatan FGD ini diharapkan civitas akademika dan mahasiswa Fdikom dapat mengaktualisasikan integrasi ilmu dengan baik untuk kedepannya.

BUMN Resmikan Perusahaan Baterai Kendaraan Listrik. Apa Dampak Positifnya?

BUMN Resmikan Perusahaan Baterai Kendaraan Listrik. Apa Dampak Positifnya?

Reporter Chandra Hermawan; Editor Fauzah Thabibah dan Nur Arisyah Syafani

Peresmian IBC
Sumber: bumn.go.id

Indonesia Battery Corporation (IBC) telah diresmikan pada Jumat (26/3). IBC merupakan perusahaan induk (Holding Company) yang dibentuk oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengelola ekosistem industri baterai kendaraan bermotor listrik (Electric Vehicle Battery).

Dalam konferensi pers pada Jum’at (26/3) lalu, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan bahwa perusahaan induk ini sudah disiapkan sejak satu tahun terakhir dan transformasi itu semakin mudah dilakukan dimasa pandemi Covid-19 sehingga pembentukan IBC ini dapat berjalan dengan lancar.

“Saya rasa ini perjalanan yang panjang setahun yang lalu dimana kami melakukan transformasi,” ucapnya.

Pembentukan IBC ditandai dengan penandatanganan perjanjian pemegang saham (shareholder’s agreement) yang terdiri dari empat BUMN, yaitu Mining and Industry Indonesia (Mind Id), PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang (Antam). Dengan kepemilikan saham masing-masing perusahaan sama besarnya yakni 25%.

Pembentukan IBC juga merupakan bentuk respon dari pemerintah terhadap kekayaan alam di Indonesia. Salah satunya nikel yang mencapai 24% dari total produksi di dunia.

“Sesuai arahan Pak Presiden, sering telat antisipasi kekuatan Indonesia sendiri. Tahun 1980-an industri kayu telat, tahun 1970-an industri perminyakan telat. Ini Alhamdulillah memanfaatkan momentum perubahan momentum EV (electric vehicles) battery,” jelas Erick.

Ia menambahkan, inisiasi ini berpotensi mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik serta memberikan kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Investasi skala besar seperti ini akan membuka banyak lapangan kerja, khususnya untuk generasi muda kita,” ujar Erick Thohir.

Wakil Menteri I BUMN, Pahala Nugraha Mansury berharap, dampak adanya IBC ini dapat dirasakan langsung dalam pemulihan perekonomian Indonesia pasca Covid-19.

“Kita harap 2021-2023 ini langsung dirasakan impact karena pengaruh pengembangan ekonomi pasca Covid ini di 2021-2023 jadi diharapkan ada pengembangan yang dirasakan langsung,” kata Pahala dalam konferensi pers virtual Pendirian Indonesia Battery Corporation, Jumat (26/3).

Berdasarkan perhitungannya, dampak industri baterai kendaraan listrik ini bisa mencapai US$25 miliar atau setara Rp350,62 triliun. Selain itu, dapat menyerap tenaga kerja lebih dari 23.000 tenaga kerja dan berdampak positif ke neraca perdagangan hingga US$9 miliar atau setara Rp126,22 triliun.

Kilang Minyak Pertamina Terbesar di Asia Tenggara Dilahap si Jago Merah

Kilang Minyak Pertamina Terbesar di Asia Tenggara Dilahap si Jago Merah

Reporter Latifahtul Jannah; Editor Fauzah Thabibah dan Nur Arisyah Syafani

Kilang Minyak Pertamina meledak di Bolongan, Indramayu pada Senin (29/3).
Sumber: Antara-Dhedez Anggara

Kebakaran kilang minyak pertamina RU VI Balongan Kab. Indramayu masih dalam proses penanganan.

Unit Reaksi Cepat Tim Bentukan BPBD, Didik mengatakan, pada Minggu malam sekitar pukul

22.00 WIB warga sekitar sudah merasakan  ada bau yang menyengat, bau limbah atau bau kebocoran, akan tetapi belum sempat ditindak lanjuti hingga ledakan pun terjadi pukul 01.00 WIB.

“Hasil ngobrol dengan perangkat desa dan warga, sekitar jam 22.00 WIB Minggu malam warga sekitar sudah merasakan ada bau yang menyengat, bau limbah atau bau kebocoran, beberapa warga berinisiatif pergi ke pertamina RU VI, akan tetapi, belum sempat ditindak lanjuti, pukul 01.00 WIB terjadi ledakan, dini hari.” Kata Didik kepada reporter DNK TV.

Ledakan yang terjadi berkali-kali membuat warga berhamburan keluar rumah, warga awalnya berspekulasi kalau ledakan tersebut adalah ledakan bom.

“Saat itu jam 01.00 WIB, ledakan yang terjadi berkali-kali membuat kami sekeluarga kaget, awalnya mengira adalah bom, ketika keluar rumah, langit di area Indramayu sudah berubah merah,” ucap Alvindra.

Insiden ini menyebabkan sebanyak 912 warga diungsikan ke berbagai titik. Didik merinci 220 warga mengungsi di GOR Komplek Perum Pertamina Bumi Patra, 300 warga di Pendopo Kantor Bupati Indramayu, dan 392 lainnya di Gedung Islamic Center Indramayu.

“Malam itu BPBD bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dan masyarakat sekitar untuk melakukan evakuasi dari tempat kejadian ke lokasi yang aman. Pada evakuasi ini sebanyak 912 warga sudah diungsikan di berbabagi titik yaitu 220 warga mengungsi di GOR Komplek Perum Pertamina Bumi Patra, 300 jiwa di Pendopo Kantor Bupati Indramayu dan 392 jiwa di Gedung Islamic Center Indramayu,” lanjut Didik.

Unit pengolahan Balongan sebelum terjadi kebakaran
Sumber: Pertamina.com

Dalam peristiwa kebakaran kilang minyak terbesar di Asia Tenggara ini juga menelan korban. Menurut Didik setidaknya ada 14 orang mengalami luka ringan yang didominasi orang tua dan 5 korban mengalami luka berat yang didominasi remaja.

“Sampai saat ini, total korban yang sudah terdata mencapai 19 orang, dan mereka sudah dibawa ke rumah sakit. Dari jumlah itu diketahui, 5 orang mengalami luka berat dan 14 lainnya mengalami luka ringan,” jelas Didik.

Didik mengaku tidak berani menjawab penyebab kebakaran tersebut karena ada tim teknis dari pertamina yang memiliki wewenang utuh dalam mempublikasikannya. “Untuk penyebab sendiri, saya tidak berani menjawab, karena ada tim teknis dari pertamina, karena itu bukan porsi saya,” kata Didik.

Job Fair UIN Jakarta: Memupuk Semangat Menuju Dunia Kerja

Job Fair UIN Jakarta: Memupuk Semangat Menuju Dunia Kerja

Reporter Farah Nur Azizah; Editor Fauzah Thabibah dan Elsa Azzahraita

Launching Job Fair tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual, Senin (29/03).

Pusat karir Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta mengadakan peluncuran Job Fair 2021 secara virtual, Senin (29/3) bertajuk “Brace Yourself for the Future”. Peluncuran kali ini dimaksudkan sebagai starting point guna memupuk semangat dalam menapaki diri menuju dunia kerja. 

Online Job Fair 2021 bertujuan melahirkan sumber daya yang unggul sekaligus membantu mahasiswa dalam mempersiapkan karir dan membantu alumni mencari pekerjaan atau membangun karir pasca lulus.

Ketua Panitia Online Job Fair 2021, Salamah Agung mengapresiasi kerja keras para mahasiswa magang dari berbagai prodi. “Kegiatan ini tidak akan terwujud tanpa kerja keras dan kerja cerdas kolaborasi mahasiswa magang dari berbagai prodi yang juga luar biasa,” ujarnya.

Kegiatan Online Job Fair 2021 akan dilaksanakan hingga minggu (11/4) mendatang. Dengan menghadirkan lebih dari 20 perusahaan, seperti Pegadaian, BCA, Bank Muamalat, dan perusahaan lainnya. Sedangkan, lembaga yang membuka lebih dari 100 lowongan pekerjaan, 10 tawaran beasiswa baik dalam maupun luar negeri dan didukung kurang lebih 21 media partner.

Salah satu upaya dalam memperkuat suatu negara yakni dengan cara melahirkan sumber daya yang unggul. Maka dari itu, Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis memiliki misi yakni meningkatkan kapasitas mahasiswa UIN Jakarta.

 “Mahasiswa harus ditingkatkan kapasitasnya, bukan hanya kemampuan kognitif menggunakan nalar dan pikiran tetapi juga mengembangkan softskill,” paparnya.

Membahas mengenai peluang karir, tentunya diseimbangkan dengan era sekarang ini. Era masa ini bukan lagi era berkompetisi seperti dahulu, namun saatnya berkolaborasi. 

Peluang karir saat ini, juga terdapat di beberapa kampus besar salah satunya Global Islamic Boarding School yang banyak berkaitan dengan islamic ataupun syariah.

Dalam acara ini, mahasiwa didampingi oleh para pendamping, dengan strategi, yakni dibuatnya tabel yang berisi peluang karir yang ada, gambaran pekerjaan, passion atau minat, dan skill.

Dalam kondisi saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwasannya kebutuhan manusia itu pasti ada. Maka bisnis itu tetap ada, dan dari pihak pusat tentu akan mencari ke tempat yang paling cocok.

Disinilah diperlukannya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, yakni karakter yang dicari dan kompetensi, karena dalam ilmu psikologi kompetensi lebih mudah dipelajari dibandingkan dengan karakter.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Yazid Fanani menjelaskan di era saat ini perlu adanya pengembangan secara seimbang, religius, dan integritas. Maka generasi muda menjadi pelopor peradaban.

“Generasi muda harus jadi pelopor ummatan wasaton yang cerdas, hubbul waton minal iman. Generasi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta harus mengambil andil penuh,” tegasnya. Maka sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat bagi orang lain.

Peristiwa Ledakan di Makassar, Dosen Fdikom: Perlu Meningkatkan Moderasi Beragama

Peristiwa Ledakan di Makassar, Dosen Fdikom: Perlu Meningkatkan Moderasi Beragama

Reporter Fauzah Thabibah dan Aulia Gusma Hendra; Editor Nur Arisyah Syafani

Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto mengunjungi TKP ledakan di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).
Sumber: Instagram-dpramdhanpomanto

Telah terjadi ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi  Selatan, pada Minggu (28/3) pukul 10.30 waktu setempat. Kejadian tersebut terjadi tepat di depan gerbang gereja saat pergantian antara misa kedua dan ketiga.

Sebelumnya pelaku yang berjumlah dua orang tersebut sempat ditahan oleh penjaga gereja, Cosmos, saat mencoba menerobos masuk ke area parkir gereja menggunakan motor sebelum akhirnya bom meledak.

Informasi hingga saat ini, dua korban yang dipastikan adalah pelaku tewas, dan 20 orang lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. Dhani Pomanto terlihat mengunjungi TKP ledakan, dan setelahnya menjenguk para korban di RS Bhayangkara Makassar.

Menurut Sekretaris Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Jakarta, Edi Amin, kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut tidak bisa dibenarkan apapun alasannya.

“Agama apapun tidak membolehkan tindakan pengeboman. Perlu pemahaman moderasi beragama kembali,” ucap dosen Fdikom UIN Jakarta tersebut.

Dosen Fdikom UIN Jakarta, Ilyas Ismail juga merasa prihatin dan mengecam bahwa tindakan tersebut di luar batas kemanusiaan.

“Saya sangat prihatin atas peristiwa itu (bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar) dan saya mengecam, mengutuk, bahwa tindakan itu di luar batas kemanusiaan dan jauh dari keadaban,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya upaya melakukan program moderasi beragama di masyarakat kampus maupun masyarakat luas.

“Dalam perspektif moderasi beragama, kita ingin mengembangkan sikap atau paham keberagamaan yang moderat artinya tidak ekstrem, ekstrem kanan maupun kiri. Bom bunuh diri, kekerasan, terorisme itu bukan paham moderat tapi itu ekstrem paham kekerasan. Dalam moderasi agama kita menghendaki sikap toleran atau tasamuh, kita harus mampu hidup bersama secara damai dengan kelompok-kelompok lain yang berbeda secara ideologi, agama, budaya dan seterusnya,” jelasnya.

Mahasiswa UIN Jakarta jurusan Ushuluddin, Ghufron Akbari Wardana mengungkapkan, jika ada orang yang mengatakan kejadian bom bunuh diri tersebut merupakan tindakan salah satu agama, maka itu adalah sebuah kekeliruan.

“Pengeboman ini jelas membuat kacau. Artinya bertentangan dengan moderasi beragama. Orang yang terlalu buru-buru mengatakan itu adalah tindakan salah satu agama jelas juga keliru. Bahkan bisa jatuh pada radikalisme. Toh asal usulnya belum jelas. Tergesa menuduh tanpa data dan fakta itu memantik kekacauan. Ini juga bertentangan dengan moderasi beragama,” tuturnya kepada reporter DNK TV.

Sementara itu, mahasiswa UIN Jakarta jurusan KPI, Hamid Maulana merasa kejadian ini cukup mengkhawatirkan dan menyedihkan, menurutnya pengeboman rumah ibadah bukan hal yang seharusnya terjadi karena dapat menyebabkan perpecahan lebih lanjut dari hubungan antarumat beragama. Ia juga berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi khususnya di Indonesia.

”Rumah ibadah adalah simbol agama tertentu yang mana ini menjadi sensitif ketika terjadi tindakan-tindakan yang brutal bahkan keji seperti itu, bisa terjadi friksi yang lebih lanjut dari hubungan antarumat beragama. Tendensinya bisa makin tebel kalo kejadian-kejadian kaya gini terus ada. Semoga hal ini enggak akan pernah terjadi lagi. Ini bakal membuat gap yang ada itu makin jauh. Bakal ada batasan-batasan antarumat beragama yang mana ini enggak baik buat integrasi bangsa,” jelasnya.

Sama halnya dengan yang lain, mahasiswa UIN Jakarta jurusan Jurnalistik, Rika Salsabila Raya berharap pemerintah dapat mengusut tuntas kejadian ini.

“Tentu harus diungkap dan diusut tuntas oleh pihak berwenang. Jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini. Ini mau puasa, mau Ramadhan,” tegasnya.

Melalui akun instagramnya, Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto mengimbau agar masyarakat tetap tenang.

“Saya menyampaikan di sini kepada seluruh masyarakat agar tenang, dapat tetap di rumah, dan jangan memposting gambar-gambar yang melemahkan kita semua. Atas itu saya mengucapkan terima kasih kepada masayarakat”