Pemerintah Merilis Regulasi Vaksin Mandiri Covid-19

Pemerintah Merilis Regulasi Vaksin Mandiri Covid-19

Reporter: Tiara De Silvanita

Ilustrasi Vaksin Covid-19

Regulasi vaksin corona mandiri resmi dirilis melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditandatangani  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Rabu (24/2).

Disebutkan dalam Pasal 23 ayat 1 Permenkes tersebut mengatur besaran tarif maksimal atas pelayanan vaksinasi mandiri yang dibiayai badan usaha nantinya ditetapkan oleh menteri. Bila vaksinasi itu dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat atau swasta, tarif tidak boleh melebihi batas maksimal yang sudah ditetapkan menteri

Vaksin mandiri dipastikan gratis bagi para karyawan atau buruh perusahaan. Dalam Permenkes disebutkan bahwa pendanaan vaksin akan ditanggung atau dibebankan sepenuhnya pada badan hukum/badan usaha.

Selain vaksinasi gratis, pekerja atau buruh juga dijamin atas pengobatan gratis jika vaksinasi memiliki efek samping terhadap kesehatan. Namun, pendanaan tersebut tidak ditanggung oleh badan usaha melainkan pemerintah.

“Pendanaan untuk pelayanan kesehatan bagi penerima vaksin Covid-19 yang mengalami gangguan kesehatan akibat kejadian ikutan pasca-vaksinasi Covid-19 dibebankan pada anggaran kementerian kesehatan atau program jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan,” jelas Pasal 43 ayat (4).

Sementara itu, dalam penjelasan Pasal ayat 5, vaksinasi mandiri diberikan kepada karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga

Pemerintah juga menegaskan bahwa vaksin yang digunakan dalam vaksin mandiri tidak akan sama dengan yang digunakan dalam program pemerintah.

“Kami tegaskan kembali vaksin Covid yang akan digunakan oleh vaksinasi Gotong Royong berbeda dengan vaksin program pemerintah yaitu vaksin Sinovac, Astrazeneca, Novavax dan Pfizer,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers, Jumat (26/2).

Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang sedang berjalan, pemerintah menggunakan vaksin Sinovac yang didatangkan langsung dari China dan buatan PT Biofarma. Sehingga, jika sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) terbaru, maka vaksinasi Covid-19 dalam program vaksin mandiri tidak akan menggunakan jenis Sinovac.

Survei Microsoft, Johnny: Ruang Digital Penuh Hoaks dan Bullying

Survei Microsoft, Johnny: Ruang Digital Penuh Hoaks dan Bullying

Reporter: Aulia Gusma Hendra

Microsoft merupakan sebuah perusahaan bergerak di bidang komputer Amerika Serikat yang belakangan ini menjadi topik hangat di Indonesia.

Diketahui baru baru ini, microsoft  telah merilis survei tahunan mengenai tingkat kesopanan netizen berjudul Digital Civility Index  (DCI).  Survei ini berhasil menetapkan netizen Indonesia sebagai netizen paling tidak sopan se- Asia tenggara. 

Penelitian dilakukan selama April hingga Mei 2020 dan diikuti oleh 16.000 responden di 32 negara yang terdiri dari  kalangan remaja maupun dewasa. Hasil dari survei ini menunjukkan tingkat kesopanan netizen di sebuah negara diukur dari skor paparan risiko online yang semakin rendah. Paparan yang dimaksud adalah hoaks, ujaran kebencian, penipuan, atau diskriminasi yang dialami di dunia maya.

Survei ini menyatakan bahwa skor risiko terbesar netizen Indonesia adalah kabar hoaks naik 13 poin, ujaran kebencian naik 5 poin. Sedangkan kabar baiknya yaitu diskriminasi turun 2 poin.

Konferensi Pers Virtual Menteri Komunikasi dan Informatika RI(26/2)

Dengan demikian,  penelitian ini menunjukkan posisi Indonesia pada peringkat ke-29 dari total 32 negara subyek studi. Hal ini dibenarkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melalui konferensi pers virtual pada Jumat (26/2). Johnny menilai hal ini bisa dilatari adanya kasus penyebaran hoaks, disinformasi dan ujaran kebencian yang makin marak ditemukan di ruang digital Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

“ Secara garis besar, skor ini sedikit banyak dipengaruhi oleh tingkat penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencianm serta kejadian bullying dan pelecehan online yang semakin marak”tegasnya.

Johnny mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti terkait hal ini, yaitu dengan membentuk Komite Etika Berinternet atau Net Ethics Commitee (NEC) sebagai upaya mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat, beretika, produktif dan memberikan keadilan bagi masyarakat.

Pelepasan Wisudawan FDIKOM 119, Suparto : Jaga Almamater Kampus

Pelepasan Wisudawan FDIKOM 119, Suparto : Jaga Almamater Kampus

Reporter: Syafitri Rahmanda; Editor: Elsa Azzahraita

Pelepasan Wisudawan/wati  ke-119  secara virtual melalui Zoom Meeting, Jum’at (26/2)

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Jakarta, menggelar pelepasan wisudawan/wisudawati ke-199 secara virtual, pada Jum’at (26/2). Dihadiri oleh Ketua Panitia Sugiharto, Dekan FDIKOM Suparto, beserta jajarannya, Alumni FDIKOM Arief Pradono, para Dosen, serta Wisudawan dan Wisudawati.

Sebanyak 176 wisudawan/wati  yang terdiri dari 74 wisudawan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 22 wisudawan Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), 43 wisudawan Program Studi Manajemen Dakwah (MD), 9 wisudawan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), 14 wisudawan Program Studi Kesejahteraan Sosial (Kessos), 9 wisudawan Program Studi Jurnalistik, dan 5 wisudawan Program S2 Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).

Dalam sambutannya, Dekan Suparto menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan berpesan agar tidak melupakan almamater juga tetap menjalin silaturahmi.

“Yakinlah bahwa now is the beginning, not the end. Hari ini adalah permulaan, bukan akhir. Justru ini adalah pembuka kalian untuk melihat dunia yang lebih nyata, dunia yang lebih realistis, dunia yang lebih kompetitif.” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan sharing session bersama Alumni FDIKOM Arief Pradono sebagai pemateri  yang sekaligus menjadi penutup acara pelepasan wisudawan/wati ke-119. Membahas mengenai Lembaga Keuangan Syari’ah, Arief menjelaskan bahwa perkembangan keuangan syari’ah di Indonesia saat ini cukup naik sehingga besar peluang untuk bergabung di lembaga keuangan syari’ah termasuk untuk alumni lulusan Fdikom.

“Kita ingin orang-orang yang bekerja dan berkarir disana adalah orang-orang yang lulusan dari UIN, lulusan dari Fakultas Dakwah, karena temen-temen lah yang punya tugas kesana. Sangat-sangat disayangkan kalau yang menjadi petinggi dan pegawai yang basicnya bukan dari agamis.” jelas Arief.

Arief menambahkan bahwa untuk menjadi bagian dalam SDM lembaga syari’ah, setiap insan harus memiliki nilai moralitas akhlak yang baik, keunggulan dan kemuliaan diri, bisa mengembangkan dan membangun ilmu pengetahuan serta keterampilannya dalam memantapkan diri kepada Allah.

Munculnya Covid-19 Hibrida, Berpotensi Lebih Berbahaya

Munculnya Covid-19 Hibrida, Berpotensi Lebih Berbahaya

Reporter: Tiara De Silvanita; Editor: Nur Arisyah Syafani

Ilustrasi Virus
Sumber: stockphoto

Penelitian menemukan dua varian baru Covid-19 yang bergabung menjadi satu membentuk versi hibrida. Gabungan dua jenis virus corona ini ditemukan di California, Amerika Serikat, dikhawatirkan lebih berbahaya dan bisa membuat pandemi Covid-19 masuk fase baru.

Melansir New Scientist, rekombinasi virus ini ditemukan oleh peneliti Bette Korber yang bertugas di Laboratorium Nasional Los Alamos, New Mexico, AS. Dia mengaku telah menemukan bukti yang jelas atas rekombinasi B.1.1.7 dan B.1.429 dalam database genom virus AS. Virus tersebut menjadi temuan pertama dalam sejarah pandemi Covid-19.

Bette Korber menjelaskan, sejauh ini dirinya hanya melihat satu genom rekombinasi di antara ribuan urutan dan tidak jelas apakah virus ditularkan dari orang ke orang atau memang dia terbentuk dengan sendirinya.

Virus corona sendiri diketahui sangat lazim mengalami rekombinasi. Sebab, virus tersebut cenderung terlepas dari untai RNA yang disalin dan kemudian bergabung kembali di tempat yang ditinggalkannya.

Kemunculan berbagai varian Covid-19 jenis baru belakangan ini mungkin telah menjadi bahan mentah untuk rekombinasi, karena manusia dapat terinfeksi dua varian berbeda sekaligus. Kombinasi antarvirus dapat menyebabkan munculnya varian baru dan bahkan lebih berbahaya, meski belum jelas seberapa besar ancaman yang ditimbulkan.

“Ancaman menjadi lebih serius ketika sudah banyak orang yang terinfeksi virus hibrid ini. Masih belum ada bukti rekombinasi yang meluas,” kata Sergei Pond dari Temple University di Pennsylvania.

Adapun implikasi dari penemuan ini belum jelas karena sangat sedikit yang diketahui tentang biologi rekombinasi.

Kenalkan “Super Follow”, Twitter Sumber Monetisasi

Kenalkan “Super Follow”, Twitter Sumber Monetisasi

Reporter: Taufiq Al Hakim; Editor: Tiara De Silvanita

llustrasi Twitter
Sumber: Google

Platform microblogging Twitter diketahui sedang menyiapkan fitur baru yang sangat menarik bagi pengguna media sosial tersebut. Fitur baru ini diberi nama “Super Follow”, atau secara sederhana disebut juga sebagai fitur membership yang dapat dimanfaatkan oleh para influencer, content creator, dan pengguna Twitter lainnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari para penggemarnya.

Fitur baru ini dikenalkan Twitter saat melakukan pemaparan kepada para investor, pada Kamis (25/02).

Layanan super follow
Sumber: Twitter

Dengan adanya fitur Super Follow, memungkinkan pengguna Twitter mengenakan biaya langganan ke follower mereka untuk mendapatkan akses ke konten eksklusif. Konten eksklusif ini bisa berupa video, buletin berlangganan, penawaran khusus, dan bahkan diskon kepada para pelanggan yang membayar biaya langganan bulanan ke Twitter untuk menjadi Super Follow. Dengan demikian, tentunya konten-konten eksklusif ini tidak bisa diakses bagi pengguna biasa.

Layanan konten eksklusif berbayar ini tentunya juga memungkinkan Twitter untuk menambah pundi-pundi pendapatan baru ketika dunia didominasi oleh berbagai iklan Facebook dan Google.

Sebelumnya, Twitter telah mengisyaratkan fitur langganan yang akan dapat menjadi sumber pemasukan.

“Menjajaki peluang mendapat pendapatan dari pengguna (lewat fitur) Super Follows memungkinkan pembuat konten dan penerbit memperoleh pemasukan langsung dari fans mereka. Hal ini juga akan mendorong mereka untuk terus membuat konten yang disukai audiens,” jelas Twitter dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Account Payable (AP).

Namun, sampai saat ini Twitter belum menjelaskan berapa besar tarif berlangganan yang akan dibagi kepada pembuat konten yang bersedia menyediakan konten eksklusif tersebut.

Potret Moderasi Beragama di Kalangan Mahasiswa Muslim

Potret Moderasi Beragama di Kalangan Mahasiswa Muslim

Reporter : Erika Oktaviani; Editor : Elsa Azzahraita

Hasil Penelitian PPIM UIN Jakarta terkait moderasi beragama di kalangan mahasiswa muslim, Kamis (25/2).

Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meluncurkan hasil penelitian terkait moderasi beragama terhadap tiga PTKIN (UIN Jakarta, UIN Bandung, dan UIN Yogyakarta) dengan metodologi kuantitatif dan kualitatif.

Diikuti oleh Dewan Penasihat PPIM UIN Jakarta, Azyumardi Azra, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI, Siti Ruhaini Dzuhayatin, Ketua Pokja Moderasi Beragama Kementrian Agama RI, Oman Fathurahman, Kepala Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya LIPI, Ahmad Najib Burhani.

Jamhari mengatakan penelitian ini sangat penting untuk memajukan Indonesia terutama mengembangkan budaya toleransi dikalangan akademisi di kampus. Penelitian ini merupakan keinginan untuk menyeimbangkan beberapa pemikiran juga pendapat bagaimana agar terus memajukan dan memantapkan moderasi beragama yang sudah ditetapkan pemerintah Indonesia.

Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama RI mengatakan bahwa lembaga pendidikan termasuk perguruan tinggi memiliki fungsi dan peran yang penting dalam menyemai prinsip keberagamaan yang menjunjung tinggi sikap moderat mahasiswa perlu diberikan pemahaman memadai.

Arief Subhan selaku koordinator penelitian memaparkan bahwa moderasi beragama menjadi bagian tak terpisahkan dari revolusi mental dan pembangunan kebudayaan. Kapasitas institusi merupakan faktor strategis yang harus mendapatkan perhatian khusus dalam implemantasi moderasi beragama di kampus Islam.

“Perlunya memperkuat kembali pedekatan non mazhabi. Di lingkungan PTKIN tingkat intoleransinya meningkat dengan sesama muslim yang berbeda mazhab dibandingkan dengan antar penganut agama lain. Oleh karena itu proses pembelajaran harus kembali diperkuat dengan pendekatan non mazhabi,” Ujar Azyumardi Azra.

Siti Ruhaini mengatakan konsep manusia moderat memiliki pandangan keyakinan yang egaliter, bertindak inklusif, serta berkehendak responsif afirmatif yang terbuka untuk berbagi di ruang publik.

Oman fathurahman menuturkan bahwa moderasi beragama bukan upaya memoderasi agama melainkan memoderasi pemahaman dan pengamalan umat beragama. Moderasi beragama mengalami penguatan secara cepat dengan tiga area fokus yang sedang digalakkan yaitu regulasi, wacana, dan layanan publik.

Diharapkan melalui penelitian ini, moderasi beragama dapat diterapkan dengan baik, dimana sudah menjadi treadmark Kementerian Agama RI dalam menjawab tantangan intoleransi saat ini.

Asyiknya Berkarier di Dunia Jurnalistik

Asyiknya Berkarier di Dunia Jurnalistik

Oleh : Arista Wardani; Editor : Elsa Azzahraita

Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Prodi KPI Universitas Azzahra (UA) Jakarta dan Askopis bekerjasama menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Asyiknya Berkarier di Dunia Jurnalistik Bagi Mahasiswa dan Alumni KPI” secara virtual, pada Kamis (25/2).

Dihadiri oleh Ketua DPP Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Perguruan Tinggi  Keagamaan Islam Negeri dan Swasta Se Indonesia (Askopis), Muhammad Zamroni, Ketua DPD Askopis Se Jabodetabek – Banten, Dr. Sihabudin Noor, Wapimred Republika Nur Hasan Murtiaji, Kaprodi KPI UIC Retna, Dwi Estuningtyas, dan dimoderatori oleh Kaprodi KPI UA, Kristopo.

Nur Hasan Murtiaji, Wapimred Republika, Kamis (25/2)

Nur Hasan menyampaikan menjadi seorang jurnalistik itu tidak hanya dibutuhkan orang yang cerdas atau orang yang pintar saja disamping itu seorang jurnalistik harus bisa bersosialisasi, ketika kita terjun di dunia jurnalistik kita akan mengalami rotasi bidang liputan

“Kita ingin pers itu bisa menjadi industri yang sehat yang memang profesional, tidak sedikit yang memanfaatkan pers bukan dalam rangka untuk independen pers itu sendiri, tapi untuk kepentingan kepentingan lain,” Ujarnya.

Sihabudin Noor, Ketua DPD Askopis Se Jabodetabek – Banten, Kamis (25/2)

Dalam webinar ini, Ketua DPD Askopis Se Jabodetabek – Banten, Sihabudin Noor mengatakan bahwa mahasiswa sekarang harus mempersiapkan beberapa aspek penting, diantaranya keluar dari zona nyaman, bekerja dengan target atau capaian yang jelas, fokus memberikan aktivitas yang bermakna dan berdampak, menerima dan memberikan feedback berkualitas, membentuk mental model seorang expert.

“Anda harus fokus dengan aktivias yang bermakna, bergabung dengan komunitas yang ada di kampus dan jadikan itu sebagai media latihan anda untuk menjadi seorang jurnalism.” Ujar Sihabudin Noor.

Dalam dunia jurnalistik, fotografi merupakan aspek penting guna memberikan informasi yang lebih valid dan juga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat

Wapimred Republika Nur Hasan Murtiaji, Kaprodi KPI UIC Retna, Dwi Estuningtyas menjelaskan tentang peran fotografi dalam jurnalistik, dimana foto juga merupakan pendukung lengkap dari adanya suatu berita.

“Sekarang dunianya sudah digital, dalam dunia jurnalis fotografi kita harus bisa mendiskripsikan lewat gambar, gambar itu tentunya harus bisa dipahami oleh siapapun, bahasa gambar itu adalah bahasa yang universal, bahasa yang bisa dipahami oleh siapapun hanya dengan melihat gambar, gambar juga sebagai pendukung dari tulisan yang ditulis oleh seorang wartawan.” Ungkap Dwi Estuningtyas.

Hari ini, 5.512 Jurnalis Divaksin Covid-19

Hari ini, 5.512 Jurnalis Divaksin Covid-19

Reporter : Laode M. Akbar; Editor : Elsa Azzahraita

Suasana pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 untuk jurnalis, Kamis (25/02)
Sumber: Arie Basuki -merdeka.com

Sebanyak 5.512 Jurnalis mulai menjalani program vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan atas kerjasama Dewan Pers, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dan 11 organisasi media dan profesi di Hall A Basket Ball Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (25/02).

Diketahui, 512 peserta merupakan para jurnalis yang sebelumnya dijadwalkan akan mendapatkan vaksin dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021 serta 5.000 peserta lainnya merupakan jurnalis koordinasi oleh Dewan Pers bersama 10 organisasi Konstituen Dewan Pers dan Forum Pemred.

Program vaksinasi tersebut berlangsung secara bertahap selama 3 hari, dari tanggal 25-27 Februari 2021 dan terbagi menjadi 3 sesi, sesi pertama dimulai pukul 08.00 – 10.00 WIB, sesi kedua pukul 10.00 – 12.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 13.00 – 16.00 WIB.

Agar tidak menimbulkan kerumunan, para peserta yang hadir diarahkan untuk mengantre dengan tertib, menjaga jarak, serta menerapkan protokol kesehatan lainnya.

Selain itu, para peserta harus hadir tepat waktu, maksimal 60 menit sebelum sesi yang dijadwalkan berakhir, dan wajib membawa KTP dan fotokopinya.

Presiden Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk jurnalis hari ini.
Sumber:Fitria Chusna Farisa-Kompas.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga hadir meninjau pelaksanaan vaksinasi hari ini dengan didampingi Menteri Kominfo Johnny G. Plate, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Ketua Dewan Pers Prof. Nuh.

Jokowi berharap vaksinasi ini memberikan perlindungan bagi insan media yang berkerja di lapangan yang sering berinteraksi dengan banyak orang. Ia juga berharap vaksinasi dapat berjalan untuk insan media di provinsi lainnya.

Vaksinasi Guru, Sekolah Tatap Muka Juli 2021

Vaksinasi Guru, Sekolah Tatap Muka Juli 2021

Reporter : Elsa Azzahraita; Editor: Nur Arisyah Syafani

Presiden Joko Widodo tinjau pelaksanaan vaksinasi Covid 19 di SMAN 70 Jakarta, Rabu (24/2)
Sumber: Lukas – Biro Pers

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para tenaga pendidik, guru dan dosen dari sejumlah wilayah di Jabodetabek yang dilaksanakan di SMAN 70, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/2).

Turut hadir Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dan  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menyambut kedatangan Jokowi.

Diketahui, sebanyak 600 orang guru, tenaga kependidikan, dan dosen dijadwalkan menjalani vaksinasi Covid-19 di SMAN 70.  Kegiatan vaksinasi ini menandai dimulainya vaksinasi untuk guru dan tenaga pendididikan di Indonesia.

“Hari ini vaksinasi untuk tenaga pendidik dan kependidikan telah dimulai dan saya tadi menyaksikan semuanya berjalan lancar, para guru, para pendidik semuanya yang di sini. prosesnya sudah dimulai,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, prioritas vaksinasi yang diberikan kepada guru, tenaga pendidik, dan dosen agar pendidikan tatap muka bisa dilakukan di awal semester kedua tepatnya bulan Juli mendatang.

Mendikbud Nadim Makarim juga mengungkapkan hal serupa “Pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilaksanakan terlalu lama, berisiko besar bagi para siswa. Jadi kita harus mengambil tindakan yang cepat dan gesit, untuk bisa melaksanakan lagi sekolah tatap muka,” Ujar Nadim yang mendampingi Jokowi menghadiri vaksinasi Covid-19 di SMAN 70.

Jokowi menargetkan vaksinasi terhadap lima juta guru dan dosen di Indonesia rampung tanpa kendala pada Juni 2021. Ia berharap, provinsi lain bisa menjalani vaksinasi Covid-19 bahkan dapat berlanjut ke seluruh Indonesia.

Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Reporter: Shafina Madanisa; Editor: Fauzah Thabibah dan Elsa Azzahraita

Peserta rapat dosen dan seminar merdeka belajar-kampus merdeka (23/2).

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Jakarta menyelenggarakan rapat dosen dilanjutkan dengan seminar nasional bertema “Optimalisasi Teknologi dan Kompetensi Dosen: Merespon Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM)” secara virtual melalui Zoom Meeting pada Selasa (23/2).

Rapat dosen yang diselenggarakan setiap akan memasuki semester baru ini dihadiri oleh Dekan FDIKOM, Suparto Sunoko, Wakil Dekan I-III, Guru Besar, Kaprodi-Sekprodi setiap jurusan, serta para dosen di Fakultas Dakwah.

Dalam sambutannya, Suparto mengingatkan kembali perihal nilai produktifitas yang dipegang FDIKOM: Integrity, Professionalism, Creativity.

“Kita ingin membangun produk-produk Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi menjadi manusia-manusia yang memiliki integritas, berkerja secara profesional, dan profesional tidak akan lahir tanpa kreativitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suparto meminta kampus memberikan fasilitas dan wadah kepada mahasiswa agar bisa berkembang sesuai bakat dan kecenderungan intelektualitas mereka.

Salah satu usulan disampaikan oleh peserta rapat, Abdul Rozak. Ia menekankan bahwa Baca Tulis Qur’an (BTQ) harus diajarkan kepada mahasiswa dengan serius dan memberikan sertifikat kepada mereka yang telah lulus memenuhi kualifikasi dalam BTQ.

Handoyo sebagai narasumber memberikan penjelasan

Dilanjutkan dengan seminar nasional ‘Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’ bersama Handoyo Puji Widodo sebagai narasumber. Ia berpendapat kurikulum merdeka yakni merdeka membangun kompetensi dan mencapai sebuah keunggulan.

“Kurikulum merdeka tidak bisa berbasis keinginan dosen. Selain itu kurikulum merdeka harus menekankan negoisasi, dialog, kesadaran diri, perubahan, transformasi, partisipasi, dan inovasi, “ ujarnya.

Sementara bentuk kegiatan pembelajaran dalam ‘Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’ sendiri meliputi pertukaran pelajar, magang, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/ proyek independen, dan KKN.

‘Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’ bertujuan memberi ruang kepada dosen dan mahasiswa untuk lebih bisa mengekspresikan karyanya dalam bidang akademik. “Kurikulum sebenarnya adalah dosen pembelajar yang harus terus belajar,” tutup Handoyo.